NovelToon NovelToon
Rindu Terlarang Pada Bosku (Bos Adalah Mantan Guruku)

Rindu Terlarang Pada Bosku (Bos Adalah Mantan Guruku)

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: winda siregar

Aleena Keisha(24), desainer interior KALA JIVA Singapura. Kemenangan lomba desain hotel Bandung membawanya promosi ke Jakarta, kota yang menyimpan luka masa lalunya.

Hari pertama kerja, ia menabrak pintu kaca lobi. CEO KALA JIVA, Keanu Zayn Malik(30) terpaku. Gadis itu adalah Aleena, murid olimpiade matematika yang 7 tahun lalu pernah ia bimbing dan hilang kontak.

Gosip guru-murid dulu telah menghancurkan beasiswa Aleena. Zayn memberontak orang tuanya dan membangun KALA JIVA dari nol. Kini takdir mempertemukan mereka sebagai Bos dan Bawahan. Aleena tak mengenalinya sama sekali, malah mengira Zayn sudah beristri dan punya anak. Mampukah Zayn meluruskan semuanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon winda siregar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RTPB - 13

"Ibu... Ibu.."

Aleena mengguncang tubuh ringkih Ibunya yang sudah terkulai di atas meja makan. Wajah Ibu pucat pasi, bibirnya yang tadi berdarah kini membiru.

"Vin Ibu Viiiin..."

Air mata Aleena pecah seketika. Tubuhnya gemetar hebat.

Kevin yang baru masuk langsung berlari. Tanpa banyak bicara, dia mengangkat tubuh Ibu Aleena dengan sigap.

"Al, pegang tasnya! Kita ke RS sekarang! Aku udah pesen taxi di depan!"

Sepanjang perjalanan di dalam taxi, Aleena terus memeluk Ibu di pangkuannya. Dia terus memanggil, terus beristighfar.

"Bu... bangun Bu... Ale mohon Bu... jangan tinggalin Ale Bu... Uhuk Ibu kan janji mau lihat Ale pakai jas dokter... Bu..."

Kevin menggenggam tangan Aleena dari samping.

"Kuat Al... Ibu pasti kuat..."

Sesampainya di IGD, Ibu langsung dibawa masuk ke ruang tindakan. Aleena hanya bisa tertahan di luar pintu, dengan tas yang masih dia peluk erat. Lututnya lemas. Dia jatuh terduduk di lantai koridor rumah sakit yang dingin.

Satu jam. Dua jam.

Seorang dokter keluar dengan wajah menunduk.

"Keluarga Ibu Rina?"

"Saya dok, saya anaknya..." Aleena langsung berdiri dengan sisa tenaga.

Dokter itu menarik napas panjang.

"Kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Ibu Rina datang dengan kondisi infeksi paru yang sudah sangat berat, disertai komplikasi. Pendarahan yang tadi terjadi..."

Dunia Aleena berhenti.

"Maafkan kami, Nak. Ibu sudah tidak ada. Ibu berpulang lima menit yang lalu dengan tenang." Ucap seorang Dokter yang Aleena kenal sebagai salah satu dosennya.

Tas yang Aleena peluk jatuh. Suara pecahan itu memantul di koridor yang sepi.

"Ibu..."

Tidak ada teriakan. Tidak ada tangisan keras. Aleena hanya diam. Air matanya mengalir tanpa suara, membasahi kerudungnya.

Kevin langsung memeluk Aleena dari samping, menahan tubuh Aleena yang hampir ambruk.

"Al... istighfar Al..."

"Ibu bohong... Ibu janji mau lihat Ale wisuda... Ibu janji... Ibu mau lihat Ale jadi Dokter... Bu Ibu... Bangun Bu, jangan tinggalkan Ale. Hanya Ibu yang Ale punya. Kalau Ibu pergi, Ale hidup sama siapa lagi Bu" Tangisannya sungguh menyayat hati semua yang mendengarnya.

Malam itu adalah malam terpanjang dalam hidup Aleena.

Jenazah Ibu dibawa pulang ke rumah petak mereka. Hanya ada beberapa tetangga dan Shila yang datang membantu. Shila memeluk Aleena erat, mereka menangis bersama.

"Shil... aku gak punya siapa-siapa lagi Shil..."

"Kamu punya aku Al... kamu punya aku..."

Shila segera memberi kabar duka cita ke group SMA. Pagi harinya saat pemakaman Ibu Aleena ada beberapa orang teman SMA Aleena yang datang. Ada Bu Siti Wali Kelasnya dan juga Bapak Kepala Sekolah. Selebihnya teman - teman kuliah Aleena dan para tetangga.

"Kamu yang sabar ya Aleena. Ibu tau, begitu berat cobaan hidup kamu. Kamu hanya punya satu - satunya keluarga kamu dan kini harus pergi. Kamu yang ikhlas ya Nak" Hibur Bu Siti.

"Kalau kamu larut dalam kesedihan, Ibu kamu tidak akan senang Aleena. Bapak yakin kamu anak yang kuat. Ingat! Allah tidak akan kasih cobaan seberat ini kalau kamu tidak mampu memikulnya. Kalau kamu butuh tempat bicara, bertukar fikiran atau butuh sesuatu datang kepada kami ya.. Kami akan selalu ada untuk kamu" Sambut Bapak Kepala Sekolah.

"Terimkasih Pak, Bu. Allah yang balas semua kebaikan kalian" Aleena menjabat tangan mereka satu persatu.

Semua memberikan ucapan belasungkawa dan kata - kata penghiburan. Tapi tidak ada yang bisa membuat Aleena terhibur. Hatinya telah hancur.

Aleena menabur bunga di atas tanah merah yang masih basah dengan tangannya sendiri. Setiap taburan adalah serpihan mimpinya yang ikut dikubur.

Selamat tinggal Bu. Terima kasih sudah jadi Ibu terhebat. Maaf Ale belum sempat jadi dokter yang Ibu banggakan.

Tiga hari setelah Ibu meninggal, rumah itu terasa sangat kosong dan sunyi. Tidak ada lagi suara batuk Ibu. Tidak ada lagi suara Ibu memanggil

"Al, sudah makan?".

Di atas meja belajar Aleena, tergeletak jas putih mahasiswi kedokteran yang baru enam bulan dia pakai. Di sebelahnya, ada tumpukan resep obat Ibu yang belum sempat ditebus karena uangnya habis.

Aleena menatap jas itu lama. Dia ingat kata-kata Ibu dulu:

"Ibu selalu mendoakan kamu sayang..."

Tapi dia juga ingat, dia masuk kedokteran karena Ibu ingin dia jadi dokter. Bukan karena dia benar-benar mencintainya. Yang dia cintai adalah melihat rumah yang berantakan menjadi indah, menata ruang sempit agar terasa hangat. Seperti yang selalu dia lakukan di rumah petak ini.

Dan sekarang, alasan dia bertahan di kedokteran itu sudah tidak ada. Biaya kuliah, biaya hidup... semuanya sudah tidak ada lagi.

Beberapa hari ini, sejak Ibu nya meninggal Shila selalu datang ke rumah Aleena untuk menemaninya.

"Shil, aku mau berhenti kuliah"

Mata Shila melotot karena terkejut.

"Kamu serius Al?" Shila tak percaya.

"Iya aku serius"

"Kenapa?"

"Gak ada gunanya lagi aku jadi Dokter. Ibu sudah tidak ada. Kamu tahu kan dari dulu tujuan aku jadi Dokter karena ingin menyembuhkan Ibu"

"Walau begitu Al, setelah Ibu gak ada kamu kan tetap bisa menyelamatkan Ibu - Ibu lain yang sama seperti Ibu kamu"

Aleena menggelengkan kepalanya.

"Tabunganku juga sudah habis Shil untuk biaya pengobatan Ibu. Memang uang kuliahku gratis karena beasiswa, tapi beli buku dan untuk biaya kehidupanku sehari - hari sudah tidak ada lagi"

"Kamu bisa tinggal di rumahku Al. Papa Mamaku sudah mengenal kamu. Mereka pasti senang kalau kamu mau tinggal bareng aku" Bujuk Shila.

"Nggak Shil, aku gak mau merepotkan siapapun"

"Jadi apa rencana kamu selanjutnya?"

"Sementara aku akan cari kerja. Aku tidak akan putus kuliah, aku akan mencari cara lain agar tetap kuliah tapi aku tidak akan kuliah Kedokteran lagi. Aku trauma dengan Rumah Sakit, alat - alatnya dan semua yang berhubungan dengan Rumah Sakit"

Shila menyentuh bahu Aleena mencoba menenangkan.

"Aku akan bantu kamu. Kita hadapi semua ini sama - sama ya. Kamu tidak sendiri. Ada aku, sahabat kamu" Shila memeluk Aleena.

"Makasih Sil, aku gak tau bagaimana harus membalas kebaikan kamu"

"Jangan fikirkan itu Al"

Triiiiing...

Ponsel Aleena berdering. Kevin memanggil.

"Al, kamu dimana? Kamu gak masuk kuliah dua hari. Dosen nyariin."

"Vin... aku... aku mau berhenti kuliah..." suara Aleena serak.

"Hah? Apa? Al jangan ngaco! Kamu ingat mimpi Ibu kamu, cita - cita kamu. Tunggu ya, aku akan datang ke rumah kamu!"

Satu jam kemudian Kevin datang ke rumah Aleena dengan napas terengah-engah.

"Al, kamu gak boleh berhenti! Kamu pintar! Kamu..."

"Pakai apa Vin? Pakai apa aku lanjut kuliah? Tabungan Ibu habis buat berobat. Beasiswa olimpiade itu cuma biaya masuk, bukan biaya hidup. Aku bahkan gak punya uang buat beli buku anatomi bulan depan..."

Kevin terdiam. Lalu dia menatap Aleena dalam-dalam, dengan tatapan yang berbeda dari biasanya.

"Aleena... kalau masalah biaya, aku bisa bantu... Ayahku..."

Aleena menggeleng.

"Aku gak mau berhutang budi pada siapapun lagi. Aku gak bisa membayarnya Vin"

Aleena ingat hutang budinya dengan Zayn dan keluarganya yang sudah memberikan beasiswa hampir tiga tahun saat dia SMA.

Air mata Aleena kembali jatuh dan pipinya basah.

Kevin menggenggam kedua tangan Aleena. Tangannya hangat.

"Aaaal jangan berhenti.. Please... Aku gak tau gimana kampus kalau kamu gak ada. Kamu buat aku semangat kuliah Al. Karena aku... aku suka kamu Al"

.

.

BERSAMBUNG

1
Eva Karmita
kalau memang cinta dan sayang harusnya kamu perjuangkan Zayn bukan hanya menambah luka untuk Ale 💔🥺 , kalau memang kamu sudah berkeluarga jauhi Ale jgn kamu suka berbohong Zayn... kasihan Ale selalu diingatkan dgn masa lalu nya 💔 , ayo Ale move on dari Zayn kalau kamu sadar kamu bagai langit dan bumi Ale 🥺 jauhi pak Zayn
Deswita
terimakasih up nya Thor 🙏
🥺🥺🥺🥺 sesulit itu untuk mereka meraih bahagia 💪💪💪💪
Nabila hasir
KK author tak sabar flashback crita Zayn bisa nikah waktu Aleena berangkat ke singapore
Nabila hasir
ahhhh🥺🥺🥺 sedih .
Nabila hasir
masih penasaran dan kepo ma Zayn dng pernikahannya.
kenapa masih mencuri lihat ke Keisha aleena
Nabila hasir
jalan di bandung semoga Aleena kenalan ma cowok ya Kaka author
Nabila hasir
Aleena gak inget ma wajahnya pak keanu yaa.
sdah pangling Aleena ma Zayn Keanu.
Eva Karmita
otor kasih pendatang baru dong cowok yang cool berani ngejar Ale..., mau tau seperti apa reaksi Zayn melihat Ale dekat sama cowok yang ngejar alee
Deswita
terimakasih up nya Thor
ikutan sedih dengan kisah kalian,semoga cepat bersama Pak KEANU dan KEISHA 💪
Deswita
terimakasih up nya Thor 🥰
akhirnya pak Keanu memanggil KEISHA Nama panggilan sayang terucap juga💃💃💃💃
Nabila hasir
ahhh masih penasaran kenapa Zayn bisa menikah Sampek punya anak.sedangkan hati masih mikirin Aleena.
kasihan ma Aleena hatinya tertahan 6 THN yg lalu ma Zayn keanu
Nabila hasir
zyandra anaknya Zayn.
tapi penasaran ma hidup Zayn 6 THN yg lalu kenapa Sampek bisa dan menikah .mana manggil sayang lagi pas di bandara.tapi sekarang hatinya katanya masih memikirkan Aleena.
tambah kepo ma penasaran baca lanjutannya
Nabila hasir
masih penasaran ma pak zayn
Nabila hasir
kenapa kamu nyari Alena Zayn?
bukannya kamu sdah nikah yaaa
Wanda
semangat kak, aku tunggu tiap saat pokoknya, 🌹🌹
Eva Karmita
lanjut otor semangat 🔥💪🏻🥰
Eva Karmita
Andai kamu tau Ale orang yang selama ini kamu kagumi adalah mantan guru yg kamu cintai apa yg bakal kamu lakukan Ale ... berhenti atau terus lanjut bekerja di perusahaan itu .. semangat ya Ale jgn terkurung di masa lalu tapi teruslah melangkah maju demi masa depan...buka lembaran baru move on dari masa kelam melangkah untuk kehidupan yang lebih baik, buka hatimu jgn memikirkan mantan guru yang sudah bahagia dgn wanita pilihan keluarga nya laki" seperti itu tidak pantas kamu cintai ibarat kata dia langit kamu bumi tidak akan pernah bisa bersatu apalagi pak guru tidak ada pendirian yg masih bernaung di ketiak orang tua nya
yumi chan
thor bt ale bisa mut on dr zaey thor..dn bt zaey tdk bisa mlpkn ale lg..
Deswita
terimakasih up nya Thor 🙏
💃💃💃 liburan diBandung Allena 💪
Eva Karmita
otor please jgn buat Al seperti kecintaan sama Zayn... Ale jgn baper ya , ingat Ale perjuangan mu sampai di titik ini ngk usah ingat mantan guru mu fokus ke masa depan aja Ale
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!