NovelToon NovelToon
Pengabdian Seorang Istri

Pengabdian Seorang Istri

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Cintamanis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:207.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ali Ajay

Menceritakan tentang kisah kasih seorang wanita muslimah yang bernama Khadijah yang menikah dengan seorang lelaki yang bernama Ustadz Hafizh.

Mereka berdua menikah karena keinginan dari Kyai yang tak lain adalah Ayah dari Khadijah. Senang susah mereka lalui bersama, hingga suatu ketika Khadijah mengalami kesusahan dalam melahirkan dan akhirnya Khadijah mengalami pendarahan sehingga merenggut nyawanya.

Bagaimana kisah selanjutnya, jangan lupa terus ikuti kisah Cinta Suci Khadijah..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ali Ajay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 16

Dan setelah mencari kipas beberapa saat akhirnya Ustadz Ali meminjam kipas diruangan Ustadz karna saat itu para Ustadz masih sibuk dengan acara pernikahan Khadijah dengan Ustadz Hafizh.

Dan Ustadz Ali membantu Ustadz Hafizh menyala kan kipasnya didekat Khadijah.

"Gimana Permaisuri ku sudah tidak kepanasan??" Tanya Ustadz Hafizh sambil menggoda istrinya.

Khadijah hanya diam tidak berkata apapun hanya mengangguk kan kepalanya.

"Terima kasih suamiku atas bantuan mu sekarang aku jadi nggak kepanasan lagi." Gumamnya dalam hati tapi tidak bisa mengatakan secara langsung karna masih malu malu.

Dan semua undangan mulai menikmati semua hidangan tak terkecuali pakde sama bukde nya Ustadz Hafizh yang sangat menikmati karna mereka hanya orang biasa yang jarang makan yang enak enak.

Dan di sudut pojok Aula Ustadz Fatah yang terus memandangi Khadijah membuat Ustadz Hafizh merasa risih karna Ustadz Fatah tidak berhenti memandangi Khadijah.

Dan karna sedikit cemburu dengan pandangan Ustadz Fatah, lalu Ustadz Hafizh memegang tangan Khadijah sambil menggodanya.

Dan satu persatu tamu mulai berpamitan pada keluarga Kyai Abdullah dan pada kedua penganten.

Dan tak terkecuali keluarga Ustadz Fatah juga berpamitan pada keluarga Kyai Abdullah.

Dan Ustadz Fatah masih terus memandangi Khadijah saat berpamitan,

Karna saking sedihnya Ustadz Fatah sampai meneteskan air mata.

"Adek Khadijah maaf kan Abangmu ini karna sudah membuat keputusan yang salah karna meninggalkan mu disaat rencana pernikahan kita. Ucap Ustadz Fatah pada Khadijah.

Khadijah hanya diam tidak berkata sekata patah pun.

" Yang sabar yang bang mungkin bukan jodoh nya."ucap Ustadz Hafizh pada Ustadz Fatah dengan suara pelan.

Tapi Ustadz Fatah tak menghiraukan nya, Ustadz Fatah tetap fokus meminta maaf pada Khadijah.

Lalu keluarga dari Ustadz Hafizh berpamitan semua.

"Hafizh baik baik dipesantren ya jaga istrimu dan jangan lupa pesan bukde sama pakde mu, bukde pamit."

Lalu keluarga Ustadz Hafizh berpamitan pada Khadijah dan juga pada Kyai Abdullah.

"Kyai maaf sebelumnya tapi saya titip ponakan saya, tolong jangan dianggap seperti menantu tapi anggaplah seperti putra Kyai sendiri maaf sekali lagi Kyai kalau saya lancang berbicara seperti ini."

Ucap bukde nya Ustadz Hafizh.

"Jangan hawatir buk, insya Allah saya akan mengingat kan nak Hafizh jika sedang keliru atau salah." Jawab Kyai Abdullah pada bukde nya Ustadz Hafizh

"Kalau begitu saya pamit Kyai Assalamu'alaikum." Ucap Bukde nya Ustadz Hafizh.

"Waalaikumsalam, tapi ibu ikut apa??

Tanya Kyai Abdullah pada Bukde nya Ustadz Hafizh.

" Alhamdulillah jalan kaki Kya"ucap bukde itu.

"Kalau begitu biarkan santri disni yang mengantar ibuk pulang pakek mobil pesantren." Ucap Kyai Abdullah pada keluarga Ustadz Hafizh.

"Tidak tidak Kyai maaf bukan saya tidak mau tapi saya nggak mau merepotkan Kyai Abdullah." Jawab bukde nya Ustadz Hafizh.

"Nggak apa apa sekarang keluarga nak Hafizh juga menjadi keluarga saya."ucap Kyai Abdullah sambil memanggil santri nya untuk mengantarkan keluarga Ustadz Hafizh pulang.

Dan pulanglah keluarga Ustadz Hafizh diantar oleh santri dipesantren itu.

Ustadz Hafizh dan Khadijah mulai turun dari pelaminan, Ustadz Hafizh yang begitu bahagia memiliki istri yang begitu cantik dan sempurna tidak mau melepaskan tangannya dari genggaman Ustadz Hafizh.

Dan para santri mendampingi Ustadz Hafizh dan Khadijah meninggalkan Aula pesantren yaitu tempat akad nikah berlangsung.

Khadijah berjalan bagaikan Raja dan Ratu diatas karpet merah, seperti Raja dan Ratu Yang diiringi oleh Prajuritnya.

Khadijah dan Ustadz Hafizh meninggal kan tempat Akad dan menaiki sebuah delma dan ada dua kuda yang menarik nya dari depan.

Ustadz Hafizh Dan Khadijah menuju istana nya yaitu kediaman Kyai Abdullah.

Di iringi oleh santri wan dan santri wati dari belakang.

1
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
Neulis Saja
the name of marriage is nothing temporary for sure forever
Neulis Saja
the beginning from trouble
Neulis Saja
please, don't share love
Neulis Saja
hafidz, you explain to your wife
Neulis Saja
ehm i'm confused 🙈
Neulis Saja
you explain to him if you can't do it
Neulis Saja
hafidz, don't share love to other woman
Neulis Saja
tuh kan kata2 Syifa jadi doa pasti poligami dgn syifa
Neulis Saja
what happen
Neulis Saja
tanda2 bakal ada poligami nih
Neulis Saja
congrats Dijah 🙏
Neulis Saja
Dijah, you are pregnant
Neulis Saja
goodby
Neulis Saja
ok have a nice day
Neulis Saja
tired of being jealous
Neulis Saja
surprise 👏
Neulis Saja
please Dijah, you have to calm down
Neulis Saja
next
Neulis Saja
good luck
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!