NovelToon NovelToon
Legenda Kebangkitan Wang Fei

Legenda Kebangkitan Wang Fei

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: Jin kazama

Seorang pemuda bernama Wang Fei yang dianggap lemah dan tertindas berusaha mendobrak batasan dan ingin menentukan nasibnya sendiri dengan menjadi lebih kuat.



"Jika langit tidak adil dan ingin membatasi takdirku, maka aku bersumpah akan meruntuhkan langit itu.”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jin kazama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15. Wang Fei Vs Beruang Api Ganas.

Bab 15. Wang Fei Vs Beruang Api Ganas.

Satu malam telah berlalu.

Tepat ketika pagi mulai menjelang, Hutan Kabut yang sebelumnya diliputi misteri dan lolongan serigala haus darah kini menjadi lebih tenang.

Pada saat itu, sekelebat bayangan melintas dengan sangat cepat. Seperti sambaran petir, saat dirinya lewat udara di sekitarnya tampak bergetar. Angin seolah robek dan terpecah oleh fluktuasi energi yang terpancar darinya.

Dialah Wang Fei. Pagi-pagi buta dirinya sudah meninggalkan gubuk sederhananya dan tanpa menunda waktu langsung melesat pergi ke Hutan Kabut. Di perjalanan ada sekitar sembilan babi hutan tingkat satu tahap puncak yang mencoba menghalanginya. Namun alih-alih melambat, dia justru menjadi semakin cepat.

Akhir mereka begitu tragis karena pada saat itu Xue Jian, sang pedang patah, telah melesat lebih dahulu dengan kecepatan luar biasa.

Diselimuti oleh Api Petir yang menyala-nyala, tubuh para babi hutan itu dengan mudah ditembus dan dicabik-cabik hingga langsung tewas tanpa sempat melakukan perlawanan apa pun.

"SLASH! SLASH! SLASH!"

Tebasan demi tebasan terus meluncur tanpa henti dan gerakannya sungguh luar biasa. Xue Jian meluncur sangat cepat, hampir menyerupai kilatan cahaya. Hingga saat binatang buas terakhir mati, barulah pedang patah tersebut kembali ke sisi Wang Fei dan berputar-putar di sekelilingnya.

Dalam prosesnya, tepat sebelum Xue Jian kembali, mayat sembilan binatang iblis babi hutan tersebut telah diselimuti energi gelap. Ketika kekuatan pelahap mulai bekerja, tubuh mereka langsung lenyap tak bersisa.

Baik esensi darah, vitalitas kehidupan, jiwa, bahkan bangkainya sekalipun, semuanya dilumat dan diubah menjadi untaian energi murni yang mengalir ke dalam tubuh Wang Fei.

Merasakan sejumlah energi kecil yang masuk ke dalam tubuhnya, dahi Wang Fei mengernyit.

"Apa-apaan ini? Lemah sekali. Peningkatannya terasa seperti tubuhku hanya digelitik saja," keluhnya tidak puas.

Memang sekarang baginya binatang iblis tingkat satu sama sekali tidak masuk ke dalam matanya. Yang menjadi incarannya sekarang minimal adalah binatang iblis tingkat dua puncak, atau jika beruntung dan bisa menemukan tingkat tiga, itu justru jauh lebih baik.

Tanpa menunda waktu, Wang Fei pun meningkatkan kecepatannya.

"BOOM! BLAR!"

Seketika tanah yang dipijaknya langsung meledak. Seperti dibakar dan disambar petir, retakannya berubah menjadi hitam karena hangus.

Hanya dalam satu tarikan napas, sosoknya sudah tidak lagi terlihat. Yang tersisa hanyalah hembusan angin yang pecah akibat getaran energi yang meletus tiba-tiba.

Satu jam kemudian, dia pun tiba di lokasi tempat Teratai Api Sembilan Kelopak berada. Itu adalah sebuah gua yang cukup besar dan dikelilingi pohon-pohon raksasa dengan akar tebal yang menjalar ke segala arah.

Kini, dengan kekuatan jiwanya, persepsinya bukan hanya bisa meluas sejauh satu kilometer, tetapi telah meningkat hingga mencapai delapan kilometer, sesuatu yang sangat mengejutkan.

Anehnya, ketika persepsi itu meluas, dalam radius lima kilometer sama sekali tidak ada binatang buas yang berani mendekat.

"Oh... ini cukup menarik. Tampaknya Beruang Api Ganas itu sudah cukup lama menandai tempat ini sebagai wilayahnya. Ini bagus. Artinya, dalam radius itu tidak akan ada yang berani mengganggu pertarunganku dengannya," kata Wang Fei sambil menyeringai.

Di saat yang sama, tubuhnya gemetar karena semangat bertarung yang meluap-luap. Merasakan semangat bertarung tuannya, Xue Jian yang berada di sampingnya juga ikut bergetar, menandakan bahwa pedang itu merasakan semangat yang sama.

"Hehe! Apakah kau juga sudah tidak sabar ingin bertarung bersamaku?" kekeh Wang Fei sambil mulai masuk ke dalam gua.

Dan benar saja, ketika dia masuk ke dalam, suhu panas ekstrem di dalam gua langsung meningkat. Suhu ini bukan berasal dari Beruang Api Ganas, melainkan bersumber dari Teratai Api Sembilan Kelopak yang tumbuh tepat di celah batu besar di sudut gua.

Sedangkan Beruang Api Ganas itu sendiri sedang meringkuk dan tertidur seolah benar-benar menjaga tanaman tersebut dari ancaman orang luar.

Benar saja, ketika merasakan aura Wang Fei, beruang tersebut langsung membuka mata. Sosok bongsornya yang awalnya merebahkan diri segera bangkit berdiri dan memasang ekspresi waspada.

Barulah saat itu Wang Fei yang berada dekat mulut gua dapat melihat bahwa tinggi beruang itu mencapai lebih dari empat meter, sesuatu yang sangat mengejutkan.

"Hah... lebih dari empat meter? Gila! Bukankah ini sama saja dengan raksasa?" serunya dipenuhi keterkejutan luar biasa.

Ini adalah kedua kalinya Wang Fei melihat makhluk sebesar itu dengan niat membunuh yang begitu mengerikan.

Namun jika dibandingkan dengan tekanan yang diberikan Harimau Tanduk Petir terakhir kali, tekanan ini masih berada dalam batas yang mampu dia tanggung.

"Cukup kuat, tapi tidak sampai membuatku benar-benar tertekan seperti terakhir kali," ucap Wang Fei sambil semakin mengeratkan genggamannya pada Xue Jian.

Benar saja, tidak lama kemudian tatapan mata Beruang Api Ganas itu menemukan lokasi Wang Fei berada. Seketika raungan menggelegar langsung keluar dari mulutnya yang dipenuhi gigi tajam menakutkan.

"ROAR!"

Bersamaan dengan keluarnya raungan itu, genderang perang di antara keduanya telah ditabuh. Seketika amarah dahsyat serta niat membunuh mengerikan langsung meledak dengan hebat.

"BOOM!"

Suhu di dalam gua langsung meningkat secara ekstrem. Padahal gua itu cukup luas, tetapi saat ini Wang Fei seperti berada di dalam tungku pembakaran raksasa yang sangat panas.

Namun apakah Wang Fei takut?

Tidak! Dia sama sekali tidak takut. Justru sebaliknya, darahnya mulai mendidih dan Jiwa Perang Shio Kerbau yang kini telah mencapai bintang tiga mulai mengembun dan memadat di belakang tubuhnya. Ketika itu berubah menjadi pecahan cahaya dan merasuk ke dalam tubuhnya, kekuatan luar biasa pun langsung meledak dari dalam tubuh Wang Fei.

"BOOM!"

Tabrakan aura pun terjadi. Seketika ruang di antara keduanya langsung bergetar hebat.

Wang Fei saat ini juga tidak lagi menahan diri. Kekuatan fisik dari Tubuh Iblis Hegemon Penelan Langit dia kerahkan sepenuhnya sehingga kekuatan fisiknya kini menyamai kultivator Ranah Pengumpulan Qi level lima tahap puncak.

Di saat yang sama, elemen Api Petir mulai menyelimuti sekujur tubuhnya dengan ganas. Tak lupa energi gelap juga mulai merembes keluar dan menyatu dengan Api Petir tersebut.

Dan...

"WUSH!"

Terjadilah fenomena yang cukup menakutkan hingga membuat Beruang Api Ganas yang sebelumnya dipenuhi niat membunuh menjadi waspada dan sedikit gelisah.

Ya... dia sangat gelisah karena penampilan Wang Fei saat ini sangat berbeda dari sebelumnya. Api Petir biru keunguan kini telah berubah menjadi Api Petir Hitam yang daya hancurnya meningkat berkali-kali lipat, bahkan terasa lebih ganas dibanding apinya sendiri.

Sebut saja Api Petir Tiga Warna.

Namun karena ranahnya yang lebih tinggi, untuk sementara beruang itu masih mampu mengungguli Wang Fei. Dan ketika memikirkan bahwa dirinya sempat takut pada makhluk kecil di hadapannya, padahal lawannya jauh lebih lemah, amarahnya langsung meledak tak terkendali.

Niat membunuhnya menjadi semakin mengerikan dan api merah yang menyala di sekujur tubuhnya juga semakin membara. Lalu dengan satu langkah besar, sosoknya segera melesat seperti badai yang menerjang.

"SWOSH!"

Bagaikan meteor api raksasa, Beruang Api Ganas melesat maju sementara cakar raksasanya yang tajam dan menyala segera menerjang dengan ganas.

"SRAK!"

Di seberang, Wang Fei yang melihat serangan itu langsung menyipitkan mata. Lalu dengan satu hentakan, Langkah Petir pun dikeluarkan. Badai angin langsung terpicu saat tubuhnya berkelebat ke samping dengan kecepatan luar biasa untuk menghindar.

Akhirnya cakaran itu menghantam tanah hingga meledak dan menciptakan kawah yang cukup besar.

"DUAR!"

Tidak ingin menyia-nyiakan waktu, Wang Fei segera bergerak secepat kilat. Xue Jian yang telah diselimuti Api Petir Tiga Warna langsung menebas dengan ganas.

"SLASH!"

Namun respons Beruang Api Ganas juga sangat cepat. Api merah yang menyala di sekujur tubuhnya langsung memadat dan membentuk zirah pelindung energi yang cukup kokoh untuk menahan serangan tersebut.

Akibatnya, serangan itu gagal melukai tubuh sang beruang. Yang terdengar justru suara "KLANG!" yang sangat nyaring, seolah logam bertemu dengan logam.

Mendapati serangannya gagal, Wang Fei dengan cepat melesat mundur. Dan benar saja, keputusan itu sangat tepat karena satu detik setelah dia menghindar, mulut beruang itu menyemburkan api dahsyat.

Bahkan tanah yang terkena api tersebut langsung berubah hitam, lalu memerah dan menyala seperti bara api membara.

"Huft... untung aku sempat menghindar. Jika tidak, meskipun aku memiliki ketahanan terhadap api, aku pasti akan terluka parah," ucapnya serius.

Detik berikutnya, sosoknya kembali menerjang. Saat Langkah Petir dikerahkan sepenuhnya seperti saat latihan terakhir kali, gerakannya menjadi sangat mengerikan.

Dalam satu tarikan napas, dia bergerak ke segala penjuru sebanyak lima puluh kali berturut-turut. Di saat yang sama, Xue Jian juga terus ditebaskan tanpa henti.

"SLASH! SLASH! SLASH!"

Dia menyerang dari berbagai sudut. Yang terlihat hanyalah sosok hitam dengan Api Petir Tiga Warna yang terus bergerak tanpa henti.

1
Dewa Malaikat
Lanjuut ya thor
Ilham Akbar
Bahasanya mudah dimengerti & semoga ceritanya bagus
utk itu saya uplaus satu vote
Dewa Malaikat
lanjut ya thor. jangan mandek tengah jalan
Dewa Malaikat
mantul thor ceritanya.
Jojo Shua
😍🔥
Jojo Shua
😍
Aman Wijaya
gaaas njeduk Thor lanjut terus
Aman Wijaya
jooooz pooolll lanjut terus Thor
Aman Wijaya
semangat semangat semangat Thor lanjut
Aman Wijaya
lanjut
Aman Wijaya
gaaas pooolll terus
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Jerry K-el
nunggu banyak dulu, minimal 100 bab br sy coba baca💪💪💪💪thorrrr
Night Guard
menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!