NovelToon NovelToon
Selamanya Cinta

Selamanya Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Dosen / Militer / Cintapertama / Tamat
Popularitas:277.6k
Nilai: 5
Nama Author: Vicka Villya Ramadhani

REVISI

Ini kisahku dengannya, tentang aku dan dia. Tentang dia yang berhasil merebut hatiku dan membuatku sangat takut kehilangannya.

Tentang dia yang selalu membuatku kesal dan bahagia disaat yang bersamaan. Aku bersyukur Tuhan menghadiahkannya untukku, dan tentunya hanya untukku saja.

Saat hari-hariku penuh warna dibuatnya, entah dosa besar apa yang pernah ku perbuat di masa lalu sehingga dengan teganya Tuhan memisahkan aku dengannya.

Aku bingung mengapa Tuhan seolah mempermainkan aku dengan selalu membuatnya datang, pergi, datang lagi, lalu pergi lagi?

Aku hanya bisa menguatkan diriku sendiri dengan takdir yang diberikan Tuhan padaku.

Satu hal yang aku tahu, selamanya aku mencintainya. Seperti katanya

"Aku mencintaimu, selamanya cinta kamu. Sampai kita menua, memiliki anak, cucu bahkan cicit. Aku akan bersamamu dan mencintaimu sampai rambut kita memutih dan sampai aku menutup mata" Arkana.

Aku harap semuanya bukanlah mimpi indah namun sesaat. Aku bahkan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vicka Villya Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kalah Taruhan

Qania berjalan menuju ruang kelasnya dengan sangat terburu-buru karena hampir terlambat. Ia bukannya kesiangan, namun itu karena Arkana yang mengantarnya pagi itu yang kesiangan. Jika mengingat kejadian tadi pagi membuatnya kesal saja.

"Dasar Arkana, maunya harus dituruti. Aku hampir terlambat cuma buat nungguin dia dandan di rumahnya. Bangunnya aja udah telat eh malah nggak ngebolehin aku pergi sama orang lain dengan alasan demi keamanan. Hello dia pikir dia pemilik keamanan di muka bumi ini apa" Qania tak henti-hentinya merutuki Arkana sepanjang jalan menuju kelasnya.

"Mentang-mentang sudah dapat restu dari mama papa eh dia malah ngelunjak. Kalau tahu dia bakalan seprotektif ini, aku nggak akan mau balikan sama dia" umpat Qania.

"Hei hei kenapa wajahnya kusut banget sih" tegur Yani saat Qania sudah duduk di sampingnya.

"Tahu ah, gelap" ketus Qania.

"Eh kok gitu jawabnya" Yani terheran dengan jawaban Qania.

Namun Qania malah menatap Yani dengan tatapan membunuh membuat Yani menjadi ciut. Namun Rey yang duduk di depan Qania malah cengar-cengir melihatnya.

"Kamu kenapa Rey hah? Ngapain ngeliatin gigi kamu itu? Aku nggak niat buat beli gigi kamu gigi aku masih lengkap" bentak Qania yang tidak suka melihat ekspresi Rey, seolah sedang mengejeknya.

"Hei Qania kamu apaan sih, keep calm dong" jawab Rey sambil tersenyum meledek.

"Memangnya kenapa hah? Mendingan kamu balik badan dan bersiap karena sebentar lagi dosen datang" perintah Qania, namun sebelum Rey berbalik ia memberikan senyuman aneh pada Qania membuat Qania bergidik ngeri. "Apaan sih dia, nggak jelas banget deh" batin Qania.

Tidak lama setelah Rey berbalik, bu Lira masuk dan membawakan mata kuliah Analisis Struktur, mata kuliah mekanika teknik dasar dua yang sangat sulit bagi mereka. Sehingga sefokus apapun mereka tetap tidak mampu mengerjakan tugas besarnya, kecuali Qania yang sangat suka mata kuliah tersebut dari semester satu.

Setelah hampir dua jam mengajar, bu Lira akhirnya selesai menerangkan materinya hari ini. Dan seperti biasa, mahasiswa akan senang saat mata kuliah ini usai, karena bagi mereka ini adalah yang paling sulit dan menguras tenaga untuk berpikir.

"Tugas besarnya sudah bisa diambil di ruangan saya sebentar ya. Kalau begitu saya permisi, selamat pagi" ucap bu Lira kemudian melangkah pergi.

Setelah bu Lira menghilang dibalik pintu, para mahasiswa langsung lesu karena ucapan bu Lira mengenai tugas besar. Tugas dari bu Lira lah yang paing sulit dikerjakan kata mereka. Untung saja mereka memiliki Qania yang dengan sabar membantu mereka mengerkan tugas bu Lira sebelumnya.

"Ehemm" dehem Rey dari depan sambil memasukkan alat tulisnya ke dalam tasnya, membuat Qania dan Yani kaget.

"Kamu kenapa Rey? Bikin kaget saja" tanya Yani sambil menepuk pundak Rey.

"Nggak Yan, cuma lagi senang aja. Sepertinya gue nggak perlu susah-susah ngerjain tugas besar kali ini" jawab Rey kemudian berbalik ke arah Yani dan Qania yang duduk bersebelahan.

"Kok bisa? Kamu bisa gagal kalau nggak ngerjain tugas bu Lira loh" ucap Yani serius.

"Itu karena Qania yang akan mengerjakannya untukku, bukan begitu Qania manis?" kata Rey sambil melempar senyum kepada Qania.

"Jangan kepedean kamu Rey" timpal Yani.

Qania diam mendengar percakapan kedua temannya, ia merasa risih dengan senyuman Rey seperti memiliki maksud tertentu.

"Coba jelasin ini Qan?" pinta Rey sambil menyodorkan ponselnya pada Qania.

Dengan malas Qania mengambil ponsel Rey, namun matanya langsung terbelalak melihat beberapa photo di ponsel tersebut. Qania menatap Rey yang sedang tersenyum puas karena mendapati ekspresi terkejut Qania.

"Itu apaan Qan?" tanya Yani sambil merampas ponsel Rey, dan ketika ia melihat photo di ponsel tersebut ekspresinya sama seperti Qania.

"Ya ampuuun, gila Rey ini romantis banget. Kamu dapat ini darimana?" ucap Yani sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Biar cucunya Einstein yang jelasin, gue mah cuma motoin sambil liat adegan romantis, gilaa gue aja iri guys" ucap Rey sambil melirik Qania yang masih diam membisu.

"Kok diam sih Qan?" tanya Yani dengan nada menggoda.

"Oke oke aku jelasin. Iya aku kalah taruhan, dia pacarku namanya Arkana Wijaya. Kami baru balikan kemarin dan aku nggak bisa menolak karena dia cinta pertamaku dan juga dia nggak langsung nembak aku kemarin, dia minta ke orang tuaku dulu sebelumnya dan orang tuaku langsung merestui" ungkap Qania sambil senyum-senyum mengingat Arkana yang begitu romantis.

"Jadi dia mantan kamu ya. Kenapa rasanya gue pernah dengar ya nama itu" gumam Rey sambil menerka-nerka.

"Gila Qan, foto kalian ini sungguh romantis. Ya ampuun jiwa jombloku meronta-ronta Qan" teriak Yani sambil terus memandangi foto Qania bersama Arkana.

"Ya ampun biasa aja dong. Makanya pacaran biar bisa romantis" ledek Rey.

"Eh ini beneran tahu Rey, main ayunan sambil hujan-hujanan bareng pacar, dipeluk dari belakang ya ampuun so sweet banget. Dan lagi digendong sambil berputar-putar, itu sweet banget Qan. Yani irii" ungkap Yani merasa iri atas keromantisan sahabatnya.

"Ya gitu, dia memang orangnya sweet banget tapi ngeselinya kebangetan" tandas Qania yang kini juga merasa kesal kepada Arkana.

"Komplit dong Qan, hehehe" ledek Rey yang dibalas tatapan tajam Qania. "Keep calm Qan, jadi gimana nih mengenai tugas besar nanti siang?" tanya Rey mengalihkan.

"Hmmm karena Qania Salsabila Einstein ini bukanlah tipe orang yang suka ingkar janji, baiklah. Setelah mata kuliah berikutnya kita sama-sama ke ruangan bu Lira ngambil tugas besar. Aku bantuin kerja tapi bukan berarti kamu terima beres ya. Kita semua tahu bagaimana bu Lira menanyai kita saat assistensi tugas besar selama ini" kata Qania mengingatkan kedua sahabatnya, karena memang betul apa yang dikatakannya. Bu Lira adalah orang yang sangat teliti, ia akan bertanya langkah-langkah pengerjaan tugas tersebut, sehingga mahasiswa mau tidak mau harus menguasai tugas yang mereka kerjakan.

"Ya ampun Qan, gue hampir lupa soal itu. Baiklah, nanti setelah kita ambil tugas kita langsung aja mulai mengerjakannya. Bantuin gue ya Qan, ajarin sampai gue ngerti" pinta Rey.

"Yani juga ya Qan" sambung Yani.

"Iya tentu saja" jawab Qania sambil tersenyum.

"Eh ke kantin yuk sebelum masuk lagi, gue lapar nih" kata Rey sambil memegangi perutnya.

Yani dan Qania mengangguk setuju, kemudian mereka bergegas menuju ke arah kantin karena setengah jam lagi mereka akan masuk lagi. Ketiga berjalan sambil bercerita, saling meledek dan juga tertawa. Seperti itulah ketiga mahasiswa tersebut saat bersama, tidak pernah bisa diam. Hehehe 😄😄😄😄

__________________

1
Luluk Luk
salah ketik ya tor,harusnya yg salah bu intan,bukan bu lyra,kok ditulis bu lyra yg ngosongin nilai ujian qania,hh ma'af tor hnya saran aja
Luluk Luk: iy hnya koreksi aja
total 4 replies
Luluk Luk
kalau emang cinta sama cwe,cwo gk perlu rusak masa depannya cwe ya tor,sayang sekali fandy gk sadar hal itu,lebih mentingin nafsunya aja.
💜_Vicka Villya_💜: iya, benar banget 👍👍
total 1 replies
Rosalina Imelda
Ayo Nanda lanjut ceritanya,semoga author sukses selalu.
💜_Vicka Villya_💜
terima kasih 😊😊
Rosalina Imelda
Terimakasih untuk author,telah membuat Novel yang bagus,ayo lanjut ya,dan sukses selalu.
Rosalina Imelda
Saya sangat senang,karena Qania telah melahirkan anak perempuanyang cantikdan paling pembaca suka ya sama authornya.
Rosalina Imelda
Bahagia ya,kalau Qania hamil anak kedua,soga rumah tangganya tetap berbahagia,selamat untuk Qania yang dapat rejeki dari Tuhan,Terimakasih ya author,karena pembacapun turut berbahagia.
Rosalina Imelda
Syukurlah Qania telah menemukan Arkananya dan Qania pun bahagia,terimakasih author sungguh ceritanya bagus sekali pembacapun ikut berbahagia.
Rosalina Imelda
Sungguh luar biasa pertemuannya,membuat pembaca ikut terharu,terimakasih author yang membuat cerita selamanya cinta,selamat author,sungguh menyenangkan.
💜_Vicka Villya_💜
Aamiin, terima kasih banyak 😊😊
Rosalina Imelda
Wah tidak sabar pembaca lanjutannya, semoga Arkana dan Qania bahagia, setelah melalui liku liku yang cukup menyedihkan.Terimakasih author membuat pembaca terharu dan selamat ya author ,sukses selalu.
Lies lestiany
lanjut lagi thor,,yg panjang ya up nya,,,
semangat💪😘
Lies lestiany
lanjut lagi tahor,,
akhirnya arkana wijaya telah kmbali semoga qania selalu bhagia,,,
dan buat s marsya sadar kalau dia bukn tristan anggara...
jangan terlalu lama ya thor up nya💪😘
Adawatul Adawiyah
lanjut thor❤❤❤
Rosalina Imelda
Terimakasih author ceritanya sungguh mengesankan sekali,semogalah Tristan itu adalah Arkana ya.
Lies lestiany
duh lanjut lagi thor semoga setelah ini qania bisa bersatu kembali dengan arkananya...
Lies lestiany
lanjut lagi thor,, semoga setelah ini qania mendapat kebahagiaan..
Rosalina Imelda
Terimakasih author,saya senang sudah membacanya,tinggal menunggu lanjutannya,sukses selalu author.
Rosalina Imelda
Jangan lama-lama up nya,ceritanya sangat dirindukan pembaca,terimakasih ya author,sukses selalu ya.
Dita Purnamawati
udah tris urus dulu qania
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!