NovelToon NovelToon
Koki Kesayangan Raja Naga

Koki Kesayangan Raja Naga

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Romansa Fantasi / Fantasi Wanita
Popularitas:15.9k
Nilai: 5
Nama Author: Risa Jey

Li Yunru tiba-tiba bertransmigrasi ke zaman kuno setelah memakai cincin naga perak berisi ruang spiritual misterius. Bukan itu saja, dia juga menjadi koki spiritual yang mampu menyembuhkan segala jenis penyakit dan keracunan.

Berkat cincin naga perak juga, Li Yunru ditakdirkan menjadi pasangan sang raja naga putih penguasa wilayah utara—Bai Muzhi. Pria berwajah dingin yang jiwanya terluka akibat pedang antar benua ratusan tahun lalu itu, akhirnya menemukan satu-satunya penyembuh yang mampu mengobatinya. Perlahan, perasaan cinta tanpa sadar tumbuh di antara keduanya.

Rupanya kemunculan Li Yunru bukan hanya mengungkap banyak rahasia masa lalu, tapi juga membuat musuh di kegelapan mulai mengincar kekuatan tersembunyi dalam dirinya. Menghadapi misteri ribuan tahun lalu yang mulai tersingkap, mampukah Li Yunru melewati cobaan tersebut sampai akhir?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risa Jey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pasien

Bai Muzhi menatap Ruu yang tampak jelas diliputi rasa bersalah. Sudut mulutnya sedikit berkedut, antara ingin tertawa dan kesal.

"Kelinci itu memiliki energi spiritual penyembuh, begitu juga kamu. Tapi Hei Sanfeng dan raja ini berbeda. Kami akan keracunan jika memakan buah itu."

"Ah, benarkah?" Li Yunru menatapnya polos. "Padahal aku memetiknya untuk kamu makan."

"...."

Bai Muzhi terdiam. Meski buah merah itu tidak langka baginya, racunnya tetap mematikan.

Li Yunru lalu menatap tubuh elang Hei Sanfeng. "Jadi ... dia sudah mati? Daripada dikubur, lebih baik direbus saja. Aku belum pernah makan daging elang."

Kepala Bai Muzhi langsung terasa berdenyut. Sepertinya gadis itu tidak tahu bahwa memasak hewan jadi-jadian sangat dilarang.

"Jangan sampai kamu benar-benar melakukannya."

Bahkan kedua telinga Ruu ikut menegang. Ia mendadak membayangkan masa depan yang suram. Hari ini Li Yunru ingin merebus seekor elang, jangan-jangan besok gilirannya masuk ke dalam wajan.

Tiba-tiba kaki elang hitam itu bergerak. Kepalanya terangkat—menatap Li Yunru dengan mata masih juling, sementara sayapnya berkedut lemah.

"Ma-manusia! Jangan berani melakukannya!" Setelah itu, kepalanya terkulai lagi dan ia pingsan.

Li Yunru menghela napas lega. "Syukurlah, dia masih hidup. Lagi pula tadi aku hanya bercanda. Lalu bagaimana cara mendetoks racunnya?"

"Bukankah kamu akan memanggang ayam? Beri saja dia makan nanti. Racunnya akan hilang dengan sendirinya. Manusia setengah binatang mampu menetralisir racun, hanya saja prosesnya lambat. Dia tidak akan mati dan akan segera bangun," jelas Bai Muzhi tenang.

Li Yunru mengangguk kecil. Masuk akal. Karena masakannya mengandung energi spiritual penyembuh, racun itu seharusnya bisa dinetralisir.

Ia segera menumbuk jahe, menambahkan garam, minyak wijen dan kecap asin, lalu membalurinya ke seluruh ayam sebelum memarinasinya selama setengah batang dupa. Sambil menunggu, ia mencampurkan perasan jeruk lemon dengan madu, lalu mengaduknya hingga rata.

Sesekali ia melirik ke arah "pasien" yang masih tergeletak pingsan. Setelah memastikan bara api unggun cukup, ia menambahkan beberapa potong kayu kering agar nyalanya tetap stabil.

Tak lama kemudian, rubah merah yang pingsan itu terbangun. Tubuhnya gemetar, lalu tiba-tiba menjerit histeris seolah masih terjebak dalam mimpi buruk.

"... Ampunnn!! Kakek! Hong kapok!" pekiknya sambil memeluk ekornya sendiri.

Li Yunru berkedip, sedikit terkejut. "Ternyata suara rubah ini cempreng juga."

Rubah merah jelmaan Hong Maxing akhirnya sadar bahwa ia telah terbangun dari mimpi buruknya. Saat melihat Li Yunru, tubuhnya langsung gemetar ketakutan.

Dalam mimpinya, leluhur suku rubah merah mengejarnya sambil membawa gunting raksasa untuk memotong kesembilan ekornya. Mengingat itu, ia segera menghampiri Li Yunru, lalu tanpa ragu memeluk salah satu kaki gadis itu sambil menangis.

"Si Cantik Yunyun! Aku bersumpah tidak akan menyakitimu lagi! Mulai sekarang aku adalah budakmu. Terimalah semua cinta dan baktiku!"

Li Yunru langsung merinding. Ia berusaha melepaskan rubah itu dari betisnya, tetapi cengkeramannya sangat kuat.

"Rubah genit, lepaskan! Ini masih sore, jangan bermimpi. Apa setengah jiwamu masih tertinggal di alam mimpi?" tanyanya ketus.

"Tidak, Cantik! Aku sudah bangun. Setengah jiwaku tertinggal di hatimu."

Rayuan murahan itu membuat Li Yunru hampir muntah. Baru saja tadi rubah merah ini ingin membunuhnya, sekarang malah bersikap manja. Tanpa banyak bicara, ia mengambil buah merah dari keranjang bambu dan menyodorkannya.

"Kalau begitu, makan ini. Buktikan kesetiaanmu sebagai budakku!"

"Aku makan! Bahkan jika itu racun paling mematikan sekalipun! Asal leluhurku tidak keluar dari alam baka untuk memotong ekorku."

Hong Maxing langsung menggigit buah itu tanpa ragu. Namun saat hendak menggigit untuk ketiga kalinya, kepalanya mendadak pusing. Tak lama kemudian, tubuhnya kejang sebelum kembali tumbang pingsan.

Li Yunru hanya bisa menatapnya. "... Benar-benar dimakan? Korban buah merah bertambah satu. Dia tidak akan mati, kan?"

"...."

Bai Muzhi dan Ruu hanya bisa terdiam. Melihat Li Yunru meletakkan rubah merah itu di samping elang hitam yang sama-sama koma, perasaan keduanya sulit digambarkan.

Li Yunru mengerutkan kening. "Ada apa? Kamu juga ingin mencobanya?"

"Jiwaku sudah terluka. Jika memakan buah itu, mungkin aku benar-benar akan pergi ke alam baka," jawab Bai Muzhi jujur.

Raja naga putih itu tak pernah menyangka akan bertemu seseorang yang tanpa sadar hampir bisa mencabut nyawanya.

"Kalau begitu jangan." Li Yunru sama sekali tidak berniat memberinya buah itu.

Setelah setengah jam, Li Yunru mulai memanggang ayam sambil mengoleskan campuran madu dan lemon. Aroma daging panggang berpadu dengan harum lemon dan manisnya madu, perlahan memenuhi udara hingga membuat perutnya keroncongan.

"Memanggang ayam dengan madu?" Bai Muzhi sedikit heran. "Baru kali ini raja ini melihatnya."

"Ya, namanya ayam panggang lemon madu. Rasanya nanti asam dan sedikit manis," jawab Li Yunru santai.

Ia terus membolak-balik ayam agar matang merata, sesekali mengoleskan lagi saus madu lemon hingga meresap. Tak lama kemudian, kulit ayam berubah cokelat keemasan dengan sedikit bagian gosong yang justru menambah aroma panggangnya.

"Tuan, aromanya wangi sekali! Cepat beri aku sepotong!"

Ukuran ayam di dunia ini cukup besar, jadi satu ekor sudah lebih dari cukup. Li Yunru mengeluarkan talenan, lalu memotong ayam itu menjadi beberapa bagian. Ia memberikan sepotong kepada Ruu, lengkap dengan beberapa potong wortel di sampingnya.

Ruu langsung mendengus saat melihat wortel di piringnya. "Mengapa ditambah wortel?"

"Jangan pilih-pilih. Jika kamu tidak makan wortel, aku curiga kamu ini serigala berbulu kelinci."

"Mana ada serigala menyamar jadi kelinci!" gerutu Ruu, tetapi ia tetap memakan wortel itu dengan enggan. "Rasanya tidak buruk."

Begitu memakan daging ayam panggang yang lembut dan harum, mata merah Ruu langsung berbinar, sementara kedua telinganya berdiri tegak. Cakar depannya bergerak makin cepat mengambil potongan berikutnya.

Li Yunru melirik Bai Muzhi yang makan dengan tenang dan tetap elegan. "Bagaimana rasanya?"

"Enak, sama seperti biasanya."

Bai Muzhi memuji dengan tulus. Setiap kali menyantap masakan Li Yunru, ia merasakan kehangatan mengalir di dalam tubuhnya. Jiwanya yang terluka pun perlahan pulih.

Tak lama kemudian, elang hitam jelmaan Hei Sanfeng dan rubah merah jelmaan Hong Maxing terbangun karena aroma makanan yang menggugah selera.

Li Yunru sudah menyiapkan dua potong ayam panggang untuk mereka. "Kalian akhirnya bangun. Cepat makan."

Hong Maxing terkejut. Ternyata aroma harum itu berasal dari ayam panggang di depannya. Ia lalu menoleh ke arah Li Yunru.

"Mengapa baunya wangi sekali? Si Cantik Yunyun, kamu yang memanggangnya?"

Hei Sanfeng yang masih sedikit pusing melirik rubah merah itu. "Bagaimana kamu tahu manusia itu yang memasak semua ini?"

Hong Maxing menjawab santai. "Aura spiritual hijau di tubuh gadis itu juga ada pada ayam panggang ini. Jadi kupikir dia yang memasak."

"Kamu melihatnya juga? Sepertinya kamu tahu banyak."

Rubah merah itu menyeringai tipis, memperlihatkan taringnya. "Jangan samakan aku denganmu. Ras peri hutan bisa memasak makanan spiritual dan mereka sudah mengasingkan diri dari Benua Changyu selama ratusan tahun. Sekarang salah satu keturunannya muncul di sini. Siapa yang tidak terkejut?"

1
Fatma nurhapsari
👍👍👍
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
sepertinya sulur itu itu baik deh, kira-kira apa ya yang akan dia berikan pada Yunru🤔
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥: wahhh, gak sabar menunggu mereka bertemu🙀
total 2 replies
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
aduhh, novel horor🙀, pasti bikin merinding nih kalau novel horor, ahhh aku gak berani baca, takut kebawa mimpi 😭
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥: kenapa gak bikin lanjutan cerita anaknya Li Chang Su sama Mu Xianzhai kak?? 🤭
total 2 replies
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
tempramen sekali Xuan Bing, apakah Xuan Bing ini wujudnya seorang kakek-kakek🙀 ahhh kalau begitu aku mau cari yang lain aja, gak mau sama kakek-kakek🤣🤣😭
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥: tapi sekarang kan dia udah kakek kakek kak/Scream/, masa aku suka sama kakek kakek 😭😭
total 2 replies
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
pedang itu yaa, ohhh jadi namanya Xuan Bing /Shy/ wujudnya seperti apa tuh? apakah tampan?? /Awkward/
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥: 🤣🤣kan kalau mau dapatin Bai Muzhi udah gak bisa kak, soalnya dia kan pasangannya Yunru, jadi aku ngincer Xuan Bing aja, siapa tau dia juga tampan, soalnya kan Muzhi juga tampan 🤣😭🤣🤣
total 4 replies
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
kalau gitu, sana tidur sama Bai Muzhi aja 🤣🤣 dia kan pasanganmu🤣🤣
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
Yunruuuu/Curse//Curse/ bisa-bisanya kamu memikirkan uang disaat sudah diizinkan untuk menyentuh tubuh naga nya Muzhi/Facepalm//Facepalm/ yaampun, tapi kalau gak gitu, bukan Yunru namanya/Facepalm//Facepalm/
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
jadi seperti 🤣, kok aku merasa, bulunya tumbuh dengan lebat 🤣ataukah bulunya berbentuk keriting 🤣😭/Facepalm/
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥: padahal lucu loh kak kalau nanti bulunya jadi keriting😭🤣🤣
total 2 replies
Erni Sasa
jangan ka biar aku blajar juga resep masakanya kebetulan aku belum pandai masakan china😌
Author Risa Jey: Oke deh, walaupun resepnya gak akan jauh-jauh dari kecap asin sih /Smirk/
total 1 replies
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
apakah sulur itu baik ataukah jahat?? tapi, semoga aja itu sulur bisa membantu Yunru /Slight/
Author Risa Jey: Baik kok harusnya. Penuh misteri /Casual/
total 1 replies
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
enggak kak, malah udah pas itu, kita jadi tau resep lain buat masak 🤭
Author Risa Jey: /Ok//Ok//Ok//Ok/
total 1 replies
ER
enggaa masalah thorr
mungkin kita juga bisa mencoba resepnyaa 😂
Author Risa Jey: Coba bikin, takaran kira-kira sendiri ya/Hey//Hey/
total 1 replies
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
aduhhh, gemes banget sama Muzhi yang tiap hari malu malu kucing sampai telinganya merah 🤣 ayo Yunru, buat Muzhi salah tingkah lagi 🤣🤣kalau bisa, tidak hanya telinganya saja yang merah, tapi juga wajahnya ikut merah 🤣🤣
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥: tapi daripada dikasih sama mereka, lebih baik dijadikan kelinci panggang, kan lumayan tuh pasti dagingnya banyak🤣😭
total 9 replies
Erni Sasa
🤣🤣🤣🤣pikiran macam apa itu
Author Risa Jey: /Hammer//Hammer//Hammer//Hammer/
total 1 replies
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
akhirnya Muzhi jatuh cinta pada Yunru yeayyy, kalau nenek Caolan tau, wahhh, apa yang akan terjadi ya ketika melihat cucu nya ini dengan telinga yang memerah /Chuckle/
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥: 🤣🤣 boleh tuhhh, aku setuju🤣🤣
total 4 replies
Erni Sasa
🤣🤣🤣🤣🤣ada" saja pilih dua duanya lah kalau bisa
Author Risa Jey: Oh, tidak bisa /Chuckle//Chuckle/
total 1 replies
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
ayo usut tuntas Feiyu/Determined//Determined/
Erni Sasa
🤣🤣🤣🤣😭maak aku lagi badmood iih malah di pantatin
Author Risa Jey: /Smirk//Smirk//Smirk//Smirk/
total 1 replies
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥
harusnya kamu tendang saja tuh si Ruu nya Yunru, biar dia naik tangga lagi, biar jadi kurus 🤣
Author Risa Jey: Yang ada mungkin pingsan duluan /Sweat/
total 1 replies
Erni Sasa
🤣🤣🤣🤣heiii baru sadaar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!