NovelToon NovelToon
Cinta Di Langit Papua

Cinta Di Langit Papua

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Aku mulai tertarik dengan sosok wanita yang duduk disebelah ku dibangku delapan delapan C dalam penerbangan pesawat Jakarta ke Makassar. Dia duduk diam, mengunakan baju serba hitam, sepintas ku melihat ada air mata yang membasahi pipinya. Hatiku mulai ibah, siapa kamu manis, ingin rasanya aku mau menenangkanmu.
Ini perasaan yang dirasakan oleh Kapten Marinir Martinus Revelino. Yang sedang dalam perjalanan menuju tempat tugas baru di Papua. Saat ini dia ditugaskan sebagai Komandan Intel pada kesatuan angkatan laut di Papua.
Dalam penerbangan ini, dia bertemu dengan Gracia Natasya, seorang apoteker yang harus kembali ke papua karena duka yang dia alami.
Apakah Ino dan Cia bisa menjalin hubungan cinta??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mood Ibu Hamil

Usia kandungan Cia sudah mulai membesar, namun Cia baru berpikir untuk belajar bisnis di salah satu universitas yang ada di California. Keinginan Cia ini, membuat Ino suaminya menjadi kebingungan dikarenakan kehamilan Cia sudah masuk usia delapan bulan. Satu bulan lagi atau beberapa minggu lagi Cia akan melahirkan. Mau melarang takut mood istrinya berubah.

"Sayang, mas mau tanya ..... lihat mas dong. Alasan apa adek mau kuliah lagi. Mas ngak keberatan sayang kalau adek mau kuliah, tetapi lihat adek mau jalan bawa perut adek saja susah."

 Cia sudah menangis. Dia juga tidak tahu dari mana keinginan kuliah itu bisa ada. Ino langsung memeluk istrinya dan menciumnya, Ino sadar bahwa inilah yang di alami saat mempunyai istri yang sedang berbadan dua, ada - ada saja maunya.

"Nanti kalau adek sudah melahirkan, kita akan pikirkan keinginan adek. Mas setuju ade belajar lagi, ini mas sudah cek universitas di kota ini, ada jurusan manajemen bisnis. Hanya satu tahun bisa enam bulan bisa mendapat gelar yang setara dengan sarjana."

"Ko bisa ya mas."

"Ya bisalah sayang." Ino langsung menunjukan website universitas itu pada ipadnya. Cia membaca dengan seksama.

"Nanti saja mas, ade belum pingin sekolah lagi."

 Ino tertawa dalam hatinya, jadi benar mood istrinya sedang tidak stabil, suka - suka dia mau apa. Seperti hari ini sudah dua kali dia menginginkan sesuatu yang susah, seperti yang terakhir dia minta makan sagu, yang hanya ada di Indonesia bagian timur. Bagaimana di California tepatnya di San Fransisco mendapatkan. Dia menangis, setelah di bujuk keinginannya hilang.

Hari ini ada acara ulang tahun pangkalan angkatan laut disini, ada acara bersama anggota dan keluarganya. Ino membawa Cia istrinya. Ketika Cia hadir semua anggota di pangkalan tertuju kepadanya.

"Ini istri kamu?"

"Ya."

"Sangat cantik."

"Terima kasih." Ino tidak melepaskan genggaman tangan istrinya. Kemana pun Cia berada Ino ada di sampingnya.

"Seperti truk gandeng kalian." Cia tersenyum, tetapi Ino tidak suka dengan apa yang di katakan oleh Siska.

"Kami pasangan suami istri. Kalau mba mana suaminya??? Belum ada ya?? Atau belum laku lagi." ternyata senyuman Cia, mengumpulkan kekuatan untuk membalas sindiran Siska. ke empat letting Siska dan Ino tersenyum dan tertawa mendengar celetukan pedis ibu hamil satu ini.

"Senjata makan tuan ting."

"Diam ngak." Siska tidak menyangka bahwa Cia akan berani membalas sindirannya. Selesai acara di Pangakalan Militer ini, Ino langsung membawa istrinya pulang.

"Mas senang lihat adek berani."

"Adek sebenarnya malu, berdebat begitu.... Mas adek boleh tanya satu hal, tetapi mas harus jujur jawabnya."

"Adek mau tanya apa?"

"Ini soal mba Siska."

"Sekali lagi sebelum mas menjawab pertanyaan adek, mas mau tegaskan yang mas sayang dan cinta hanya kamu sayang. Hanya Gracia Anastasya. I love you." Cia tersenyum. Dia langsung mencium bibir suaminya.

"Mas putus mba Siska, dua - dua sepakat buat berpisah."

"Tidak dek, Siska tidak setuju, dia berjanji mau berubah. Dia itu keras dan egonya tinggi, mas juga. Mas pikir hubungan saat itu tidak sehat buat mental kita berdua, apalagi tugas kita akan semakin tinggi. Mas kan sekolah khusus marinir, pasukan denjaka, pendidikannya keras. Mas tidak butuh teman yang keras dan egois."

"Tetapi sejak kenalan sama adek dan menikah, mas ngak perna kasar sama adek."

"Waktu lihat kamu pertama kali, mas sudah jatuh hati, jatuh cinta. Dan mas berdoa waktu di pesawat itu. Kita bertemu semakin intens. Semakin mas berdoa, semakin ada cara yang luar biasa Tuhan buat bagi mas."

"Terima kasih ya mas."

"Terima kasih??"

"Ya karena saat awal - awal kita bertemu, kehidupan aku berat. Pokoknya saat itu aku kehilangan pelindungku, kamu hadir dengan perhatian yang tulus, yang aku yakin itu cinta" Ino langsung memeluk istrinya.

"Adek mas mu ini adalah manusia, kadang bisa salah. Tetapi untuk menyelingkuhi kamu tidak akan mas lakukan. Jadi kalau mas salah, tolong ingatkan mas."

"I love you mas."

"Love you more istriku sayang."

Malam sebelum tidur, Ino dan Cia mendapat kabar bahwa mami dan papi ke California tepatnya San Fransisco oleh kakaknya Ino. Sekarang kedua suami istri itu sedang berada dalam pesawat dalam penerbangan tujuh belasan jam.

Yang Cia bangga dari keluarga suaminya, bahwa meskipun mereka dari keluarga berada, namun mereka tidak sombong. Kasih atau cinta itu ada dalam kehidupan mereka. Sebelum Ino dan Cia pergi ke bandara menjemput orangtua mereka. Mereka akan mampir ke toko perabotan rumah tangga terbesar untuk membeli tempat tidur yang sudah semalam mereka cek di aplikasi.

Kedatangan mami dan papi yaitu untuk menyambut cucu pertama mereka. Orangtua Ino tiba di bandara di San Fransisco jam sepuluh pagi cuaca di kota ini sedang sejuk - sejuknya di perkirakan awal bulan Desember Cia akan melahirkan dan menjadi mami bagi anak buah cintanya dengan Ino.

"Bagaimana kondisimu sayang, Ino perlakukan kamu baik kan??"

"Cia baik mami, iya lah mi, mas perlakukan aku sangat baik."

"Kamu tahu sayang, sifat Ino itu sama dengan papinya kasar dan egois, namun saat pacaran dengan mami dia jadi lembut dan bisa kontrol emosinya."

"Mami itu pawang papi, nyaman saja bisa ada di sampingnya." Cia tersenyum, ternyata hal itu juga di rasakan oleh Ino waktu bertemu dengannya. Cia melihat ke arah suaminya.

Sebenarnya unit apartemen ini sangat kecil buat Ino dan Cia. Akhirnya mereka langsung melihat unit di lantai sepuluh, katanya ada satu yang kosong. Ketika di lihat oleh mami, papi dan Ino, mereka pun putuskan untuk pindah ke lantai sepuluh. Unit di lantai ini memiliki dua kamar yang besar dan kamar mandi di kamar juga satu toilet di luar. Dapur minimalis juga namun, bedanya hanya sedikit luas dan besar. Sedikit saja. Ada meja makan dan ruang keluarga serta balkon. Posisi unit ini di ujung bangunan lantai ini. Jadi kedua kamarnya mempunyai akses balkon.

Malam ini, Cia mulai merasakan gelombang cinta dari bayinya. Cia mengelus perutnya sambil berbicara dengan buah hatinya di dalam perut.

"Mami tahu, adek sudah ngak sabar mau bertemu dengan mami, papi, oma, opa juga antiemu kan. Tetapi sabar sedikit ya sayang, papi dan opa ada jemput antie kamu yang cantik."

"Sakit sayang."

"Iya Mi, sesekali. Aku mandi ya mi."

"Iya sayang, mami temani. Kamu ngak usah malu. Mami mau kamu aman dan baik - baik saja."

Cia tidak bisa menolak keinginan mertuanya, akhirnya dia pasrah mandi di lihati oleh mertuanya. Selesai mandi, mami langsung membersihkan rambut - rambut di sekitar organ intimnya. setelah berganti baju yang nyaman rambut Cia dikeringkan oleh mertuanya.

"Sayang, are you ok." Ino melihat raut wajah istrinya yang berbeda seperti menahan sesuatu. Kakaknya Ino yang spesialis dokter kandungan langsung memeriksa adik iparnya. Begitu kagetnya dia karena kepala bayi sudah di mulut rahim.

1
Ariany Sudjana
makanya dulu sebelum selingkuh, mikir dulu max, sekarang mau balik ke cia, mau sampai akhir jaman ya ga bisa. Cia sudah menikah, sebaiknya kamu fokus membesarkan Arnold, kalau kamu nekat, kasihan Arnold
Ceisye: mba ayo kita berteman
total 1 replies
Ariany Sudjana
puji Tuhan, congrats yah kolonel Ino atas penempatan di biak
Ariany Sudjana
dasar pelacur murahan itu masih juga cari kesempatan untuk dekat dengan Ino
Ariany Sudjana
semoga kapal induk bisa menemukan keberadaan Ino dan teman-temannya
Ariany Sudjana
puji Tuhan, congrats untuk baptis Nuel dan kehamilan cia
Chloe
lanjut Thor istrhat nya nanti di akhirat 🤣
Enz99
Bagus
Ceisye: terima kasih 🙏🙏🙏. saran dan kritiknya sangat di harapkan 🙏🙏🙏
total 1 replies
Ariany Sudjana
tetap sabar dan kuat yah cia, papa kamu sudah sama Tuhan Yesus
Ariany Sudjana
puji Tuhan, hubungan cia dan papa kandungnya semakin membaik
Ceisye: terima kasih mba, masih mensuport karyaku. kritik saran mba sangat diharapka 👍👍👍🙏🙏🙏🙏😍
total 1 replies
Ariany Sudjana
dasar pelacur murahan kamu itu Siska dan juga pembunuh
Ariany Sudjana
entah gimana reaksi orang tua ino, pas tau ada pelacur murahan di lingkungan kerja dan juga rumah ino dan cia
Ariany Sudjana
dasar pelacur murahan kamu itu Siska, bilang saja kamu iri sama ino dan cia,
Ariany Sudjana
kalau ini tegas, harus disingkirkan si pelacur murahan itu. waspada terus yah cia, pelacur murahan yang ga tahu diri itu akan terus mengawasi kamu
Ariany Sudjana
dasar pelacur murahan kamu itu Siska , waspada terus ya ino dan cia, apalagi cia lagi hamil
Ariany Sudjana
Mersi juga bodoh, max sudah berusaha memperbaiki kehidupan rumah tangganya, Mersi semakin menjadi-jadi
Ariany Sudjana
puji Tuhan, congrats yah Ino untuk kenaikan pangkat jadi mayor
Ariany Sudjana
kenapa ga dipecat saja si pelacur murahan Mersi itu?
Lisa
Aku mampir Kak
Lisa: ya Kak
total 2 replies
Ariany Sudjana
dasar bodoh Mersi, kenapa juga kamu harus melarang max ketemu dengan cia? lagian cia juga sudah memilih Ino sebagai calon suaminya, yang sudah jelas kelasnya jauh di atas max... atau jangan-jangan kamu juga ingin merebut ino lagi? supaya jadi istri komandan
Ariany Sudjana
puji Tuhan, finally cia menerima lamaran Ino
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!