NovelToon NovelToon
LOVE AT THE OZ INN

LOVE AT THE OZ INN

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cinta Murni / Romansa / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: zarin.violetta

Memilih hidup berpetualang karena ingin melupakan cinta masa lalunya yang kelam, justru membuat Grey Stone Robert menemukan cinta baru di sebuah penginapan yang bernama 'OZ INN' ketika dirinya ingin mendaki bersama teman temannya.

Bagaimana kisah cinta Grey Stone Robert dan seorang gadis bernama Ozira Olsen -- yang tak lain adalah pemilik penginapan OZ itu?

Yuuk simak ceritanya ...

FOLLOW INSTAGRAM @zarin.violetta

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Ozinn 13

Ozira masuk ke dalam kamar Grey sambil membawa kotak obat di tangannya. Dia melihat Grey membuka jaketnya dan kaos putih di dalamnya terlihat basah oleh darah.

"Oh God ... Apakah kau tak membawa kotak P3K sewaktu mendaki? Mengapa itu tak diobati?" tanya Ozira dan membantu Grey membuka baju putihnya itu.

"Ya, kami lupa membawanya dan kotak itu ada di dalam mobil," jawab Grey yang kemudian duduk di atas karpet agar Ozira lebih mudah mengobati luka di punggungnya.

"Ck, untung saja lukanya tak dalam. Tapi ini akan berbekas," ucap Ozira yang mulai membersihkan luka di punggung Grey.

"Hmm ... Itu tak masalah bagiku," sahut Grey yang mengambil satu kaleng bir dari dalam tasnya lalu meminumnya.

Ozira yang berada sedekat ini dengan Grey sedikit menahan nafasnya karena ia tak menampik bahwa daya tarik seksuaal yang dimiliki Grey sangatlah besar bagi kaum wanita termasuk dirinya.

Tak ada obrolan lagi setelah itu karena Ozira tampak fokus mengobati luka Grey meskipun kadang fokusnya teralihkan oleh tubuh atletis Grey.

"Apakah perlu ku tutup lukanya?" tanya Ozira.

"Ya, dengan kasa tipis saja," jawab Grey.

"Oke," sahut Ozira.

"Mengapa kau tak meminta bantuan temanmu saja?" tanya Ozira.

"Aku ingin ada sentuhan wanita karena sudah bosan dengan mereka," jawab Grey sembari meminum birnya.

PLAK!!

Ozira memukul bahu Grey.

"Hei, kau hampir mengenai lukaku," sahut Grey yang hampir saja tersedak bir nya.

Lalu Ozira kembali meneruskan kegiatannya dan akhirnya selesai mengobati luka Grey.

"Sudah selesai, Tuan," ucap Ozira dan menutup kotak obatnya.

"Thank you," sahut Grey.

Ozira beranjak berdiri tapi Grey menahan tangannya agar tetap duduk di sebelahnya.

"Ada apa lagi? Kau mau aku memijatmu juga?" tanya Ozira.

"Tak masalah jika kau mau," sahut Grey tersenyum miring.

Ozira berdecak dan kemudian duduk kembali. Grey membalikkan tubuhnya menghadap ke arah Ozira.

"Apakah aku perlu membereskan keluargamu itu?" tanya Grey.

"Tak perlu. Mereka hanya orang biasa yang tak memiliki kekuatan apa pun untuk bisa menantangku," sahut Ozira santai.

"Jangan menganggap musuhmu remeh sekecil apa pun mereka," ucap Grey.

"Aku tetap akan mengawasinya. Oh ya, mengapa kau begitu perhatian padaku? Kau menyukaiku?" tanya Ozira to the point.

Grey tertawa mendengar hal itu dan mencubit pipi Ozira dengan gemas.

"Ya, aku menyukaimu," sahut Grey tersenyum.

Ozira memincingkan matanya dan menepuk keras bahu Grey.

"Kau mau bermain main denganku? Ck, aku tak semudah itu terjebak," jawab Ozira dan beranjak berdiri.

Grey kembali tertawa dan mengacak rambut ikal Ozira yang justru semakin cantik jika rambut nya terlihat acak acakan.

"Kau mau menjadi sahabatku? Kau cukup menyenangkan untuk kuajak menjadi gila sekalipun," tanya Grey.

Ozira mengerutkan keningnya dan tampak berpikir. Otak bisnis nya selalu berjalan kapan pun dan di mana pun karena ia berpikir jika ia berteman dengan Grey maka hidupnya akan terjamin karena Grey akan selalu membantunya jika ada masalah.

Lalu Ozira mengangguk cepat dan tersenyum.

"Oke, tentu saja aku mau menjadi sahabatmu," sahut Ozira tersenyum lebar.

"Aku melihat mata licik di sana," ucap Grey menatap mata Ozira.

"Mataku memang licik," sahut Ozira dan beranjak berdiri.

Grey tersenyum dan kembali menarik tangan Ozira agar kembali duduk.

"Ya Tuhan, ada apa lagi? Aku bukan pengasuhmu yang harus selalu menemanimu, Grey. Aku hanya sahabatmu, oke?" ucap Ozira.

"Jangan lupa janjimu menemaniku ke New York beberapa hari lagi," sahut Grey.

"Ya ya ya ... Aku tak pernah lupa dengan janjiku," ucap Ozira dan kembali berdiri lalu pergi dari kamar Grey.

1
Zero Zero
😄
Zero Zero
ketemu lg thor. 😍
Kusmiati Kusmiati
good... loveyou thor
elm1Ra
top
Puspita Indahyanti
Luar biasa
Hariyanti
👍👍👍👍👍🥰🥰🥰🥰🙏🙏🙏
Sri Ariyanti
oh so sweet. mengharukan
Muhimatun Aliyah
/Cry/
Muhimatun Aliyah
baca lagi KA zarin
Tutik Karlos
jadi perawat lansia
Kim Marda Moon
ditunggu versi anak ceweknya blue dan honey bersama Sehun .🤭
Susanti Susanti
Luar biasa
Karo Karo
👍👍👍👍👍👍👍👍
ceremonya
baru kali ini baca crta yg sama2 bar bar.duka bilang suka,tidak bilang tidak...aku suka semuaaaaa crita mu thor..tp sayang aku gk urutan bacanya😁😁
Heni Setianingsih
Luar biasa
Lelah Rindu
bagusss 👍🔥🔥
Virgo Icha
aku udah baca ulang thor dan ngga pernah bosan"🤭
mardiana sari
oziranya bodoh ud dr awal ud penjarain semua saudara2nya yg jahat jgn agap enteng aj.akhirnya terbuktikan?
Jessica
Luar biasa
Jessica
Lumayan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!