NovelToon NovelToon
Gadis Culun Dan Lelaki Tampan

Gadis Culun Dan Lelaki Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Identitas Tersembunyi
Popularitas:858.9k
Nilai: 5
Nama Author: Cherry Sakura96

Reyna Richelle gadis culun yang berpakaian culun dan baju besaran baru pindah ke kampus barunya. Banyak orang berpikir Reyna itu gadis kampungan dan miskin karena penampilannya.

Reyna bertemu dengan teman kecilnya Ren. Lekaki tampan, dingin, dan tidak suka dengan semua wanita ternyata menyukai teman kecilnya Reyna. Reyna yang tidak ingin orang lain tau tentang hubungan mereka, menyuruh Ren untuk tidak memberitahukan siapapun.

Banyak orang yang berusaha memisahkan mereka terutama Cecilia wanita tercantik di kampus benci sama Reyna karena penampilannya dan menanggapnya merusak hubungannya dengan Ren. Bagaimana Reyna dan Ren menjalani hubungan mereka?


Dibaca ya Karya orisinil pertama ku.
jika tidak suka bisa di skip. ☺️

No Plagiat ya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cherry Sakura96, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH. 15 – LELANG

“Sifatnya seperti kucing betina yang jinak, bermain dan kasih makan dengannya dia senang, tapi sekali marah seperti hewan buas yang mencengkram dengan kuat.” kata Ren

“Sepertinya aku tidak bisa pulang, bisa-bisa aku kena ampas oleh cewek harimau itu.” kata Ren dengan pelan berpikir bagaimana Reyna akan marah dengannya.

“Ren bentar lagi kita pulang. Apa kita beli makan siang dulu, sekalian belikan untuk Reyna?” tanya Kai yang melihat Ren yang main dengan Hp-nya.

“Ya, baiklah.” kata Ren

Ren dan Kai langsung pergi ke rumah makan untuk makan siang.

“Oh ya Kai, aku ada urusan sebentar. Kau pulang saja dulu dan kasih makan untuk Reyna.” kata Ren yang selesai makan dan langsung pergi.

“Kenapa kau terburu-buru?” kata Kai dengan heran melihat Ren sangat terburu-buru pergi.

Ren tidak mendengar kata Kai dan pergi dengan cepat. Kai yang melihat Ren sangat tergesa-gesa mungkin berpikir Ren memang ada urusan mendadak dan Kai langsung saja pulang membawa makan siang untuk Reyna.

Setelah pulang Kai langsung melihat Reyna diruang tamu menonton TV. Reyna yang melihat Kai sudah pulang langsung menyapanya.

“Kai, kau sudah pulang? Ren kemana?” tanya Reyna yang langsung menanyakan Ren yang masih marah sama Ren.

“Ren ada urusan mendadak, mungkin nanti baru balik. Ini makan siang untukmu.” kata Kai sambil mengasih makan ke Reyna.

“Oh, begitu ya ada urusan mendadak. Baiklah, thanks makanannya.” kata Reyna dengan senyum tipis.

‘Berani juga kau Ren, mau kabur dariku. Kau lihat saja nanti.’ kata Reyna dalam hati langsung berpikir sesuatu dikepalanya.

“Sama-sama Reyna. Aku kekamar dulu.” kata Kai langsung ke kamarnya.

Reyna langsung saja makan yang diberikan Kai. Setelah 15 menit Reyna selesai makan, bersamaan Kai keluar kamar. Reyna berpikir mau keluar dan meminta izin sama Kai, tapi melihat Kai yang memakai pakaian

“Kai, kenapa kau berpakaian seperti ini? Apa sudah tidak masuk kelas?” kata Reyna yang melihat Kai ganti baju santai.

“Hari ini kelas sudah selesai, karena bentar lagi akan ada bazar dikampus kita. Jadi semua mahasiswa dikasih pulang lebih cepat untuk mempersiapkan bazar.” kata Kai

“Bazar? bazar apa saja?” tanya Reyna

“Banyak, makanan, minuman, aksesoris, bahkan ada lelang dikampus.” kata Kai dengan santai.

“Lelang? Dikampus memang boleh lelang?” kata Reyna dengan tidak percaya.

“Lelang itu maksudnya mereka melelangkan barang yang sudah tidak mereka pakai atau tidak digunakan lagi seperti laptop, HP, buku tulis anak-anak, pakaian dan lain-lain.” kata Kai dengan menjelaskan

“Oh begitu, ku pikir ada lelang menjual tanah/ bangunan. Lelang minimal harga berapa?” tanya Reyna.

“Hm…. tergantung barangnya ya, minimal lelang paling murah 10.000.” kata Kai.

“Apa kau yakin hanya lelang buku dan pakaian? Tidak menjual tanah atau bangunan yang tidak terpakai gitu?” tanya Reyna dengan penasaran.

“Em…..Iya…” kata Kai dengan ragu dan keringat dingin.

“Apa dilelang ini benar cuma hanya jual barang bekas seperti buku, pakaian? Sepertinya ada yang kau sembunyikan dariku Kai.’ kata Reyna dengan teliti melihat Kai keluar keringat dingin.

“I.. Iya benar nggak ada jual bangunan. Kenapa dikampus harus melelangkan tanah? Bukankah itu melanggar peraturan kampus.” kata Kai dengan pasti.

“Bukankah kau mengatakan lelang. Bagaimana mungkin tidak ada melelangkan tanah? Apalagi kampus kita No.1 dikota kita. Rata-rata mahasiswa dikampus kita adalah orang kaya dan terkenal dari beberapa negeri. Aku tidak yakin kalau mereka hanya lelang pakaian dan buku saja? Mungkin mereka bisa lelang mobil, motor, perhiasan, bahkan tanah.” kata Reyna dengan pelan.

Glek…

Kai menelan salivanya. ‘Reyna ini peka benar, kok bisa berpikir seperti itu, apa aku bilang yang sebenarnya saja dengan Reyna. Tidak! Tidak boleh nanti aku bisa kena marah sama Ren kalau beritahu sama Reyna.’ kata Kai dalam hati ingat pesan dengan Ren tadi siang di kampus.

----Flashback ON----

Di atas Kampus

“Kai, kau jangan beritahu Reyna tentang lelang dikampus kita.” kata Ren dengan tegas.

“Emangnya kenapa kalau kasih tahu sama Reyna? Lelang kitakan hanya melelangkan barang-barang seharian seperti pakaian dan laptop gitu.” kata Kai dengan bingung.

“Kalau soal itu aku tidak masalah, yang ingin aku bilang soal lelangan tanah.” kata Ren dengan menegaskan kata tanah.

“Tanah? Bukankah mahasiswa tidak boleh berpartisipasi dalam lelang tanah? kita hanya diperbolehkan melihat saja kan?” tanya Kai.

“Memang mahasiswa dikampus kita tidak boleh ikut berpartisipasi dalam lelang tanah, tapi aku merasa Reyna pasti ingin ikut dalam lelang itu. Karena aku tau sifatnya yang suka dengan hal yang seperti ini.” kata Ren dengan pelan.

“Bagaimana bisa dia ikut dalam partisipasi lelang itu Ren? Peraturan kampus kita sangat ketat, bagi yang mahasiswa kampus tidak diperbolehkan ikut lelang tanah. Lelang itu hanya boleh ikut untuk orang yang memiliki perusahaan atau usaha dalam pendapatan yang besar. Jika ada yang tau kalau mahasiswa kita ikut lelang tanah itu bisa kena skors atau di kasih peringatan keras.” kata Kai dengan panjang lebar.

“Aku tidak tahu bagaimana cara dia ikut dalam lelang itu. Yang pasti jika dia tau pastikan dia punya banyak cara untuk ikut lelang itu.” kata Ren

“Kau pasti bercanda Ren. Untuk apa dia ikut lelang itu? Apa dia mau beli tanah untuk apa?” kata Kai dengan tidak percaya kalau Reyna ingin ikut lelang Tanah.

“Aku tidak tau yang pasti jika dia tau pasti nanti akan merepotkan. Kita tidak tau apa yang akan dilakukan oleh Reyna.” kata Kai dengan yakin.

“Apa kau sangat yakin Ren?” tanya Kai dengan ragu

“Aku yakin 100%. Kau pastikan jangan sampai dia tau soal lelang itu, jika kau beritahu dia kau akan tau akibatnya Kai.” kata Ren dengan nada intimidasi dan mata tajam.

“Ba..Baiklah…Akan aku usahakan.” kata Kai dengan susah menelan salivanya melihat Ren menatapnya dengan tajam.

----Flashback OFF----

“Kai… Apa kau mendengarku?” tanya Reyna yang melihat Kai dari tadi diam saja.

“Em.. Sebenarnya..” kata Kai dengan terbata-bata.

“Apa?” tanya Reyna.

“Lelang jual tanah dikampus kita tidak ada Reyna. Bagaimana mungkin mahasiswa seperti kita bisa membeli tanah. Darimana kita bisa mendapatkan uang sebanyak itu.” kata Kai dengan santai.

“Hm… Iya juga sih. Apa orang luar juga boleh ikut lelang?” tanya Reyna

“Orang luar kampus juga boleh ikut menjual barang mereka ke kampus kita asalkan sesuai dengan peraturan.” kata Kai

"Tapi aku merasa ada yang aneh, Bagaimana mereka bisa membuat lelang dikampus kita?” kata Reyna dengan heran.

“Karena kebanyakan mahasiswa kampus tidak tahu mau jual kemana, makanya mereka lelang saja dikampus kita.” kata Kai dengan santai.

“Begitu ya, lelang dikampus kita ada berapa tempat?” tanya Reyna dengan senyum

“Ada 3 tempat lelang dikampus kita, ada Express, Silver, dan Gold.” kata Kai.

“Oh begitu ya. Thanks infonya.” kata Reyna dengan senyum penuh arti.

“Sama-sama Reyna.” kata Kai balas dengan senyum.

‘Kau kena jebakanku Kai. Jika memang ada lelang dikampus kita kenapa nama lelangnya bikin aku penasaran. Gold sepertinya menarik jika aku ikut lelang itu.’ Reyna senyum penuh arti.

1
Ainisha_Shanti
aya memang tak ada insaf nya
Ainisha_Shanti
tak sabar nak tengok reaksi aya dan keluarga nya saat bertemu Reyna dan abangnya
Ainisha_Shanti
sayangnya pendek sangat bab nya, padahal sudah lama tunggu up nya
Ainisha_Shanti
sudah pasti itu si aya lagi yang nak cari pasal kerana dia fikir Reyna itu adalah Rayna. mampus lah kau dengan kesombongan mu aya
Ainisha_Shanti
tu lah sombong sangat, kan dah jatuh miskin
Ainisha_Shanti
padan muka kau aya, siapa suruh sombong sangat. kan dah jatuh miskin. nikmat je lah kami mu itu.
Ainisha_Shanti
habis lah kau aya
Ainisha_Shanti
nampak gayanya aya sedang menggali kuburannya sendiri
Ainisha_Shanti
dasar perempuan yang suka mengganggu ketenangan orang lain. tak sabar nak tengok mereka di beri hukuman oleh rui
Ainisha_Shanti
siapakah perempuan pengganggu itu? tak sabar nak tengok dia di beri pelajaran oleh riku
Ainisha_Shanti
panggil saja riku hadapi perempuan berlagak ini
Ainisha_Shanti
good job Ren, jangan bagi celah pada perempuan gedik
Ainisha_Shanti
Stella terlalu paranoid
Ainisha_Shanti
kejam juga kau tora, but i like 😂😂😂
Jumiati Cantik
Luar biasa
Evi
berputar-putar berputar berputar berputar
Ifa Tul Jannah
jngn di gantung dong tor smngat up nx ok
Miftha Alma
nama nya mirip agak bingung nyimak nya..cerita nya jg agk rumit dikit..
Pesek Tralala
ka up lg dong jngn pendek bngt up ny
Pesek Tralala
Thor up lg dong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!