NovelToon NovelToon
Suamiku Juragan Kerupuk

Suamiku Juragan Kerupuk

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti / Romansa pedesaan / Komedi
Popularitas:59.9k
Nilai: 5
Nama Author: Desau

Arisa dikhianati calon suaminya sendiri di hari pernikahan. Namun karena tak mau malu, Arisa memutuskan menikahi pemuda desa bernama Ogi, yang diketahui juga sebagai murid favorit ayahnya Arisa dulu.

Ogi yang sepenuhnya punya usaha kerupuk di desa, membawa Arisa untuk ikut tinggal dengannya ke desa. Saat itulah kehidupan Arisa berubah drastis.

"Suara apa itu, Kang? Aku nggak bisa tidur," bisik Arisa sambil menghimpitkan badannya ke dekat Ogi.

"Itu cuman suara burung hantu atuh, Neng..." sahut Ogi berusaha tenang.

"Kompor gasnya mana, Kang?"

"Di sini masaknya masih pakai kayu atuh, Neng..."

"Ini kenapa sinyalnya nggak ada, Kang? Aku butuh wifi!"

"Di sini wifi belum ada atuh, Neng. Kalau mau sinyal pun harus naik ke tebing dulu."

Banyak pengalaman baru yang harus dilalui Arisa. Bagaimana kisah romantis dan kekocakkan mereka tinggal di desa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 13 - Deg-Degan

Diam-diam Arisa tersenyum melihat Ogi tertawa. Setidaknya dia bisa membuat lelaki itu tertawa sejenak.

Puas tertawa, keheningan pun menyambut. Ogi menatap ke arah Arisa yang tampak kembali mengutak-atik ponselnya.

"Neng butuh sinyal? Kalau mau, ayok aku temani ke tebing. Tempatnya juga dekat sama ladang Eyang Imas atuh," tawar Ogi.

"Iya nih. Dari tadi pagi aku berusaha menghubungi Papa. Setidaknya aku mau memberitahunya kalau aku dan kamu sudah sampai. Dia pasti sekarang menantikan kabar kita," sahut Arisa.

"Ya udah. Ayo kita pergi!" ajak Ogi. "Teteh! Jaga rumah ya! Aku sama Eneng mau ke ladang Eyang!" pekiknya.

"Iya, Gi!" sahut Asih. Dia sedang sibuk mencuci piring di dapur.

Ogi dan Arisa lantas beranjak meninggalkan rumah. Ogi tampak berjalan lebih dahulu. Sedangkan Arisa mengekori dari belakang.

"Eyang kok masih pergi ke ladang udah tua begitu? Nggak kasihan, Kang?" celetuk Arisa.

"Kau pikir aku nggak pernah bilangin Eyang untuk berhenti? Udah beberapa kali loh aku bilangin dia. Tapi pergi ke kebun bunganya sudah jadi kegiatan rutin setiap hari. Eyang Imas tuh sayang banget sama kebunnya," jelas Ogi panjang lebar.

"Tunggu, tunggu, Kang!" Arisa meraih tangan Ogi dan mendekatkan wajah cantiknya. "Apa kau bilang? Eyang Imas punya kebun bunga?" cecarnya.

Mata Ogi mengerjap cepat. Jantungnya hampir copot karena pendekatan Arisa yang begitu tiba-tiba. Ogi terkesiap sejenak. Menatap lekat wajah cantik gadis di depannya.

"Kang! Kenapa malah bengong atuh?" tukas Arisa. Secara alami dia melepas tangan Ogi.

Ogi langsung tersadar. Apalagi saat mendengar Arisa berbicara dengan nada sunda dan menambahkan kata 'atuh' di akhir kalimat. "Loh, kok pakai atuh? Sudah mulai terbiasa ya?" timpalnya. Ogi begitu pintar menyembunyikan rasa gugupnya. Itu bahkan tak terlihat di mata Arisa.

"Kayaknya begitu. Bahasa sunda tuh terdengar lembut banget ya. Aku suka dengarnya. Kayaknya aku bakalan ketularan deh kalau kelamaan tinggal di sini," tanggap Arisa.

"Bagus deh. Nambah kan ilmu bahasamu. Itu sisi positifnya, Neng..." balas Ogi.

"Tapi kan aku nggak bakalan lama-lama di sini. Kau tahu itu kan, Kang?" sahut Arisa. "Oh iya, mengenai kebun bunga tadi, apa benar Eyang Imas punya?"

Ogi mengangguk. "Kau suka nggak sama bunga?" tanyanya sambil kembali melanjutkan perjalanan.

"Banget! Emangnya Eyang menanam bunga apa?"

"Macam-macam. Dari mulai melati, mawar, aster dan banyak lagi. Aku tahunya itu doang. Laki mah mana tahu tentang bunga atuh, Neng..."

"Jadi nggak sabar pengen lihat." Arisa jadi merasa bersemangat. Dia sampai lupa kalau tujuannya pergi ke tebing untuk mencari sinyal. "Masih jauh nggak, Kang?"

"Bentar lagi," sahut Ogi.

Cukup lama mereka berjalan di jalanan setapak. Arisa merasa kalau dirinya sudah berjalan cukup lama. Kakinya mulai terasa pegal. Apalagi Ogi membawanya ke jalan yang cukup menanjak.

Plak! Plak! Plak!

Arisa beberapa kali menepuk beberapa bagian tubuhnya karena nyamuk. "Gila! Ini nyamuknya banyak banget, Kang!" keluhnya.

"Makanya jalannya cepet, Neng!" sahut Ogi.

"Katanya bentar lagi, tapi kok belum sampai juga," keluh Arisa sambil meringiskan wajah. Menahan rasa pegal di kakinya.

"Kita sudah sampai!" kata Ogi.

Arisa mengedarkan pandangan ke sekeliling. Dahinya berkerut karena tak menemukan ada kebun bunga di sana.

"Mana kebun bunganya?" tukas Arisa.

"Sini!" Ogi tampak berjalan lebih dulu dan naik ke pinggir tebing. Arisa lantas mengikuti, dan saat itulah dia bisa melihat hamparan kebun bunga milik Eyang Imas. Ternyata kebun itu cukup luas dan terlihat subur.

"Ya ampun... Cantik banget, Kang..." Arisa menyatukan kedua tangannya sambil menatap kagum. Matanya sampai berkaca-kaca karena mengagumi keindahan itu. Jelas itu adalah pemandangan yang jarang dirinya temui di kota.

Dari samping, Ogi justru terpesona pada Arisa. Jantungnya lagi-lagi berdetak kencang. Perlahan Ogi memegangi dadanya. 'Kenapa kok aku jadi deg-degan ya?' batinnya.

1
Tiara Bella
mudah²ada keadilan Ogi sm Arisa....
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
punya sodara kaya iblis ...ada aja jahat nya ...sepak aja sih yang jauh tadinya mah 🤭
Mita Paramita
fitnah lebih kejam daripada pembunuhan 🤣🤣🤣semoga biang kerok Heru & Mega cepet ketahuan 😭 kasian ogi
MamDeyh
Siapa tuh laki2 yg ktm mereka? Apa si Marcel yg akan nolong mereka/Shy/
Fitri Yaningsih
dan sejauh ini kerupuk aman2 saja aturan gosip gitu bisa diluruskan dari awal kalo saja ada yang buka suara yang bergosip pertama kali itu heru dan mereka pasti kenal dan sampaikan ke ogi jadi tidak berkembang menjadi bencana
Fitri Yaningsih
susah yach hidup dikampung gampang kemakan omongan dan gosip.emang mereka ga bisa gitu ngomong yang yebarin fitnah tuh si heru pasti mereka tau dan kenal kan ama heru ko ga kedetek gitu trus mereka juga harusnya tau perangai heru seperti apa dan heru masi keluarga ogi heran deh trus emang segitu lengahnya kah keadaan gudang ampe orang nyusup ga ketauan kan katanya gudang dan rumah dekat
Mita Paramita
jahat banget nih pasangan iblis gak suka liat ogi bahagia 🤨
ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
fitnah lebih kejam, semoga ogi dan arisa bisa lewatin sama-sama ya.
mega sama heru dapat ganjarannya
Fitri Yaningsih
biarlah ogi bahagia bersama arisa apapun yang terjadi dan mudah2an segala kelicikan heru dan mega malah berbalik ke yang merencanakan tertawa jahat wkwkwkwkwk
Fitri Yaningsih
sodara macam apa itu liat adiknya maju bukannya senang dan mendukung malah iri dasar serakah kamu heru cocok sama mega
mudah2an nanti dapet hidayah yang tak terlupakan buat 2 sejoli tamak ini 😡😡😡
Rommy Wasini Khumaidi
konflik dimulai lagi,lanjutkan!
Sri rahayu
biasa lah nganten baru ,maunya di kasur terus 🤣🤣🤣🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
sekali nya dah tau enak malah coba berbagai gaya ....🤣
MamDeyh
Astogeeee aku jd mesem2 sendiri🤭🤭
Fitri Yaningsih
wah kang ogi penasaran........ praktek lah langsung gas keun dari pada penasaran ampe ga tidur 🤭🤭🤭🤭 kasiannya🤣🤣🤣🤣
Tiara Bella
waduh berbagai gaya ya Ogi Arisa.
Tiara Bella
wow asiknya mereka main
W I 2 K
semoga pas balik kampung neng arista Hamidun ya....ogi alit otw gak pake lama....lounching produk Made in kota 🤣🤣
Rommy Wasini Khumaidi
lanjut
W I 2 K
bagus...
alur ceritanya memasukan budaya kota dan desa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!