NovelToon NovelToon
HEART'S OWNER

HEART'S OWNER

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Balas Dendam
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: poppy susan

Mempunyai Mama yang tidak menyayanginya dan dikhianati oleh sang kekasih disaat lagi sayang-sayangnya membuat Belva memilih menjauh dan hidup sendiri tanpa cinta dari siapa pun.

Siapa sangka, Belva menjadi owner skincare sukses dan kaya raya. Disaat kehidupan Belva sudah sangat sempurna, Belva dipertemukan dengan seorang Tentara yang begitu sangat menyebalkan dan selalu membuat Belva darah tinggi.

Akankah Belva kembali menemukan cintanya? Adakah orang yang benar-benar tulus ditengah-tengah kondisi Belva yang sedang dilanda krisis kepercayaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 2 Rencana Venny

Setelah makan siang bersama Papanya, Belva pun memutuskan untuk pulang diantar oleh supir. Sesampainya di rumah, mobil Mamanya tidak ada itu artinya Mamanya belum pulang. “Sebenarnya siapa pria yang tadi bersama Mama?” batin Belva.

Selama ini Belva memang tidak dekat dengan Mamanya, dia justru dekat dengan Papanya. Sejak kecil Mamanya terlalu cuek kepada dirinya bahkan Belva kebanyakan diurus oleh babysitter. Pada saat ada acara sekolah, Mamanya tidak pernah mau datang hanya Papanya yang selalu ada untuk Belva meskipun Papanya sangat sibuk.

Ferdi tidak pernah menolak ajakan putrinya, sesibuk apa pun ia kerja ia selalu meluangkan waktu untuk mengajak putrinya jalan-jalan di hari minggu. Usia Ferdi saat ini sudah menginjak usia 64 tahun, tapi ia berusaha supaya bisa menyenangkan hati putrinya. Bagi Ferdi, Belva adalah segala-galanya dan harta yang paling berharga dalam hidupnya.

“Sayang, kapan kamu mau menyingkirkan tua bangka itu?” tanya Bondan.

“Sabar sayang, si tua bangka itu belum membuat surat wasiat. Nanti kalau dia sudah membuat surat wasiat, baru setelah itu kita singkirkan dia,” sahut Mama Venny.

“Jangan lama-lama sayang, aku sudah tidak sabar ingin menikah denganmu bahkan Tissa sudah tidak sabar juga ingin mempunyai Mama baru,” seru Bondan.

“Malam ini aku akan membujuk si tua bangka untuk membuat surat wasiat,” sahut Mama Venny.

Venny dan Bondan sudah lama menjalin hubungan. Awalnya dulu mereka sepasang kekasih, tapi orang tua Venny menjodohkan Venny dengan Ferdi dan akhirnya Bondan juga menikah dengan wanita lain. Setelah istrinya meninggal pada saat melahirkan Tissa, Bondan pun tidak sengaja bertemu kembali dengan Venny dan akhirnya benih-benih cinta itu kembali bersemi.

Ferdi adalah pria yang tanggung jawab, meskipun dijodohkan Ferdi mencintai Venny dengan sangat tulus. Bahkan Belva itu lahir akibat dari kesalahan, karena saat itu Venny mabuk dan akhirnya terjadilah hubungan tanpa cinta itu. Tidak lama setelah itu, Venny pun hamil dan lahirlah Belva.

Malam pun tiba....

Belva mengintip dari jendela. “Mama baru pulang, dari mana saja dia?” batin Belva.

Belva segera keluar dan menemui Mamanya. “Mama dari mana?” tanya Belva.

“Tumben kamu tanya Mama dari mana? Biasanya juga kamu cuek,” sahut Mama Venny.

“Bukanya cuek, Mama memang tidak pernah ada di rumah bahkan Mama tidak pernah melihat Belva sebagai anak Mama. Mama hanya sibuk dengan urusan Mama sendiri,” sahut Belva menahan emosi.

“Jangan ngajak Mama bertengkar, Mama capek. Lagi pula kamu sudah besar bisa melakukannya sendiri,” ucap Mama Venny melengos.

Belva mengepalkan kedua tangannya, dua merasa emosi kepada Mamanya itu. Hingga akhirnya Belva pun memutuskan untuk masuk kembali ke dalam kamarnya. Tidak lama kemudian, Ferdi pun pulang dengan wajah lelahnya.

Ferdi masuk ke dalam kamar dan melihat istrinya sedang melakukan perawatan tanpa memperdulikan Ferdi. Selama menikah, Venny memang tidak pernah perhatian kepada Ferdi bahkan Venny jarang sekali memenuhi kebutuhan biologis Ferdi. Venny selalu melakukannya dengan terpaksa, tapi Ferdi selalu sabar karena memang Ferdi tidak mau sampai cerai dia berpikir kasihan kepada Belva jika mereka cerai.

“Si tua bangka itu begitu sangat menyedihkan,” batin Mama Venny saat melihat Ferdi masuk ke dalam kamar mandi.

Tidak membutuhkan waktu lama, Ferdi pun keluar dari kamar mandi. Ia segera menggunakan baju tidur, lalu naik ke atas ranjang tanpa memperdulikan Venny. Venny mulai berpikir untuk membujuk Ferdi, Ferdi tidak gampang dibujuk.

“Hhhhh....terpaksa aku melakukan itu,” batin Venny menghela napas berat.

Venny pun bangkit dan mulai menghampiri Ferdi. Venny langsung bergelayut manja kepada Ferdi membuat Ferdi memicingkan matanya. Ia tahu, jika Venny sudah seperti itu pasti ada sesuatu yang diinginkan oleh Venny.

“Mas, sudah lama kita tidak berhubungan, apa malam ini kamu mau melakukannya?” goda Venny sembari tangannya menjelajah membelai dada bidang milik Ferdi.

Ferdi memejamkan matanya, bagaimana pun dia adalah pria normal. Walaupun usia dia sudah tidak muda lagi, tapi hasrat Ferdi menggebu-gebu apalagi dia jarang sekali diberi jatah oleh istrinya. Venny terus menggoda Ferdi, hingga akhirnya pertahanan Ferdi pun runtuh dan malam itu mereka pun melakukan hubungan meskipun terpaksa karena Venny ingin merayu suaminya supaya mau menandatangani surat wasiat.

Setelah selesai dengan kegiatan panasnya, Venny pun tertidur di dada Ferdi. “Mas, katanya Mas sudah membuat surat wasiat untuk aku dan Belva. Tapi, aku tidak pernah melihat surat wasiat itu,” seru Mama Venny dengan sangat hati-hati.

Ferdi yang awalnya memejamkan mata, perlahan membuka matanya. “Aku simpan surat itu, memangnya kenapa?” tanya Papa Ferdi.

“Tidak, aku hanya ingin melihatnya saja. Apakah nanti aku akan mendapat bagian?” tanya Mama Venny dengan manjanya.

“Tentu saja, harta seluruh kekayaan Mas akan jatuh ke tangan kamu dan juga Belva. Kenapa kamu ingin melihatnya? Mas ‘kan belum meninggal,” seru Papa Ferdi.

“Mas, usia itu tidak ada yang tahu. Masih mending jika aku yang pergi duluan, jika kamu pergi duluan bagaimana? Kalau aku tidak tahu dimana kamu menyimpan surat wasiat itu, nanti bisa berabe kasihan Belva,”sahut Mama Venny dengan wajah yang dibuat sesedih mungkin.

Ferdi bangun dan segera memakai baju dan celana, dia berjalan menuju lemari membuat Venny tersenyum. Ferdi membawa sebuah map dan memberikannya kepada Venny. “Surat wasiat itu kamu saja yang pegang, kamu benar usia tidak ada yang tahu takutnya Mas yang pergi duluan soalnya Mas sudah tua,” seru Papa Ferdi.

Venny dengan semangat membuka surat wasiat itu dan betapa terkejutnya dia saat melihat jika perusahaan dan rumah itu akan menjadi miliknya. Sedangkan aset yang lainnya, seperti tanah itu milik Belva. “Perusahaan itu nantinya akan menjadi milik kamu, jadi lebih baik mulai besok kamu belajar mengelola perusahaan,” seru Papa Ferdi.

“Baik Mas, aku akan mulai belajar mengelola perusahaan,” sahut Mama Venny dengan bahagianya.

“Aku ngantuk, kita tidur,” ucap Papa Ferdi.

“Iya, Mas.”

Ferdi dan Venny pun mulai merebahkan tubuhnya. Tidak membutuhkan waktu lama, akhirnya Ferdi pun sudah terlelap dan masuk ke alam mimpinya. Venny melirik ke arah Ferdi, setelah dirasa Ferdi tidur, Venny pun melihat kembali map itu bahkan tanpa Venny duga ternyata surat wasiat itu sudah ditanda tangani oleh Ferdi.

“Kalau seandainya meminta surat wasiat segampang ini, sudah dari kemarin-kemarin aku merayu dia. Dasar tua bangka bodoh, setelah surat wasiat ini di tangan aku, aku bisa dengan mudah menyingkirkan kamu,” batin Mama Venny dengan senyuman sinisnya.

Venny menyimpan map itu di atas nakas, lalu dia pun tidur. Ferdi kembali membuka matanya, Venny mengira jika tadi Ferdi sudah tidur tapi nyatanya Ferdi sama sekali belum tidur. Ferdi menyunggingkan senyumannya, entah apa arti dari senyuman itu yang jelas Ferdi seperti tahu sesuatu.

Ferdi pun kembali memejamkan matanya, kali ini dia benar-benar tertidur.

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
ya elah mokondo ..Cemen amat maen nya culik2an
yaniSuryani
wah udah mulai main culik culikan nih,,,,
Abi...iya pasti Abi bisa selamtin Belva
Riasusi
double update kk poppy lanjut 👍😘😘😍
ꪶꫝNOVI HI
belva dalam bahaya
Naysila mom's arga
semoga abi nolongin belva kasihan bgt dia
yaniSuryani
ih...Abi sama Belva tuh vibes nya kaya Kyara dan mas Al gak sih,,, rumahnya saling berhadap-hadapan,,, terus sama² abdi negara yg melindungi cewek kesayangan 🤭🤭
yaniSuryani
tuh mulut rem blong banget ya marMarimar,,,, lihat aja nanti Belva bakalan jauh lebih bahagia hidup sama abangmu 😂
yaniSuryani
si mario otaknya masih belum sampe dikasih kode² kaya gituan,,, tetep aja oon 🤣🤣
yaniSuryani
bahaya nih si Bondan pasti bakalan nekat sama Belva
yaniSuryani
utung sekarang ada mas Abi yg bakalan lindungi Belva
yaniSuryani
uhuuuuuyyyyy kebongkar semuanya 🤣🤣🤣
yaniSuryani
ya pulang naik taxi lagi lah gimana sih,,,,, udah mah datang gak di undang pulang minta di anterin lagi 👻
yaniSuryani
ih kebangeten oonnya Mak Venny 🤭
yaniSuryani
emang beda ya orang yg otaknya waras sama yg goblok 🤭🤭🤭🤭
yaniSuryani
puas banget akuuuuu🤣🤣🤣🤣🤣🤣
yaniSuryani
ini si Tissa kapan kebongkarnya sih udah gak sabar akuuuu🤣🤣🤣
yaniSuryani
sering² aja kerjasama kaya gini,,, siapa tau jadi cinlok kan ya🤭
yaniSuryani
ketawain si Mario aja terus aku 🤣🤣🤣
yaniSuryani
udah lah Tissa mau segimanapun kamu tetep jauh dibawah Belva 🙄
yaniSuryani
nasib si Mario gimana ya,,, sekarang aja udah mulai ragu sama si Tissa 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!