Zaira Zafanya Askara tak menyangka akan menikah dengan ketua osisnya yang dingin dan menyebalkan saat dia masih SMA.
Bagaimanakah kelanjutan cerita Zaira Zafanya Askara akankah dia bahagia ??
Tetap Lanjutttt
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gadissusanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kencan 1
Hari Minggu.
"Huaaa Ngga, " ucapnya sambil membuat ekspresi sedih.
"Apaan? " jawabnya.
"Bosenn. " Ucapnya manja.
"Tuss?? " tanyanya.
"Ihhh. Ga peka banget siii jadi orang??" ucapnya ketus.
"Ya emang gue gapernah peka." Jawabnya cekikikan.
"Ihhh aku lagi serius tauk, " jawabnya cemberut.
"Iya. Kenapa sayangku?? " tanyanya imut imut yang bikin geli orang yang melihatnya.
"Hahahaha kamu tuhh yaa?? ihhhh." Ucapnya gemes sambil mencubit pipi Rangga.
"Auu auu akit ayang." Ucapnya sambil mengerucutkan bibirnya.
" Hahahahahha. " Ira malah menambah volum tawanya.
" Katanya tadi bosen??" ucapnya ketus.
" Idihhhh bicaranya dah mulai ketus ketus san ya?? " ucapnya sambil mengangguk nganggukkan kepalanya.
" Nggak gituu maksudnya " ucapnya.
" Truss gimana dong?? " tanyanya Ira.
"Tauk ahh maless," jawabnya cemberut. Ira kembali berbahak bahak melihat ekspresi Rangga.
" Jalan mau?? " tanya Rangga.
"Kemana??" jawab Ira.
" Kemana aja asal sama kamu, pasti aku bahagia, " ucapnya sambil mengedipkan matanya.
" Ihh amit amit, ganjen banget jadi cowok?? Biasanya yang ganjen tu cewek, lahh ini?? cowok apaan??" ucapnya berbahak bahak.
Sebenarnya dilubuk hati yang terdalam Ira sangat bahagia mendengar kata kata itu keluar dari mulut Rangga. Rangga yang ia kenal sekarang bukanlah Rangga yang ia kenal dulu. Dulunya yang sangat dingin dan pendiam sekarang sudah mulai memasuki tahap orang normal.
" Serah gue lah, suka suka akuyyy. " Ucapnya ikut tertawa.
Entahlah dua anak manusia ini klo bicara asal njeplak aja, terserah dia mau pakek loo-gue, aku-kamu ucapnya sekenanya aja. Serasa dunia milik berdua.
" Kencan?? " tanya Ira malu malu.
" Ide bagus tu. " Jawabnya sambil tersenyum, meskipun tidak tau harus melakukan apa.
" Let's go." Ucapnya serempak sambil tertawa berbahak bahak.
Sesampainya di Mall ternama yang ada di Jakarta
" Mau ngapain dulu ?? " tanya Rangga.
" Kita nonton bioskop dulu." Jawabnya.
" Oke " ucapnya.
Sesampainya di depan bioskop
" Mau nonton apa?? " tanyanya.
" Yang romantis dehh, kita bagi tugas aja biar lebih cepat, " jawabnya sambil memberi saran.
"Gimana??" tanya Rangg. Iya iya lah dia banyak tanya, baru kali ini dia yang mengikuti namanya 'Kencan'.
" Kau yang antri membeli minuman dan popcron disana! " ucapnya sambil menunjukkan tempatnya .
" Terus loo ngapain?? " tanyanya.
"Gue beli tikenya di situ tuu. " Sambil menunjukkan loket yang agak sepi.
" Woyyy loo nggak adil lahh. Loo nyuruh gue antri sebanyak itu?? giliran loo cuma beberapa orang aja, enak aja nggak bisa lah. Kita tukeran aja loo yang beli minum dan popcron gue yang beli tikenya, okee?? loo haruss trima, ini printahh!! nggak ada penolakan, titik nggak pake koma, " ucapnya protes.
Ira hanya melongo tak percaya mendengar ucapan Rangga yang begitu panjang dan lebar. Seorang Rangga Mahendra Dinata yang terkenal dingin ( ga banyak bicara ) bisa bicara panjang begitu karena hal yang sepele.
Seumur umur tinggal bersamanya nggak pernah tu tau klo Rangga bisa bicara panjang kayak gitu. Tapi dibibirnya terselip senyum yang amat sangat manis.
" Heee loo kenapa?? " tanyanya, Ira yang menyadari segera menghentikan senyumannya.
" Gapapa " jawabnya.
" Jadi gimana ?? deal?? " tanya Rangga.
" Ya nggak lahh. Loo kan cowok harusnya lo yang antri panjang kayak gitu, gak peka banget sihh punya cowok kek lo! ketahuan ni pasti gak pernah kencan yaa??
punya ketampanan cuma dibuat pajangan aja, sesekali dimanfaatin dongg." Jawabnya datar.
" Emang lo pernah kencan?? " tanyanya mulai serius.
"Nggak " jawabnya datar.
"Nggak pernah kencan aja sok nasehatin, cihh" dengusnya kesal. Dalam hati dia tersenyum 'Berarti gue dong yang kencan pertama sama dia' pikirnya kegirangan.
" Gue nggak pernah kencan, tapi kan gue ngerti gimana caranya kencan, huhhh!! " ucapnya ketus.
.
.
.
**Hai hai.
Gimana ceritanya?? bagus nggak??
Kita Happy happy aja dulu.
Kita tetap lanjutttt,
Muachhhh.
., 😁
bkin cerita itu susah loh😏
hargain dong