Luna di nikahi Keanu dua tahun yang lalu. Berharap mendapat keluarga baru yang baik dan penyayang. Siapa sangka mulut manis sang mertua berubah seratus delapan puluh derajat setelah beberapa bulan pernikahannya.
Begitu juga dengan suaminya begitu mendengarkan apa yang mamanya katakan. Rumah tangga Luna menjadi tak sehat karna ada campur tangan mertua. Luna di perlakukan tak lebih seperti babu gratisan mereka, hingga Luna mendapat kabar jika kedua orang tuanya menjual tanah. Tanpa memberi tahu suaminya tentang penjualan tanah orang tuanya, Luna berencana membuka usaha untuk masa depanya dan membahagiakan orang tuanya.
Perlahan Luna mulai membalas perlakuan suami, mertua dan iparnya satu persatu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 15
Keanu masuk kedalam ruang kerjanya. Hatinya sama sekali tak tenang setelah mendengar perkataan istrinya.
"Dari mana si Luna tau kalau aku punya pacar di luar sana. Siap yang memberi tahu dia? selama ini aku sudah bermain sangat apik sehingga tidka ada yang menyadari hubungan kami." gumam Keanu sambil menyugar rambutnya beberapa kali.
Keanu beberapa bulan belakangan ini memang sedang dekat dengan sekretarisnya. Ia tergoda saat sekretarisnya bisa membuatnya nyaman. Apalagi penampilan sekretarisnya sangat jauh berbeda dengan istrinya.
"Kamu ga takut bakal dibiarkan istriku?" tanya Keanu pada kekasihnya.
"Ngapain takut, sayang. Aku itu ga selevel dengan dia. Aku jauh di atasnya. Kecuali kamu sudah tak menyukai aku lagi." ujar sang pacar.
"Mana mungkin aku tak menyukai kamu, cantik dan ngerti semua kebutuhan aku." Keanu memeluk kekasihnya dan mencium leher jenjang nan wangi menggoda. Sekretaris Keanu tertawa ringan karna geli.
"Mas, udah. Aku kerja dulu, nanti kerjaan aku ga kelar - kelar." sekretarisnya berusaha melepas diri dari lingkungan bosnya.
"Aku masih kangen, Yu." rengek Keanu manja.
"Kita itu kalau lama - lama berdua takutnya orang - orang akan curiga, sayang." Satu memutar tubuhnya dan mencium bibir Keanu lembut.
"Nanti ya kita lanjut saat pulang." dengan berat hati Keanu melepas kekasihnya.
"Kita liat aja, nanti. Aku keluar dulu, semangat kerjanya." Ayu melenggang meninggalkan bosnya. Keanu memandang kepergian Atu dengan jakut naik turun karna melihat betapa sempurna Ayu di matanya.
Begitulah Keanu hampir setiap hari bermesraan dengan Ayu. Mereka mencuri waktu yang ada untuk sama - sama melepas rindu. Apalagi Ayu sama sekali tidak menolak apa yang Keanu mau.
Meski hanya sebatas simpanan, Ayu sudah menyerahkan seluruh tubuhnya untuk Keanu. Keanu yang tengah mabuk menjadi lupa jika ia sudah punya istri di rumah.
Tapi semenjak istrinya pulang kampung, Keanu merasa ada yang hilang. Bohong jika rasa cintanya pada Luna hilang begitu saja. Cinta itu masih bertahta di sana. Meski Ayu bisa memuaskan dirinya tapi ia hanya menganggap bahwa Ayu hanya sebagai selingan.
Apalagi saat melihat perubahan istrinya yang makin hari makin cantik membuat ia tak rela jika istrinya di lirik lelaki lain. Siapa yang tidak akan terpesona dengan istrinya, kulit putih, tubuh tinggi, hidung mancung dan tatapan matanya begitu teduh apalagi senyumnya begitu manis.
Keanu berubah karna tekanan mama dan adiknya, ia berubah jadi perhitungan pada istrinya. Lina yang cantik berubah jadi buluk dan dekil karena tidak lagi bisa merawat diri saking banyaknya pekerjaan rumah yang harus ia kerjakan.
Sudah dua minggu Luna kembali dari kampung, sikapnya berubah seratus delapan puluh derajat. Ia masih berusaha melayani kebutuhan Keanu karna ia masih berstatus istri sah Keanu. Kewajiban sebagai seorang istri mau tidak mau meski ia lakoni tapi untuk urusan ranjang ia masih menjaga jarak.
"Luna, kamu kemana sih setiap hari keluyuran mulu?" tanya Keanu. Setelah mendengar aduan dari mama dan adiknya.
"Kerja." jawab Luna santai.
"Kerja apa? kamu itu cuma gadis kampung yang tidak berpendidikan. Paling kerja kasar." ledek Keanu.
"Ga apa - apa, Mas. Yang penting aku bisa dapat uang buat beli kebutuhan aku sendiri tanpa harus mengemis meminta tapi tak pernah dapat.
"Apa uang dari aku ga cukup?" hardik Keanu.
"Pikir aja sendiri." Luna meninggalkan suaminya yang belakangan ini terlalu cerewet. Rasanya ia sudah tak sabar segera pergi dari rumah yang seperti neraka baginya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Assalamualaikum kk terimakasih supportnya dan jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta vote yang banyak biar thor semakin semangat untuk melanjutkannya bab berikutnya 👍💪😘🙏
lagian luna gak sopan deh bentak petugas pengadilan.
semangat menulis thor, gak ada salahnya baca novel2 penulis lain lho buat nambah ilmu, yg penting gak plagiat ...semangaaat