NovelToon NovelToon
TURUN RANJANG

TURUN RANJANG

Status: sedang berlangsung
Genre:Janda / Aliansi Pernikahan / Naik ranjang/turun ranjang / Ibu susu
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Putri_uncu

Dua kali menikah dengan pria dari keluarga yang sama, freya sasmita tak menyangka cinta dan takdirnya akan menikah dua kali. yang lebih membuatnya tak percaya adalah pernikahanya yang biasa disebut turun ranjang.

ya, istilah untuk pernikahan yang dilakukan dengan menikahi kakak/adik dari pasangan kita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri_uncu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Demo pegawai

freya harus berjalan kaki cukup jauh akibat kemacetan yang terjadi.

Freya menggunakan sepatu heels yang lebih dari lima senti dan membuatnya cukup kelelahan

"bu lewat samping"

Mila sudah menyiapkan jalan pintas untuk freya karena tak mungki. Menemui begitu banyak pegawai yang demontrasi di depan kantornya.

Pagi tadi freya mendapatkan kabar dari security kantor , bahwa banyak pegawai pabrik yang mogok kerja dan menunggunya tiba di kantor

"mila kamu udah persiapkan semuanya kan? Kenapa bisa sampai begini" freya berganti pakaian yang lebih aman untuk menemui pada pendemo

Baginya semua tanggung jawabnya yang harus dilaksanakan bukan menghidar atau mengusir pegawai yang ingin menyampaikan pendapatnya, Sayangnya caranya kurang tepat.

"sudah siap sesuai yang ibu minta, tapi bu diluar bahaya" mila khawatir pastinya meski tau bagaimana karakter freya

"kamu meremehkan ku?" freya menepuk pundak mila "ayo ikut" ajak freya menggandeng tangan asistennya yang gemeteran

"selamat pagi, mohon tenang saya akan beri kesempatan kalian bicara tapi tolong kasih saya kesempatan lima menit untuk bicara" freya maju ke barisan paling depan

Dan tak mau dijaga pengawal, dengan berani mengambil mic dan meminta perhatian para pendemo. Awalnya ricuh dan tak mau mendengarkan freya bicara karena memang sudah terlanjur emosi

"kalau kalian tidak mau gantian bicara dan memberikan saya kesempatan maka tidak akan selesai, jadi silahkan pilih yang jalan terbaik jangan hanya ego sendiri" freya kembali mengatakan hal yang kali ini membuat sedikit lebih tenang

"terima kasih, saya tidak tahu apa yang terjadi sampai bisa membuat kalian datang beramai-ramai. Hanya saja saya ingin perwakilan saja yang masuk menyampaikan keluhan atau masalah. Yang lain silahkan bubar dan cari tempat yang teduh

Saya sudah siapkan makanan dan minuman selama menunggu perwakilan kalian dan pihak kamu selesai dengan masalah ini.

ini tak akan lama jika kalian patuh dan saya juga akan memermudah akses. Tolong jangan ada kekerasan. Kita semua sama-sama menjalankan tugas!"

Freya agak banyak bicara tapi nyatanya para pendemo setuju dan perwakilan masuk kantor bersama dengan freya dan petinggi lain

Sementara mila tau tugasnya dan langsung meminta beberapa staf dan pengawal untuk mengarahkan pendemo yang menunggu diluar untuk menikmati makanan dan minunan yang disediakan oleh freya.

Cara ini cukup efektif untuk setidaknya membuat pendemo sibuk sementara yang di dalam sedang diskusi

"langsung saja, saya mau tahu langsung dari bapak dan ibu apa sebenarnya yang terjadi?"

Freya tak menunggu lama, keputusannya akan sangat beegantung pada hasil rapat hari ini

"saya mewakilkan teman-teman saya bu, tidak terima atas pemecatan rekan kami yang tanpa pemberitahuan juga sp. Mereka berjumlah 10 orang dan semuanya pekerja lama"

"pemecatan? Bukankah kalian demo karena ingin kenaikan gaji?" freya mencari tahu dan informasi yang didapat adalah kenaikan gaji yabg tidak sesuai dengan peraturan dan dianggap merugikan pegawai

"itu salah satunya bu, karena memang sudah satu tahun ini kami tidak merasakan kenaikan gaji yang sesuai dan juga rekan kami ini tiba-tiba dipecat dan digantikan oleh orang baru"

"bisa panggilkan salah satu pegawai yang diphk itu?" freya merasa ada yang janggal dan ingin segera mengetahuinya

Tak lama salah satu pegawai yang dipecat masuk ke ruangan dengan kepala menunduk

"bapak, saya ingat minggu lalu data masuk ke saya salah satunya atas nama bapak mengundurkan diri karena tidak mau dipindahkan ke kantor cabang. Bapak memilih resign dan meminta pesangon yang sesuai dan sudah kami berikan sebagai bentuk rasa terima kasih perusahaan"

"coba jelaskan ulang apakah saya salah?" freya merasa demo ini bukan murni keinginan pegawai tapi ada yang berniat mengompori dan menghasut

"ma-maaf bu. Saya dipaksa mengundurkan diri dengan pesangon atau dipecat tidak dapat apa-apa"

"siapa orangnya?"

Freya makin menekan suaranya, dia ingin tahu siapa yang berkhianat padanya

"jawab atau saya cari tahu sendiri?" gertakan freya membuat pegawai ketakutan

Wajah cantik yang sangar dan tegas

"sa-ya ngga bohong bu!"

"mila!"

Freya meminta mila menampilan video dari cctv membuktikan bahwa sepuluh pegawai yang dipecat adalah komplotan yang mencuri barang dan menjualnya ke pihak pesaing. Lalu karena masih kasihan freya meminta untuk dipindahkan ke pabrik di kantor cabang yang lebih kecil dan lebih mudah memantau

Sayangnya semua menolak denfgan alasan jauh dari rumah. Perusahaan sudah cukup baik tapi kali ini freya tak mau pakau hati

"cukup! Masalah kenaikan gaji akan saya umumkan minggu depan. Saya masih harus koordinasi dengan kepala pabrik dan juga melihat dimana ketidak sesuaian yang kalian inginkan!"

"masih ada yang mau disampaikan?"

Bagi freya hanya hal spele yang bisa dibicarakan baik-baik tapi nyatanya para pegawai memilih jalan lain yang melelahkan. bahkan setelah dimintai keterangan, beberapa pendemo bukan semua pegawai dan juga tak tahu tujuan demo

Lebih tepatnya adalah orang bayaran untuk membuat suasana menjadi tidak kondusif.

"tidak bu, kami akan tunggu kabar baiknya atau kami kembali ke jalan!" ancam perwakilan pegawai pada freya karena merasa yang dilawannya adalah wanita

"satu minggu lagi, selama itu kalian hanya perlu bekerja dengan baik tanpa melakukan hal yang akan merugikan kalian sendiri nantinya!"

"untuk sepuluh orang yang terdaftar sebagai mantan karyawan akan saya tindak secara hukum karena sudah menjatuhkan nama baik perusahaan saya. Kalian harus tanggung akibatnya!" freya sampai menggebrak meja

Setelah kembali debat dan cukup sengit freya menang telak dan berjanji akan lebih sering berkunjung ke pabrik agar lebih mudah mengetahui situasi yang terjadi. Selama ini freya hanya tau dari laporan saja

Para pendemo dibubarkan dan ada beberapa orang sebagai provokator pemicu kekerasan

tiga jam berlalu, dari suasana tegang menjadi tenang

Freya duduk disingasananya dengan wajah lelah. "mila tolong pesankan jus yang segar!"

"baik bu!"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!