NovelToon NovelToon
Terjebak Pernikahan Dengan Gus

Terjebak Pernikahan Dengan Gus

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:17.9k
Nilai: 5
Nama Author: Julia And'Marian

Keira tidak pernah menyangka—keputusan sederhana untuk bersembunyi di sebuah rumah kosong justru mengubah seluruh jalan hidupnya. Niatnya hanya menghindar dari masalah yang mengejarnya, mencari tempat aman untuk sesaat. Namun takdir seolah punya rencana lain.
Sebuah kesalahpahaman terjadi.
Dan dalam hitungan waktu yang begitu singkat… Keira terikat dalam pernikahan dengan seorang pria yang bahkan belum pernah ia kenal sebelumnya.
Gus Zayn.
Pria yang datang ke rumah itu bukan untuk mencari masalah—melainkan hanya menjalankan permintaan temannya untuk mensurvei sebuah rumah yang akan dibeli. Ia tak pernah membayangkan, langkahnya hari itu justru menyeretnya ke dalam sebuah ikatan suci yang sama sekali tidak ia rencanakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julia And'Marian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 13

Keira melangkah perlahan memasuki bangunan tua yang terlihat seperti sudah lama tak terawat. Dinding-dindingnya retak, catnya mengelupas, dan lantainya berdebu tebal. Suasana dingin menusuk tulang, membuat bulu kuduk Keira berdiri.

Ia menoleh ke arah Gus Zayn yang berdiri tegap di sampingnya, wajahnya datar tanpa ekspresi sedikit pun. "Kenapa kita harus ke sini?" suara Keira bergetar tipis, matanya menelusuri sudut gelap yang seolah menyimpan rahasia kelam. Nafasnya terasa berat, seakan ada sesuatu yang mengintai dari balik bayangan.

Gus Zayn tetap diam, hanya menatap lurus ke depan. Tatapannya yang dingin membuat Keira semakin waspada, seolah pria itu sudah terbiasa dengan tempat yang menimbulkan ketakutan itu.

Langkah Gus Zayn mantap, mengajak Keira masuk lebih dalam. Keira merasakan jantungnya berdegup kencang, takut tapi juga penasaran.

Udara pengap bercampur aroma kayu lapuk semakin membuatnya tidak nyaman. Di sudut ruangan, terdengar suara samar—mungkin hanya angin, pikir Keira—namun ia tak bisa menghilangkan perasaan bahwa bangunan itu menyimpan sesuatu yang tak kasat mata.

Gus Zayn menoleh sebentar, menatap Keira dengan mata yang tak menunjukkan kehangatan. "Tidak ada yang perlu kamu takutkan," katanya pelan, tapi nada suaranya dingin seperti es.

Keira menggigit bibirnya, mencoba menenangkan diri. Namun di dalam hati, ia tahu ketakutan itu bukan semata imajinasinya.. Tapi karena pria itu pasti akan memarahinya soal tadi.

Gus Zayn menyuruh Keira duduk di sebuah kursi yang ada di sana..

Keira menuruti perintah Gus Zayn dengan langkah pelan, lalu duduk di kursi kayu yang tampak rapuh di sudut ruangan itu. Matanya yang gelisah menelusuri setiap sudut, dari dinding yang retak hingga jendela yang hanya diselimuti tirai tipis, seolah mencari celah untuk melarikan diri. Jantungnya berdegup cepat, namun dia berusaha menenangkan diri, meski tangan kecilnya gemetar tanpa bisa disembunyikan.

Sementara itu, Gus Zayn melangkah mantap menuju lemari usang yang berdiri kokoh di sudut ruangan. Suara langkahnya menggema pelan di lantai kayu yang berderit. Dengan tatapan tajam, dia membuka pintu lemari itu perlahan, mengeluarkan sebuah benda yang seolah menyimpan rahasia besar. Udara di ruangan itu menjadi semakin berat, membungkus Keira dalam keheningan yang menegangkan.

Gus Zayn melangkah perlahan kembali ke arah Keira dengan sebuah buku tebal yang terlihat usang di tangannya. Kulit sampulnya yang retak dan halaman-halaman yang agak menguning menunjukkan usia buku itu yang sudah puluhan tahun.

Keira menatap buku itu dengan mata penuh penasaran, bibirnya sedikit mengerut seolah berusaha menangkap makna di balik keberadaan buku tersebut. Cahaya redup dari lampu gantung memantul lembut di permukaan buku, menambah kesan misterius.

Gus Zayn meletakkan buku itu di atas meja depan Keira dengan hati-hati, lalu menatap Keira sambil berkata dengan suara berat, "Ini buku saya waktu pertama kali saya belajar shalat."

Wajah Keira berubah serius, dadanya berdebar seiring rasa ingin tahu yang semakin kuat, sementara jari-jarinya tanpa sadar meraba permukaan meja, menunggu detik-detik selanjutnya yang akan di jelaskan oleh suami dadakannya itu.

"Saya selalu menulis semuanya di sini. Dari rukun, hukum, syahadat, tata cara shalat, maupun tata cara berwudhu." Gus Zayn bisa saja memberikan buku panduan shalat kepada Keira yang lain di perpustakaan pondok pesantren, tapi entah kenapa, hatinya malah menuntunnya memberikan bukunya dulu.

Keira menggigit bibirnya kencang. "G-Gus tau?"

Gus Zayn menganggukkan kepalanya. "Saya tahu, Keira... Dan entah apa yang Allah ujikan pada saya ini. Saya juga tidak tahu..." Gus Zayn mengusap wajahnya frustasi.

Keira mendongak. "Apakah anda menyesal menikahi saya? Kalau anda menyesal, silahkan anda talak saya sekarang juga. Saya nggak paham agama. Saya hanya tau agama saya Islam, tapi Islam itu apa saya tidak tahu." Ucap Keira jujur. Entah kenapa ia malah merasakan sesak yang luar biasa saat mendengar perkataan Gus Zayn. Pria itu seperti menanggung beban yang banyak karena kehadirannya.

Gus Zayn tertegun mendengarnya, ia mengucapkan istighfar berulangkali, karena sepertinya ia sudah salah bicara dan membuat hati perempuan ini sakit hati. "Maaf."

"Gus tidak perlu minta maaf. Kita di pertemukan karena sebuah kesalahpahaman. Jadi, lebih baik kita akhiri saja semuanya, sebelum terlambat. Saya juga harus kembali pada orang tua saya." Ucap Keira. Sungguh ia sebenarnya sangat betah di pondok pesantren ini. Hatinya mendadak nyaman dan tidak ada resah gelisah sama sekali. Terlebih saat ia mendengar suara lantunan ayat suci Al-Quran. Keira sama sekali tidak ingin semua itu berakhir. Namun, ia harus tau diri juga, jika pria yang berstatus suaminya itu tidak lah mungkin bersama dengan-nya. Status mereka berbeda.

Keira menatap lekat wajah tampan itu yang juga menatapnya. Ada desir aneh, namun Keira tak boleh merasakannya. Ia harus menepis kuat perasaan yang datang tiba-tiba itu.

Keira menarik nafasnya,

"Gus ayo talak saya."

1
Cah Dangsambuh
bacanya sampe nahan napas tapi aku bingung mo komen yg bagian mana pokoknya meleleh senyum tegang jadi satu makasih buat kak othor dah bikin aku kaya wong edan🤣🙏
𝐈𝐬𝐭𝐲
yah di gantung... makin bikin penasaran... lanjuut thor..
Cah Dangsambuh
hadeeeeehhhhhh gerah kak otor keyra lucu takut ga kuat jauhlah takut nangislah tapi yaaa memang begitulah cinta kadang suka bikin kita susah paham kaya aku udah berumah tangga selama 30 thn kalo salah satunya harus pergi 2 hari aja ujung ujungnya kaya keyra tarik ulur takut inilah itulah kaya abg kadang malu sendiri🙏🙏🙏 maaf kak jadi curhat wkwkwk
Julia and'Marian: wah nggak apa-apa kak, aku seneng loh dengerin kakka curhat...
total 1 replies
Cah Dangsambuh
amat sangat menegangkan
Cah Dangsambuh
ya allah buka aja semua kebusukan tiga abangmu key biar kamu tenang toh mama papamu udah menyadari kekeliruannya
Cah Dangsambuh
yogi sebenarnya apa sih yang kamu pwrbuat sampe sekeluarga kacau adik permpuan satu satunya trauma ,,abang ga jelas
𝐈𝐬𝐭𝐲
Keira kenapa gak jujur saja sih ma keluarganya...
𝐈𝐬𝐭𝐲
up lagi thor
𝐈𝐬𝐭𝐲
iya kalo di bawa pulang aku takut Keira jadi disiksa ma kakak² nya..
𝐈𝐬𝐭𝐲
ceritanya bagus bgt thor aku suka😍😍
𝐈𝐬𝐭𝐲
jujur aja kei biar kakak² mu yg jahat kena hukuman...

semoga listriknya nyala lagi ya thor biar bisa up lagi ...
Julia and'Marian: aminn kak. makasih doanya...
total 1 replies
Della Nuri delima
double up thorrrrrrrr
𝐈𝐬𝐭𝐲
mama & papanya sudah tau rahasia anak anaknya kah🤔
𝐈𝐬𝐭𝐲
makin di bikin penasaran sebenarnya apaa yg terjadi di keluarga mereka...
Cah Dangsambuh
tabir keluarga akan terbuka segera kalau kak othornya sering up😆🙏
𝐈𝐬𝐭𝐲
up lagi dong thor makin penasaran nih..
Julia and'Marian
aku belum update kah?? kok lupa ya
Cah Dangsambuh
kepintaran tetap di bawah adap mbakyu afifaaaah keyra biarpun belum bisa ngaji tapi tetap menjaga adab lhaaa yu afifah yang menurutmu putri kiyai pintar lulusan pondok hafidhoh dan sebagainya tapi adabnya ga di pake dan khatam qur'annya hanya sekedar apal ga di makna yo kalah toh
𝐈𝐬𝐭𝐲
keira yg di panggil zaujati kok aku yg meleleh ya😂
Julia and'Marian: hehehe
total 1 replies
Cah Dangsambuh
allahu akbar alhamdulillah cuma mimpi,aku hampir ga mo baca liat judulnya(talak)karna aku dah cinta mati di cerita ini ga tanggung tanggung hati terlalu menjiwai tapi begitu ning nong ning gung menyusup kedalam rumah rangga gus zayn rasanya ga sanggup nerusin baca 🤣 🙏🙏padahal cuma cerita tapi seakan hadir nyata makasih kak othor dah ngaduk aduk rasa👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!