NovelToon NovelToon
Sandra Abyasya

Sandra Abyasya

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta
Popularitas:183
Nilai: 5
Nama Author: Nafras

Sandra yang merupakan anak ke 2, ia selalu saja merasa iri dengan Kakak sambungnya Naura.
Akankah mereka akan Baikan?
Buku ke 2 dari "Naura Abyasya"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nafras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Carlos

" Mungkin yang kakak katakan benar, kalau Sandra tidak akan mungkin menyakiti Naura. Tapi tetap saja aku mengkhawatirkan keadaan Naura, Aku juga merasa bersalah karena dulu pada saat dia terluka aku tidak bisa berada di sampingnya." ucapnya

" Aku mengerti kalau Kau pasti sangat mengkhawatirkan Naura, tapi biarkan semuanya berjalan sesuai dengan alur takdir yang sesungguhnya. Lagian dalam waktu dekat Sandra pasti akan menemui Naura kembali,"

" Mengapa Kakak sangat yakin kalau Sandra pasti dalam waktu dekat akan bertemu dengan Naura?"

" Ayah kandung dari Naura saat ini sedang sakit, dan hal yang paling dia inginkan adalah bertemu dengan Naura. Oleh karena itu Leo selalu saja berusaha agar Sandra segera meminta maaf kepada Naura, dan dengan begitu Naura bisa segera bertemu dengan ayahnya."

" Semoga saja semuanya akan berjalan dengan sangat baik, aku masih tidak menyangka kalau kedatanganku ke sini ternyata sia-sia sudah. Ternyata saat ini Naura telah bertanding dengan lelaki lain, yang jujur saja hal itu sangat membuat aku kecewa. Tetapi aku juga tidak bisa banyak berkata-kata, apalagi itu karena kesalahanku yang kita bisa hadir pada saat dia membutuhkan seseorang yang bisa menenangkan dan juga menyayanginya."

" Sekali lagi aku minta maaf kepadamu ya Carlos, padahal dulu Aku telah berjanji akan memperkenalkan mu dengan Naura. Dan aku juga berjanji akan menjadi saksi nikahan mu dengan Naura, tapi ternyata saat ini semuanya telah berubah dan tidak sama seperti dahulu lagi."

" Sudahlah lebih baik Kakak melupakan itu semua, mungkin sudah takdirnya Naura saat ini bersanding dengan Kevin."

" Tapi tetap saja Kakak merasa bersalah kepadamu karena Telah mengecewakanmu, maaf karena kakak tidak bisa menepati janji yang telah kakak buat kepadamu untuk menjaga Naura."

" Aku tidak bisa menyalakan kakak atas itu semua, mungkin takdirku tidak bisa bersatu dengan Naura. Tetapi aku berharap Kevin bisa selalu menjaga Naura, dan aku juga berharap suatu hari nanti ada sesosok yang bisa membuatku bahagia." ucap Carlos

" Semoga saja kau segera menemukan sosok itu ya, Kakak juga berharap Kau bisa hidup bahagia dengan seseorang yang nantinya akan menemanimu hingga akhir hayat mu itu." ucapnya.

...🦊🦊🦊...

Sandra saat ini sedang bertemu dengan Putra, ya pun ingin meminta bantuan Putra untuk bertemu dengan Naura. Iya yakin Putra pasti bisa membantunya, dan saat ini ia hanya bisa berharap pada Putra saja.

" Aku akan mengaturkan janji agar kau bisa bertemu dengan Naura, tetapi aku harap kau tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Karena jika kau menanyakan kesempatan ini pastinya ayahmu yang akan sangat terluka, dan takutnya dia akan pergi tanpa melihat wajah Putri kandungnya itu."

" Terima kasih karena kau telah mau membantuku ya Putra, jujur saja aku tidak tahu harus meminta bantuan kepada siapa. Entah kenapa ketika bersama dengan Kak Leo Aku justru merasa tegang, dan hanya ketika bersamamu saja aku merasa tenang." ucapnya yang tentu saja membuat Putra merasa sangat bahagia mendengar hal tersebut.

" Ku percayakan kepada mu semuanya ya, dan saat ini yang perlu kau siapkan hanyalah perkataan yang bisa membuat Naura percaya. Aku yakin sih meluluhkan Naura bukan hal yang sulit dan juga bukanlah hal yang mudah, apalagi mengingat semua tragedi yang pernah terjadi dalam kehidupannya." ucapnya

Putra tentunya sedang memikirkan rencana apa, Iya pun akhirnya memutuskan untuk menghubungi Sandi. Saat ini yang dibutuhkan olehnya adalah nasehat dari kakaknya itu, karena ia yakin kalau katanya itu pasti memiliki banyak cara untuk membantunya.

" Kak, kau bisa membantuku untuk bertemu dengan Naura Abiasyah?"

( Ini pasti berhubungan dengan Sandra.)

" Iya benar, Kakak bisa membantuku kan?"

( Pulang sekarang dan kakak akan membicarakan hal ini dengan mu, tapi jangan beritahu dia dulu kalau kakak akan ikut terlibat.)

" Baiklah aku akan segera pulang." ucapnya kemudian sambungan telepon pun segera terputus.

" Kau menelpon siapa Putra?"

" Aku mau nelpon kakakku tadi Sandra, dan dia memintaku untuk pulang karena ada hal penting yang ingin disampaikan olehnya."

" Ya sudah kalau begitu pertemuan kita kali ini sampai di sini, dan aku percayakan semuanya kepadamu."

" Oke, kau tunggu saja kabar kelanjutannya dariku. Kalau begitu aku pulang terlebih dahulu ya, kau tidak ingin ku antar pulang?"

" Aku bisa pulang sendiri, lebih baik kau segera temui kakakmu itu. Karena takutnya dia akan marah kepadamu karena kau sangat lama untuk bertemu dengannya, dan aku sangat tidak ingin menjadi seseorang yang menghancurkan hubungan kalian."

" Kau jangan berpikir sampai ke arah sana Sandra, hubunganku dan juga Kak Sandi sangat baik-baik saja. Jadi hal seperti itu tidak akan terjadi di antara kami berdua, lagian mengantarmu hanya sebentar saja."

" Sudahlah kau segera kembali saja!"

" Baiklah kalau itu adalah keputusanmu, kalau begitu aku pergi terlebih dahulu ya." ucapnya dan Sandra pun mengangguk, kemudian Putra pun segera menghilang dari pandangan Sandra.

Saat ini Sandra masih terbenam memikirkan hal tersebut, ya masih tidak menyangka bagaimana caranya harus berbicara dengan Naura. Tetapi ketika tadi ia bertemu dengan Naura ia merasakan rasa takut yang teramat dalam, dan ia tidak tahu bagaimana caranya untuk berkomunikasi secara langsung dengan Naura. Tetapi entah mengapa ia meyakini kalau Putra pasti akan bisa membantunya, karena ketika berada di samping Putra ia merasa tenang.

...🦝🦝🦝...

Naira berada di rumah orang tua angkatnya, Iya pun merasa sudah muak dengan pembahasan kedua orang tua angkatnya itu. Tentunya kedua orang tua angkatnya itu selalu saja membahas mengenai Vino, tentu saja mereka selalu membahas mengenai kakak angkat dari Naura itu. Vino adalah nama tengah dari Kakak angkatnya itu, dan hanya orang-orang tertentu saja yang memanggilnya dengan sebutan Vino.

Sampai detik ini permasalahan mengenai Vino adalah dia yang sampai saat ini masih belum ingin menikah, padahal usianya sudah dikatakan pantas untuk menikah. Tapi entar trauma Apa yang membuat pemuda itu enggan untuk menikah, dan tidak tahu bagaimana caranya meyakinkan untuk melanjutkan hubungan berikutnya. Yang tentunya hubungan itu akan melibatkan banyak orang, dan yang paling utama akan melibatkan dua hati.

" Untuk apa sih selalu saja membahas mengenai Kak Vino yang sampai detik ini masih belum menikah!" ucapnya

" Tentu saja kami merasa khawatir dengan kakakmu itu yang sampai detik ini masih belum ingin menikah, kami hanya takut kalau dia memiliki hal yang aneh."

" Aneh bagaimana maksudnya?"

" Kami hanya takut kalau dia ternyata tidak menyukai wanita."

" Kak Vino bukan orang seperti itu."

" Kau tidak usah membela kakakmu itu Maidah."

" Aku tidak sedang membelanya, tetapi aku tahu kalau dia memang sedang menyukai seorang gadis."

" Sedang menyukai seorang gadis atau pernah menyukai seorang gadis?"

" Untuk itu aku juga tidak mengetahuinya, tetapi Aku pernah melihatnya ketika bersama dengan seorang gadis."

1
Naim
bingung sama alur ceritanya
Nafras(Ig:nafras03): silakan lihat buku pertamanya ya kak
judulnya "Naura abyasya"
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!