NovelToon NovelToon
GADIS KECIL KESAYANGAN CEO

GADIS KECIL KESAYANGAN CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Eka Sugairti

Kesialan dapat menimbulkan keajaiban??

Benarkah itu??

Kisah seorang gadis berusia 18 thn bernama Gaby Debbara Fernando, gadis yang diusir oleh ayahnya karena kesalahan yang entah apa itu. Kecelakaan yang membuatnya harus masuk rumah sakit, justru malah menimbulkan keajaiban dalam kehidupannya. Bagaimana tidak??

Kecelakaan yang dialaminya mungkin merupakan kecelakaan yang paling beruntung, sebab ia dapat bertemu dengan Ardiaz Sunjaya.

Ya...Pengusaha muda yang sukses bernama Ardiaz Sunjaya, siapa yang tidak mengenalnya. Ardiaz pria tertampan sedunia ini jatuh cinta pada seorang gadis biasa??

Begitu banyak gadis cantik dari kalangan atas, namun ia hanya jatuh cinta pada Gaby.

Penasaran dengan perjuangannya??

Langsung baca aja yak...

Jangan lupa like, vote, rate ya...

Kalo ada saran dan masukan silahkan ajukan di kolom komentar...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka Sugairti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 12

"Silahkan nona," ucap Anny mempersilahkan Gaby untuk duduk dan menikmati makanan yang ia siapkan.

"Terima kasih, bi." Jawab Gaby.

"Ah ada sup?" Ucap Gaby setelah melihat semangkuk sup hangat dimeja makan.

"Tentu nona, saya membuatkan sup untuk menambah stamina nona," jawab Anny sambil menuangkan jus jeruk ke gelas Gaby.

"Emm ... rasanya enak sekali!!" Ucap Gaby takjub dengan rasa sup yang dibuat Anny.

"Rasa sup ini sama persis seperti buatan ibu..." batin Gaby.

Gaby tersenyum kecil, ia hampir saja menangis karena kembali mengingat masa kecilnya.

"Mungkin karena mereka sama-sama seorang ibu." Lanjutnya.

"Terima kasih nona, sup ini juga disukai oleh tuan muda." Ucap Anny.

"Hmm? Tuan Ardiaz?" Tanya Gaby.

"Benar, dulu tuan muda sering pergi ke club malam, minum minuman keras, merokok, bahkan sampai bermain dengan wanita..." jawab Anny menggantung.

Anny tersenyum lantas kembali meneruskan ucapannya "Tapi setelah nona hadir disini, saya tidak pernah mendengar kabar hal itu lagi."

"Aku? Kenapa harus aku? Bukankah tuan Ardiaz itu sudah..." pikir Gaby.

"Pasti hal itu sangat membuat bibi takjub," ucap Gaby.

"Benar sekali, saya selalu menginginkan hal yang terbaik bagi tuan muda. Beliau sudah saya rawat sejak masih kecil, saya menganggap beliau sebagai anak saya sendiri." Jawab Anny.

"Rasa sup ini sangat enak, aku pernah memakannya ketika bersama ibu. Rasa sup ini sama persis." Ucap Gaby lirih.

"Apakah buah hati bibi juga menyukainya?" Tanya

Sontak pertanyaan tersebut membuat Anny terkejut, kisah tentang masa lalunya kembali teringat.

"Ibu? Apakah aku cantik?" Tanya seorang anak kecil ketika selesai bersiap.

"Ibu? Aku merindukanmu." Ucap anak kecil tersebut ketika pulang sekolah.

"Ibu? Aku ingin bermain bersamamu!!" Ucapnya ketika sedang berada ditaman.

Sang ibu hanya tersenyum bahagia melihat anak kesayangannya tersenyum. Namun nasib malang menimpa anak kecil tersebut, hal itu membuat sang ibu sangat sedih.

"Ibu? Mengapa ibu menangis?" Tanya sang anak dengan polosnya.

"Ahahaha ... ibu ini cengeng," lanjutnya sambil tertawa.

Sang ibu hanya terdiam melihat kondisi anaknya yang memprihatinkan.

"Ibu..." panggil anak kecil tersebut dengan lemas.

"Jika aku pergi ... ibu jangan pernah menangis ya!!" Lanjutnya masih dengan senyuman kecil diwajahnya.

Sang ibu tak kuasa menahan tangis, seketika ia menangis hatinya sangat hancur melihat gadis kesayangannya harus pergi meninggalkannya.

"Baru saja aku bilang, ibu sudah memangis." Ucap sang anak berusaha membuat ibundanya tersenyum.

"Ibu tidak akan menangis sayang, kamu harus sembuh ya. Jangan pergi, jangan tinggalkan ibu..." jawab sang ibu sambil terisak.

"Tidak akan, aku akan selalu ada dihatimu ibu. Dan ibu akan selalu ada dihatiku, meski jarak memisahkan kita, dan maut yang merenggut nyawa kita. Ikatan cinta kita akan selalu ada," ucap sang anak.

Ibundanya kembali menangis, ucapan itu ia ajarkan kepada anaknya. Dan kini harus terucap diwaktu yang tepat.

"Ibu sendiri yang memberitahuku, aku pergi dulu. Ibu jangan menangis lagi, aku tahu ibu itu kuat." Gadis kecil tersebut mengusap kecil punggung tangan ibunya sebelum terlelap dan akhirnya mereka berpisah untuk selamanya.

Tangis sang ibu semakin menjadi-jadi, ia tak kuasa menahannya. Anak yang paling disayanginya terlebih dahulu meninggalkannya diusia yang masih begitu muda.

"Bibi? Apa aku salah bicara?" Ucap Gaby membuyarkan lamunan Anny.

Ia menatap Anny yang sedang menangis lantas memeluknya dengan erat.

"Maafkan aku, aku tak bermaksud membuatmu menangis. Maafkan aku, maafkan aku." Ucap Gaby yang memeluk Anny.

Anny tersenyum kecil dan mengusap air matanya kemudian melepas tangan Gaby yang melingkar ditubuhnya secara perlahan.

"Tidak apa-apa nona, ini bukan salah nona." Jawab Anny berusaha tegar.

Anny mengusap pipi Gaby dengan lembut.

"Terima kasih ... bi!!" Jawab Gaby.

"Ikatan cinta ... mungkin memang ada," batin Anny.

"Kenyataannya mungkin hal itu yang terbaik untuk anakku." Lanjutnya.

Beberapa menit kemudian...

"Hmm ... aku bosan sekali." Ucap Gaby.

Gaby bangkit dari duduknya dan berjalan naik keatas tangga. Ia berhenti disebuah kamar yang tertutup rapat, perlahan Gaby membukanya.

"Ini ... pasti kamar yang sering digunakn tuan Ardiaz." Ucapnya sambil melangkah masuk kedalam kamar.

"Gelap," Gaby berjalan menuju jendela dan membukanya.

"Nah begini kan jadi cerah, pemandangan dari sini lebih inda dibandingkan dengan dikamar." Ucap Gaby sembari merentangkan kedua tangannya dan menghirup udara segar.

Ia membalikkan badan namun cahaya matahari yang terpantur dari benda mengkilap membuat silau mata Gaby. Ia lantas mencari sumber cahaya tersebut, dan terlihatlah sebuah liontin kecil diatas meja kecil dekat ranjang.

"Ah ternyata liontin," ucap Gaby. Ia hendak mengambil liontin tersebut namun ia terhenti saat Anny memanggilnya.

"Nona?" Panggil Anny.

"Ah ya?" Jawab Gaby yang mengundurkan niatnya untuk mengambil liontin tersebut.

"Saya mencari nona kemana-mana." ucapan Anny disela oleh Gaby.

"Ah iya, tadi rasanya sangat bosan jadi aku berkeliling rumah untuk melihat-lihat." Jawab Gaby.

"Begitu ya." Sahut Anny.

"Oh ya, bi apa yang sedang dilakukan Rony?" Tanya Gaby.

"Tadi dia sedang menyuci mobil diluar." Jawab Anny.

"Hmm ... bisakah aku meminta tolong?" Ucap Gaby.

"Ahahaha ... tentu saja nona, mengapa tidak boleh?" Jawab Anny.

"Tolong suruh Rony untuk bersiap, aku akan pergi ketoko buku." Sahut Gaby keluar dari kamar dan diikuti oleh.

Anny pergi memberi tahu Rony bahwa Gaby akan keluar, lalu tak lama setelah itu Gaby keluar dari rumah dan pamit pada Anny.

"Aku pamit pergi dulu," ucap Gaby sebelum masuk kedalam mobil.

"Baiklah, hati-hati dijalan nona." Anny melambaikan tangannya dan mobil pun melaju dengan kecepatan sedang.

"Nona kita akan ke toko buku mana?" Tanya Rony.

"Magic book store," jawab Gaby dengan senyum kecil.

"Baiklah," Rony menambah kecepatan agar cepat sampai.

Selang beberapa menit kemudian mereka tiba di sebuah toko buku, Rony membukakan pintu mobil untuk Gaby.

"Ah ya, aku tadi melihat penjual kelinci..." ucap Gaby membalikkan badan menghadap Rony.

"Apakah ada seekor kelinci yang nona sukai?" Tanya Rony.

"Iya, bisakah kau kembali kepenjual kelinci tersebut. Tepat diujung jalan sana!!" Gaby menunjuk keujung jalan yang dimaksud.

"Ah baiklah, akan saya belikan. Tetapi nona jangan kemana-mana, jika ada yang mengganggu nona segera hubungi saya." Ucap Rony sebelum pergi.

Gaby mengangguk sambil tersenyum kecil. Rony melajukan mobilnya perlahan menuju penjual kelinci.

Gaby masuk kedalam toko lalu mencari buku yang ia cari.

"Hmm ... Gadis Kecil Kesayangan CEO?" ucap Gaby setelah dilihatnya judul buku yang ia ambil.

"Novel ini tampak menarik, akan aku beli." Lanjut Gaby.

Gaby berjalan menuju kasir namun seseorang menarik lengannya dengan kasar sehingga buku yang akan dibeli Gaby terjatuh kelantai.

1
Ratna Fika Ajah
Thor, kok yo masalah trus yo yo.
Ratna Fika Ajah
Luar biasa
Alifah Azzahra💙💙
Mampir yah Thor 🥰
Nur Syamsi
waduh mna body guar tuan Rogad
Nur Syamsi
author bikin Ardiaz sembuh belum merasakan kebahagiaan bersama isterinya
Nur Syamsi
kapang Gabynya bahagia author terlalu banyak orang yg jahat padanya.....bahagiain Thor Gabynya
Nur Syamsi
ulat bulu Tdk punya malu, dsar
Nur Syamsi
haa sesak baca ketiga persahabatan kepala klan....
Nur Syamsi
author jgn pisahin Ardiaz ma Gaby, biarkan mrk bahagia bersama adik angkatnya yg menolong dr tabrak lari ...🙏🙏
Nur Syamsi
akhirnya....luluh jg Gabynya....
Nur Syamsi
Nikah betulan saja author Tdk usah nikah kontrak, masalah kakeknya Gaby nti Ardiaznya yg tanggung jawab....
Nur Syamsi
tidak adek tidak kakak sama" liciknya makanya jangan buat tantangan dan meremehkan orang Shani,
Nur Syamsi
Roger membuat Kanjian menahan kencingnya 🤣🤣🤣
Nur Syamsi
dasar Tio iblis ...
Nur Syamsi
siapa pria misterius it
Nur Syamsi
Ardias terjatuh Krn ngantuk at lelah Krn penyakitnya
Nur Syamsi
hati hati Gaby mrk turunan mafia
Nur Syamsi
kenapa Ardiaz Tdk merekomendasikan Gaby ntuk kerja di perusahaannya saja ya
Nur Syamsi
penyakit dan Surat dg pengirim misterius,
Nur Syamsi
Brian Brian ternyata sama liciknya ma si adik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!