***
Nadhira Grizelle Ayudia tak perna menyangka keputusan nya membawa pulang seorang anak kecil yang di temui nya saat pulang bekerja ,membawa nya pada takdir yang tak perna terduga
Aksa Damian Axelle merupakan CEO kejam dan dingin.Pria yang tidak percaya akan cinta setelah kepergian wanita yang begitu di cintai nya setelah melahirkan buah cinta mereka.
Tentang perjuangan, perubahan, keluarga, bercampur menyertai dan berbaur dengan kisah mereka .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yhani_HT, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
11
Setelah di periksa dokter Nadhira langsung tertidur dengan pulas,entah karena pengaruh obat atau karena kelahan selama 2 hari di kurung wanita itu tidak bisa tidur dia terus berpikir bagaimana caranya ke luar? Bagaimana dengan kakak nya Karen pasti khawatir karena sudah tidak pulang dll .
Luka lebab pada tubuh Nadhira pun sudah di obati dan pastinya yang melakukan itu adalah pengasuh Prince.
Pria kecil itu terus menemani Nadhira sejak tadi hingga tidak berselang lama pintu kamarnya terbuka di mana seorang pria masuk sambil membawa nampan berisi makanan.
" Aku tidak mau makan Uncle " Tolak prince menatap Evans .
" Jika tuan muda tidak makan tuan muda akan sakit dan tuan muda tidak bisa merawat wanita itu " Jawab Evans sambil melirik ke arah tempat tidur di mana Nadhira berada .
" Namanya Kaka Nadhira Uncle" Ujar prince kesal .
" Saya tidak perlu mengetahui itu tuan muda " Prince mencibirkan bibir kesal " Tapi dia teman Aku uncle " Jawabnya ketus .
" Lebih baik uncle ke luar saja ,aku akan makan kalau kakak Nadhira makan " Usirnya tanpa menatap sekertaris Daddy nya itu .
" kalau begitu Uncle akan membawa wanita ini kembali ke ruangan bawah tanah " Prince langsung menatap tajam Evans namun pria itu tidak takut sama sekali.
" Silahkan di makan tuan muda, tuan mengawasi Anda sekalipun saat ini dia sudah berada di perusahaan " Evans meletakan nampan makanan di samping meja kecil samping tempat tidur lalu ke luar dari ruangan itu .
Namun baru saja menutup kembali pintu kamar Prine ponselnya berdering .
" Hallo tuan " Evans langsung menjawab panggilannya saat melihat nama Aaron tertera di ponselnya.
" ke negeri A sekarang perusahaan di sana sedang bermasalah " Titah Aaron tegas .
" Baik tuan " Jawab Evans .
" Waktumu 30 menit dari sekarang " Ujarnya lalu mematikan panggilan sebelum mendengar jawaban Evans .
" Shhiit " Evans menuruni tangga dengan langkah lebar bahkan dia melangkahi beberapa anak tangga sesampainya di kamar dia mengambil tas kerja nya .
🌹
🌹
🌹
" Tuan " Panggil Aaron pelan lalu meletakan beberapa berkas di samping Aksa .
" Evans sudah berangkat ke negara A dan justin sedang bertemu dengan klien di restoran namun mereka meminta ingin Anda yang hadir " Lapor Aaron .
" Hebm "
" Saya akan mengurus nya lagi tuan " Jawab Aaron .
" Hebm "
Karena tidak ada lagi yang harus di katakan Aaron memilih ke luar dari ruangan itu ,namun baru saja akan menutup pintu ruangan Aksa suara pria itu menghentikan gerakan nya .
" Lakukan apa pun agar wanita itu tidak ke luar dari masion " Ujar Aksa mutlak.
" Baik tuan " Jawab Aaron membalikkan tubuhnya menunduk sedikit lalu ke luar dari ruangan itu .
" Dari sekian banyak wanita kenapa tuan muda begitu menyayangi wanita itu " Gumam Aaron heran,namun dia tetap melakukan apa yang di minta tuan nya yaitu Aksa .
...----------------...
Seharian prince tidak ke luar dari kamarnya dia selalu berada di samping Nadhira bahkan belum ada tanda-tanda wanita itu akan sadar , Nadhira sudah seperti baterei yang di isi ulang karena kehabisan tenaga padahal sebentar lagi akan malam .
Ceklek
Prince menatap kearah pintu namun detik kemudian dia kembali menatap Nadhira.
" Kenapa belum mandi ?" Prince hanya diam saja " mandi setelah itu kita makan malam " Titah nya,namun Prince tetap diam .
" Prince " Ujar Aksa rendah ,namun pria itu hanya diam saja " PRINCE " Sentak Aksa emosi hingga membangunkan Nadhira.
" Kakak Nadhira " Panggil Prince tersenyum bahagia.
" Akhirnya kakak bangun juga " Lanjut nya tersenyum .
" Prince " Panggil Nadhira menatap pria itu.
" Ini sudah jam ...."
" Mandi sebentar lagi makan malam " Titah Aksa pada prince.
Mendengar suara yang begitu dia kenal seketika tubuh Nadhira bergetar genggaman tangannya di selimut yang menutupi tubuhnya begitu erat .
" Tidak, prince tidak akan meninggalkan kakak Nadhira " Tekan Prince.
" Kenapa semenjak bertemu wanita sialan ini kamu jadi pembangkang hah " Bentak Aksa emosi .
" Dia teman prince " jawab prince cepat .
" Kamu belum mengenal nya Prince " Ujar Aksa lelah .
" Daddy yang belum mengenalnya " Kedua pria itu saling berdebat tanpa mempedulikan Nadhira yang ketakutan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Dunia Nadhira jadikan novel favorit kalian 😘☺️
Like
Koment
vote
Jangan lupa hadiah bunga dan juga ⭐ ⭐ ⭐ ⭐ ⭐
suka banget sama ceritanya
semangat up nyaa.. ☺
benar nad periksa ke dokter biar lebih jelas
atau aska yg memakai kontrasepsi 🤭