NovelToon NovelToon
POLYGON LOVE

POLYGON LOVE

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Romansa / Idola sekolah / Cintapertama / Tamat
Popularitas:30.8k
Nilai: 5
Nama Author: Dame Dha

Nama saya Yuda, Saya siswa SMA tahun ke 2. Kehidupan sekolah saya tidak ada yang istimewa. Tetapi ada seseorang yang sangat saya sukai dari tahun pertama sekolah, saya mengejar cintanya selama 2 tahun, namun tidak mendapatkan respon dan berujung penolakan yang menyakitkan. Sampai suatu saat saya mulai membuka mata saya, berapa banyak waktu yang saya buang sia-sia hanya untuk wanita yang tidak mencintai saya. Namun ini hanya permulaan dari cerita tahun ke 2 saya di sekolah. Dimana saya akhirnya memilih untuk melangkah maju dan berhenti membuang waktu, saya memutuskan untuk berhenti mengejar cintanya dan menjalin hubungan pertemanan dengan teman-teman lainnya. Berusaha mengupgrade diri dan mencoba membuka hati untuk orang baru walau rasa trauma dari orang lama masih membekas.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dame Dha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 17 Cinta Pertama

~ Sudut pandang Yuki ~

Saat Siva dan Yuda sudah membawakan 8 lagu mereka istirahat sejenak. Tepuk tangan riuh mengiringi penampilan mereka.

Andini terlihat sangat excited dan senang.

~Sudut pandang Yuda~

Waktunya istirahat sejenak 10 menit untuk meregangkan tangan. Siva sangat kehausan setelah menyanyi 8 lagu berturut-turut.

Selagi menunggu waktu untuk sesi kedua, kami berdua mengobrokan hal-hal yang random. Termasuk kehadiran Andini yang tidak ku sangka.

"Yuda, kamu sadar ga sih, setiap kali kita tampil di pentas seni sekolah Andini juga selalu hadir menonton kita sampai selesai" tanya Siva

"Iya aku juga sadar, tapi bukannya wajar. Mungkin dia mau ngeliat kamu nyanyi. Kalian kan duduk sebangku" jawabku

"Sepertinya kita berdua harus menemui dia setelah kita selesai tampil nanti" ucap Siva

"Aku sih gamasalah" Jawabku

Siva menyuruhku untuk menemui Andini setelah kami selesai tampil. Aku tidak terlalu mengenal dekat Andini tapi dia anak yang baik.

Dia tidak keberatan duduk dengan murid bermasalah seperti Siva.

Setelah istirahat selesai kami kembali menuju stage.

~Sudut pandang Andini~

Setelah menunggu sekitar 10 menit, kak Siva dan kak Yuda kembali tampil. Seperti sebelumnya, Mataku hanya terfokus pada kak Yuda. Aku tidak perduli dengan sekitarku.

Setiap gerakan, sorot mata dan semuanya. Aku sangat mengagumi kak Yuda.

Flashback 1 tahun yang lalu.

Waktu itu kami masih kelas 1 SMA dan baru sebulan masuk sekolah. Aku yang seorang introvert saat itu belum mempunyai teman sama sekali.

Saat itu sedang ada kelas seni dan kami sedang membuat lukisan menggunakan cat air dan kanvas.

Aku terlalu keras menekan wadah cat air dan menyebabkan cat itu tumpah dan mengenai kedua tanganku.

Aku yang tidak membawa sapu tangan atau tissue kebingungan bagaimana cara membersihkan tanganku yang penuh dengan cat.

Tiba-tiba dari belakangku ada yang menawarkan sapu tangannya.

"Kamu gapapa, ini pakai aja, kalau catnya kering nanti jadi susah dibersihin" ucap orang itu

"Nanti sapu tangannya jadi kotor kak" jawabku

"Udah gapapa, kamu pakai aja" jawab dia

"Terima kasih kak" ucapku

Itu interaksi pertamaku dengan kak Yuda. Setelah itu aku selalu berusaha untuk mengembalikan sapu tangan itu karena kak Yuda hanya Meminjamkannya, bukan memberikanya padaku. Tapi aku terlalu gugup.

Jangankan mengajaknya bicara, bertatap muka saja aku tidak bisa.

Setiap ada pentas seni sekolah kak Yuda selalu tampil bersama bandnya. Disitu lah saat di mana aku bisa melihat kak Yuda dengan leluasa tanpa ketahuan siapapun.

Saat dikelas aku sebangku dengan kak Siva jadi aku takut dia curiga. Apalagi kak Siva sangat dekat dengan kak Yuda. Aku tidak mau terlibat masalah.

Belum lagi kak Yuki, kak Yuda sangat menyukai kak Yuki, itulah sebabnya aku tidak bisa apa-apa. Aku hanya diam dan menunggu keajaiban.

Tapi saat aku melihat kak Yuki mencampakkan kak Yuda. Aku melihat ada setitik harapan.

~Sudut pandang Siva~

Aku sudah lama menyadari kalau Andini diam-diam memperhatikan Yuda.

Dia selalu membawa sapu tangan yang kalau aku tidak salah itu adalah sapu tangan milik Yuda yang dia berikan ke Andini saat kami baru masuk di kelas satu, itu sudah satu tahun yang lalu dan dia masih menyimpan sapu tangan itu

Dia selalu membawanya tapi tidak pernah menggunakannya.

Sepertinya dia ingin mengembalikannya tapi dia tidak tahu cara memulai obrolan.

4 hari yang lalu saat kelas sedang jam pelajaran berlangsung. Yuda di tunjuk guru untuk mengisi soal di papan tulis dan menjelaskannya.

Pandangan Andini saat itu tidak pernah teralihkan. Dia menatap Yuda yang sedang menjelaskan pelajaran di depan kelas dengan matanya yang berbinar-binar.

Aku sangat yakin kalau Andini sangat menyukai Yuda.

Saat Andini sangat fokus menatap Yuda yang sedang menjelaskan pelajaran, aku menjahili Andini dengan bertanya.

"Andini, Yuda itu keren ya" tanyaku pada Andini.

"Iya kak, keren dan sangat baik" jawab Andini

"Heeh, kamu suka Yuda ?" tanyaku

"Iya..." jawab Andini dengan polos

Dia menjawab pertanyaanku dalam kondisi tidak sadar karena terlalu fokus memperhatikan Yuda.

Andini adalah orang yang sangat baik, aku sangat mendukung kalau Andini mau mengenal Yuda lebih dekat lagi karena ini juga akan berpengaruh baik pada Yuda.

Setelah jam istirahat aku melihatnya kembali memegang sapu tangan itu.

Dia pergi ke taman depan sekolah dan duduk di bangku sendirian. Sambil melamun tangannya terus memegang sapu tangan itu.

Aku berjalan di taman seolah tidak terjadi apa-apa. Lalu ketika sampai di dekat Andini duduk aku menyapanya yang sedang melamun.

"Andini...Andini..." ucapku sambil menepuk bahunya

"Ehh...kak Siva...iya kak..." jawab Andini.

"Kamu ngelamun..lagi mikirin sesuatu ya?" tanyaku

"Ehh..nggak kak. Bukan sesuatu yang penting" jawab Andini dengan gugup

"Ohh. Aku boleh duduk disini" tanyaku

"Duduk aja kak gapapa" ucap Andini.

Begitu polosnya tingkah Andini membuatku ingin sedikit menjahilinya.

"Andini, kamu pernah jatuh cinta ga" tanyaku dengan wajah serius

"Ehh..kak Siva..kok nanya begitu ke aku" jawab Andini dengan gugup

Muka dia memerah dan mulai salah tingkah.

"Aku sekarang sedang jatuh cinta, sama teman sekelas kita dan teman band ku. dia orang yang sangat baik" ucapku pada Andini untuk menjahilinya.

Andini menghela nafasnya. Sepertinya dia sadar kalau orang yang aku maksud adalah Yuda. Tapi dia berusaha tetap tenang.

"Begitu ya kak" jawab Andini.

"Kira-kira aku harus apa ya Andini, apa aku utarakan saja perasaan ku ini" tanyaku pada Andini

"Ehh.. aku ga tau kak" jawab Andini

"Kalau kamu yang ada diposisiku saat ini. Kira-kira apa yang kamu lakukan Andini" tanyaku

"Aku...aku....tidak tau kak....." jawab Andini yang mulai terlihat panik.

Wajahnya manisnya yang tadi terlihat ceria mulai berubah. Mata dia berkaca-kaca sepetinya air mata sudah siap untuk jatuh.

Aku sangat tidak tega melihatnya jadi ku akhiri saja sandiwaraku. Aku sudah cukup tau kalau Andini benar-benar sangat, mencintai Yuda.

Aku memegang kedua tangan Andini yang dari tadi selalu menggenggam sapu tangan Yuda.

"Sapu tangan ini..bukannya ini milik Yuda" tanyaku

"Ehh..nggak kak..nggak...ini cuma sapu tangan biasa kak" jawab Andini dan dia semakin panik saat aku bertanya soal sapu tangan yang dia pegang.

Saat itu juga aku langsung memeluknya untuk menenangkannya.

"Tidak apa-apa Andini, maaf aku cuma mau tahu perasaanmu ke Yuda, aku cuma bercanda soal tadi. Aku sudah menganggap Yuda sebagai adik ku jadi ga usah khawatir" ucapku sambil terus memeluk Andini untuk menenangkannya.

Air matanya sudah tidak tertahan lagi. Dia hanya menangis dan tidak berkata apa-apa.

Tapi dia tidak melepaskan pelukan ku. Selama ini sepertinya dia butuh teman untuk curhat.

"Kamu sudah lama seperti ini. Andini, jangan dipendam sendiri. Kamu bisa cerita apa saja, kita sudah satu tahun duduk sebelahan" ucapku pada Andini

"Aku...aku...aku takut..." jawab Andini dengan tersedu-sedua

"Ga perlu takut, kamu suka sama Yuda kan. Sudah berapa lama kamu pendam perasaan kamu" tanyaku pada Andini

"Aku tidak tahu kak, awalnya aku cuma pengen temenan sama kak Yuda, tapi semakin hari aku semakin kepikiran" jawab Andini

"Itu bukannya udah satu tahun. Kenapa kamu diam saja selama ini" tanyaku

"Aku takut kak, kak Siva sangat dekat dengan kak Yuda, aku takut kak Siva marah" jawab Andini

"Mulai hari ini kamu ga usah takut. Aku dan Yuda ga ada perasaan apa-apa" jawabku

"Iya kak..maaf sudah salah sangka, tapi sebenarnya ada satu hal lagi" ucap Andini

"Apa itu. Katakan saja" tanyaku pada Andini

"Soal kak Yuki. Kak Yuda sangat mencitai kak Yuki, aku ga mau di bilang kalau aku merebut kak Yuda dari kak Yuki" ucap Andini dengan wajah sedihnya.

"Soal Yuki juga ga usah kamu pikirin Andini, mereka sudah tidak ada ikatan sama sekali" jawabku untuk menenangkan Andini.

"Tapi sepertinya kak Yuki juga menyukai kak Yuda. Aku takut kak Yuki tiba-tiba marah" jawab Andini.

"Kalau begitu kamu harus buktikan, buktikan kalau kamu mencintai Yuda lebih dari siapa pun, cepat katakan itu" ucapku untuk meyakinkan Andini

"Aku...aku...aku mencintai kak Yuda... aku sangat mencintainya..." jawab Andini dengan gugup namun dia mengatakannya.

"Bagus Andini, sekarang apa yang akan kamu lakukan" tanyaku

"Aku ingin mengembalikan sapu tangan ini dulu, berikutnya aku akan berusaha. Aku janji kak, aku ga akan mengecewakan" jawab Andini

"Kalau begitu aku bisa sedikit membantumu" ucapku

"Bantu apa kak" tanya Andini.

"Udah kamu tenang aja, biar aku yang urus" jawabku.

~Sudut pandang Siva~

Hari ini aku akan mempertemukan Andini dan Yuda. Andini ingin mengembelikan sapu tangan Yuda dan aku ingin agar Andini tidak gugup lagi.

Hanya ini yang bisa ku lakukan, aku ingin Andini berjuang dengan usahanya sendiri.

-Terima kasih sudah membaca cerita saya. Untuk ilustrasi karakter cerita ini bisa di cek Trending akun -

Jika ada kritik dan saran silahkan DM saya dan jangan sungkan-sungkan :D

1
Kak Umi
😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍
Kak Umi
Pingin berlanjut karena ceritanya menara k🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Kak Umi
Lanjutkan, lanjutkan🙏🙏
Kak Umi
Hay, aku datang meramaikan, datang juga meramaikan novel aku🙏🙏
༺⬙⃟⛅𝘿𝘼𝙈𝙀ᵀᵘʸᵘˡ ᴮᵒᵏᵉᵉʳ
.
♥♨⃟🌼⃤VinaXvina zgb
Lanjutkan
➤⃝💙𝟟ꪊꪶⅈꪊ𝟝
gula gula gula 😍🥰
❀࿐⃤⃝⃤⃟6ꀤꈤꍏ0ꈤꍟ7
wah masih ada kah
❀࿐⃤⃝⃤⃟6ꀤꈤꍏ0ꈤꍟ7
🥰🥰
➤⃝💙𝟟ꪊꪶⅈꪊ𝟝
Andini 😘😘
Ⓡⓤⓢ⑤⑨
dan aku mengira citra yang bakal win 😶‍🌫️
••¤(`×[¤ ѕᕼ𝓲𝔫ค➅➂5 ¤]×´)¤••
tamat happy ending 🤩🥰
Ⓡⓤⓢ⑤⑨
🤣🤣
••¤(`×[¤ ѕᕼ𝓲𝔫ค➅➂5 ¤]×´)¤••
andini ngeri
Ⓡⓤⓢ⑤⑨
😘😘
••¤(`×[¤ ѕᕼ𝓲𝔫ค➅➂5 ¤]×´)¤••
semakin bersinar 🤩🤩
🌟⃤⃝𝒱𝐼𝒜𝟩𝟩𝟤𝐸𝐸
belum tamat sampai disini👀
☕︎⃝❥💕⃝🅐🅩🅘🅩🅘④⑨
wah apa tuh
🌟⃤⃝𝒱𝐼𝒜𝟩𝟩𝟤𝐸𝐸
pemikiran dewasa yuda 🙏
🌟⃤⃝𝒱𝐼𝒜𝟩𝟩𝟤𝐸𝐸
Heroine terbaik dengan segala effortnya 🫡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!