NovelToon NovelToon
Air Mata Istri Hamil, Janji Mafia Yang Mengikat

Air Mata Istri Hamil, Janji Mafia Yang Mengikat

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Mafia / Dark Romance
Popularitas:13.5k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Diselingkuhi saat hamil besar, ia hampir kehilangan segalanya, termasuk anak yang belum sempat ia peluk.

Di titik terendah hidupnya, seorang pria asing menyelamatkannya.
Berbahaya. Dingin. Dan tidak pernah memberi tanpa imbalan.

Satu syarat.
Satu ikatan yang tak bisa ia tolak.

Demi bertahan… demi anaknya, ia menerima.
Lima tahun berlalu.

Hidup yang ia bangun perlahan terasa utuh, hingga masa lalu datang kembali, menuntut apa yang dulu ia abaikan.

Namun kali ini, ia bukan wanita yang sama.
Dan pria di sisinya…
bukan seseorang yang bisa disentuh tanpa konsekuensi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Lucien melangkah menghampiri Alyssa dengan tenang. Sepatu kulitnya menimbulkan suara pelan di lantai marmer mansion yang luas itu.

Pria itu kemudian berhenti tepat di hadapan Alyssa.

Deg.

Alyssa sedikit mengangkat wajahnya. Tatapannya dipenuhi keterkejutan dan ketidakpercayaan.

Aura Lucien yang dingin membuat suasana ruang tamu semakin menekan.

“Paman,” ujar Darius cepat sambil mencoba menenangkan keadaan. “Alyssa tidak tahu cara menghormati orang tua.” Ia melirik Alyssa tajam. “Jadi aku hanya menegurnya.”

Lucien menoleh perlahan ke arah keponakannya.

Tatapannya begitu dingin sampai membuat Darius refleks menegang.

“Menegurnya?” ulang Lucien rendah.

“Membiarkan istrimu sendiri yang sedang hamil besar naik taksi ke sini…” Lucien melangkah semakin dekat pada Darius. “Sementara kau hanya duduk santai di ruangan dingin ini.”

Sorot matanya berubah tajam.

“Apakah kau pantas disebut sebagai seorang suami? Atau jangan-jangan orang tuamu memang tidak pernah mengajarkanmu cara menjadi pria yang baik?”

Wajah Jean langsung berubah buruk.

Darius mengepalkan tangannya erat. Namun ia sama sekali tidak berani membantah.

Ia hanya bisa menundukkan kepala dalam diam.

Sementara Alyssa masih berdiri mematung.

“Paman?” “Dia adalah paman Darius… mafia yang selama ini dibicarakan orang luar. Kejam, sadis dan tanpa ampun?” batin Alyssa penuh keterkejutan.

Selama ini nama Lucien Fan selalu terdengar mengerikan di luar sana. Pria yang dingin. Kejam. Dan tidak pernah memberi belas kasihan pada siapa pun.

Tetapi sekarang… pria itu justru sedang membelanya.

Lucien kembali menoleh ke arah Alyssa.

Tatapannya perlahan melembut beberapa derajat.

“Alyssa,” ucapnya pelan. “Aku adalah paman Darius.”

Jantung Alyssa kembali berdetak keras.

“Anggap saja ini rumahmu,” lanjut Lucien tenang. “Abaikan saja kata-kata mereka.”

Tatapan pria itu perlahan beralih dingin pada Jean dan Darius.

“Mereka yang tidak bisa menghargaimu…” sudut bibir Lucien terangkat tipis penuh sindiran, “bukanlah orang yang pantas dihormati.”

Ruangan langsung sunyi.

Jean terlihat menahan marah. Sementara wajah Darius berubah semakin buruk.

Beberapa saat kemudian

Alyssa baru saja duduk perlahan di kursi ketika wajahnya tiba-tiba berubah pucat.

Tangannya refleks memegang perut besarnya.

“Ngh…” erangnya pelan.

Napasnya mulai tidak teratur. Rasa nyeri tajam menjalar dari pinggang hingga perut bagian bawah.

Lucien yang berdiri di sampingnya langsung menoleh. Tatapannya berubah serius.

“Alyssa?” panggilnya rendah.

Alyssa mencoba mengatur napas. Tangannya gemetar saat memegang sandaran kursi.

“Aku… sakit…” lirihnya pelan.

Mike langsung berdiri dari sofa. “Kau kontraksi?” tanyanya khawatir.

Belum sempat Alyssa menjawab— rasa sakit lain datang lebih kuat.

“Aah…!” Alyssa mencengkeram ujung kursi sambil sedikit mencondongkan tubuhnya. Keningnya dipenuhi keringat dingin.

Jean justru mengernyit tidak suka.

“Hanya mau melahirkan saja harus berteriak seperti itu?” sindirnya dingin. “Semua wanita juga mengalaminya.”

Ucapan itu langsung membuat suasana membeku.

Lucien perlahan menoleh ke arah Jean. Tatapannya begitu tajam hingga membuat wanita itu refleks diam.

Sementara di sisi lain— Darius masih berdiri tanpa bergerak.

Pria itu hanya menatap Alyssa sekilas sebelum berkata, “Bukannya masih ada waktu beberapa minggu lagi?”

Nada suaranya terdengar cuek. Seolah kondisi Alyssa bukan hal penting.

Lucien langsung mengepalkan tangannya.

“Tidak berguna sekali,” ucapnya dingin sambil menatap Darius. “Istrimu kesakitan seperti ini dan kau masih bisa berdiri diam?”

Darius menegang. “Paman, aku hanya—”

“Alyssa!” seru Mike panik.

Tubuh Alyssa hampir kehilangan keseimbangan karena kontraksi berikutnya datang semakin kuat.

Wajah wanita itu benar-benar pucat sekarang. Air matanya mulai jatuh karena rasa sakit.

Tanpa berkata apa-apa lagi— Lucien langsung melangkah cepat menghampirinya.

Pria itu membungkuk sedikit lalu mengangkat tubuh Alyssa ke dalam gendongannya.

Alyssa langsung membulatkan mata. Tangannya refleks mencengkeram jas Lucien erat.

“Lu-Lucien…” lirihnya lemah.

“Tahan sebentar lagi,” jawab Lucien rendah.

Tatapannya kembali jatuh pada Darius.

“Mulai hari ini,” ucap Lucien dingin penuh tekanan, “kalau kau tidak mampu menjaga istrimu sendiri… jangan pernah menyebut dirimu laki-laki di depanku.”

Darius langsung terdiam.

Jean yang melihat Lucien menggendong Alyssa terlihat semakin tidak suka.

“Lucien, paling hanya sakit biasa--!"

“Diam!” bentak Lucien keras.

“Siapkan mobil sekarang!” bentaknya dingin.

“Baik, Tuan!”

Lucien kemudian membawa Alyssa keluar mansion dengan langkah cepat.

Sementara Alyssa terus menahan kontraksi di dalam pelukannya.

***

Mobil mewah keluarga Fan melaju cepat membelah jalanan kota.

Di sepanjang perjalanan, Alyssa terus menahan rasa sakit di dalam pelukan Lucien. Kontraksi yang datang semakin kuat membuat tubuhnya gemetar.

“Ngh… sakit…” lirih Alyssa dengan napas tersengal.

Lucien menatap wanita itu dengan wajah tegang. Tangannya menahan tubuh Alyssa dengan hati-hati agar tidak terguncang.

“Sebentar lagi sampai,” ucapnya rendah. “Bertahanlah.”

Mike yang duduk di depan juga terlihat gelisah. Pria tua itu terus mengetukkan tongkatnya pelan karena panik.

Sementara Darius dan Jean mengikuti menggunakan mobil lain dari belakang.

Beberapa saat kemudian.

Mobil berhenti di depan rumah sakit swasta terbesar di kota.

Para dokter dan perawat langsung berlari membawa brankar setelah melihat Lucien turun sambil menggendong Alyssa.

“Cepat!” bentak Lucien dingin.

Alyssa segera dibawa ke ruang bersalin.

Pintu ruangan tertutup rapat.

Lampu merah di atas pintu langsung menyala.

Suasana lorong rumah sakit berubah tegang.

Mike berjalan mondar-mandir dengan wajah khawatir. Lucien berdiri diam tidak jauh dari pintu ruang operasi. Tatapannya dingin, tetapi rahangnya mengeras menahan emosi.

Sementara Jean masih terlihat kesal.

“Hanya melahirkan saja sampai membuat semua orang panik,” gumamnya pelan.

Lucien langsung menoleh tajam.

Jean refleks terdiam.

Tak lama kemudian— seorang dokter keluar dari ruang operasi dengan wajah serius.

“Keluarga pasien?” tanyanya cepat.

“Kami,” jawab Mike buru-buru.

“Kondisi pasien kritis,” ucap dokter cepat. “Ibu mengalami pendarahan hebat. Kalau keadaan semakin memburuk, kami mungkin hanya bisa menyelamatkan satu.” Tatapannya menyapu keluarga Fan. “Ibu atau anak?”

“Anaknya!” jawab Jean tanpa ragu.

“Selamatkan anakku,” sambung Darius cepat dengan wajah tegang. “Yang penting pewaris keluarga Fan selamat.”

Mike langsung membentak marah.

“Diam kalian!”

Pria tua itu menatap dokter dengan mata memerah.

“Selamatkan Alyssa!” katanya tegas.

Lucien yang sejak tadi berdiri diam perlahan mengangkat wajahnya. Aura dingin langsung memenuhi lorong rumah sakit.

“Kalau terjadi sesuatu pada Alyssa…” ucapnya rendah penuh tekanan, “aku akan meratakan rumah sakit ini."

Dokter langsung menegang.

“Selamatkan Alyssa,” lanjut Lucien dingin. “Aku tidak peduli apa pun caranya.”

Jean langsung mengernyit kesal. “Itu darah daging keluarga Fan—”

Lucien menoleh tajam.

“Kalau bukan Alyssa yang melahirkan,” potongnya dingin, “anak itu bahkan tidak akan ada.”

Jean langsung terdiam.

Dokter buru-buru mengangguk. “Baik, kami akan berusaha menyelamatkan Nyonya Alyssa.”

1
stela aza
kenapa s Jean g di depak aja s dr rumah itu ,,, lagipula juga g berguna itu orang sama kaya anaknya ,,,
stela aza
lanjut thor up-nya double y ❤️❤️❤️
stela aza
dasar sampah ibu sama anak sama saja ,,, g guna ,,,,🤦
stela aza
good job Lucien,,, lanjut thor ❤️❤️❤️
💝F&N💝
lanjut, lagi.
ayooooo
stela aza
lanjut thor lagi seru bgt malah bersambung ❤️❤️❤️
Inez Putri
ayuk thour jgn mbulet² ahh biar cpet beres. biar tau rasa. dpt blsnnya
stela aza
lanjut thor up-nya double donk ❤️❤️❤️
💝F&N💝
hukuman itu
💝F&N💝
ayo up lagi doooooong😅😅😅
Dini Anggraini
Itu karena do'a seorang istri yang tulus dan ikhlas menembus langit kamu gak bisa lagi selingkuh sama Vanessa. Bagaimana bila kamu lemah apakah Vanessa akan tetap setia sama kamu ataukah mencari penggantimu. Alssya wujudkan keinginanmu menikah dengan Lucien dan ambil hak asuh anakmu dan harta bersamamu jangan mau keluar tanpa apapun. 😍😍😍
stela aza
next thor up-nya double ❤️❤️
💝F&N💝
lanjut lagi thor.yang banyak
Basri Ambung
sangat bagus ,aku suka jalan ceritanya
stela aza
lanjut up-nya double thor
Minarni
lanjut ya
stela aza
lanjut thor up-nya double y 🤭
Dini Anggraini
Bagus alyssa apalagi kamu punya video saat Darius dan Vanessa melakukan hubungan badan itu akan semakin membuatmu menang di pengadilan hak asuh anak, kekayaan Darius akan jatuh ke tanganmu. Setelah sendiri nanti mulailah berkarir lagi buktikan pada Darius tanpanya kamu bisa sukses sampai kamu bisa bilang Hai mantan kamu bukan seleraku lagi. Semangat 💪💪💪
stela aza
lanjut thor double y kemarin g up
Dini Anggraini
Bagus alyysa balas dendam terbaik adalah merangkul musuhmu saat musuhmu lena dengan perlakuan manismu di saat itulah kamu mengumpulkan bukti sebanyak2 nya untuk menggugat cerai suamimu dan ambil hak asuh anakmu. Biarkan perusahaan Darius koleps dengan skandalnya. Kamu bila sudah janda nanti perbaiki hidupmu buat karirmu yang sempat redup berjaya lagi. Dan saat kamu sudah berjaya jangan pernah mau balikan sama mantan lagi. 😍😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!