NovelToon NovelToon
Sistem Avatar Menjadi Kaya

Sistem Avatar Menjadi Kaya

Status: tamat
Genre:Sistem / Kebangkitan pecundang / Harem / Tamat
Popularitas:117.7k
Nilai: 4.6
Nama Author: chibichibi@

Rozi pemuda miskin yang hidup sebatang kara.

Apapun ia kerjakan termasuk mencari barang bekas. Karena fitnah dari anak orang kaya telah membuatnya di pecat dari pekerjaan. Tuduhan itu kembali dilempar padanya, hingga hampir mati lantaran di pukuli warga yang terkena provokasi.

[ Ding! Anda mendapatkan sistem mendadak kaya! Panggil saya, Alzera! ]

[ Anda akan mendapatkan kekayaan setelah menyelesaikan beberapa misi yang juga akan meningkatkan kekuatan serta ketampanan.]

Sistem mendadak kaya membantu, Rozi untuk memperbaiki nasib. Sistem memberikannya, beberapa kekuatan dari Avatar. Rozi bisa menyembuhkan diri sendiri, juga membangun usahanya berkat reward yang di berikan oleh sistem, hingga ia bisa berada di puncak kesuksesan. Mewujudkan mimpinya menjadi pengusaha yang berhasil.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chibichibi@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 15. Misi Kelima Dan Kekaguman Dari Alenia.

Rozi berjalan mendekat. Perlahan ia duduk di sebelah wanita yang sedang menatap nanar ke sembarang arah. Dengan, sesekali air matanya yang menetes.

"Hai, Nona?" panggil Rozi yang mana lantas membuat wanita cantik itu menoleh ke arahnya dengan cepat, lantaran kaget.

"Ah! Siapa?" kaget wanita itu mundur dua jengkal. Buru-buru dia mengusap air matanya yang sukses membuat matanya sembab itu. Bahkan hidung lancipnya pun ikut memerah.

"Em, kamu ... tidak ingat siapa aku? Baiklah, aku ingatkan. Beberapa waktu lalu, aku pernah tidak sengaja masuk ke pekarangan rumahmu demi menghindari penculik anjing. Lalu, kedua hewan peliharaannya hampir saja menggigit bokongku. Sudah ingat belum?" jelas Rozi detil, yang mana berhasil membuat kening wanita itu berkerut dan kemudian di susul kedua iris coklat wanita itu yang membesar.

"Ha ... kau pria tampan itu! Ups!" Wanita itu memekik setelah ingat, namun keceplosan dengan ungkapan yang pada akhirnya membuat dirinya sendiri merasa malu.

Rozi spontan tersenyum lembut, mendengar wanita di sebelahnya ini memuji dirinya dengan tulus. Kemudian, pemuda itu mulai mengarahkan pandangan menelisiknya.

"Kau, sedang apa menangis di sini? Apa ada yang telah berbuat jahat padamu?" cecar Rozi. Karena, tampang wanita di depannya begitu kacau.

"Aku ... entahlah. Aku memang sedang merasa kehilangan ... tapi ini bukan tentang pencurian. Karena, rekaman pada CCTV di kediamanku tidak menunjukkan adanya maling ataupun rampok," jelas wanita itu dengan Isak lirihnya yang keluar kembali. Karena tadi sudah sempat berhenti sebentar.

Rozi menggaruk kepalanya karena tak mengerti atas apa yang diterangkan oleh wanita ini. Lalu, pemuda itu pun melontarkan pertanyaan lagi.

"Lalu, kau ini nampak bersedih karena apa? Apa perlu aku membawaku ke rumah sakit atau kantor polisi?" selidik Rozi lagi. Karena sepertinya dirinya tak mampu untuk cuek dan kembali berlalu begitu saja. Ia merasa ada sesuatu yang terjadi dan itu membutuhkan bantuannya.

"Semua ini ... karena ... Popo-ku pergi ..," ucap wanita itu seraya menangis. Hingga, keberadaan mereka berdua mendapat tatapan tajam menyelidik dari beberapa orang yang lewat di trotoar itu.

"Siapa Popo? Apa dia anakmu? Adik atau--"

"Siberian Husky ... aku tidak tau apa yang terjadi padanya. Kenapa pada malam itu tiba-tiba anjingku melompati pagar yang sengaja ku buat setinggi mungkin," jelas wanita berambut hijau itu.

"Ah, jadi ini semua bersangkutan dengan hewan peliharaan lagi," gumam Rozi kecil, namun masih dapat di dengar oleh wanita itu.

"Dia bukan hewan peliharaan bagiku. Tapi ... Popo sudah ku anggap sebagai saudaraku sendiri. Kami sering tidur bersama. Mereka akan bersedih dan malas makan jika bukan aku yang menyediakan. Lalu, kini Popo dimana? Dia susah makan atau belum? Apakah dia baik-baik saja?" cecar wanita itu lebih mirip meracau.

Ting!

[ Anda mendapatkan misi kelima! Temukan dan kembalikan pasangan dari Siberian Husky yang setia, dalam waktu kurang dari dua jam. ]

[ Dengan sebuah reward yang bisa di gandakan karena misi ini berkaitan dengan pilar yang telah anda miliki. ]

"Apa! Reward hadiah ganda!" pekik Rozi tertahan dalam pikirannya. Tentu saja, setiap ada orang di sampingnya, maka Rozi akan berkomunikasi dengan sistem melalui pikiran.

[ Benar, Tuan. Silakan tekan tombol ceklis hijau jika anda menerima misi ini. ]

"Tunggu dulu! Memang, apa reward-nya?" tantang Rozi. Pemuda ini berbuat begitu karena dirinya membutuhkan modal besar demi membuka cabang dari usahanya yang baru.

[ Hadiah akan di beri tau nanti. Setelah misi selesai. ]

"Ck. Main rahasia-rahasiaan segala kau, Al!" decak Rozi. Setidaknya, ia tau bahwa sistem tidak pernah pelit dengan segala hadiah itu. Karena itulah, dirinya harus tetap semangat menyelesaikan misi apapun tantangannya.

"Kau kenapa?" wanita itu memiringkan wajahnya demi menelisik melalui wajah Rozi.

"Aku Rozi, ijinkan aku membantumu," tawar Rozi seraya mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan wanita cantik yang wajahnya sendu itu.

"Be–benarkah? Oh, aku Alenia," jawabnya dengan mata yang berbinar senang.

"Sudah beberapa hari, bahkan tim penjinak hewan dan tim rescue pet tidak dapat menemukannya. Mereka justru mengira jika, Popo terkena rabies," terang Alenia kembali dengan isaknya.

"Sementara, Siberian yang satunya, Pupu. Dia ...sakit lantaran stress. Karena ... dua Siberian Husky itu adalah pasangan." Kali ini tangisan Alenia semakin kencang. "Pupu-ku sebentar lagi akan melahirkan. Bagaimana, jika tidak ada Popo di sampingnya."

Alenia, memang tengah membicarakan hewan, dan bukan manusia. Akan tetapi, kesedihan yang tengah di rasakan wanita ini sampai ke lubuk hati terdalam Rozi. Belum, pernah sebelumnya dalam hidup pemuda ini, menyaksikan bahwa ada orang yang menyayangi hewan peliharaan mereka bagaikan menyayangi keluarga sendiri. Justru, selama ini kehidupan Rozi lebih menyedikan dari anjing-anjing ini, sekalipun.

"Tenanglah. Aku akan menemukannya," ucap Rozi dengan tatapannya yang membuat wanita manapun akan meleleh di buatnya. Hal itu membuat Alenia mengangguk patuh dengan tatapannya yang serius.

"Kalau begitu, pertemukan aku dengan Pupu," titah Rozi. Mereka berdua pun bangun. Lalu, Alenia mengajak pemuda itu menuju kendaraannya.

"Kamu, bawa mobil?" tanya Rozi, yang kemudian hanya di jawab oleh Alenia dengan anggukan polos.

"Jadi, kau berkeliling kota menggunakan mobil. Aku pikir kau jalan kaki," tawa Rozi setengah malu. Mana mungkin, orang kaya dan cantik seperti Alenia jalan kaki keliling kota.

Alenia pun mengajak Rozi kerumahnya. Rozi pun mengeluarkan, kaca mata spy. Akan tetapi, dirinya harus memindai ingatan dari memori dari pasangan Siberian ini.

"Ikut aku! Kita kembali ke tempat yang kau lewati tadi!" titah Rozi. Pupu, anjing Siberian betina itu seakan mengerti. Hewan berbulu dengan corak tiga warna itu mengikuti langkah kaki dua manusia berbeda jenis ini.

Alenia kembali menjalankan kendaraan roda empatnya itu. Dirinya di depan kemudi sementara Rozi di sebelahnya. Pupu, duduk dengan manis di kursi belakang. Hewan berdarah panas, itu sangat pintar dan penurut.

Lidahnya terjulur dengan tatapan matanya yang tajam memindai jalanan.

Tak lama, hewan itu menyalak. pada saat itulah, Rozi memerintahkan Alenia untuk menghentikan kendaraannya. "Kita turun di sini. Pupu tau, jika Popo pernah melewati tempat ini," ungkap rozi buat Alenia melongo.

Rozi langsung memindai tempat itu. Sebuah, gang yang berada di antara perumahan elit dan perkampungan biasa. Akan tetapi, sekitar seratus meter di depan mereka ada tanda-tanda dari keberadaan pasangan Siberian Husky ini.

"Kita harus, melewati kampung becek ini. Karena, di belakang sana ada sebuah pasar kecil dengan beberapa ruko kosong tak berpenghuni," jelas Rozi. Tentu saja, hal itu membuat Alenia melongo.

"Kau ini, tau darimana? Kalau Popo lewat sini? Kau gila ya?" cecar Alenia tak percaya. Karena, jika hewan peliharaannya yang memiliki habitat asli di negara beriklim dingin itu lewat kampung biasa macam begini. Bisa-bisa, Popo di tangkap warga.

"Kau mau ikut aku, atau tidak? Jika tak percaya kita pulang saja!"

"Ah, ya maaf," ucap Alenia yang sadar jika dirinya telah menyinggung pemuda tampan memesona dihadapannya ini. Mereka bertiga pun, mulai melangkah masuk ke dalam gang. Terdengar beberapa teriakan dari warga ketika hewan berbulu indah dengan bentuk mata sipit itu berjalan dengan begitu anggunnya.

Kenapa hewan tersebut bisa setenang itu? Bahkan pertanyaan itu lebih dulu mampir di dalam benak Alenia. Tanpa sepengetahuan Anita cantik ini. Rozi telah menggunakan Avatar dewa binatang untuk berkomunikasi dengan ****.

"Awas, jangan sampai kau takuti para warga ini. Atau, takkan kutemukan kekasihmu yang tukang ngambek itu!" ancam Rozi. Membuat nyali Pupu ciut.

Rozi, akhirnya menemukan pasangan dari Siberian Husky tersebut. Bahkan hewan itu terluka kakinya karena sempat berkelahi dengan anjing jalanan. Mereka menemukannya di sebuah bangunan kosong.

Rozi, pun menyembuhkan luka hewan berdarah panas tersebut itu, dengan kemampuan dari pilar medical. Rozi, hanya menggunakan perantara daun binahong yang tumbuh sembarang di tempat itu. Kemudian mengoleskannya pada sekitar luka.

Wanita muda yang bernama Alenia, diam-diam sangat terpesona dan kagum pada sosok pemuda tampan yang membantunya secara suka rela itu.

Cling!

[ Anda mendapat lima puluh ribu koin dan di gandakan, sehingga menjadi seratus ribu koin. ]

[ Gunakanlah untuk membeli bangunan ini. ]

Rozi berdiri dan mengedarkan pandangannya.

"Bangunan yang cocok!"

...Bersambung...

1
Nik Mohd Azrul
saya #uka
Erenpatenrilangi
Terlalu bertele-tele luh anjing
Travel Diaryska
tamat yang belum tamat
☯️꧁༒⫷Loͥngͣ ͫTian ⫸༒꧂☯️
itu bukan Chihuahua 😂😂😂
Arifin Tokofani
Kok permen thor
Apud Tahu
terlalu bertele tele
Gelap Malam
terlalu bertele-tele
Didi Wahyudi
up
Martinus Halawa
kok seperti kenal dgn nama panjangnya/Facepalm/
Nurmiahana Nana
seru, penuh perjuangan mcnya pantang menyerah walaupun sampai bab ini q baca nggak Ada romantic nggak apa2 cuman q mau bilang ama author perhatikan tulisanya banyak kata ejaan yg Salah 🙏🤗
Nurmiahana Nana
Thor 🙏 ya perhatikan tulisan banyak ejaan yg Salah 🤗
Nurmiahana Nana
Ayo mcnya berjuang supaya tambah Kaya n makin pintar ☺️
Inyoman Raka
kan punya dew obat sembuhkan lah bapakny dulu
Nurul
*uang
Nurul
*yang
Toni WA
ini yg baca novel suruh bocil aja
Ra dhiraemon
*Jantan
Gavin Bae
sayang sekali tamat.padahal ceritanya bagus.nanggung banget tamatnya.
Mak Aul: iya nanti perlahan di up lagi ya. Semoga di Ilham balik gak ngambek lagi wkwkwk
total 1 replies
@⒋ⷨ͢⚤L♡Marieaty♡
nah loh 🙁🙁🙁🙁 kok udahan, tamat kah??? kok ceritanya ngegantung gini Mak???😅😅😅 kasih paham ok😄😄😄
@⒋ⷨ͢⚤L♡Marieaty♡: 😅😅😅😂😂😂😂😂
total 2 replies
@⒋ⷨ͢⚤L♡Marieaty♡
😂😂😂😂kok kata katanya Rozi kayak cewek ya, kan klo cowok yang di kasih cium itu rezeki apalagi sama cewek cantik 😄😄😄 gak rugi donk dan bukan pelecehan ya🤭🤭🤭
@⒋ⷨ͢⚤L♡Marieaty♡: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!