NovelToon NovelToon
Cinta Kembali Saat Rambut Memutih

Cinta Kembali Saat Rambut Memutih

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Bad Boy / Cinta Lansia
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: husna_az

Ainun yang sudah berusia senja, harus mengurus Alif—cucunya—yang tingkat kenakalannya luar biasa. Beberapa kali dia dipanggil ke sekolah karena Alif membuat ulah. Meskipun begitu Ainun sangat menyayangi cucunya itu.

Hingga suatu hari datanglah murid baru dari kota yang ternyata cucu dari Malik, yang merupakan mantan kekasih Ainun. Perasaan tidak enak dan canggung pun membuat keduanya bingung harus bagaimana. Namun, tanpa disadari semua itu adalah awal dari cinta lama yang kembali hadir.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon husna_az, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Oma Laila dan Fajar sudah kembali bergabung dengan Oma Ainun dan Alif, tapi tidak ada yang memulai pembicaraan. Fajar dan Alif saling membuang muka karena enggan untuk berteman. Laila dan Ainun saling lirik, hingga akhirnya keduanya pun hanya bisa membuang napas panjang.

Untuk memang menaklukkan hati cucu mereka sangatlah sulit. Keduanya sama-sama memiliki watak yang keras. Meskipun begitu Ainun dan Laila sama-sama bertekad mereka akan membuat Fajar dan Alif menjadi teman, bahkan mungkin mereka nantinya akan menjadi saudara.

"Alif, kamu mau 'kan mempertimbangkan apa yang Oma minta tadi?" tanya Ainun pada cucunya.

"Aku tidak mau, Oma. Aku tidak mau berteman dengan dia."

"Apa yang membuat kamu tidak mau berteman dengan Fajar? Dia anak yang baik, sama seperti kamu. Kamu hanya belum mengenalnya saja."

"Baik dari mana? Dari dulu dia selalu memusuhiku. Pokonya aku tidak mau berteman dengan dia."

"Siapa juga yang mau berteman denganmu! Aku juga tidak mau berteman denganmu. Dari dulu kamu itu selalu saja membuat masalah dengan teman-temanku, itu yang aku tidak suka darimu."

"Itu karena mereka yang buat ulah duluan. Aku tidak akan membuat masalah dengan mereka jika mereka tidak melakukan kesalahan."

"Sudah, sudah, kalian sama-sama melakukan kesalahan. Meminta maaf lebih baik daripada yang memaafkan. Sekarang kalian saling bersalaman dan mulai sekarang kalian harus berteman. Jika tidak, maka kamu Alif, uang jajan kamu akan Oma dikurangi, Oma juga akan tarik motor kamu," kata Ainun dengan tegas.

"Iya, benar. Oma juga akan melaporkan apa yang kamu lakukan pada orang tuamu, Fajar, biar mereka yang memberikan hukuman. Oma sudah lelah," timpal Laila yang tidak ingin kalah.

Alif dan Fajar sama-sama kesal, tapi tidak berani membantah terutama Alif, kalau dia membantah bisa-bisa nanti dirinya akan dimasukkan ke pondok pesantren, hal yang sangat dia tidak inginkan. Melihat kedua anak itu terdiam membuat Ainun dan Laila sedikit lega. Setidaknya mereka ada hal yang ditakuti, yang nanti akan dijadikan sebagai ancaman saja.

Setelah cukup berbincang mereka pun pamit pulang ke rumah masing-masing. Anak-anak juga menggunakan motornya sendiri-sendiri.

***

Fajar sampai di rumah lebih dulu karena dia menggunakan motor. Di ruangan tamu sudah ada Harun dan Malik yang sedang berbincang. Fajar yang melihat keberadaan Malik pun jadi kesal. Dia jadi ingat dengan kejadian hari ini. Semuanya juga berhubungan dengan orang yang dipanggilnya 'opa' itu.

Melihat kedatangan Fajar, Malik pun segera berdiri dan bertanya, "Fajar, tadi kamu bertengkar dengan siapa? Kata opamu pihak sekolah memanggil walimu."

"Alif," sahut Fajar dengan kesal dan segera berlalu dari sana sebelum Malik bertanya banyak hal.

"Fajar, Opa belum selesai bertanya. Tadi yang datang mewakili orang tuanya Alif siapa?" teriak Malik yang tidak mendapat jawaban dari Fajar karena anak itu sudah tidak terlihat.

Harun menepuk pundak sahabatnya dan berkata, "Sudahlah, dia sepertinya sedang kesal. Pasti tadi Laila sudah memarahinya."

"Aku 'kan hanya bertanya tentang Alif."

"Alif atau Ainun?"

"Dua-duanya."

"Sudahlah, tunggu Laila saja."

"Kenapa tadi kamu tidak menghubungiku, biar aku saja yang datang ke sekolah Fajar."

"Halah, kamu itu modus saja. Yang ada nanti Fajar akan semakin marah karena kamu lebih membela Alif."

"Mana ada begitu! Meskipun Alif adalah cucunya Ainun, tapi Fajar juga cucuku. Meskipun tidak ada darahku yang mengalir dalam tubuhnya, tapi tetap saja sejak kecil aku sudah menganggapnya sebagai cucuku sendiri, jadi aku tidak mungkin membela salah satunya."

"Terserah kamulah. Nanti bicara saja sama Laila."

Harun memang tidak meragukan betapa besarnya rasa sayang Malik pada Fajar. Mungkin itu karena pria itu tidak memiliki keluarga lagi, padahal sudah beberapa kali dia menasehati temannya itu untuk pulang dan menerima perjodohan kedua orang tuanya, tapi Malik selalu menolak dengan keras. Baginya tidak ada wanita lain yang bisa menggantikan Ainun.

Tidak berapa lama terdengar suara mobil berhenti di depan rumah. Masuklah Laila dengan langkah pelan karena tahu di rumahnya ada Malik, terlihat mobil pria itu terparkir di depan rumah. Wanita itu sengaja berjalan tanpa melihat dua orang yang sedang duduk di sofa ruang tamu dan berjalan memasuki rumah.

"Laila, tunggu! Duduklah dulu, kita bicara sebentar!" seru Malik membuat Laila menoleh.

"Mau bicara apa? Aku sudah sangat lelah. Aku mau istirahat."

"Ayolah, Laila! Jamu mana ada lelahnya. Apalagi di saat waktunya ghibah seperti ini."

"Ghibah? Enak saja ngatain aku. Bilang saja kalau kamu ingin tahu tentang Ainun, nggak usah banyak alasan."

"Itu kamu tahu, pakai pura-pura tidak mengerti segala. Duduklah dulu."

1
Love You Z♥️
aku ngak puas bacanya,,, padahal novelnya baguuussss,,, ngak melulu percintaan anak muda remaja atau dewasa,,, tapi dicerita yang mengisahkan lansia lansia iniiii menunjukkan setia itu mahaaalll
Husna_az: terimakasih atas ulasannya kak🙏
total 1 replies
Love You Z♥️
uploadlaahhh 2 bab sehari thooooorrrr,,,
Love You Z♥️
semangat teruuussss othooooooorrrrrr,,,
ceritanya baguuuuss,,, aluuuurrrnnnyyaaa aku suka bangeeettttt,,,,, 😍😍😍😍
gaby
Seru thor, sangat jarang ada novel kisah cinta paruh baya, bahkan bila adapun biasanya mereka baru pny anak, bukan cucu yg dah remaja. Btw dr awal bab ga di sebutin brp usia mereka, biar kt bisa berhalu ria
gaby
Seru, kisah cinta pasangan paruh baya👍👍
gaby
Penyakit anak jaman skrg gitu, ga menghargai orangtua. Dulu ketika mereka msh anak2, kita para orang tua yg repot mwngasuhnya. Giliran anak2 dah dewasa & berumahtangga, kita jg yg harus jd babu ngurus cucu. Harusnya menikmati sisa usia dgn pikiran tenang, ini malah di bebani jg babu sitter. Kalo pasutri sama2 kerja, alangkah baiknya sewa pembantu buat ngasuh anak, tp tetep nenek atau kakeknya bantu pantau doang.
Love You Z♥️
sering sering up yaaa thooorrr
novelnya baguuuuss,,,, alur ceritanya juga bagussss,, aku suka😍
Husna_az: insyaallah diusahakan ya kak
total 1 replies
Mira Hastati
bagus
Nurgusnawati Nunung
semoga berhasil usaha kalian.. Fajar, Alif
Nurgusnawati Nunung
lanjut thor..
Nurgusnawati Nunung
Alif . bisa juga ngerayu oma.
Nurgusnawati Nunung
Fajar anak yang baik. masih memikirkan opa Malik..
Nurgusnawati Nunung
Aduh.. opa Malik suka nge ghibah juga yaa. 🤣
Endang Sulistia
pret...manisnya mulutmu lif..
Endang Sulistia
lanjut thor...
Endang Sulistia
betul tuh lif..👍
Endang Sulistia
cocok Alif Ama fajar jadi saudara
Endang Sulistia
🤪🤣🤣🤣
Endang Sulistia
🤣🤣🤣🤣
Nurgusnawati Nunung
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!