NovelToon NovelToon
Di Buang Karena Jelek Datang Kembali Untuk Membalas

Di Buang Karena Jelek Datang Kembali Untuk Membalas

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nonecis

Memiliki tubuh obesitas ternyata membuat Amanda dibenci orang-orang di sekeliling, keluarga yang selama ini dia percaya. Di saat usianya berusia 10 tahun ibunya pergi meninggalkannya membuatnya hidup bersama sang ayah.
Hidupnya sejak kecil begitu sempurna nyaris tidak pernah merasakan kesulitan, ketika sang ayah menikah dengan teman masa SMA- ya yang sudah memiliki dua Putri. Amanda justru mendapatkan kasih sayang dari ibu tirinya.

Tetapi siapa sangka Amanda menyadari semua itu hanyalah sandiwara ketika dia sudah dewasa. Tubuhnya yang gendut dengan wajah yang jelek, cupu membuat keluarganya jijik kepadanya, kematian ayahnya membuat penderitaan hidupnya semakin bertambah.
Pria yang dia nikahi baru 1 bulan ternyata memiliki hubungan dengan saudara tirinya, dikhianati oleh keluarganya sendiri membuat Amanda nyaris ingin mengakhiri hidup.

Tetapi semangatnya kembali dalam bentuk pembalasan ketika semua berlalu dia datang dengan penampilan yang sempurna bahkan nyaris Tidak dikenali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonecis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 2 Perselingkuhan

Amanda memasuki kamar melihat Reno yang duduk di sofa dengan kesibukan melihat ponselnya.

"Mas!" ucap Amanda.

"Ada apa?" jawabnya dengan suara datar.

"Emang harus ya. Mas berangkat ke Luar Kota atau ke Luar Negeri harus bersama dengan Sisil?" tanyanya tampak ragu memberanikan diri membuat Reno melihat serius ke arahnya.

"Maksud kamu bagaimana?" tanya Reno lagi dengan dahi mengkerut.

"Kita sudah menikah dan seharusnya tidak ada hubungan seperti itu diantara mas dengan Sisil," ucap Amanda.

"Kau melarangku untuk membawanya bekerja?" tanya Reno tampak tersinggung dengan teguran istrinya.

"Amanda, sisil itu adalah Sekretaris di kantor, sudah sewajarnya jika aku pergi kemanapun dia harus ikut yang mengurus pekerjaanku. Jika bukan dia lalu siapa lagi dan jangan mentang-mentang aku sudah menikah dengan kamu dan artinya semua urusanku harus diurus oleh kamu dan aku harus mendengarkan semua larangan kamu. Itu tidak akan mungkin terjadi!" tegas Reno penuh dengan penekanan.

"Tapi mas, sudah menikah dan seharusnya bisa menghargai saya," sahut Amanda.

Reno semakin kesal berdiri dari tempat duduknya.

"Kamu bilang apa? menghargai!"

"Amanda aku sudah mengatakan kepadamu jangan pernah mencampuri urusanku dan apalagi membawa kata-kata menghargai! Aku ingin ke Luar Negeri, Luar Kota dengan siapapun itu adalah urusanku!" tegas Reno berlalu dari hadapan Amanda.

"Mas mau kemana?" Amanda menghentikan dengan memegang tangan Reno dan langsung dilepaskan Reno.

"Apa-apaan sih!" Reno kesal dan jijik kepada istrinya.

"Kita sudah menikah. Mas, tetapi kamu belum melakukan apapun kepadaku dan bahkan untuk satu kamar saja denganku kamu tidak pernah," ucap Amanda.

"Hah!" Reno mendengus merasa lucu dengan apa yang dikatakan Amanda.

"Kamu ingin kita tidur bersama? ingin aku bercinta denganmu?" tanya Reno memastikan membuat Amanda mengganggu polos.

"Ha-ha-ha!" Reno justru tertawa dengan mengejek.

"Jangan bermimpi, aku tidak sulit tidur dengan badut sepertimu, kau nikmati saja pernikahan khayalan yang kau bayangkan ini, jangan menggangguku yang membuatku semakin jijik dengan wanita seperti!" tegas Reno dengan penuh penekanan yang benar-benar menyakiti hati Amanda.

Reno tidak mengatakan apapun lagi dan kemudian langsung pergi begitu saja.

"Mas Reno!"

"Mas!" panggil Amanda.

"Kenapa. Mas, Reno berbicara seperti itu? Apa kesalahanku?"

"Dia jijik padaku dan tidak menyukaiku, lalu kenapa dia menikahiku jika tidak menyukaiku, kenapa jijik padaku? tanya Amanda terdengar begitu kecewa atas penolakan suaminya

Amanda hanya bisa menangis meratapi nasib pernikahannya yang baru berjalan satu bulan dan selama satu bulan dia sudah sering sekali mendapatkan kata-kata kasar dari Reno.

******

Amanda membuat Reno kesal, marah, Reno mencari pelarian dengan memasuki kamar Sisil. Reno tampak frustasi duduk dengan memijat kepalanya.

"Sayang, kamu kenapa sih wajahnya ditekuk terus seperti itu?" tanya Sisil berada di belakang Reno dengan memijat bahunya.

"Bagaimana aku tidak kesal Amanda ingin mengatur, dia pikir siapa dirinya," jawab Reno.

"Memang apa yang dia lakukan?" tanya Sisil

"Dia menyuruhku untuk membatasi jarak dengan kamu, lalu apa dia pikir aku akan melakukan hal itu," jawab Reno.

"Jadi dia juga mengatakan itu kepada kamu, ya sebelumnya dia memang menyuruhku untuk membatasi jarak dengan kamu dan aku mengatakan kepadanya, untuk mengatakan sendiri kepada kamu," ucap Sisil ternyata tidak kalah kesal.

"Aku sungguh muak dengan wanita itu," ucap Reno.

"Sayang, kenapa kamu tidak langsung menceraikannya saja, bukankah kita sudah mendapatkan semuanya, kamu ceraikan saja dia dan kita akan menikah," Sisil berusaha menggoda Reno.

"Kamu pikir aku tidak ingin melakukannya. Kamu lupa jika Amanda membuat surat perjanjian dengan pernikahan kami dan siapa yang menceraikan maka tidak akan mendapatkan apapun. Jadi percuma saja seluruh harta kekayaannya menjadi milikku, jika aku yang menceraikannya dan maka semua akan sia-sia," jawab Reno.

"Lalu kamu pikir dia akan menggugat cerai kamu! Sayang. Dia sangat mencintai kamu dan tidak mungkin bicarakan kamu begitu saja," ucap Sisil.

"Dia akan menggugat cerai dengan aku bersikap tidak baik padanya dan aku yakin dia tidak akan tahan," ucap Reno tersenyum miring ternyata punya rencana.

"Baiklah, terserah kamu ingin melakukan apapun yang terpenting kamu hanya bersamaku saja, jadi kamu tidak perlu murung dan repot-repot memikirkan wanita itu," ucap Sisil.

"Tetap saja kepalaku sakit karena kata-katanya," jawab Reno.

Sisil menghela nafas, kemudian berdiri di hadapan Reno, membuat Reno mengangkat kepalanya.

"Kamu pusing?" tanya Sisil.

Reno mengangguk.

Sisil tersenyum penuh arti, piyama yang dia pakai menggunakan pengikat tali tiba-tiba saja dilepaskan dengan tatapan sensual membuat Reno memperhatikannya sampai piano tersebut jatuh ke lantai.

"Bagaimana jika dengan ini? Apa pusing kamu akan berkurang?" tanya Sisil menyuguhkan santapan sedap pada Reno.

"Bukan hanya berkurang, tetapi akan hilang," jawab Reno tersenyum miring.

Mana mungkin dia akan mengabaikan suguhan nikmat tersebut membuat Reno turun dari sofa dengan berlutut di hadapan Sisil. Reno mengangkat kepala melihat bagaimana Sisil sudah tidak sabar jika Reno menyentuhnya.

Reno memulai aksinya dengan menjulurkan lidahnya menjilat area sensitif Sisil yang sudah basah.

"Ahhhhhhh......" Sisil mulai mengeluarkan desahan dengan menggigit bawah bibirnya.

Jilatan sensual Reno membuatnya tidak tahan, Sisil menjambak rambut Reno dengan mendorong lebih masuk lagi ke dalam liang surgawi miliknya yang benar-benar nikmat.

Reno sudah merasa puasa menikmati lembah basah milik Sisil membuatnya langsung berdiri dengan membuka 1 persatu kancing kemeja bajunya, menatap Sisil dengan tatapan sensual, Sisil juga menatapnya dengan penuh godaan.

Sisil memulai dengan mengecup bibir Reno yang di balas dengan ciuman panas oleh Reno.

Sisil membantu Reno melepaskan pakaian yang dia kenakan sehingga terjadi di lantai, pasangan itu berciuman panas, saling bertukar saliva sama-sama memberi kenikmatan sehingga terdengar suara dan decapan dari keduanya, tangan Sisil di kalungkan di leher Reno.

Reno semakin memperdalam ciumannya, lidahnya mengabsen setiap rata gigi milik ya Sisil, benar-benar menikmati, sama-sama saling membalas satu sama lain dan tidak ada yang ingin mengalah.

Reno melanjutkan dengan menggendong tubuh Sisil ala bridal style membawanya perlahan melangkah menuju ranjang dengan ciuman di antara keduanya yang tidak terlepas sama sekali.

Sisil dan Reno melanjutkan aktivitas seksual bercinta mereka dengan permasalahan hati di atas ranjang dengan permainan keduanya sama-sama tidak ada yang mau kalah baik Reno dan juga Sisil.

Suara desahan yang terus keluar dari mulut Sisil merasakan sensasi pijatan payudara yang telah diberikan Reno kepadanya, dengan keadaan sama-sama polos di dalam kamar Reno keduanya benar-benar bermain panas.

Percintaan keduanya bukan terjadi saat pertama kali, tetapi sudah pasti sering terjadi diantara mereka tanpa sepengetahuan Amanda yang polos.

Bersambung.....

...Hay para pembaca setiaku, hari ini aku kembali mengajak kalian untuk mengikuti cerita terbaruku, semoga cerita ini menarik dan disukai banyak orang, Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman semua yang sudah mendukung karya saya dan jangan lupa untuk terus mengikuti karya terbaru Saya dari bab 1 sampai bab akhir....

...Sedikit banyaknya yang kalian berikan kepada saya menjadikan motivasi untuk saya terus berkarya, selamat menikmati dan membaca karya saya terima kasih untuk semuanya.......

...Salam cinta dari saya author.......

1
Alia Chans
Satu like = satu bentuk apresiasi. Semangat thor ✍️👈😉
Ma Em
Semangat Amanda kamu pasti bisa mengambil hak kamu perusahaan yg sdh dikuasai pelakor dan anak2 nya , semoga dimudahkan dan dilancarkan usaha Amanda untuk mengambil kembali perusahaan nya dan bisa menyingkirkan mereka semua .
Ma Em
Amanda mungkin lelaki yg sering kamu temui itu adalah lelaki yg akan menjadi pasangan hdp mu Amanda , ternyata rumah tangga Reno dgn Sisil sepertinya tdk bahagia bahkan sering bertengkar , ternyata Reno menikah dgn Sisil sering bertengkar dikira setelah melepaskan Amanda Reno akan bahagia dgn Sisil wanita pilihan Reno , mungkin itu balasan Sisil karena sdh menyakiti Amanda sehingga rumah tangganya juga tdk bahagia .
Ma Em
Semoga Amanda segera mengetahui perselingkuhan Reno dgn Sisil .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!