NovelToon NovelToon
AUDREY (BUKAN MENANTU BIASA)

AUDREY (BUKAN MENANTU BIASA)

Status: sedang berlangsung
Genre:Konflik etika / Ibu Mertua Kejam / Cinta setelah menikah
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: ratu_halu

AUDREY DIRA ADIWANGSA, terlahir dari keluarga cemara yang memiliki sifat berani dan spontan.

Gadis itu dijodohkan oleh Papanya, Adiwangsa, dengan putra dari seorang Konglomerat yang bernama Wira Aldrian Bimasena. Namun ternyata keluarga calon suami nya itu Toxic, jauh berbeda sekali dengan kehidupan yang dijalani Audrey bersama keluarganya.

Akankah Audrey mampu menghadapi mereka ataukah Audrey akan kalah dan menyerah lalu kembali pada kehidupan nyamannya bersama keluarga besar Adiwangsa ??

Happy Reading...
Enjoy guys 💜

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ratu_halu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 12

Di tengah perjalanan pulang, ponsel Audrey berdering cukup keras hingga membangunkan Lula yang sempat ketiduran.

Audrey menggeser ikon berbentuk telepon berwarna hijau.

Audrey : Apa ?

Lula dan James kompak menoleh ke arah Audrey ketika mendengar Audrey bicara di telepon dengan nada sinis begitu.

Wira : Turun!

Audrey : Hah ?

Lula yang duduk di depan sampai memiringkan badannya demi melihat serta mendengarkan percakapan Audrey di belakang.

Wira : Suruh teman mu menghentikan mobilnya!

Mendengar itu Audrey reflek melihat ke belakang.

"Astaga," Gumam Audrey yang sungguh tak percaya mobil Maybach hitam mengkilap milik suami nya berada di belakang mobil Fortuner James.

"Kenapa, Drey ?" tanya Lula semakin penasaran "Ada apa ?" tanya nya lagi

Audrey : Aku mau ke kampus dulu, mau ngobrolin proker nanti.

Wira : Ini sudah malam. Lanjutkan besok!

Audrey menggeram, sambil mengepalkan tangan nya, sungguh kesal.

Wira : Turun sekarang atau aku paksa mobil teman mu untuk berhenti ?!

"James, stop, stop....berhenti!"

Meski kaget dengan permintaan Audrey yang tiba-tiba, tapi James bisa menghentikan kendaraannya dengan mulus.

"Kenapa, Drey ?" James ikut melihat ke kursi penumpang belakang.

"Suami gue. Noh." Audrey menunjuk dengan dagunya ke mobil yang berhenti tepat di depan mobil James.

James dan Lula kompak mengalihkan pandangan mereka ke arah yang di tunjuk Audrey.

"Gue turun disini, ya. Kalian hati-hati."

Audrey langsung turun tanpa menunggu jawaban James dan Lula.

Melihat Audrey sudah turun, Wira pun ikut turun lalu berjalan memutar untuk membukakan pintu mobil bagian depan untuk Audrey.

Tanpa banyak bertanya, Audrey masuk dan duduk di jok sebelah pengemudi.

"Wah, gila! Keren banget suami nya si Audrey! Kayanya dia nyusul kita ke Cianjur deh. Nggak mungkin dia tiba-tiba muncul disini.." Kata Lula sambil memandang kagum ke arah mobil yang mulai melaju perlahan.

Sebagai laki-laki James pun ikut merasa kagum pada sosok Wira. Dari luar terlihat dingin, cuek dan kejam, tetapi kenyataannya justru sebaliknya.

Wira mengemudikan kendaraannya setelah memastikan Audrey aman.

"Sudah makan ?" tanya Wira tanpa menoleh.

"Sudah." Jawab Audrey sesingkat mungkin.

Setelah itu tak ada percakapan lagi sampai mobil Wira berhenti di garasi mansion.

Tanpa menunggu Wira membukakan pintu seperti tadi, Audrey langsung turun. Gadis itu masuk duluan meninggalkan Wira.

"Bagus ya...Pergi pagi jam segini baru pulang?!" Shena berkacak pinggang, dia selalu saja cari gara-gara dengan Audrey.

Audrey melirik Shena sekilas, dia tidak berniat untuk membalas ucapan Shena sekarang. Tubuhnya sudah terlalu lelah.

"Heh! Aku sedang bicara padamu!" Shena tidak terima Audrey mengacuhkannya. Sampai saat Audrey masuk ke lift, Wira pun muncul.

"Kak...Lihat tuh, istri Kakak.. Aku tanya baik-baik dia malah cuekin aku." Adu Shena sambil bergelayut manja di lengan Wira.

Wira menghembuskan nafasnya lelah.

"Ini sudah malam. Tidurlah!" Ucap Wira sambil melepaskan tangan Shena dari lengannya. Wira pun menyusul Audrey naik ke lantai tiga.

Kebencian Shena terhadap Audrey semakin menjadi ketika dirinya merasa sejak menikah Wira justru berubah.

Ketika Wira sampai di kamar, ternyata Audrey sudah masuk ke kamar mandi, terdengar dari suara gemericik air dari dalam sana.

Wira pun keluar lagi untuk mandi di kamar lain, kamar yang dia pakai untuk tidur. Di lantai tiga memang ada tiga kamar lain selain kamar paling besar milik Wira. Kamar-kamar itu selalu kosong dan hanya digunakan jika ada kerabat dekat menginap. Sementara kamar Nabila dan Shena ada di lantai dua, dan kamar kedua orang tua nya ada di lantai satu.

Audrey sudah selesai mandi dan berpakaian. Dia yang lelah langsung naik ke tempat tidur untuk beristirahat.

Sementara itu, setelah membersihkan diri juga Wira kembali ke kamar nya.

Saat masuk ke kamar, Wira mendengar dengkuran halus yang datang nya dari gadis bertubuh mungil yang tidur di kasurnya.

Wira tersenyum. Senyum yang jarang dia perlihatkan pada siapapun.

Pria itu berjalan ke sisi tempat tidur dimana Audrey berbaring. Wira menarik selimut sambil memandangi wajah Audrey.

🏵️

Hari berikutnya..

"Kamu mau kemana lagi ?" tanya Wira saat masuk ke kamar nya.

"Pulang kerumah orang tuaku." Jawab Audrey seraya memasukkan barang-barangnya ke dalam koper.

"Tidak boleh! Aku tidak mengizinkan!"

"Aku pulang bukan untuk tinggal disana lagi, aku mau packing baju-baju untuk dibawa ke tempat KKN."

Percakapan mereka tidak ada kemajuan sama sekali. Wira yang dingin disatukan dengan Audrey yang keras semakin membuat keduanya sulit bersatu.

"Kemarilah, aku ingin bicara!" Wira meminta Audrey untuk duduk di sofa kamar.

Audrey duduk di sofa yang berhadapan langsung dengan Wira.

"Apa ?" tanya Audrey tidak ramah sama sekali.

"Semalam Shena bicara apa padamu ?"

Audrey diam sejenak. Kemudian menjawab asal, "Tidak tau! Aku tidak dengar."

"Apa dia sering bicara buruk padamu ?"

"Tidak juga." Bohong Audrey. Bagi Audrey tidak ada untungnya bicara jujur pada Wira, toh dia pasti akan selalu membela Shena, secara Shena adik kandungnya.

Wira menatap Audrey lebih dalam.

"Jika dia atau Bunda mengatakan hal yang membuatmu sakit hati, jangan terlalu di dengar dan di pikirkan, mungkin mereka belum bisa menerima kedatangan anggota baru di keluarga ini."

Audrey tersenyum kecut. Benarkan pikirnya tadi, pasti Wira membela Ibu dan adiknya. Secara tidak langsung memaksa Audrey untuk memaklumi.

"Tidak bisa! Aku tidak suka ada yang bicara macam-macam terhadapku! Aku bukan gadis lemah yang akan merengek dan menangis di pojokan!!" Audrey berdiri sambil mendorong kursi dengan kasar.

"Aku bersyukur sebulan ini terhindar dari Ibu dan Adik kesayangan mu, dan yang terpenting aku juga tidak bertemu dengan mu!!" Audrey bergegas keluar dari kamar meninggalkan Wira.

Wira mengepalkan tangannya, "Kamu salah sangka! Aku hanya tidak mau kamu terluka karena ucapan kasar mereka padamu!" Batin Wira.

"Sayang, kemarilah. Ikut Ayah sebentar." Pak Andreas sudah menunggu Audrey keluar dari lift sejak sepuluh menit yang lalu.

Audrey yang berniat langsung pergi harus mengurungkan niatnya sebentar.

"Eh, iya, Yah. Kenapa ?" Tanya Audrey berusaha bersikap biasa.

"Ikut Ayah, ayo.."

Pak Andreas membawa Audrey ke basement mansion nya. Disana koleksi mobil-mobil keluaran terbaru miliknya berjejer rapi layaknya sebuah showroom.

Audrey speechless. Baru kali ini Audrey melihat 'pameran' mobil secara nyata. Meski orang tuanya juga kaya raya, tapi jika dibanding kekayaan keluarga Bimasena sepertinya harta Adiwangsa tidak ada apa-apanya.

"Pilihlah yang mana saja. Ayah hadiahkan satu untuk mu."

Audrey menoleh cepat ke arah Ayah mertuanya dengan tatapan kaget luar biasa.

"Ma-maksudnya, Yah ?"

Pak Andreas mengusap kepala Audrey dengan penuh kasih sayang layaknya seorang Ayah pada putrinya sendiri.

"Ayah hanya ingin memberikan hadiah pernikahan untuk mu, sayang."

Audrey menggeleng cepat, "Ayah kan sudah kasih aku hadiah. Ayah lupa ya dengan satu set berlian di dalam kotak beludru berwarna biru navy waktu itu."

"Oh itu.. Kalau berlian Ayah rasa kamu tidak akan selalu memakainya. Mobil jelas beda, nak. Kamu kemana-mana butuh untuk mobilitas kamu. Ayo, jangan terlalu banyak berpikir. Pakai sekarang boleh juga, Ayah dengar kamu mau survei lokasi lagi hari ini kan ?"

1
Sri Rahayu
itu si Shena dan Nabila anak ayah Adiwangsa atau anak bawaan bunda Sinta 😇😇😇....lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
marahin aja itu si Shena....kurang ajar sama.kakak iparnya 😡😡😡....lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
jgn bilang ga mungkin jatuh cinta ma kanebo kering Drey....bisa2 BUCIN ntar.lo ya....🤪🤪🤪...lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
Bang kanebo kering ternyata baik hati.... membawakan makanan utk teman2 Audrey....lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
Shena jauh2 dtng dari kota utk mengitimidasi Audrey....tp salah lawan dia 🤪🤪🤪...lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
Audrey....mulai memikirkan Wira...apa uda ada rasa😇😇😇...semoga kalian berdua sama2 ada rasa...lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
Good Wira....kamu hrs tegas pd adik dan mama....kl kamu uda menikah dan hrs mempertahankan nya 😍😍😍.. lanjut Thorr 😘😘😘
Sri Rahayu
ditunggu lanjutan nya Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
nah gitu donk berduan jalan2 walau didesa, jalin komunikasi biar jadi deket tdk kaku lg....dan timbul rasa saling cinta😍😍😍....lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
hahaha...si kanebo kering ternyata.nyusul Audrey ke tmpt KKN....kangen apa cemburu tu 🤪🤪🤪...lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
yaelah masa engga tau kl Dean menyukai mu Audrey....kasihan tu patah hati si Dean 🤩🤩🤩....lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
baik sekali ayah mertua Audrey...ga seperti suaminya si kanebo kering...palagi ipar dan ibu mertuanya. . lanjut Thorr 😘😘😘
Sri Rahayu
bukan lo yg bermasalah ma Dean...tp suami lo itu Audrey 🤩🤩🤩...lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
hahaha....apakah Wira juga cemburu pd pak Andreas ayah nya😇😇😇...lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
makanya Wira jgn sembarang ngomong ma Audrey....jgn anggap Audrey anak kecil lanjut Thorr 😘😘😘
Sri Rahayu
ditunggu lanjutan nya Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
kamu kelamaan mandi jd Wira keluar kamar Audrey 🤩🤩🤩...lanjut.Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
uda tinggal tidur aja si Wira....kl dia cuek ya cuekin balik aja....Audrey....lanjur Thorr 😘😘😘
Sri Rahayu
semoga Wira akan mencintai Audrey setelah mengenal nya lbh dekat...lanjut Thorr 😘😘😘
Sri Rahayu
mama Audrey blm kenal suara calon menantu....jgn khawatir mama Audrey bersama Wira...amab 😍😍😍...lanjut Thorr😘😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!