NovelToon NovelToon
I LOVE YOU Y

I LOVE YOU Y

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Perjodohan / Badboy
Popularitas:93k
Nilai: 5
Nama Author: Vanzhuella annoy

Mendapat beasiswa di Universitas ternama di Ibu kota Seoul membuat gadis cantik bernama YURIE berurusan dengan 7 pria tampan, dari keluarga terpandang dan kedudukan besar di Universitas tersebut.

Sebut saja pria-pria tampan itu adalah Y7. Pria yang sudah dijodohkan oleh para orang tua mereka. Diantara mereka YUDANTA HUGO lah yang paling tampan, angkuh, sombong, cuek, serta dingin.

Tak disangka YURIE tertarik pada salah satu Y7.

"Kau tahu sedang berhadapan dengan siapa???" YUDANTA HUGO

"Maaf itu tidak penting. Awas aku sudah terlambat!" YURIE

**

•Bagaimana kisah mereka? antara YUDANTA HUGO dengan YURIE?

•Siapakah dari Y7 yang berhasil membuat YURIE tertarik? bahkan itu pandangan pertama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vanzhuella annoy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.17. Dia Bisa Kenapa Aku Tidak!

Di kelas

Jam belajar telah usai. Kini para mahasiswa-mahasiswi berbondong-bondong pergi ke kantin. Ada juga yang menghabiskan waktu istirahat dengan membaca buku yang dimana membuat mereka nyaman.

Shailene dan Meymey mendekati meja yang ditempati Yurie. Dengan dahi mengerut mereka memperhatikan Yurie melamun. Biasanya gadis tersebut selalu terlihat ceria, tapi hari ini mereka melihat hal yang berbeda dari sang sahabat.

"Rie ada apa?" tanya Shailene seraya menepuk pundak Yurie hingga membuatnya tersentak kaget.

Hah.....

Yurie kelabakan karena lamunannya buyar akibat dua sahabatnya itu.

"Ayo kita makan," ajak Meymey dengan tangan menentang rantang, mereka akan makan di kantin kampus.

"Aku belum lapar," ucap Yurie.

"Plis deh tadi kamu juga melewati sarapan pagi dan kini kamu bilang belum lapar? aku saja sudah menahan lapar," cicit Meymey.

"Cerita dong jika ada masalah. Atau kamu sakit?" Shailene menimpali seraya mengusap dahi itu. Tapi suhu badan itu normal-normal saja.

"Percaya deh aku tak kenapa-kenapa. Kalian pergi saja aku ingin melukis saja," ucap Yurie dengan raut wajah meyakinkan dua sahabatnya itu.

"Benar nih?" Meymey tak sepenuhnya yakin.

Yurie mengangguk dengan senyuman manisnya.

"Ingin melukis dimana? biar setelah makan kami akan menyusul," ucap Shailene.

"Di tempat biasa," sahut Yurie masih tersenyum.

"Oke!"

+++

Di taman belakang kampus

Di sanalah tempat Yurie sering menghabiskan waktu istirahat. Jika bosan membaca buku maka ia akan membuang kejenuhannya melukis. Ia memang pecinta seni lukis dari sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Yurie mulai melukis. Kali ini ia melukis pemandangan yang lebih unik.

Hmm

Deheman halus itu membuat konsentrasi Yurie teralihkan. Ia berhenti sejenak dan mendongak menatap sosok yang tengah mendekat.

"Senior Yunis," gumam Yurie kaget.

"Laki melukis?" tanya Yunis dengan tatapan ke kanvas lukisan yang belum sempurna.

"Iya senior, buang kejenuhan," sahut Yurie dengan kikuk. Sungguh berhadapan dengan Yunis membuatnya salah tingkah.

"Pemandangan yang indah. Seandainya tempat itu nyata adanya pasti pengunjungnya banyak," koreksi dari Yunis.

Hehe.....

Yurie terkekeh kecil karena itu hanya lukisan khayalan semata, yang keluar dari kepalanya.

Yunis duduk di samping Yurie, hal itu membuat Yurie semakin salah tingkah.

"Hmm ini lukisan yang pernah aku lukis tempo dulu. Sangat sulit bertemu denganmu, jadi baru sekarang aku menyerahkannya," pungkas Yunis seraya menyodorkan lukisan diri Yurie.

"Wah cantik sekali," kagum Yurie tanpa sadar telah memuji dirinya sendiri.

"Baru sadar?" ujar Yunis.

Hah

Seketika mulut itu langsung bungkam. Kesadarannya kembali, bahkan wajah Yurie memerah.

"Terima kasih senior," ucap Yurie dengan kikuk.

Yunis hanya mengangguk masih dengan ekspresi datar.

Mereka berbincang-bincang, membahas mata pelajaran tentunya. Tanpa disadari seseorang menatap tajam dengan rahang mengeras.

Melangkah pergi dengan perasaan murka tanpa jelas.

+++

Yurie menghela nafas sesaat. Cukup lama ia berbincang dengan Yunis. Baginya cukup asik karena Yunis termasuk pria berpikiran dewasa, tak banyak neko-neko.

Dengan tangan memegang lembaran lukisan dan juga peralatan lukis. Yurie berjalan, ingin kembali ke kelas.

Awww

Ia tersentak kaget bahkan memekik ketika tubuhnya tiba-tiba ditarik dengan cukup kasar.

"Apa yang senior lakukan?" ucap Yurie dengan tatapan tak suka.

"Aku?" Yudanta menunjuk dirinya sendiri dengan aura wajah masam.

"Beri aku jalan," ucap Yurie seperti perintah.

"Kau berani beri perintah? siapa kau?" bentak Yudanta.

"Apa kesalahanku? seperti yang aku ketahui aku tidak bersalah ataupun menganggu hi------"

"Dia bisa kenapa aku tidak bisa!" Dengan kasar Yudanta menarik tubuh Yurie, memegang tangannya.

...Bersambung ...

1
Inarairlan 0811
kagak lanjut.. syg skli
Inarairlan 0811
ga lanjut lg gitu
Yulie Irawan
kpn up lagi
Inarairlan 0811
ini kpn up ka
Mariaangelina Yuliana
jangan lama kelanjutannya Thor aku menunggumu ☺️🤗
Mariaangelina Yuliana
aku; I Love you Thor 🤣 Karna udah buat aku kayak orang gila senyum² sendiri di sini🤭🤣🤣🤣
Mariaangelina Yuliana
dasar aneh🤭
Mariaangelina Yuliana
awaas ajah nanti kamu jatuh cinta dan ngejar² dia yang kamu hina😓
auzi
ap crta in udh tamat
inairl0811
ini ga sambung lagi ko sm ky yg dokter apa tuh.. stop gt ja..
Yulie Siregar
up
inairl0811
udh an nii lama bgt
Ash Rinie
kok gk up lg...
inairl0811
ko g update lg ya
Yulianst
di tunggu kelanjutan nya sayang kasihan reader mu ini sedang menantikan kelnjutan cerita mu semngat
💥πℹ💱🅰🔥
thor nungguh lanjutannya..
auzi
mkn udh tmt klia crta ya.
mkn ya gak pernh up2 lgi
Dianita
lanjut
Dianita
hallo
inairl0811
ko g lanjut lg sii thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!