Farel adalah seorang Ceo tampan yang bersikap dinggin bertemu dengan gadis cantik yang cuek bernama Nayla.
hal itu membuat pertengkaran bak kucing dan anjing jika mereka bertemu.
Namun karena takdir, mereka di satukan dalam ikatan cinta pernikahan.
Apakah mereka akan bersatu atau bahkan mereka akan berpisah?
Bagaimana kah kelanjutan nya?
Simak terus ceritanya ya
Jangan lupa tinggalkan jejak like, komentar, dan vote nya ya readersku😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon istna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
acara tunangan
setalah satu Minggu lamanya, mempersiapkan segalanya, akhirnya hari itu pun datang.
"tujuan saya kemari ingin mengantarkan anak saya Kevin untuk melamar anak bapak Salma" kata pak juna
"terimakasih sebelumnya atas apa yang telah diberikan kepada kami, sebelum nya mohon maaf bapak, kedatangan saya kemari ingin menjadikan putri bapak sebagai calon pendamping hidup saya, apakah bapak menerima?"
"dengan melihat keseriusan dan kegigihan nak Kevin, saya mengizinkan anak saya untuk menjadi pendamping hidup nak Kevin, namun semua itu saya kembalikan kepada Salma, apakah engkau bersedia nak" tanya pak Burhan pada salma
salma mengangguk malu,
"alkhmdllah" kata semua keluarga serentak
mereka akhirnya berbincang bincang sembari menikmati hidangan
"jadi nikahnya kapan ini' kata pak juna
"apa satu bulan lagi aja, nggak baik lama lama setelah lamaran" kata Bu Naya setengah bercanda
" begitu juga bisa, niat baik sebaiknya cepat disegerakan" tambah Bu Rena
"semuanya balik ke Salma dan Kevin"
"gimana nak? apa kalian setuju?"
Salma dan Kevin saling memandang
"Kevin setuju aja pa,"
"salma juga setuju"
"akhirnya"
"oke, setelah ini kita persiapkan dari sekarang" antusias pak Burhan
*di Kantor*
"mbak nayla, diminta pak Burhan menemaninya survei lapangan" kata Eva , sekertaris farel
"hah? saya? kenapa harus saya, kenapa tidak kamu aja"
"tidak bisa mbak, saya ada urusan lainnya yang tidak bisa ditinggalkan"
"huftzzzz!!!, iya deh iyaa"
"baik mbak, di tunggu pak farel di parkiran"
Naila menuju ke parkiran dan menuju mobil farel. terlihat farel sedang berkutat dengan handphone nya. Naila pun langsung masuk ke dalam mobil. dan farel seketika terkejut.
"hah?? ngapain kamu ke sini?"
"lohhhh, Eva yang bilang saya tadi diminta bapak menemani survei lapangan" jawab Naila dengan raut muka menahan malu
haduh!!! mam*us nih gue, malu banget kalau eva bohong ke gue.
"oh, salah dengar berarti saya tadi" kata naila bersiap membuka pintu mobil
"oh iya memang betul, tadi bercanda kali, gitu aja panik"
"satu sama, Hahaha" kata farel tertawa melihat ekspresi Naila yang panik.
dasar manusia jelmaan, kadang kayak singa kadang kayak kucing
"oke, kita akan ke kota x untuk survei"
"hembtz"
1 jam kemudian
setelah sampai proyek lapangan, farel berbincang bincang dengan para pekerja di ikuti Naila di belakangnya.
"semoga lancar"
"baik terimakasih pak"
karena sudah menjelang Maghrib. mereka bergegas pulang
"nay, udah Maghrib kita shalat dulu"
"iya"
mereka lalu turun dan menunaikan shalat Maghrib.
"laper nih gue" ucap Naila tanpa sadar
"hah?? ngomong apa sih gue barusan?? mulut.. mulut nggak bisa kalem bentar apa?"
"apa? kamu lapar"
"eh nggak, engg.. bapak salah denger kali"
"ya udah kita makan dulu"
lahhhh, tu kan malah makan lagi.
mobil menuju ke restaurant di tengah kota x. dan mereka memesan makanan sederhana.
"kamu suka pedes, sampai segitunya" tanya farel yang melihat Naila makan sambal dengan lahap
"hembtz" jawab naila sembari makan
"kamu nggak takut sakit perut?"
"nggak akan sakit perut, udah biasa makan pedas "
"oh, baiklah"
setelah selesai makan. mereka pun kembali ke kantor.
"makasih nay"
"santai aja lagi sama gue"
hah!!!!! mulutttt... mulut" sambil tangan Naila menutup mulut nya
"eh, maksudnya "iya" gitu tadi pak"
"oh, tidak masalah, lagian ini udh di luar jam kantor kok"
"mari bergegas pulang, sudah malam"
"iya pak"
"perlu di antar?"
"nggak usah, saya bisa sendiri kok"
Naila masuk mobil nya dan mulai meninggalkan area parkiran.
*sampai dirumah*
"kok pulang malam nay"
"iya mah, ada kerjaan tambahan"
"oh, ya udah sana mandi"
"iya mah"
Baca Part awal kayaknya seru..