NovelToon NovelToon
Wanita Penyembah Iblis

Wanita Penyembah Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Supernatural / Romansa Fantasi
Popularitas:489.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Laila Khaifa Nur

Namanya Nur Hayati artinya cahaya kehidupanku. Tatapi hidupnya tidaklah seterang namanya. Hidupnya justru jatuh dalam kegelapan.

Semua bermula ketika Hayati menemukan buku mantra milik mantan suaminya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Laila Khaifa Nur, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 13

Aryo terbangun saat mendengar suara seseorang membukakan pintu kamar. Aryo bangun duduk ditempat tidur sambil mengusap kedua telapak tangannya ke wajah.

Angel masuk kekamar sambil melempar tas keatas tempat tidur.

"Kemana saja kamu malam begini baru pulang," tanya Aryo masih duduk ditempat tidur.

"Jalan sama teman," ucap Angel sambil mengambil baju ganti dari dalam lemari.

"Kamu kenapa tidak bisa diam dirumah sehari saja," ucap Aryo.

"Aku bosan sendiri dirumah," ucap Angel sambil mengganti bajunya dengan daster.

"Aku ada dirumah kamu juga selalu saja keluar sama teman-teman kamu," ucap Aryo lagi.

"Sudahlah mas, aku tidak mau bertengkar sama kamu malam-malam," ucap Angel sambil merebahkan badannya diatas tempat tidur.

"Kamu masakkan aku mie, aku lapar sekali belum makan," ucap Aryo meminta Angel memasakkan mie untuknya.

"Aku capek mas baru pulang, kamu masak sendiri saja mas," ucap Angel.

"Percuma saja punya istri," ucap Aryo sambil berlalu keluar kamar.

***

"Serius amat lihat apa," tanya Nur Hayati pada Ali yang sedang serius melihat foto yang dipajang didinding ruang tamu rumah Nur Hayati.

"sudah siap mbak?" Ali balik bertanya pada Nur Hayati.

"Sudah ni," ucap Nur Hayati sambil tersenyum.

"Kita jalan sekarang ya mbak," ucap Ali.

"Iya ayuk," ucap Nur Hayati mengangguk sambil tersenyum.

"Kita jalan kaki saja mbak ya tidak apa-apakan?" tanya Ali saat mereka sudah keluar dari rumah Nur Hayati.

"Iya tidak apa-apa, bisa sekalian sambil ngobrol," ucap Nur Hayati sambil tersenyum manis.

***

Aryo duduk dimeja makan sambil melahap semangkok mie instan. Tampak Angel keluar dari kamar berjalan menuju kedapur kemudian mengambil air minum diatas meja. Sementara itu Aryo masih melahap mie tanpa mempedulikan Angel yang sedang berdiri didepannya.

"Bagaimana sidang tadi mas," tanya Angel sambil menarik kursi kemudian duduk didepan Aryo.

"Belum selesai," jawab Aryo singkat.

"Maksudnya bagaimana mas, masih harus sidang lagi ya?" tanya Angel penasaran.

"Iya," jawab Aryo sambil menyerumput mie instan kemulutnya.

"Kamu tidak berencana untuk rujuk lagikan mas sama Hayati?" tanya Angel memastikan bahwa Aryo tidak kembali lagi pada Nur Hayati.

"Tidak," Jawab Aryo lagi.

"Benar ya mas, jangan sampai kamu bohong sama aku," ucap Angel.

"Iya," jawab Aryo singkat sambil bangun lalu pergi meninggalkan Angel sendirian duduk dimeja makan.

"Selalu saja begitu, awas saja kalau sampai kamu bohong sama aku," gumam Angel yang masih duduk dimeja makan dengan raut wajah tampak kesal.

***

"Mbak boleh tanya?" tanya Ali tiba-tiba saat mereka sudah berada ditengah diperjalanan.

"Mau apa?" Nur Hayati bertanya balik tanpa melihat kearah Ali.

"Tapi jangan marah ya mbak," ucap Ali.

"Iya tanya saja," ucap Nur Hayati lagi.

"Benar ya mbak tidak akan marah, janji dulu," tanya Ali memastikan.

"Iya," jawab Nur Hayati singkat sambil menarik nafas dalam-dalam seperti orang yang sedang menahan amarah.

"Foto-foto yang diruang tamu mbak kemana, kok sudah tidak ada lagi diruang tamu?" tanya Ali.

"Oooh itu, sudah aku taruh digudang semua," jawab Nur Hayati.

"Mbak masih ada perasaan ya sama mas Aryo?" tanya Ali.

"Kok kamu nanyanya begitu?" Nur Hayati balik bertanya.

"Bukan begitu mbak, soalnya mbak masih menyimpan foto-fotonya mas Aryo, tadi Ali pikir sudah mbak buang semua," jawab Ali.

"Rencananya juga mau aku bakar semua, tapi tidak bisa," jawab Nur Hayati.

"Kenapa?" tanya Ali penasaran.

"Aku juga tidak tahu kenapa, setiap kali aku mau menyingkirkan barang-barang mas Aryo selalu saja ada kejadian aneh," jawab Nur Hayati.

"Aneh bagaimana mbak?" tanya Ali yang semakin penasaran.

Nur Hayati kemudian menceritakan semua kejadian aneh yang ia alami dirumahnya akhir-akhir ini. Mulai dari suara-suara aneh yang sering ia dengar dirumahnya, sampai dengan barang-barang Aryo yang ingin ia bakar tapi tidak jadi karena ia terus diganggu yang Nur Hayati sendiri tidak tahu itu siapa.

"Kok selama ini mbak tidak cerita apa-apa sih, masa Ali baru tahunya sekarang," ucap Ali setelah mendengar cerita Nur Hayati.

"Kamu juga tidak pernah nanya," jawab Nur Hayati enteng.

"Terus mbak tahu siapa yang ganggu mbak selama ini," tanya Ali lagi.

"Aku juga tidak tahu siapa," jawab Nur Hayati.

"Mungkin ada orang yang sengaja mbak, mau menakut-nakuti," ucap Ali.

"Entahlah, aku juga tidak tahu siapa," ucap Nur Hayati.

"Pokoknya mbak harus tetap hati-hati, kalau ada apa-apa kasih tahu Ali ya mbak," ucap Ali dengan wajah serius.

"Ini anak kenapa bisa baik begini sama aku ya, beda sekali dengan ibunya," batin Nur Hayati.

"Kenapa malah melamun mbak, kok tidak dijawab sih pertanyaan Ali?" tanya Ali heran melihat Nur Hayati bukannya menjawab pertanyaannya malah jalan sambil melamun.

"Iya iya," jawab Nur Hayati sambil tersenyum.

"Oya mbak sebenarnya Ali masih ada yang mau Ali tanyakan sama mbak Hayati," ucap Ali pada Hayati.

"Kamu mau tanya apalagi sama aku, tanya saja tidak apa-apa, aku bukan orang yang mudah tersinggung," ucap Nur Hayati.

"Iya memang benar sih, selama ini mbak juga baik sama Ali, biarpun kadang ibu suka jahat sama mbak, Ali sendiri kadang sering merasa tidak enak sama mbak, Ali sendiri juga heran kenapa ibu bisa begitu sama mbak Hayati," ucap Ali pada Nur Hayati dengan nada sedih.

"Sudah tidak apa-apa, tidak perlu terlalu dipikirkan, aku yakin ibu kamu juga pasti punya Alasan sendiri kenapa dia seperti itu," ucap Nur Hayati lagi.

"Entahlah mbak, Ali juga bingung sama sikap ibu," ucap Ali lagi.

"Katanya masih ada yang mau kamu tanyakan, memangnya mau tanyakan apa?" tanya Nur Hayati seolah ia juga penasaran apa yang ingin ditanyakan Ali.

"Sudah sampai rupanya mbak, lain kali saja Ali tanya lagi mbak," ucap Ali sambil menunjuk kearah kerumunan orang.

"Iya asyik ngobrol tahunya sudah sampai," ucap Nur Hayati begitu melihat kerumunan orang yang ditunjuk oleh Ali padanya.

"Seru sih ngomong sama mbak Hayati, jadi tidak terasa sama sekali kalau sebenarnya kita sudah berjalan lumayan jauh," ucap Ali lagi.

"Terus kita kemana sekarang," ucap Nur Hayati.

"Kita masuklah mbak, memangnya kita mau kemana lagi, kan kita sudah sampai mbak ketempat pasar malamnya, mbak Hayati ini kadang-kadang lucu ya," ucap Ali sambil tersenyum.

"Bukan begitu maksud aku," ucap Nur Hayati.

"Lalu maksud mbak bagaimana, Ali tidak mengerti," ucap Ali kemudian.

"Sekarang kita lihat pasar malam atau cari teman kamu dulu?" tanya Nur Hayati pada Ali.

"Terserah sama mbak sih maunya bagaimana," jawab Ali sambil menaikkan bahu.

"Kalau begitu kita cari saja dulu teman-teman kamu ya," ucap Nur Hayati.

"Boleh juga mbak," jawab Ali menuruti perkataan Nur Hayati.

***

Bersambung...

1
Destia Rifa
ke ustadz aja lah
Yulita
sakti tapi tida bisa membeda kan orang yg pura pura baik & yg benaran baik,harus ada moti vasi dong Thor untuk pembaca nya,
Yulita
tida bisakah dipotong sedikit cerita tentang hutan nya Thor,langsung nyampay tempat tujuan gitu biar pembaca nga merasa cerita nya membosankan
Yulita
perasaan yg ditulis author jalan nya tinggal satu kilo tapiko nga sampay sampay ya🤣🤣🤣
Yulita
Nurhayati nga cocok jadi pemeran utama di nopel ini,nga nyambung soal nya,maaf ya Thor untuk komen nya
Yulita
cerita nya bagus tapi nga nyambung dengan judul nya
Yulita
ini si bukan pemuja iblis,tapi drama keluarga
Yulita
tida sealur dengan judul nya😴
Yulita
sampay disini ko jadi membosan kan kisah nya Thor,harus nya makin seru
Yulita
ko belum ada arah ke pemujaan nya ya,ini kisah horor atau drama sih thor
Yulita
kemana tujuan alur nopel ini Thor,???
Yulita
maaf ya Thor sebelum nya,untuk komen ini,tapi saya rasa judul nya nga nyambung sama alur nya
Yulita
awal kisah nya bagus bangat,tapi pas sampay sejauh ini ko belum jelas pemuja iblis nya dan tokoh utama nya
Yulita
yg cocok jadi pemuja iblis itu enjel sama mama nya Ali Thor,jangan nurhayati
Yulita
sampay disinipun belum ada titik terang cerita nya,masih mutar"aja
Yulita
sudah sejauh ini tapi masih belum ada arah kepemuja iblis nya ya
Yulita
kenapa harus Nurhayati yg diikuti iblis??!
Yulita
semoga Nurhayati akurtrus sama Bu Hasnah,senang baca nya thor
Yulita
👍👍👍
Yulita
sejauh ini sangat memprihatinkan nasip Nurhayati😔😔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!