NovelToon NovelToon
Dinding Misterius Di Rumah Kakek

Dinding Misterius Di Rumah Kakek

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Rumahhantu
Popularitas:25.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

Sebuah rumah yang menyimpan rahasia besar selama ratusan tahun kini mulai membuat penghuninya terganggu.
Tak hanya gangguan mistis, pemiliknya juga mulai sakit sakitan dan mulai menyadari ada yang aneh dengan rumah yang dia tinggali itu.
Akankah pemilik rumah itu berhasil memecahkan misteri di dalam rumah yang sudah puluhan tahun dia tempati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesurupan

"Ko ada murid bule di sini?" tanya Hatta menunjuk seorang murid berambut pirang yang sedang bermain dengan anak anak lain, bahkan murid itu tidak memakai hijab meskipun seragam miliknya sama dengan yang lain.

‎"Dia sudah kelas satu SMP, dia di titipkan orang tuanya yang seorang darah keturunan Belanda katanya, tinggal di kampung Kaliki dan ke sini ikut suaminya, pak Burhan tetangga papa" jawab Dirga

‎"Oh.. yang dulu bekerja di luar negri jadi TKI?" tanya Hatta

‎"Iya, beliau pulang bawa istri dan anaknya, mereka sudah satu tahun tinggal di sini dan katanya betah" ucap Dirga

‎"Dirga... Nak..."

‎Urfa tiba tiba saja berbisik dan kedua lelaki itu mengangguk, dia juga mencium bau yang sama, bau belerang dan karena yakin itu berasal dari sosok putih yang mungkin berada di sekitar mereka, mereka langsung waspada memeriksa sekeliling.

‎Hatta langsung mengawasi Hannah dan Husna yang sedang bermain dengan anak anak TK lain, mereka tidak pulang karena mereka juga ingin menemani Hannan dan Hisyam di hari pertama mereka sekolah.

‎"Awasi Hannah kak, Dirga akan panggil Rissa" bisik Dirga dan Hatta mengangguk.

‎"Nak, harusnya tadi ajak juga Rian, Reza dan Rissa supaya bisa menjaga anak anak" ucap Urfa

‎"Bapak lebih perlu di jaga di sana Om, mereka juga mengincar bapak" jawab Hatta karena memang tiga jin kecil itu di minta untuk tetap di rumah.

‎Hannah tiba tiba saja berlari menuntun Bisma, yang lain juga berlari ke arah Hatta karena mereka merasakan ada angin kencang terus berputar di sekeliling mereka, bahkan Bisma berlari ke arah ruangan Bimantara untuk memanggil ayahnya itu supaya mengusir sosok yang sudah mengganggu anak anak di sana.

"Hiks... Pak gulu kami takut" rengek anak anak

"Tidak apa apa, kalian ke pinggir ya, dan berdiri di samping wali kelas kalian masing masing" bujuk Dirga

‎"Aaarrrhhhh! lepaskan!" teriak seorang guru yang tiba tiba kesurupan.

‎Khanza segera memegangi guru perempuan itu yang berlari untuk menyerang Husna dan anak anaknya. Khanza juga mengikat guru itu di bantu oleh Kharissa yang menggunakan energinya untuk melumpuhkan sosok yang merasuki guru itu.

‎"Panas!" bentaknya ke arah Kharissa

‎"Keluar!" ucap Kharissa

‎"Tidak! aku tidak akan pergi sampai aku bisa mendapatkan mata terakhir untuk nyonya!" bentaknya

‎"Mata terakhir? kata terakhir yang kamu sebut itu mata siapa? kenapa tidak minta mata dari manusia yang jadi tuanmu!" ucap Bimantara

‎"Hhhrrr..."

‎Mata guru itu memerah dan itu membuat semua anak anak berteriak ketakutan, bahkan ada beberapa anak yang pingsan dan di bawa guru lain ke dalam tempat yang lebih aman atas perintah Dirga agar mereka bisa menangani guru yang kesurupan itu.

‎"Istighfar Wid, lawan!" ucap Dirga

‎"Hahahah.... jangankan untuk beristighfar! perempuan ini bahkan sudah banyak melakukan dosa! berikan anak itu!"

‎"Hannah adalah anak kami, dia keturunan Wihardja dan tidak akan pernah ikut bersamamu atau tuanmu itu!" bentak Hatta

‎"Kacung!" ucapnya melotot ke arah Hatta

‎"Kamu yang kacung! kamu jadi kacung tuanmu dan pergi kesana kemari tanpa di hargai" sinis Kharissa memegang kepala guru itu yang kembali memekik kepanasan.

‎"Aaakhhh! panas sialan!" umpat guru itu mencengkram tangan Kharissa setelah dia berhasil melepaskan ikatan, tapi energi hitam Kharissa membuat cengkraman itu terlepas karena sosok itu benar benar kepanasan sekarang.

‎"Rissa... tangan kamu" ucap Dirga karena tangan Kharissa yang masih belum sembuh kembali berdarah.

‎"Tidak apa apa" jawab Kharissa datar bahkan dengan santai membersihkan tangan juga kuku guru itu dengan tisu basah yang dia ambil dari saku celana Dirga karena guru itu sudah mulai terikat sempurna tidak bisa lepas lagi.

‎"Hhrrr...."

‎"Kamu... kacung" ucap Kharissa

‎"Gggrrrrr!"

‎"Kacung meneer atau kacung si gendut?" tanya Kharissa berdiri di depan guru itu.

‎"Hhrrrrrr"

‎"Tidak jawab karena kamu di bungkam, tapi kamu sudah ketahuan" ucap Dirga tersenyum sinis.

‎"A'udzubillahiminasyaitonirojiim bismillahirrahmanirrahim..."

‎Dirga membaca ayat ayat rukiyah untuk guru itu karena dia sudah memakai sarung tangan, Kharissa juga tetap di samping guru itu karena dia ingin menangkap sosok yang sudah menandai Hannah sebagai tumbal mereka, tapi saat guru itu pingsan karena tidak kuat dengan rasa sakit dan panas dari energi sosok itu, sosok itu malah tidak bisa di tangkap Kharissa karena dia berubah jadi asap putih berbau belerang, membuat semua orang yang ada di sana terganggu dan menghindar.

‎"Dia kabur" gumam Kharissa

‎"Pak Ilham tolong bawa Bu Widi ke unit kesehatan di sana ada dokter Wulan" ucap Dirga

‎"Baik pak ustadz" jawab Ilham yang merupakan salah satu guru di sana.

‎Dia menggendong Widi yang pingsan di ikuti oleh Khanza karena dia ingin melihat apakah Widi masih di pengaruhi oleh sosok putih itu atau tidak.

‎"Kharissa, kenapa tadi kamu membersihkan tangan Bu guru itu?" tanya Hatta

‎"Mas..." keluh Kharissa dan Dirga mengangguk.

‎Dirga meminta Bimantara untuk mengantar Kharissa juga ke unit kesehatan karena tahu istrinya itu malas mejelaskan panjang lebar tentang alasan dia membersihkan tangan Widi tadi, karena penjelasan itu akan sangat panjang menurutnya.

‎"Sosok itu ke sini pasti bukan hanya untuk menandai Hannah lagi, tapi juga untuk mengambil darah atau bagian tubuh Kharissa" ungkap Dirga

‎"Maksudnya?" tanya Hatta terkejut.

‎"Semalam Kharissa bermimpi banyak hal tapi dia tidak mengatakan apa mimpinya karena dia bilang itu belum sempurna, tapi dia ketahuan sosok putih itu ketika dia tersadar dari mimpinya, pasti sosok putih itu ingin menggunakan darah Kharissa atau rambut bahkan sedikit bagian kulit Kharissa untuk hal yang tidak baik, jadi Kharissa menghindari itu, itu selalu di ajarkan Daddy Hamka padanya katanya" jawab Dirga

‎"Dia waspada dan penuh perhitungan, makannya Kharissa itu sering di juluki manusia mematikan oleh khodam Hamka" ungkap Bimantara yang kembali ke tempat Dirga.

‎"Pasti ada alasan lain?" tanya Hatta

‎"Energi hitam yang di miliki Kharissa ini tidak di miliki banyak orang, hanya beberapa saja dan yang pertama adalah Om Gafi, lalu Om Langit dan Opa Haris, setelah itu turun ke Daddy Hamka, ada kak Kaelan juga dari kampung Cadas dan Kharissa. Hitam itu identik dengan energi gelap yang jahat, tapi energi hitam mereka itu hitam yang murni baik, makanya para jin tidak menyukai mereka karena setiap bersentuhan, energi mereka akan terasa panas di kulit para jin tapi terasa dingin jika untuk manusia seperti kita" jawab Dirga

‎

‎

‎

‎

1
neni nuraeni
aduuh ngarep kamu mah Erni,,, mimpi aja sana,,,, semoga si Romo gagal dan bintang sembuh sperti sedia kala lagi jgn sampai mereka menguasai bintang serta khodamnya,,, aga rela aku kak,, lnjutt
DIFAN2: Telah Hadir Novel *"SULUNG"* , di jamin Seru, yuk kak mampir!
total 1 replies
neni nuraeni
aduuh takutnya itu si anjing romo
neni nuraeni
wadduh semoga bintang seperti itu ga lama semoga bintang cepat sembuh,,, kasian mereka apalgi Sahara 🤭🤭🤭lnjutt
neni nuraeni: ok kak💪💪kak☺️☺️
total 2 replies
nurul supiati
bintang nya jadi polos polos gimna gtu
DIFAN2: *"SULUNG"* Sebuah novel yg akan buat dunia pembaca jungkir balik, yuk mampir!
total 2 replies
Ilham
Sahara pun kenak juga 🤣🤣🤣🤣
Ridwan01: iya bang, Bintang benar benar lupa semuanya
total 1 replies
Ilham
hahahha kasihan aku lihat di gandra 🤣🤣🤣🤣🤣
Ridwan01: Gandra harus jadi aktor
total 1 replies
Nyai Aksara 👩‍🦯
Waduh kok gitu bintang ini
Ridwan01: Bintang hilang ingatan kak
total 1 replies
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
gandra penggemarmu si erni🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ridwan01: benar sekali kak 👍
total 1 replies
neni nuraeni
Alhamdulillah bintang akhirnya slmt ayo Dimas blskn rasa sakit papamu, lnjut
Ridwan01: siap kak terima kasih 🙏
total 1 replies
Ridwan01
siap kak terima kasih
neni nuraeni
awas Jayden,,, lariiii,, lnjutt
neni nuraeni: sama2 kak🤗
total 2 replies
neni nuraeni
weeeh Patricia yg skrg jadi bulan2an nya Ratri dan sahara🤭🤭🤭,,, tapi urfa kayanya bkl suka deh ma tu patricia🤭🤭lnjutt
neni nuraeni: yee 💪💪💪 kak🤗🤗
total 2 replies
neni nuraeni
yeee akhirnya Vincent bersama lagi dgn Ratri,,, lnjutt
neni nuraeni: sama2 kak🤗
total 2 replies
Ilham
lanjut bg
Ridwan01: siap bang
total 1 replies
neni nuraeni
weeh mantaaap,,, lnjut kak
neni nuraeni: sama2 kak🤗
total 2 replies
neni nuraeni
akhirnya,, walaupun musuh lolos tapi setidaknya Jesica slmt, lnjutt
neni nuraeni: yee 💪💪💪 kak🤗
total 2 replies
Ilham
lanjut bg mangkin seru ini
neni nuraeni
semoga mereka bisa mnglhkn si raga dan s Romo anjing serta s Erni,,, dan semoga mereka berhasil merebut kmbli jantung vincent
Sakura Dilema
semakin membuat penasaran semangat selalu Thor
seru dan asyik sampai lupa waktu
😀❤️❤️❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!