NovelToon NovelToon
Reaksi Berantai Rendra:Sistem Auto Rich

Reaksi Berantai Rendra:Sistem Auto Rich

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: mhmmad riko

Rendra Wijaya (24 tahun) adalah definisi nyata dari pecundang urban. Bekerja belasan jam sehari sebagai kurir paket dengan sistem kemitraan yang mencekik, ia harus menerima kenyataan pahit: saldo m-banking yang tersisa Rp 14.500,-, cicilan motor menunggak, dan ancaman kelaparan di depan mata. Di titik terendah hidupnya saat diguyur hujan deras Jakarta, sebuah keajaiban fiksi ilmiah menghampirinya. Sebuah kecerdasan buatan misterius bernama Sistem Auto Rich mengikat jiwanya.

Mau tau kelanjutan nya yok simak....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mhmmad riko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12 : Sang Arsitek Digital

Setelah keruntuhan Chen Xiu, Rendra tidak membiarkan Lion-Tech Holdings berjalan dengan pola lama yang hanya mengejar keuntungan jangka pendek melalui spekulasi saham. Di bawah kendalinya, perusahaan ini akan bertransformasi dari sekadar raksasa manufaktur menjadi pusat inovasi teknologi yang akan mendikte masa depan dunia.

Berdiri di pusat riset utama Lion-Tech yang berlokasi di Changi Business Park, Rendra menatap deretan mesin litografi tercanggih yang sedang memproduksi chipset generasi terbaru. Namun, baginya, teknologi ini masih terlalu lambat.

Ding!

\=\=\= MISI PENGEMBANGAN TEKNOLOGI (SPECIAL ARC) \=\=\=

Tugas: Melakukan R&D (Riset dan Pengembangan) untuk menciptakan Chipset Quantum-AI (Q-AI) "Nirvana" dengan arsitektur 1-nanometer pertama di dunia.

Kebutuhan: Investasi Litigasi Teknologi senilai

$$Rp 20.000.000.000.000$$

(Dua Puluh Triliun Rupiah).

Benefit: Mengunci monopoli suplai teknologi global dan meningkatkan level sistem ke ambang Level 5.

Status: Menunggu Konfirmasi Dana...

"Dua puluh triliun? Sistem, eksekusi pembayarannya sekarang," perintah Rendra tanpa ragu. Pemasukan pasifnya yang masif membuat angka triliunan terasa seperti recehan di sakunya.

“Ding! Dana Diterima. Memulai Simulasi Arsitektur Nirvana... Mengunduh Data Teknis Masa Depan ke Server Lion-Tech.”

Transformasi Total dan Ambisi Baru

Rendra mengumpulkan seluruh ilmuwan top Lion-Tech di aula utama. Di sampingnya, Valerie dan Viona berdiri dengan aura yang sangat berbeda. Viona memegang kendali atas alokasi dana riset yang tak terbatas, sementara Valerie menggunakan pesonanya untuk "meyakinkan" para ahli teknologi paling brilian di dunia agar meninggalkan perusahaan lama mereka dan bergabung dengan Lion-Tech.

"Mulai hari ini, Lion-Tech tidak lagi memproduksi barang untuk orang lain. Kita akan menciptakan standar baru," ucap Rendra di depan para ilmuwan. Ia menjentikkan jarinya, dan sebuah desain holografik chipset yang bersinar biru elektrik muncul di tengah ruangan.

"Ini adalah Nirvana 1-nm. Chip ini tidak hanya memiliki kecepatan triliunan kali lipat dari teknologi saat ini, tapi juga memiliki kesadaran AI yang mampu beradaptasi secara organik," lanjut Rendra.

Para ilmuwan terperangah. Apa yang ditunjukkan Rendra adalah kemustahilan fisika bagi mereka, namun data simulasi yang masuk ke tablet mereka menunjukkan bahwa hal itu bisa dikerjakan. Rendra bukan lagi sekadar miliarder; di mata mereka, ia adalah sang Arsitek Masa Depan.

Tekanan Global dan Sabotase Industri

Keberhasilan awal Lion-Tech menciptakan prototipe Nirvana dalam waktu singkat memicu kepanikan di Silicon Valley. Aliansi perusahaan teknologi raksasa dari Amerika dan Eropa merasa terancam. Mereka tidak bisa membiarkan sebuah perusahaan asal Asia Tenggara memegang kunci peradaban digital berikutnya.

Suatu malam, saat Rendra sedang memantau proses enkripsi data di kantor pusatnya, alarm keamanan Lion-Tech berbunyi.

[ PERINGATAN: Deteksi Upaya Peretasan Tingkat Tinggi dan Sabotase Fisik! ]

Pelaku: Tim Tentara Bayaran Siber "Black-Ops" suruhan kompetitor global.

Tujuan: Mencuri data desain Chipset Nirvana.

Rendra hanya tersenyum dingin. Ia duduk di kursi kerjanya dan mengaktifkan fitur System Override miliknya secara global melalui jaringan satelit yang baru saja ia akuisisi.

"Kalian mencoba meretas sistem yang dibangun oleh AI tingkat dewa?" gumam Rendra.

Di layar monitor, Rendra melihat ribuan serangan data yang mencoba masuk. Dengan satu klik, ia membalikkan serangan tersebut. Detik berikutnya, seluruh server milik perusahaan kompetitor yang menyerangnya mendadak meledak karena overheat, menghancurkan data berharga mereka sendiri.

Sedangkan untuk sabotase fisik, Rendra tidak perlu turun tangan. Valerie melangkah masuk ke ruangan dengan gaun tidur hitamnya yang seksi, sambil memegang tablet kontrol keamanan. "Tuan, tim keamanan 'Phantom Guard' kita sudah melumpuhkan para penyusup di lantai dasar. Apakah Anda ingin saya... 'menginterogasi' pemimpin mereka?"

Valerie memberikan senyum nakal yang mematikan. Rendra tahu bahwa "interogasi" Valerie melibatkan pesona mutlak yang bisa membuat orang membocorkan rahasia terdalam mereka sambil memohon untuk nyawa mereka.

"Lakukan, Valerie. Pastikan mereka tahu bahwa menyentuh Lion-Tech adalah tiket satu arah menuju neraka," jawab Rendra.

Penyatuan Kekuatan di Laboratorium Rahasia

Setelah ancaman mereda, Rendra memutuskan untuk meninjau laboratorium inti tempat prototipe Nirvana disimpan. Suasana di sana sangat dingin dan steril. Namun, saat Rendra masuk, ia melihat Viona masih bekerja di sana, memeriksa laporan logistik bahan baku langka.

"Viona, ini sudah lewat tengah malam. Kenapa belum istirahat?" tanya Rendra sambil menghampiri sekretarisnya.

Viona berbalik, wajahnya tampak sedikit lelah namun matanya berbinar penuh dedikasi.

"Saya ingin memastikan semua bahan langka dari Afrika tiba tepat waktu, Pak. Proyek ini adalah segalanya bagi masa depan Anda, dan saya tidak ingin ada kesalahan sedikit pun."

Rendra tersentuh oleh kesetiaan Viona yang tanpa pamrih. Ia menarik tangan Viona dan membawanya ke area istirahat privat di dalam laboratorium tersebut.

"Istirahatlah sebentar. Kamu sudah bekerja terlalu keras," bisik Rendra.

Di tengah tumpukan teknologi masa depan dan mesin-mesin canggih yang bersinar redup, gairah kembali membara. Penyatuan antara kecanggihan teknologi dan insting dasar manusia terjadi di sana. Rendra, dengan stamina level 4 yang tak terbatas, kembali memanjakan kedua wanitanya sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas mereka yang tak tergoyahkan. Di sela-sela desahan dan sentuhan intim, energi sistem mereka terus bersinkronisasi, mempercepat proses pengolahan data AI Nirvana melalui gelombang otak Rendra yang sedang berada di puncak kepuasan.

Peluncuran yang Mengguncang Dunia

Keesokan paginya, Lion-Tech mengumumkan peluncuran Nirvana OS dan Chipset 1-nm. Dampaknya instan: Seluruh saham perusahaan teknologi dunia anjlok, sementara valuasi Lion-Tech melonjak hingga angka yang tak terhitung.

Rendra kini memegang kendali atas setiap perangkat digital di dunia. Ia bukan lagi sekadar orang kaya; ia adalah pemilik "otak" dari peradaban manusia saat ini.

Ding!

[ NOTIFIKASI LEVEL UP: PENGEMBANGAN TEKNOLOGI SUKSES! ] [ ANDA TELAH MENCAPAI LEVEL 5: ARCHITECT OF CIVILIZATION ]

Kemampuan Baru: Matter Manipulation (Manipulasi Materi Skala Kecil).

Misi Berikutnya: Taklukkan entitas sistem luar angkasa yang mulai mendeteksi keberadaan teknologi Nirvana.

Rendra menatap ke langit dari jendela kantornya di Singapura. Ia tahu, dengan Lion-Tech di genggamannya, bumi hanyalah langkah awal.

Mohon bantuan nya ini novel pertama ku mohon ulasanya

Tertima kasih!!!

1
Ven
aku harap dunia yang di tempatin adalah dunia bumi sama kek dunia nyata
Pur Yono
sudah bagus lanjut👍
Pur Yono
lanjut up
Pur Yono
jp
Pur Yono
suka dengan ceerita berlatar sistem
Hajir Pemburu
bagus dan menghibur,terlalu mudah mengalahkan pengguna sistem lain jadi kurang greget gitu thor.
Hajir Pemburu
semangat teruuuuuus thor
Aisyah Suyuti
good
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!