VENUS ANGEL Seorang artis terkenal rela menjadi NERD hanya untuk menjalankan misi pembalasan dendam pada pelaku pembantaian keluarganya yang terjadi beberapa tahun silam.
Mencari pelaku ibarat mencari jarum di tumpukan jerami. Penuh MISTERI, TEKA TEKI bahkan adanya sebuah RAHASIA.
Dalam misi pembalasan dendamnya, ia malah sering mendapatkan ancaman yang tentunya membayakan nyawanya sendiri. Siapa sangka, ternyata pengancam itu adalah orang yang paling ia sayangi.
Dapatkah dia menemukan pelakunya? Apakah ia bisa membalaskan dendamnya? Dan bagaimana dengan kisah cintanya?
Untuk tahu lebih lanjut, Ikuti terus kisahnya yaaa....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amha Amalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sok Cool, Sok Tampan
Mereka semua saling bertatap tatapan dengan wajah datar dan tanpa mengatakan sepatah katapun. Lebih tepatnya Galaxy menatap Venus dkk dengan intens karena sepertinya tidak asing dengan mereka, sedangkan Venus dkk sedari tadi sudah cemas karena takut Galaxy akan mengenalnya.
Galaxy hanya sebatas kenal dengan Venus dkk, itupun mengenal dengan nama Venus Angel bukan nama lengkapnya, untuk manager yang dia tahu namanya adalah Kanaya sedangkan asistennya dia sama sekali tidak mengetahui namanya. Walaupun sering menjadi teman duet, tapi keduanya hanya bersikap profesional dan tidak lebih dari kata partner kerja, Itu untuk dulu. Tapi untuk sekarang dan seterusnya tidak ada yang mengetahui apa yang akan terjadi esok hari.
"Kenapa? kalian terpesona dengan ketampanan kami berempat." Ucap Langit dengan sombongnya saat melihat tiga gadis nerd itu menatapnya penuh arti
Belum sempat Venus dkk menjawab, para most wanted yang lain malah menimpali perkataan Langit dan itu sungguh membuat Venus dkk mendengus kesal.
"Itu tidak perlu diragukan lagi, kalian adalah orang ke dua juta yang mengatakan kami ganteng." Timpal Nathan sembari menyisir rambutnya yang padahal sudah rapi dan kiclong
"Apa kalian tidak pernah melihat orang ganteng di dunia ini?" Tanya Attar yang bertujuan untuk mengejek Venus dkk
"Huhh... Ganteng kalo dilihat pake sedotan dari atas tugu monas." Celetuk Glenca membuat Most wanted geram
"Kalian tidak tahu siapa kami?" Tanya Nathan penuh selidik
"Gak tahu dan gak mau tahu." Ketus Naya
"Kalian mungkin tidak kenal dengan mereka, tapi pasti kalian kenal sama gue, atau bahkan kalian salah satu fans gue." Ucap Galaxy sembari menaik turunkan alisnya dengan gaya sok coolnya
"Kenal, lo artis yang suka tebar pesona, sok cool, sok tampan, dan paling sok sedunia. Oh ya, ingat ini baik baik, kami bukan fans lo." Jawab Venus dengan nada ketusnya membuat mereka semua yang disana terkekeh kecuali Galaxy tentunya
"Hahaa.... Sabar bro, tapi dia ada benernya juga." Ucap Nathan yamg masih terkekeh sembari menepuk pundak Galaxy
"Au ah.. Dasar teman lucknut, bukannya belain malah nertawain." Kesal Galaxy sembari menghempas kasar tangan Nathan dari pundaknya karena temannya bukan membela malah ikutan mengejeknya
"Sebenarnya mustahil jika kalian sekolah disini tapi gak kenal sama kita. Baiklah, kalo gitu Kenalin gue Alessandro Langit Pamungkas anak dari pengusaha ternama, orang tertampan didunia dan gue ketua most wanted di sekolah ini." Ucap Langit dengan nada angkuhnya sembari mengangkat kedua tangannya.
"Mau lo Langit, Bumi, Matahari, bulan kek. Gue gak peduli." Ketus Venus dengan wajah datarnya membuat Langit sangat kesal karena ada yang berani mengejek namanya
"Pffftt.... Hahahaa.... Sumpah ini sangat lucu." Ucap Attar yang tidak bisa menahan tawanya ketika mendengar jawaban Venus lagi
"Baru kali ini ada yang berani sama lo.. Hahaa..." Seru Nathan di sela sela tawanya
"Diem." Bentak Langit membuat semua temannya terdiam seketika
"Cabut." Ucap Venus tiba tiba pada kedua temannya
Setelah mengatakan itu Venus dkk langsung membalikkan badan untuk segera pergi sari sana, Namun tiba tiba ada mengatakan sesuatu pada mereka.
"Tunggu." Ucap Orang itu yang tak lain adalah Galaxy
Mendengar itu Venus dkk tidak jadi melangkah pergi tapi juga tidak kembali menatap para Most wanted.
Tiba tiba Galaxy berjalan mengitari Venus dkk sembari memperhatikan penampilan mereka dari atas sampai bawah. Hal itu membuat most wanted yang lain mengerutkan keningnya dengan tingkah laku Galaxy, sedangkan Venus dkk mulai cemas takut Galaxy mengenali mereka.
"Ke-Kenapa lo liatin kita gitu amat." Tanya Naya sedikit gugup
"Kalian...." Galaxy menggantungkan ucapannya sembari masih dengan memperhatikan Venus dkk
"OutShit.... Apa dia mengenali kami yah, padahal kan kami udah merubah penampilan 180 derajat." Batin Venus
"Masa baru hari pertama udah terbongkar aja peyamarannya." Batin Naya
"Jangan sampai dia tahu siapa kami sebenarnya." Batin Glenca
Venus dkk sangat cemas karena Galaxy terus memperhatikan mereka tiba tiba Galaxy mengatakan sesuatu.
"Kalian murid baru yah, soalnya gue gak pernah liat kalian disini." Ucap Galaxy tiba tiba membuat Venus dkk menghembuskan nafasnya pelan karena merasa lega.
"Iya, kita murid baru." Ucap Glenca dengan wajah datar
"Pantesan aja kalian gak kenal sama kita." Seru Nathan yang berada di belakang Venus dkk
"Bener banget, pasti kalo kenal gak mungkin kalian berani sama kita. Secara kita adalah most wanted sekolah ini dan paling di segani satu sekolah." Timpal Attar yang juga masih di belakang Venus dkk
"Kalo pun udah kenal, kenapa kita harus takut sama kalian, toh makannya juga sama sama nasi." Celetuk Glenca tanpa membalikkan badan menghadap lawan bicaranya
"Kalian nerd tapi sombong banget." Ucap Langit sembari melangkah maju menghampiri Venus dkk di ikuti kedua temannya
"Nerd bukan berarti harus takut bukan?" Seru Venus saat Langit sudah berada di depannya
"Dari pada ngurusin mereka mending kita cabut, bentar lagi bel masuk." Ucap Naya yang mulai bosan dengan keadaan sekarang
"Hmm... Gak guna juga kita berurusan sama mereka." Timpal Glenca
Setelah mengatakan itu Venus dkk langsung bergegas pergi dari sana dan membuat para most wanted menyumpah serapahi mereka.
"Hmm... Menarik, baru kali ini ada cewek yang gak tertarik sama kita." Gumam Attar melihat kepergian Venus dkk
"Kira kira mereka masuk kelas mana yah?" Ucap Nathan sembari menyisir rambut membuat para sahabatnya jengah.
"Rambut tuh urusin, gak usah ngurusin mereka." Ketus Galaxy sembari mengacak rambut Nathan kemudian pergi dari sana
"Rambut gue,, wahhh kebangetan lo Gal." Kesal Nathan sembari merapikan rambutnya kembali
"Dari pada urusin rambut, mending urusin hidup lo yang masih jomblo." Ejek Langit yang juga langsung pergi dari sana menyusul Galaxy
"Situ juga jomblo, pake ngatain orang jomblo lagi." Teriak Nathan tapi tak dihiraukan Langit
"Bagi dia Jomblo itu pilihan, bagi lo NASIB." Ucap Attar mengejek Nathan dengan menekankan kata nasib, kemudian melangkahkan kakinya untuk menyusul
"Woii... Temen gak ada akhlak." Teriak Nathan melihat temannya pergi meninggalkan dia sendirian
"Gue di tinggal sendirian lagi, Tungguin woi." Teriaknya lagi langsung menyusul semua temannya
Semua siswa disana hanya memperhatikan interaksi mereka dari jauh tanpa adanya rasa ingin ikut campur.
Para most wanted itu kembali berjalan menuju kelasnya, sedangkan Venus dkk berjalan menuju ruang kepala sekolah, karena mereka adalah murid baru.
**Bersambung...
...----------------...
Hallo Readers... Jangan lupa kasih Likenya yaa....
Salam manis dari author**...