Setitik debu mampu melahirkan dunia. Sehelai rumput dapat memutus takdir, hukum, dan karma.
Putra-putri takdir lahir satu per satu, sekte kuno membuka gerbang tersegel, dan para suci kembali mengejar keabadian.
Di sudut dunia yang tak layak dicatat sejarah, seorang pemuda membuka mata dengan ingatan dari dunia lain. Ia tidak menyembah keajaiban, melainkan membedah hukum di baliknya.
Ketika para jenius menunggu anugerah Langit, ia membongkar rahasia bumi. Ketika dunia menyebut keajaiban sebagai takdir, ia menyebutnya hukum yang belum dipahami.
Dengan pengetahuan fana dan bahan langit-bumi, ia menciptakan sesuatu yang mustahil di jalan kultivasi: jari emas buatan manusia.
Sejak ciptaan itu menyatu dengannya, takdir kehilangan jejak. Masa lalunya lenyap. Masa depannya tak terbaca. Bahkan Langit tak mampu melihat jalan yang akan ia tempuh.
Hingga ia mengangkat pandangannya ke Langit dan bertanya: apakah kultivasi anugerah Langit—atau rancangan keberadaan yang lebih tinggi?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naevys Presspire, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 14.1: Spirit Root yang Dapat Berkembang
Tiga hari kemudian.
Su Dingxuan menghabiskan waktunya dengan bersantai.
Ia tahu, begitu analisis selesai, urusannya akan kembali menumpuk. Karena itu, selagi masih ada waktu luang, ia memilih duduk di halaman rumah sambil membaca buku. Angin lewat pelan, membuat suasana terasa tenang. Namun, meski matanya tertuju pada halaman buku, pikirannya tidak sepenuhnya berada di sana.
Sesekali ia mengangkat pandangan, lalu melihat ibunya.
Lin Qinqing masih terlihat muda dan cantik. Wajahnya masih lembut seperti dalam ingatan Su Dingxuan, tetapi beberapa kerutan halus sudah mulai tampak di sudut matanya. Tidak banyak, namun cukup untuk membuat Su Dingxuan menyadarinya.
Ia tahu, jika ibunya tidak meningkatkan kultivasi, pada akhirnya usia akan terus meninggalkan jejak di tubuhnya. Berbeda dengan ayahnya yang masih terlihat seperti pria berusia dua puluhan. Walaupun Su Dingxuan tidak terlalu memahami wanita, ia tetap mengerti satu hal: wanita selalu ingin tetap muda dan cantik. Keinginan itu tidak berubah, baik di kehidupan sebelumnya maupun di dunia ini.
Buku di tangannya masih terbuka, tetapi satu baris pun tidak benar-benar masuk ke kepalanya.
‘Saat aku mulai berkultivasi nanti, aku akan mencari cara untuk membantu Ibu.’
Setelah memutuskan hal itu dalam hati, Su Dingxuan menutup sedikit jarak antara dirinya dan ibunya. Ia mulai mengobrol dengannya, membicarakan hal-hal ringan dengan nada yang harmonis. Saat ini ia memang belum bisa membantu apa pun secara nyata. Karena itu, setidaknya ia ingin menemani ibunya secara emosional.
Untuk saat ini, itulah satu-satunya cara baginya untuk berbakti.
Dengan perubahan status ayahnya, posisi keluarga mereka di dalam Clan Su ikut naik menjadi lebih tinggi. Bersamaan dengan itu, status ibunya di dalam Clan juga meningkat. Bahkan, ia sempat mendengar bahwa kediaman mereka akan dipindahkan dari pulau terapung keempat menuju pulau terapung utama.
“Xuan’er,” Lin Qinqing tiba-tiba berkata sambil mengamatinya, “kamu sudah memasuki usia dua puluh tiga tahun. Apa kamu sudah mulai mempertimbangkan untuk menikah?”
Su Dingxuan tidak terlalu terkejut mendengar pertanyaan itu.
Ia tahu, sebagai manusia fana dengan rentang hidup kurang dari seratus tahun, usia dua puluh tiga memang sudah termasuk usia yang pantas untuk membicarakan pernikahan.
“Untuk sekarang, aku belum memikirkannya, Bu,” jawab Su Dingxuan dengan tenang. “Tapi mungkin setelah usia dua puluh lima tahun, aku akan mempertimbangkannya.”
Lin Qinqing menatapnya beberapa saat, lalu berkata dengan suara yang lebih lembut, “Jika kamu memiliki seseorang yang kamu suka, beri tahu aku dan ayahmu. Dengan statusmu sekarang, ada banyak orang yang ingin menjadi menantu keluarga kita. Jadi, kamu jangan merasa rendah diri.”
Su Dingxuan tersenyum ramah.
“Aku akan mengingat nasihat Ibu.”
Di dalam hati, ia tidak bisa menahan diri untuk berpikir.
‘Jika dipikir-pikir, di kehidupan sebelumnya aku tetap lajang sampai akhir hidupku di usia empat puluh delapan tahun. Seluruh waktuku kuhabiskan untuk mengejar sains. Mungkin, jika ada kesempatan di dunia ini, aku bisa mempertimbangkannya. Asalkan bertemu dengan orang yang cocok.’
…
Dua hari setelah itu, Lin Qinqing kembali ke Clan.
Rumah itu pun kembali menjadi lebih sunyi.
Meski begitu, Su Dingxuan tidak merasa kesepian. Baginya, kesepian sudah menjadi sesuatu yang akrab bagi seorang ilmuwan. Di kehidupan sebelumnya, ia sudah terlalu terbiasa menghabiskan waktu panjang sendirian, tenggelam dalam penelitian, rumus, dan eksperimen.
Tepat pada hari itu juga, notifikasi yang sudah lama ia tunggu akhirnya muncul.
System: “Deep Analysis Modul Algoritma Radiant-Silt Strainer… [Completed]”
Mata Su Dingxuan langsung terangkat.
“Sistem, tampilkan status analisis module Radiant-Silt Strainer.”
Begitu perintah diberikan, layar panel HUD transparan muncul di hadapannya.
Module Name: [Unnamed]
Tingkatan: Tier 1
Material: Optimalisasi Deep Sea Spirit Silk dan Seven-Colored Glazed Jade.
Source Code Rune Micro: [Geometric_Mesh_Filter] -> Algoritma pemindaian ukuran partikel untuk menyaring kotoran dalam Qi (debu spiritual/residu energi liar).
Logika Material: Deep Sea Spirit Silk memiliki struktur serat mikroskopis yang sangat rapat. Dengan menatanya secara silang (cross-hatch), serat ini berfungsi sebagai saringan fisik (mechanical sieve).
Method Upgrade: Penenunan ulang Spirit Silk menggunakan frekuensi ultrasonik dari AI untuk menciptakan kerapatan mesh (jaring) hingga skala nanometer di atas pintu masuk energi.
Mekanisme: Qi dialirkan melalui saringan sutra. Partikel energi yang terlalu besar atau tidak stabil (impure) akan tersangkut dan dibuang melalui ekskresi pori-pori, lalu menyatu kembali dengan Qi Spiritual di alam.
Hasil: Efisiensi filtrasi mencapai 20% dari total Qi yang terserap.
Su Dingxuan membaca setiap baris dengan teliti. Ketika pandangannya berhenti pada bagian efisiensi filtrasi 20%, alisnya sedikit bergerak.
“Sistem, efisiensi filtrasi 20% ini artinya menghasilkan 20% Qi yang bisa diserap?”
System: “Mengkonfirmasi… Qi Spiritual memiliki elemen yang bercampur di dalamnya. Dengan module ini, dihasilkan 20% Qi murni. Jika digabungkan dengan Tier 1 Qi-Induction Core, keduanya meningkatkan penyerapan Qi dibandingkan sebelumnya, sehingga setara dengan Low Grade Spirit Root 4 Element.”
Su Dingxuan terdiam sejenak, lalu menyimpulkan dengan cepat.
“Jadi, bahkan jika module Qi-Induction Core dapat menarik Qi lebih banyak, tanpa meningkatkan module ini, hasil akhirnya akan tetap sama?”
System: “Mengkonfirmasi… Jawaban Host benar. Module Qi Filtration ini memiliki peran penting dalam pengembangan kultivasi Host. Tingkat kepentingannya satu tingkat lebih tinggi dari Qi-Induction Core… Simulasi contoh… Jika Qi-Induction Core Tier 1 dan Qi Filtration baru ini Tier 2, maka proses kultivasi Host menjadi lebih cepat dari sebelumnya… Jika sebaliknya, tidak akan ada peningkatan… Tetapi jika Qi Filtration dua tingkat lebih tinggi dari Qi-Induction Core, maka tidak ada peningkatan tambahan, sama seperti Qi-Induction Core Tier 1 dan Qi Filtration Tier 2.”
Dari analisis itu, Su Dingxuan segera memahami inti masalahnya.
Untuk benar-benar meningkatkan kecepatan kultivasinya, ia harus meningkatkan kedua module ini. Qi-Induction Core berfungsi menarik Qi, sedangkan Radiant-Silt Strainer memurnikan Qi yang berhasil ditarik. Jika salah satunya tertinggal terlalu jauh, keseluruhan sistem tetap akan tertahan.
Untuk meningkatkan keduanya, ia membutuhkan upgrade material dan pembaruan Rune Modul.
Namun, satu hal sudah pasti.
Ia memiliki Spirit Root yang dapat berkembang.
Tidak seperti Spirit Root alami, Spirit Root buatannya bisa ditingkatkan. Jika hal ini diketahui orang lain, mungkin seluruh dunia kultivasi akan gempar. Sebab, ia mampu membangun sesuatu yang orang lain putus asa ingin miliki. Bahkan, mereka yang memiliki Heavenly Spirit Root sekalipun pasti akan tergoda untuk mendapatkan Spirit Root buatan ini.
Alasannya sederhana.
Spirit Root ini bisa berkembang dan ditingkatkan.
Kelebihan itu saja sudah cukup untuk membuat batas pencapaian seseorang menjadi sulit diukur.
Su Dingxuan sendiri sangat memahami perasaan itu. Perasaan tidak memiliki Spirit Root. Perasaan tidak bisa menjadi abadi, tidak bisa menjadi kuat, tidak bisa menggerakkan gunung dan mengisi lautan.
Ia pernah berdiri di posisi itu.
Karena itu, ia tahu nilai sebenarnya dari apa yang sedang ia bangun.
End Chapter 14.1
Chapter 7 sampai 11 itu merupakan harga tiket mc untuk masuk kedunia yang lebih besar.
Jdi reset penelitian ini hanya terjadi di chapter awal 7 sampai 11, setelah itu dunia kultivasi akan terbuka.
Dia bukan orang yang di beri jalan oleh langit, jdi dia membuka jalanya sendiri, satu satunya yang bisa dia andalkan hanya lah ingatanya sebagai seorang saintis. Karena memang tidak ada yang bisa dia andalkan selain itu.
Mohon bersabar hingga chapter 11 lewat, karena kemampuan mc tidak jatuh dari langit, atau tibatiba mendapatkan warisan.
Cuman saran aj🙏👍
Itu semua karena gaya penulisan Author, Jdi dari 2013 author selalu baca novel terjemahan, bahkan sampai jalur mechine transate yang bikin kepala pusing (Biasanya di kenal sebagai penyimbangan kultivasi)😅
Apa yang sering dibaca mempengaruhi gaya tulisan. Jadi mohon maaf jika ada yang tidak tebiasa, 🙏
dan terimakasih sudah support novel ini.
Salam dari Naevys Presspire
Ku lihat kingkatan kultivasinya menggunakan standar Xianxia yah, kyk ISSTH, Renegade Immortal RMJI dan kwn².
Bagi yang belum tau, dari bab sejauh ini bab 11 yah, tingkatan Kultivasinya Qi Refining => Foundations Establishment => Core Formatin (Biasanya novel terjemahan menggunakan nama Inti Emas/Golden Core) => Nascent Soul.
Untuk di atasnya, belum terungkap, wkwkw