NovelToon NovelToon
My Bodyguard Is A Secret Agent

My Bodyguard Is A Secret Agent

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Action / Mata-mata/Agen
Popularitas:33k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Kisah Princess Mahreen dan Collin Lange

Mahreen Al Khalifa putri bungsu Malik dan Milly Al Khalifa adalah putri Sheikh yang suka hidup bebas tanpa aturan istana hingga Malik harus memberikan Collin Lange sebagai bodyguardnya. Tanpa keluarga Al Khalifa tahu, Collin adalah agen MI6 yang menyamar masuk ke istana Al Khalifa untuk mencari buronan internasional yang bersembunyi di Bahrain. Mahreen dan Collin bagaikan air dan minyak hingga gadis itu tahu misi sebenarnya pria tersebut. Setelah Collin menyelesaikan misinya, dia kembali ke Inggris namun Mahreen bertekad untuk mendapatkan bodyguardnya yang ternyata agen rahasia itu kembali ke dalam pelukannya.

Generasi Delapan Klan Pratomo

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Shopping

"Bodyguard elu cakep juga," komentar Kayleen Moretti Ferguson saat melihat Collin sedang mengobrol dengan kakaknya, Kenneth.

"Heeeii, elu udah punya Athrun! Kureng ganteng apa coba doi? Tajir melintir, anak tunggal, chaebol, fuerdai, satu level sama Oom Gavin ... Cinta mampus sama elu. Masih saja nengok cowok lain!" omel Mahreen.

"Ish, gue cuma komen pengawal elu cakep, kok ngomelnya kemana-mana?" kekeh Kayleen. "Hati-hati, Mazinger, bisa-bisa di kampus elu bagian mengusir nyamuk-nyamuk gatal!"

Mahreen cemberut. "Sudah kalau itu!"

Kayleen terbahak. "Nasibmu deh!"

Mahreen semakin manyun. "Eh, jadi mbak Ella pindah ke Maroko dong? Serius itu mas Akar Rambut jadi raja di sana?" tanyanya.

"Iya. Sana menggantikan ayahnya. Tahu sendiri kan ada skandal di Maroko. Tapi emang gendeng sih kakaknya. Padahal Sana sudah melepaskan semuanya buat kakaknya karena tahu dia cuma anak dari istri kedua," jawab Kayleen. "Ish, aku bersyukur keluarga cuma menistakan yang jelek. Bukan rebutan kekuasaan apalagi perusahaan."

"Karena keluarga kita semuanya tahu diri! Yang mampu, pasti akan berusaha mengambil alih kepemilikan perusahaan keluarga. Kecuali yang sudah pasti seperti anak Raja, Emir dan Sheikh. Lihat saja, harusnya kan yang maju pegang PRC Group New York harusnya kan Oom Duncan karena anaknya Opa Bayu tapi malah mas Daka dan mas Pip kan?" ucap Kayleen.

"Iya juga sih ...." Kayleen melihat Athrun datang bersama pengawalnya Connor. "Akhirnya datang juga."

Kayleen menoleh. "Gege Athrun diundang?"

"Diundang karena dia hendak membangun Mall di Maroko. PRC Group tidak ada mall di Maroko kan karena tidak tertarik membangun investasi di sana tapi Wang Group tertarik. Makanya dia datang sekalian membahas bisnis nanti." Kayleen mengangkat tangan ke Athrun yang tersenyum ke arahnya.

"Memang ya ... fuerdai harus memutar otak bisnisnya," senyum Mahreen.

Note

Fuerdai (Hanzi: 富二代; Pinyin: Fù'èrdài; harfiah: 'orang kaya generasi kedua') adalah sebuah istilah Tionghoa yang merujuk kepada anak-anak dari orang kaya baru di Tiongkok.

Fuerdai adalah putra dari putri dari orang kaya baru dari tahun-tahun awal era reformasi Tiongkok dari akhir 1970an dan seterusnya. Pada era baru tersebut, di mana inisiatif pribadi akan ditentukan oleh kekayaan, beberapa orang kaya baru Tiongkok bermunculan di bekas masyarakat sosialis tersebut.

Sumber Wikipedia

***

Acara di Oman pun ditutup dengan penggagalan unboxing seperti tradisi di keluarga besar klan Pratomo. Kali ini Aidan Al Sharif sudah mempersiapkan dune bashing. Dune bashing adalah aktivitas petualangan ekstrem di mana pengemudi mengendarai mobil off-road bertenaga tinggi (seperti SUV 4x4) untuk melintasi, menaiki, dan menuruni bukit-bukit pasir di gurun layaknya menaiki rollercoaster.

Tentu saja jiwa petualangan para kaum pria klan Pratomo merasa teruji. Mereka semua memang para pengemudi yang handal namun tidak semua bisa melakukan mengemudi di pasir. Hanya anak-anak Timur Tengah dan Alan Sasongko yang pembalap WRC, terbiasa melakukan dune bashing.

Tapi Mahreen berbeda. Mumpung di Muscat Oman, dia memilih untuk jalan-jalan di kota itu bersama dengan Collin.

"Serius Anda tidak kumpul dengan keluarga Anda?" tanya Collin sambil mendampingi Mahreen yang sibuk belanja macam-macam.

"Ish, aku itu pengen jalan-jalan, kok malah kamu yang ribut?" gerutu Mahreen sambil memilih pasmina. Gadis itu langsung memakainya sebagai kerudung. "Bagaimana? Cantik nggak?"

Collin melongo. Cantik! Cantik banget malah! namun apa yang di hati malah keluar beda di bibir Collin. "Biasa saja."

Mahreen mendelik. Dia pun langsung memukul bahu Collin. "Lange! Kamu pengawal paling menyebalkan!"

Collin mengusap bahunya yang panas kena pukul Mahreen. "Ya ampun, saya hanya mengatakan apa adanya."

Mahreen mendekati Collin. "Awas ya! Nanti malam aku kirim kucing Ella ke kamar kamu!"

Collin langsung bergidik. "Jangan dong!"

Mahreen tersenyum licik. "Sudah! Ayo, temani aku!" Gadis itu membayar pasmina yang diincarnya dan menarik tangan Collin. Pria itu menoleh ke tangannya yang dipegang Mahreen.

"Princess ...." Collin menatap Mahreen.

"Diam Lange! Temani aku belanja lah!" hardik Mahreen judes.

***

Collin berdiri di depan sebuah butik mewah di pusat perbelanjaan Muscat, Oman, dengan kedua tangan penuh kantong belanja. Beberapa kantong bahkan sudah menggantung di lengannya hingga hampir menutupi jas rapi yang dikenakannya.

Sementara itu, Mahreen masih keluar dari toko berikutnya dengan senyum cerah dan dua kantong tambahan.

Collin menatap langit-langit mal sambil menghela napas panjang.

"Yang Mulia Princess Mahreen Al Khalifa," katanya datar, "saya ini pengawal pribadi, bukan perusahaan ekspedisi."

Mahreen menahan tawa. "Masa sih? Bukannya tugas pengawal itu membantu dan melindungi?"

"Melindungi, iya. Membantu membawa tiga puluh tujuh kantong belanja? Itu di luar kontrak kerja." Collin menatap sebal ke gadis cantik di depannya.

Mahreen berpura-pura berpikir. "Tiga puluh tujuh? Berarti kamu masih menghitung."

"Tentu saja saya menghitung. Saya harus tahu berapa banyak barang yang berpotensi jatuh menimpa saya." Collin merasa dirinya mulai kesulitan berjalan.

Mahreen tertawa kecil lalu menyerahkan satu kantong lagi. "Masih ada tempat satu lagi kan?"

Collin langsung memejamkan mata.

"Astaga ..."

"Ini yang terakhir." Mahreen mengerjap-ngerjapkan matanya dengan sok imut.

"Itu kalimat yang sama yang Anda ucapkan empat toko lalu." Collin menatap tajam ke Mahreen namun sepertinya tidak ngefek di putri Malik Al Khalifa itu.

Mahreen pura-pura tidak mendengar. Dia pun berjalan lagi dengan langkah anggun dan sedikit menggoyangkan pinggulnya. Diakui Collin, Mahreen punya tubuh yang body goals. Dada yang penuh, pinggang ramping dan pinggul yang seksih ... Oke stop!

Saat mereka berjalan, seorang anak kecil menatap Collin dengan kagum.

"Wah, Paman kuat sekali!"

Collin tersenyum tipis. "Terima kasih."

Namun si anak melanjutkan, "Paman pasti tukang antar belanja terbaik di dunia."

Mahreen langsung tertawa keras.

Collin menatap anak itu selama beberapa detik lalu berkata, "Nak, jangan pernah mengucapkan itu lagi di depan seorang pengawal."

Anak itu kebingungan sementara ibunya buru-buru mengajaknya pergi.

Mahreen masih tertawa sampai memegang perut.

"Kamu lucu juga, Lange."

"Saya tidak sedang bercanda."

"Tapi wajahmu lucu."

"Itu wajah penderitaan."

Belum sempat Collin selesai mengeluh, Mahreen menunjuk sebuah toko aksesori.

"Oh, lihat! Kita masuk ke sana sebentar."

Collin membeku.

"Saya baru saja mendengar kata-kata paling mengerikan hari ini."

"Kata apa?"

"'Sebentar'."

Mahreen kembali tertawa dan berjalan menuju toko itu. Collin hanya bisa mengikuti di belakang sambil membawa gunungan kantong belanja.

"Kalau begini terus," gumamnya, "saya akan meminta kenaikan gaji sebagai pengawal sekaligus porter kerajaan."

Mahreen yang mendengarnya langsung menoleh.

"Permintaan ditolak."

Collin menghela napas lebih panjang lagi.

"Sudah saya duga."

***

Yuhuuu up Pagi Yaaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu

1
Septi Lahat
hadeuh, jgn smpe knp2 princess marning qu
amilia amel
ayo Lange buktikan kalo kamu pengawal tangguh dan bisa dipercaya menjaga princess Mahreen
Elsa Fanie
aduh aduh gimana ini,, cepat Collin cool tembak j itu bam mobil ny deg-deg ser ini
diyah
lagi mb hana.. dessert ini lg😁🤭
This Is Me
Collin...kamu kok bisa kecolongan gini😱😱
Meeta Baggio
Kan, akhirnya kedianjuga Mahreen di culik, semoga collin sempet menembak pelaku sebelum di bawa ke dalam mobil
Marsiyah Minardi
Ya kejadian juga Princes Mahreen diculik ,ayo Collin pertaruhkan nyawamu tuk menyelamatkan sang princes 😭😭
Yuli Budi
ya Allah aq deg deg an, smoga selamat marning
Elsa Fanie
😁😁😁😁 kacau kacau berdua itu ,
amilia amel
agak sesak napas ya Lange diusili terus sama princess Mahreen 🤣🤣🤣
Septi Lahat
beneran nih si maning jahil bnget deh,,koeceheng gerong jganlah dipancing mahreen!!!! 😅
Gita Mitha Pertiwi
jahil sekali 🤣🤣🤣
Meeta Baggio
kacauu kamu collin, pake segala nanya ukuran dada lg,siap2 saja konsentrasi kamu jgn sampe kacauu dan ga fokus yaa
Gita Mitha Pertiwi
wah sudah mulai ini🤭
amilia amel
hadiah yang tak terduga tapi bakalan nagih ya Lange 😅😅
Meeta Baggio
Terpesona haa.....wow hadiah yg sangat special dr Marning buat sang pengawal.
Elsa Fanie
wah ada apa tuh yg g bisa d lupa kan,tenang jake aman aman insyaallah 😁
Tri Yoga Pratiwi
bapak Malik kalo tau itu bakal ngamokk 🤣
This Is Me
🤣🤣🤣🤣 kalo gak enak jangan dimakan
#eh
Meeta Baggio
Tetap waspa Colin bahaya masih mengintai Marning
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!