NovelToon NovelToon
Misi Harian

Misi Harian

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem
Popularitas:33.9k
Nilai: 5
Nama Author: BlackRoby

[Apakah anda ingin sembuh dan mengangkat semua rasa sakit di tubuh anda?]

"Apa kau mampu melakukannya?"

[Sistem bisa melakukannya. tapi anda harus menerima persyaratan dari Sistem.]

"Apa persyaratan yang harus ku penuhi?"

[Jadilah seorang Host!]

Demi mengangkat rasa sakit yang di alami Damar pasca kecelakaan, pria yang saat itu masih berusia 11 tahun membuat sebuah pilihan yang sangat serius. yaitu mempercayai Sistem yang muncul bagaikan halusinasi.

Dengan Sistem di dalam tubuh Damar, bagaimana dia akan tumbuh Dewasa?

Tertarik? Gas langsung baca!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BlackRoby, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nilai Merah

[Konten telah selesai di susun, silahkan Kandidat memilih salah satu dari kotak berikut dan tentukan ujian apa yang ingin di selesaikan oleh Kandidat terlebih dulu.]

Sistem menyiapkan lima kotak bertuliskan mata pelajaran yang akan di ujikan pada Damar, dan dari kelimanya tertera dengan jelas pada layar apung di hadapan anak muda itu.

[Pilih saja salah satu yang akan dikerjakan oleh Kandidat terlebih dahulu, saya menyarankan anda untuk mengambil yang termudah.]

“Baiklah, kalau begitu aku akan memilih Bahasa lebih dulu,” kata Damar, tangannya meraih kotak bertuliskan mata pelajaran yang baru dia sebutkan.

[Ujian Bahasa telah di pilih.]

[25 soal ujian pilihan ganda, waktu pelaksanaan 50 menit. Di mulai dari sekarang!]

Soal pertama muncul di layar, Damar tidak membuang waktu yang dia miliki, dengan sigapnya anak muda itu langsung menyimak apa yang tertulis pada layar.

“Orang yang bertindak sebagai pemandu diskusi yang bertugas mengarahkan dan mengatur jalannya diskusi adalah...”

[(a.) Penyanyi]

[(b.) Peserta]

[(c.) Sekretaris]

[(d.) Moderator]

Pilihan tersebut tertera pada layar, dan di samping setiap pilihan itu terdapat gambar lingkaran.

“Aku ingin memilih, apakah aku cukup menjawab dengan menekan lingkaran yang ada di samping jawabannya?”

[Benar.]

“Kalau begitu aku akan menekan lingkaran di samping pilihan D!” ujar Damar menekan pilihan yang dia sebutkan tanpa sedikitpun keraguan.

Soal berganti setelah Damar menjawabnya.

[Sebuah kalimat yang lengkap harus memiliki unsur...]

“Hemph! Hanya soal seperti ini? Tampaknya Sistem terlalu meremehkan hasil belajarku. Jawabannya terlalu mudah!”

Anak muda itu langsung menekan jawabannya dengan tegas, “Ini C! Subjek, Predikat, Objek, Keterangan. Hahaha! Hanya ujian seperti ini mana mungkin bisa menggagalkanku!”

“Lanjut!!” seru Damar begitu percaya diri.

Semua soal pelajaran Bahasa dapat Damar selesaikan dalam waktu kurang dari satu menit, anak muda itu hanya membutuhkan 20 menit untuk benar-benar menyelesaikan ujian mata pelajaran Bahasa.

Dia berlanjut dengan memilih pelajan IPA, situasinya tidak berubah karena Damar mampu menaklukkannya dengan penuh percaya diri.

[Hewan berikut yang tidak mengalami metamorfosis adalah...]

“Kupu-kupu, katak, lalat, kucing. Tentu saja kucing. Sepertinya aku akan tidur lebih awal malam ini, hehe...”

Otak Damar yang mampu berpikir dengan lancar seperti pipa tampa hambatan entah bagaimana mulai terasa seperti tersumbat saat melakukan ujian IPS.

[Peta Darsaraya memiliki skala 1:10.000 arti dari skala tersebut adalah...]

“1 cm pada peta setara dengan 10 pada jarak yang sebenarnya, bener gak sih?”

Tangan pemuda itu terlihat bimbang untuk memilih jawaban yang sudah tertera.

Situasinya kian memburuk saat Damar memasuki ujian Bahasa Asing.

[This is... Apple.]

“A, An, Mine, Yours... Apa jawabannya?”

“No! My Brain is berasap with steam white color in the udara!!” ujar Damar mulai menggerutu karena pusing melihat setiap soal dan jawaban yang tidak sama dengan bahasa kesehariannya.

Damar membutuhkan hampir semua waktu yang di berikan oleh Sistem untuk menuntaskan ujian Bahasa Asing.

Ketika ujian Matematika di mulai, dia bahkan tidak mampu berpikir lagi. Pipa bebas hambatan itu tersumbat sepenuhnya.

[Berapa kelipatan angka 6 yang lebih besar dari 32 dan lebih kecil dari 50...]

“Apa aku pernah membaca soal ini sebelumnya? Aku tidak ingat pernah mempelajarinya. Kepalaku panas, siapa saja tolong aku!”

Damar menuntaskan semua soal Matematika yang di berikan oleh Sistem, sebagian dia menghitungnya dengan yakin, dan yang lainnya dia tidak memiliki keyakinan untuk menghitungnya.

hanya mengandalkan tebakan beruntung saja dan dia masih membutuhkan semua waktu yang di berikan.

[Kandidat telah berhasil melaksanakan ujian yang di berikan oleh Sistem, 5 Mata Pelajaran dalam waktu 187 menit 54 detik.]

[Sistem telah menganalisa semua jawaban yang Kandidat berikan, hasilnya pun sudah terkonfirmasi.]

[Apakah kandidat ingin melihat hasil ujian yang telah anda lakukan?]

[Ya/Tidak]

Damar mengarahkan tangannya pada pilihan Ya, sambil menutup mata dia menekan pilihan itu, dia tidak berani melihat hasilnya.

[Silahkan Kandidat melihat sendiri hasilnya, hijau berarti lolos dan merah artinya kandidat harus mengulang kembali, terdapat satu nilai merah saja maka Kandidat akan mendapatkan hukuman.]

Damar membuka matanya sedikit demi sedikit, layar yang terlihat samar perlahan mulai jelas. Tapi sudah ada warna merah yang tampak di sana, dan itu membuat Damar sangat kecewa.

“Aku mendapatkan tiga warna merah?!” ucap Damar terduduk lemas di kursi belajarnya.

[Bahasa 64 point dari 25 soal Kandidat menjawab 16 soal dengan benar. (Hijau)]

[IPA 72 point dari 25 soal Kandidat menjawab 18 soal dengan benar. (Hijau)]

[IPS 40 point dari 25 soal Kandidat menjawab 10 soal dengan benar. (Merah)]

[Bahasa Asing 35 point dari 20 soal Kandidat menjawab 7 soal dengan benar. (Merah)]

[Matematika 20 point dari 20 soal Kandidat menjawab 4 soal dengan benar. (Merah)]

[Karena Kandidat mendapatkan tiga merah dalam ujian kali ini, point yang di dapatkan selama ujian di anggap tidak berlaku.]

[Hukuman Kandidat akan segera di berikan setelah satu menit. Rasa sakit yang di dapatkan oleh Kandidat ketika mengalami kecelakaan akan di kembalikan.]

[Melipat gandakan waktu hukuman dari kandidat dengan waktu hukuman terakhir. 30 detik, apakah Kandidat siap menahannya?]

“Tentu saja tidak, dasar kau sistem usang. Tapi apakah aku punya pilihan? Kuat atau pun tidak, hukuman ini bukan sesuatu yang bisa aku hindari.”

“Tapi aku akan membuat pilihanku sendiri,” kata Damar sambil membuka kaos yang dia pakai.

Sembari melihat waktu hukuman yang akan di berikan, Damar memelintir kaos yang baru dia buka. Saat waktu hukumannya tinggal 3 detik lagi, dia menggigit kuat baju itu sambil berbaring di atas ranjangnya.

[30 detik waktu hukuman, kandidat harus bersabar.]

“Kughh!! Bersabar itu omong kosong, mana ada orang yang bersabar ketika tulangnya di tumbuk dengan balok besi. Seluruh ototnya juga seperti dipelintir dan uratnya bagai tersengat arus listrik. Apa kau pernah melihat orang seperti itu?” dalam hati Damar.

Dia berusaha menahan rasa sakit yang luar biasa itu, tak peduli seberapa sakit hukuman itu terasa, Damar menguatkan hati untuk tidak berteriak. Air mata mengalir, meski Damar menutup mata alirannya tidak mau berhenti.

Tangan Anak Muda itu memegang pada apapun yang ada di dekatnya, Damar tidak mau membuat gerakan ribut yang nantinya akan terdengar oleh kedua orangtuanya.

Di tengah rasa sakit itu Damar berjuang untuk tidak membuat Samsir dan Shamira khawatir.

1
Elok Fauziah
Udah nggak lanjut lagi kah ini cerita?
Elok Fauziah
Sudah ku duga kalau ibu Damar pasti hamil /Blush//Slight/
Elok Fauziah
Keren juga, secara nggak langsung sistem mengajari Damar untuk bisa berinteraksi dan berani bertindak sesuatu yang positif
Elok Fauziah
Yang sabar /Chuckle//Chuckle/
Hehe😁
min, kapan up lagi?
Zafrullah Effendy
makin mantap thor.....
BlackRoby: Thanks buat Supportnya Bang Zaf
total 1 replies
OFI 00
mantap
Aisyah Suyuti
menarik
Rodhy Alfany Putra
up nya Thor,,
OKIA.R
gassssss thorrrr
BlackRoby: Gas!!!!🥶
total 1 replies
زيتون مامة
tq thor, smgt updatenya
BlackRoby: 2 lagi hari ini, Thanks buat semangatnya😁
total 1 replies
زيتون مامة
author bila nak update lagi?
BlackRoby: Sekarang. kebetulan langsung dua Bab, sabar ya masih di review😅
total 1 replies
ifaya
akhirnya author muncul jua
ifaya
segelas kopi penyemangat untuk author
BlackRoby: Thanks Kak Ifaya, maaf masih belum bisa up karena kondisi tubuh kurang sehat
total 1 replies
ifaya
tak bawain hadiah buatmu thor
ifaya
thank you very much author
yuce
karena mcnya maaih bocil ditest dulu paa umur 18 thun baru deh sistem menyatu dengannya. bocil pemalaa dan durhaka jqdi beeubah jadi anak hebat.
yuce
kali mc sostemnya anak kecil bukan pria dewasa mantap nih biar gak jadi anak pemalas.
yuce
sakitnta pasti gak ketulungan cuy.
yuce
sianak durhaka sadar juga walau lwat sistem.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!