NovelToon NovelToon
My Lovely Devil

My Lovely Devil

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Diam-Diam Cinta / Keluarga & Kasih Sayang / Persahabatan / Romansa
Popularitas:258.7k
Nilai: 5
Nama Author: Iin Nuryati

Yumna tiba-tiba saja diculik oleh seseorang yang ternyata adalah kakak dari sahabat baiknya sendiri. Yumna lantas dikurung di villa milik Zayn, kakak dari sahabat baik Yumna, Zunia, yang baru saja meninggal karena sebuah kecelakaan mobil. Dan kenyataan bahwa ternyata Zayn sudah resmi menikahi Yumna membuat Yumna sangat syok.

Apa yang sebenarnya sudah terjadi? Kenapa Zayn ( kakak Zunia ) sampai menculik dan mengurung Yumna, bahkan sampai menikahi Yumna secara paksa? Dan ada rahasia apa sebenarnya dibalik kecelakaan yang sudah menewaskan Zunia itu?

Bahkan rahasia dari identitas Yumna yang sesungguhnya pun akhirnya diungkap secara mengejutkan oleh Zayn. Bagaimana Yumna menjalani takdir hidupnya yang tiba-tiba berubah drastis ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Iin Nuryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13. Sedikit Nyaman

"Mbok, hari ini aku nggak tidur di sini. Aku mau pulang ke rumah dulu," kata Zayn seraya berjalan menghampiri Mbok Sum.

Mbok Sum yang sedang mempersiapkan makanan untuk Yumna pun kemudian menghentikan aktivitasnya untuk sesaat.

"Loh, terus istrinya Den Za?" tanya Mbok Sum setelah menoleh dan beralih kepada Zayn.

"Dia akan tetap di sini. Tolong urus semua kebutuhan dan keperluan dia selama di sini nanti ya, Mbok. Untuk pakaian dia, sebentar lagi akan diantar sama Dennis. Besok aku ke sini lagi," jawab Zayn setelah berdiri di hadapan Mbok Sum, sekaligus memberitahu Mbok Sum.

"Baik, Den," balas Mbok Sum.

"Tetep kunci pintu kamar itu Mbok, jangan biarkan dia keluar dari dalam kamar. Dan jangan biarkan dia pegang HP. Aku nggak mau dia menghubungi orang lain," pesan Zayn.

"I-iya Den, baik," balas Mbok Sum lagi, menurut, meskipun sedikit merasa heran juga.

"Aku balik dulu, Mbok," pamit Zayn kemudian.

"Iya, hati-hati Den Za," pesan Mbok Sum.

Menganggukkan kepalanya pelan, Zayn pun kemudian berbalik dan melangkah meninggalkan Mbok Sum.

Mbok Sum membuang nafasnya pelan. Mbok Sum pun lalu melanjutkan aktivitasnya menyiapkan makanan dan minuman untuk Yumna. Setelah selesai, Mbok Sum segera saja membawa nampan berisi makanan dan minuman itu menuju ke lantai atas, ke kamar di mana Yumna berada.

Ceklek.

"Nona. Saya bawakan makanan dan minuman untuk Nona," kata Mbok Sum setelah membuka pintu kamar tersebut.

Dan begitu terkejutnya Mbok Sum ketika dirinya melihat Yumna yang sedang menangis sesenggukan saat ini.

"Nona," kaget Mbok Sum.

Mbok Sum segera melangkah masuk ke dalam kamar tersebut. Meletakkan nampan yang dia bawa ke atas meja nakas di samping tempat tidur, Mbok Sum kemudian menghampiri Yumna dan duduk di sebelahnya.

"Nona kenapa? Kenapa menangis seperti ini?" tanya Mbok Sum khawatir seraya memegangi lengan Yumna.

Yumna segera menghentikan tangisannya kemudian menghapus air matanya menggunakan jari-jari tangan kanannya.

"Aku nggak pa-pa kok, Mbok," jawab Yumna, tidak ingin membuat Mbok Sum merasa semakin khawatir.

"Hmm, ya sudah kalau begitu. Sekarang Nona makan dulu, ya. Mbok udah bawain makanannya buat Nona," kata Mbok Sum kemudian, tidak ingin memaksa Yumna untuk bercerita.

"Aku nggak laper, Mbok," tolak Yumna.

"Jangan begitu, Nona. Nona belum makan apa pun loh sejak tadi," kata Mbok Sum.

"Tapi aku beneran nggak laper, Mbok," ucap Yumna, masih berusaha untuk menolak.

"Jangan menuruti ego, Nona. Pikirkan juga kesehatan tubuh Nona. Jangan mendzalimi tubuh Nona hanya karena Nona sedang terlarut dalam perasaan Nona sendiri," nasehat Mbok Sum bijak.

Melihat Yumna yang nampak mulai ragu, Mbok Sum pun kemudian kembali berusaha untuk membujuk Yumna.

"Nona, Mbok udah capek-capek masak loh tadi. Mbok juga udah bawain makanannya ke sini buat Nona. Masak Nona nggak kasihan sama Mbok Sum, sih?" bujuk Mbok Sum.

"Bukan gitu, Mbok. Tapi ---"

"Kalau gitu Nona makan ya sekarang. Demi Mbok. Demi tubuh Nona sendiri juga. Ya Nona, ya," bujuk Mbok Sum lagi, setengah memaksa.

"Hmh, ya udah deh Mbok," ucap Yumna yang pada akhirnya mengalah.

"Nah, gitu dong. Bentar ya Nona, Mbok ambilin dulu makanannya," kata Mbok Sum kemudian.

Mbok Sum lali bangun dari duduknya dan mengambil kembali nampan yang tadi dia letakkan di atas meja nakas di samping tempat tidur. Mbok Sum kemudian membawa nampan tersebut dan memberikannya kepada Yumna.

"Silahkan, Nona. Semoga Nona suka ya sama masakan Mbok," kata Mbok Sum dengan tersenyum lembut.

"Makasih, Mbok," balas Yumna. "Mmm, jangan panggil Nona lagi ya, Mbok. Nama aku Yumna. Mbok Sum boleh panggil aku Nana aja. Ya Mbok," lanjut Yumna, meminta kepada Mbok Sum.

"Baiklah kalau begitu. Non Nana," ucap Mbok Sum mengiyakan.

"Jangan pakai Non, Mbok. Nana aja," pinta Yumna lagi.

"Nggak boleh gitu dong, Non. Harus tetep pakai. Non Nana kan istrinya Den Za, berarti Non Nana juga majikan Mbok sekarang," tolak Mbok Sum, halus.

"Tapi Mbok ---"

"Udah. Nanti lagi aja ngobrolnya. Sekarang Non Nana makan dulu, ya. Keburu dingin nanti makanannya," potong Mbok Sum.

"Hmm, iya deh, Mbok," balas Yumna pada akhirnya.

Yumna kemudian mulai memakan makanan yang sudah dibawakan oleh Mbok Sum untuk dirinya tersebut.

"Wah, masakan Mbok Sum enak banget," puji Yumna setelah memakan beberapa suap makanannya itu.

"Syukurlah kalau Non Nana suka," ucap Mbok Sum dengan tersenyum.

"Suka, Mbok. Enak," balas Yumna dengan tersenyum juga.

"Besok-besok kalau Non Nana kepengen makan masakan tertentu, jangan sungkan untuk ngomong sama Mbok, ya. Nanti Mbok masakin buat Non Nana," kata Mbok Sum.

"Iya, Mbok," balas Yumna lagi.

"Ya sudah kalau gitu. Dihabisin ya, Non," ucap Mbok Sum, masih dengan senyumannya.

Yumna menganggukkan kepalanya beberapa kali dengan tersenyum. Setelah itu Yumna pun kemudian melanjutkan memakan makanannya tersebut.

Beberapa saat kemudian, Yumna sudah selesai dengan makannya. Yumna pun lalu meminum minuman yang sudah disediakan oleh Mbok Sum juga. Mbok Sum kemudian mengambil alih kembali nampan tersebut dari Yumna.

"Mmm, Kak Zayn ke mana, Mbok?" tanya Yumna, hati-hati.

"Den Za pulang ke rumah utama, Non. Tadi Den Za bilang besok dia ke sini lagi," jawab Mbok Sum.

"Oh," ucap Yumna.

"Non Nana kalau perlu apa-apa bilang aja sama Mbok, ya. Jangan merasa ragu atau sungkan. Ya Non," pesan Mbok Sum.

"Iya, Mbok," balas Yumna. "Mmm, Mbok, boleh aku pinjem ponsel?" tanya Nana, ragu-ragu.

"Maaf Non, tapi tadi Den Za berpesan kalau Non Nana nggak boleh pegang HP. Maaf ya, Non," jawab Mbok Sum.

Mbok Sum bisa melihat raut wajah Yumna yang kembali terlihat murung tersebut.

"Maaf, Non. Tapi tolong jangan mempersulit diri Non Nana sendiri. Mbok juga nggak mau kalau sampai Non Nana kena marah Den Za nanti," kata Mbok Sum.

Yumna membuang nafasnya pelan.

"Hmm, iya Mbok. Aku ngerti maksud Mbok Sum," balas Yumna dengan berusaha untuk memperlihatkan senyumannya.

"Teruslah tersenyum seperti itu, Non. Non Nana cantik sekali kalau lagi tersenyum begitu," kata Mbok Sum, memuji Yumna.

"Makasih, Mbok," balas Yumna.

Mbok Sum mengusap-usap lengan Yumna dengan tersenyum lembut. Yumna pun juga membalas senyuman dari Mbok Sum tersebut. Rasanya hati Yumna merasa tenang ketika melihat wajah teduh Mbok Sum dengan senyumannya itu. Setidaknya ada sedikit hal yang bisa membuat Yumna merasa sedikit nyaman berada di sini.

1
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
moment moment bikin sad
☠ ꋪꏂ꒦ꋬ: akun ini
total 2 replies
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
etdah jd baper kan saya pak
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
ayo mam lanjut up LG dong🤗🤗🤗❤️❤️❤️
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
Alhamdulillah akhirnya mereka bisa berdekatan lg😢💓 harunya
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
ciam cium muluk akunya cium apa donh😄🤣🤣🤣
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
please dengerin permintaan maaf ayahmu ya dde utun syg🤗❤️
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
sweet bgt dah bikin ngiri kau bang🤣
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
duh sedih 😢😢😢si utun segitunya menyiksa bunda dan ayahnya nih🤭🤭
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
yg tdk berkepentingan diharapkan meninggal kan posisi😄
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
duh kirain dah sembuh Yumna 😢😢
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
langsung aja pak bos, bu bos dah menantimu
𝓐𝔂⃝❥ℛᵉˣᒍIᑎ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ◌ᷟ⑅⃝ͩ●
weh panggilan darurat ini
❤️⃟WᵃfMita◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ℘ℯ𝓃𝓪
alhamdulillah akhirnya kalian berdua bersama2 lagi tanda ada sekat dan masalah😍😍👍
❤️⃟WᵃfMita◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ℘ℯ𝓃𝓪
hiks kagk kebayang ini mah sweet bgt hari biru ih jadinya man Iin🥺🥺🥺🥺
❤️⃟WᵃfMita◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ℘ℯ𝓃𝓪
masyaAllah... nikmat denger suami manggil istri dgn lembut gini tuh😘
❤️⃟WᵃfMita◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ℘ℯ𝓃𝓪
alhamdulillah akhirnya BangZayn datang juga, kirain bakalan agak lama dan ada drama lain dl🤭🤭siap BangZayn tenangin binumu dl gih😍🥺
❤️⃟WᵃfMita◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ℘ℯ𝓃𝓪
emang bangZayn gabakal cemburu kalau Nana yg ngawasin malah bangYusuf
❤️⃟WᵃfMita◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ℘ℯ𝓃𝓪
awas jangan ngebut2 lhoh bangZayn.. khawatir boleh tp utamakan keselamatan👍👍
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
Alhamdulillah akhirnya bisa bersama2 lagi🤗💓💓💓
◌ᷟ⑅⃝ͩ●ιиɑ͜͡✦MojiU୧⍤⃝💐≁
ternyata benar karena kangen banget kan sang suami🤗💓💓JD baper aku nih Yum
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!