Disha Aveyra adalah gadis berusia 17 tahun yang baru saja lulus sekolah menengah atas, rejekinya cukup bagus karena dia baru saja di terima kerja di sebuah perusahaan besar, meski hanya sebagai cleaning servis tetapi Disha sudah sangat bersyukur karena dia bisa kerja.
Sejujurnya Disha tidak di terima mengingat usia Disha yang masih termasuk kategori di bawah umur tetapi Disha memperlihatkan kartu tanda penduduk miliknya yang mengatakan jika dia sudah cukup umur sehingga dirinya di terima.
Perusahaan yang menaungi Disha adalah perusahaan besar dan Disha di tugaskan sebagai cleaning servis di lantai satu sampai dua sedangkan untuk lantai selanjutnya di bersihkan oleh cleaning servis lainnya.
Hingga kejadian dimana Disha merasa dunianya hancur saat kejadian itu terjadi, kejadian yang merenggut mahkota berharganya sebagai seorang perempuan, kejadian yang membuatnya merasa tidak layak untuk berjalan di dunia ini lagi.
Soo... bagaimana kelanjutan? Silahkan langsung cek yaa biar nggak kepo hehe... dan semoga suka dan tidak lupa juga buat ninggalin jejak buat author.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Gagal
Sebulan sudah Disha menyandang status sebagai seorang istri dan keduanya kini sudah lebih dekat dari sebelumnya.
Sikap Luigi yang begitu hangat padanya membuatnya kian merasa nyaman, meski dirinya belum sepenuhnya menjadi istri yang baik tetapi Luigi tidak pernah menuntutnya melakukan kewajibannya sebagai seorang istri.
Sudah seminggu Luigi pergi ke luar negeri untuk bisnis, dan seminggu ini Disha hanya sendirian di Mansion mewah itu karena Daddy Ledgar dan Mommy Alina sedang honeymoon ke Bali sedangkan Larry jarang ke Mansion dia lebih memilih tinggal di apartemen miliknya.
Sejujurnya Disha merasa kesepian tetapi tidak mungkin Disha memperlihatkan wajah sedihnya yang mana bisa menambahkan beban pikiran Luigi.
Sudah baik keluarga Harrison menerimanya yang hanya lulusan SMA dan dia hanyalah anak dari panti asuhan.
Disha menonton di kamar karena merasa bosan, dia sudah tidak bekerja lagi karena Luigi melarangnya.
CEKLEK
Pintu terbuka memperlihatkan Luigi yang baru pulang dari luar negeri, Disha langsung bangkit dari ranjang dan berlari ke arah Luigi karena merasa senang.
Luigi terkekeh melihat betapa antusiasnya istri kecilnya menyambutnya pulang.
'Kenapa tidak bilang jika hari ini pulang?" tanya Disha menampilkan wajah polosnya
'Kejutan" balas Luigi menggendong Disha layaknya bayi koala dan mendudukkannya di atas meja kerjanya yang ada di kamar itu
'Turun sayang" rengek Disha manja karena tidak nyaman dengan posisi mereka sekarang
Luigi mengabaikan permintaan Disha, mata abu-abunya menatap penuh nafsu pada Disha yang sudah resmi menjadi istrinya sejak sebulan yang lalu.
'Kamu tau Cantik, jika seminggu ini aku begitu merindukanmu" Luigi berbisik di telinga Disha dengan suara seraknya
'Aku begitu menginginkan kamu Sayang" bisiknya kembali sembari mencium daun telinga Disha
'Ahhh... itu geli" Disha mencoba menjauhkan kepalanya dari Luigi tetapi Luigi malah menahannya
'Aku ingin sekarang sayang" rengek Luigi dengan suara seraknya
Disha terdiam, apa sekarang dia harus melakukan tugasnya sebagai seorang istri? tapi Disha masih takut dengan kejadian waktu itu.
'Jangan takut, aku janji akan melakukannya selembut mungkin" rayu Luigi
Disha menganggukkan kepalanya membuat Luigi bahagia akhirnya dirinya bisa melakukan kembali setelah kejadian waktu di mana dirinya memperkosa istri kecilnya itu.
Luigi mulai membelai seluruh wajah Disha dan memberinya beberapa kecupan basah membuat Disha tidak nyaman.
'Ahhh..." desah Disha tidak sengaja saat Luigi memainkan buah dadanya
Luigi tersenyum puas saat Disha mengeluarkan suara yang terdengar sexy di telinganya.
Sedangkan Disha merasa malu sekarang, wajahnya tenggelam di dada suaminya.
'Tidak perlu malu cantik, aku suka ******* mu itu, jangan di gigit bibirnya karena itu semakin membuatku di liputi nafsu sayang" bisik Luigi mengangkat tubuh mungil Disha menuju ranjang
Luigi mendudukkan Disha dalam pangkuannya dengan cara mengangkang, dengan posisi seperti ini membuat Luigi lebih leluasa memainkan tubuh istrinya.
Disha bergerak tidak nyaman saat Luigi menciumi lehernya, kemudian Luigi juga menggi**gitnya sedikit kuat dan menghi**sapnya membuat bekas kemerahan di leher Disha.
'Jangan gerak-gerak sayang karena itu membuat milikku bangun" Luigi merasa begitu sesak di bawah sana
Apalagi bokong istrinya begitu sempurna menduduki miliknya itu semakin membuatnya tidak tahan sekarang.
'Aarrggghhh... jangan gerak sayang!" erang Luigi
Disha memilih diam daripada habis di tangan suaminya yang terlihat begitu menginginkan dirinya sekarang.
'Sshhhh... jangan kuat-kuat, itu sakit" Disha meringis saat Luigi memainkan kedua gundukan nya cukup kuat
Luigi tidak mendengar ucapan Disha malah Luigi sekarang menaikkan kaos yang Disha kenakan sehingga memperlihatkan buah dadanya yang putih bersih di balut bra berwarna cream.
Luigi masih asyik dengan kegiatannya memberikan tanda kemerahan di leher Disha sedangkan kedua tangannya bermain di gundukan milik Disha yang sangat pas di tangannya.
Entahlah, Luigi merasa jika kedua milik istrinya terasa besar dari sebelumnya atau itu hanya pemikirannya saja.
'Euuggghhh..." lenguh Disha saat Luigi memainkannya ujung buah dadanya dengan cara menjepitnya dan mencubitnya
Luigi membalikkan badan Disha sehingga mereka saling berhadapan, Luigi merasa gemas melihat wajah memerah Disha membuatnya bahagia.
CUP
Luigi mencium bibir Disha, yang awalnya hanya sebuah kecupan berganti ciuman yang panas, ruangan itu terdengar dengan suara decapan keduanya.
'Ahhhh...." desah Disha saat Luigi meraup salah satu buah dadanya
Disha membusungkan badannya tidak tahan, sedangkan Luigi semakin semangat saat melihat wajah Disha yang menikmati kegiatan mereka berdua.
Di tengah-tengah kegiatan mereka tiba-tiba pintu kamar di ketuk membuat Luigi dan Disha kaget, tetapi Luigi tidak mau mendengar karena sekarang dia begitu menginginkan istri kecilnya.
Tok... Tok... Tok...
Ketukan itu semakin kuat membuat Luigi kesal setengah mati, tidak sadarkah jika dirinya tengah di liputi nafsu.
Luigi menggigit ujung buah dada Disha sebelum dirinya memindahkan tubuh Disha ke atas ranjang.
Sejenak Luigi menatap tubuh Disha yang bagian atas tidak tertutupi oleh sehelai benang membuatnya tersenyum puas melihat karyanya yang begitu banyak di leher Disha dan di dada Disha.
'Tunggu sebentar sayang, aku ke depan dulu" Luigi mengecup kening Disha dan pergi menuju pintu
Luigi berdecih saat melihat Larry dengan wajah tengilnya.
'Ada apa?" tanya Luigi kesal
Luigi sangat kesal sekarang, padahal sebentar lagi dirinya bisa memasukkan miliknya pada milik istrinya itu tetapi karena adik tengilnya kegiatan itu harus terhenti.
'Bisakah aku masuk Kak?" tanya Larry dengan wajah yang di imut-imut kan
'Tidak bisa!" Luigi mendorong Larry yang ingin menerobos masuk
'Kenapa? biasanya juga boleh" Larry cemberut saat dirinya di dorong
'Itu dulu sekarang aku sudah menikah jadi tidak boleh" larang Luigi
Larry menampilkan wajah cemberutnya, biasanya jika dia seperti itu maka Kakaknya akan mengabulkan permohonannya.
'Ayolah Kak, aku ingin tidur bersama Kakak" rengek Larry menampilkan wajah sedihnya
Luigi meringis melihat wajah sedih adiknya, jujur saja Luigi tidak suka melihatnya tetapi urusannya dengan istrinya juga belum kelar belum lagi bagian bawahnya yang masih terasa sesak.
'Apa kamu ada masalah?" tanya Luigi pada akhirnya
Larry menunduk mendapat pertanyaan seperti itu dari Kakaknya, sepertinya mimik wajahnya memang bisa di baca dengan mudah.
'Baiklah kita ke kamarmu sekarang, tunggulah aku di sana" ujar Luigi
'Apa tidak bisa di kamar Kakak?" tanya Larry dengan wajah polosnya
Luigi melotot, yang benar saja mereka berdua di kamarnya, di dalam sana istrinya tengah setengah telanjang, bagaimana jika Larry melihat istrinya itu, Luigi tidak akan pernah rela.
'TIDAK! istriku ada di dalam" Luigi menutup pintu kamarnya meninggalkan Larry yang terdiam tetapi tak urung Larry berjalan ke kamarnya dengan cara menunduk
❄️❄️❄️
Larry ganggu kegiatan pasutri baru guys Wkwkwk... kok author senang yaa jika Mas Luigi tidak jadi ehem-ehem dengan Disha hehehe....
Semoga kalian suka yaaa...
riri-can
NAMUN DISHA BRUNTUNG, KRN KDUA ORTU LUIGI ADALH ORG KAYA YG BIJAKSANA & BRMORAL.. TDK MMANDANG DERAJAT, KASTA, HARTA & TAHTA.