Novel ini menceritakan tentang kisah cinta seorang gadis cantik bernama Vania Angelista.
Dia yang terjebak cinta antara sang mantan kekasih dimasalalu nya dan dengan orang yang di jodohkan dengan nya.
Bagaimana cara Vania Angelista menghadapi hidupnya ketika harus menerima perjodohan, namun hatinya masih dimiliki oleh seseorang di masa lalunya....?
Dan apa yang akan dilakukan seorang Vania Angelista, ketika dirinya mulai merasakan cinta pada pria yang telah dijodohkan dengannya namun tiba-tiba sang mantan kekasih muncul kembali menjelang hari pernikahan nya.
Siapa pula yang akan Vania pilih diantara dua cinta yang hadir di dalam hidupnya
Siapakah sebenarnya cinta sejati Vania Angelista...?
Apakah sang mantan kekasih dimasalalu nya, atau justru pria yang telah dijodohkan dengannya.?
Temukan jawabannya di novel TAKDIR CINTAKU
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fatimah AF, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 11
“Andre, buruan.!” titahnya.
Yups! Orang yang menabrak mobil Vania adalah Andre dan Aditya.
Namun Aditya tak menyadari jika mobil yang ditabraknya Andre adalah mobil Vania, begitu pula Andre yang tak tau jika wanita pemilik mobil itu adalah Vania, karna memang Andre dan Vania tidak saling mengenal.
Mendapat perintah dari sang bos membuat dirinya segera turun dari mobil dan menghampiri Vania yang sedang memperhatikan mobilnya.
“Mbak nggak apa-apa kan.?” tanya Andre.
Vania mengalihkan pandangannya dari mobilnya dan beralih pada pria yang sedang berbicara padanya.
“Nggak apa-apa gimana Mas? Mas nggak liat mobil saya penyok begini," ucap Vania.
“Lagian Mbak sih berhenti tiba-tiba kek gitu jadi ketabrak kan,” jawab Andre santai. Namun itu berhasil memantik kekesalan pada diri Vania.
Vania merasa dirinya disalahkan, padahal kesalahan tak sepenuhnya ada pada dirinya.
Yah! Memang Vania menghentikan mobilnya secara mendadak, namun Andre juga bersalah karna melajukan mobilnya dengan cukup kencang tanpa menyadari jika mobil di depannya berhenti.
“Mas juga tuh nyetir nya nggak bener makanya nabrak begini,” balas Vania.
“Enak aja, main nyalah-nyalahin aja, jelas-jelas mbak yang berhenti mendadak pake nyalahin saya juga.” lagi-lagi Andre tak mau kalah.
“Mas yang nabrak mobil saya, jadi Mas yang harus tanggung jawab, dan saya nggak mau tau itu," ucap Vania lantang.
“Enak aja, yang salah tuh Mbak, bukan saya," sangkalnya
Sebenernya Andre bisa saja meminta maaf, dan menyelesaikan masalah ini baik-baik, namun melihat Vania begitu menarik dimatanya, membuat Andre ingin mengulur waktu lebih lama lagi, agar dirinya bisa puas menatap gadis cantik ini.
Bila beruntung mungkin saja dirinya bisa berkenalan dan mendapatkan nomor telpon Vania, pikir Andre.
Dan perdebatan demi perdebatan pun terus terjadi karena diantara Vania dan Andre tak ada yang mau mengalah.
Namun perdebatan tak berujung itu membuat Aditya menunggu sangat lama dalam mobilnya.
“Dasar si Andre, nyelesain masalah kek gini doang lama banget,” Aditya kesal, dengan sangat terpaksa pun Aditya harus turun tangan sendiri.
Aditya pun turun dari mobil menghampiri Vania dan Andre, namun Aditya belum menyadari jika perempuan itu adalah Vania, sebab Vania berdiri membelakangi mobil milik Aditya.
“Bro, lo lama banget sih nyelesain gini doang,” oceh Aditya pada Andre saat sudah berdiri di samping Andre.
Andre mengalihkan padangan pada Aditya,
“Sorry bro, habis ni cewek kagak mau ngalah.” jawab Andre dengan penyesalan, ia paham jika Aditya saat ini tengah kesal karna terlalu lama menunggu dirinya padahal dirinya tau Aditya ada jadwal meeting jam 10 pagi ini.
Namun dengan sengaja dirinya mengulur waktu agar bisa lebih lama bersama Vania.
Dan tentu saja Andre tak akan jujur yang sebenarnya pada Aditya karena sudah pasti dirinya akan mendapatkan seribu ayat dari Aditya.
“Udah lo minta maaf aja, beri dia uang sebagai bentuk pertanggungjawaban kita sama dia beres kan,” ucap Aditya.
Vania kesal...! Apa mereka pikir Vania menginginkan uang? Hey, yang dia inginkan bukan uang, tapi permintaan maaf..!
“Mas ini tuh bukan masalah uang yak, saya bisa membiayai sendiri kerusakan mobil saya ini, tapi dari tadi tuh teman Mas ini malah ngajak debat, bukan nya minta maaf, malah ngajak ribut.” ucap Vania membalikkan tubuhnya menatap lawan bicaranya.
Dan ketika Vania berbalik sontak membuat Aditya kaget.
“Vania"
“Aditya”
Mereka berdua menyebutkan nama secara bersamaan.
🌷🌷🌷
Kira-kira apa yang akan terjadi selanjutnya ya...?
*Jangan lupa like dan komentar yang banyak dan jangan lupa beri Vote pada novel ini agar aku terus semangat menulis kelanjutan ceritanya 🤗
Salam sayang dari aku Fatimah AF*
ini sudah tahun 2021 lho Thor
aku mampir dan membawa like.
ditunggu feedbacknya di " A Falling Memory 2"
mari saling mendukung
Salam dari
🌹 "Infinity" (teenlit)
🌹 "Ve" (mystery thriller)
🌹 "Aku Bukan Pelakor" (romance)
mampir dan baca kisah ku juga ya dalam
HIDUPKU BERSAMA CEO
&
I LOVE YOU
yuk mampir di cerita novelku😉🤗
Salam, CINTA SANG JUITA