NovelToon NovelToon
"DELIMA" Wanita Malang

"DELIMA" Wanita Malang

Status: tamat
Genre:Romantis / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:6.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Noona Risma

PLAGIAT DILARANG MEREKAT!😈😈
INI REAL CERITA SAYA YAH💜

Hidup sendiri didunia ini rasanya begitu sesak, hampa dan hambar bagaikan sayur tanpa bumbu pelengkap.

Menikah dengan orang yang tidak dikenal dan tidak dicintai bukanlah hal yang salah, namun menyakitkan.

Setiap hari, jam, menit bahkan detik dia tidak menganggap kehadiranmu. Dia lebih memilih bersenang-senang bersama teman-teman dan terpuruk dalam masa lalu yang tidak mungkin bisa kembali.

Sakit?

yah sangat. melebihi luka jahitan. sakit berdarah memang sakit, namun lebih sakit jika sakit tanpa darah.

Rasanya seperti menjadi iron man?

no! bukan seperti menjadi iron man, but rasanya seperti ada ratusan belati tajam menusuk-nusuk hatimu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noona Risma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

SELAMAT MEMBACA!

***

Setelah menyiapkan segala macam keperluan suaminya, Delima pun kembali lagi ke dapur berniat untuk membantu mbok Tini.

"Sudah selesai mbok?" tanya Delima.

"Iya nya," jawab mbok Tini sembari menuangkan sup ayam pada mangkuk.

"Saya gpp kok mbok," ujar Delima kala mbok Tini menatapnya lekat-lekat.

"Yang sabar yah nya," tutur mbok Tini tersenyum hangat dan diangguki oleh Delima.

Mata wanita yang masih berusia dua puluh lima tahun itu sudah panas. Ingin sekali ia menangis dipelukan sang ibunda mengeluhkan segala kesahnya.

Semua yang terjadi padanya begitu menyakitkan untuk diterima oleh hatinya yang begitu lembut bagaikan kapas.

Namun, apalah daya semua hanyalah angan-angannya semata. Ibunya sudah senang duduk disamping sang ilahi.

"Nyonya kalau mau menangis, menangis saja! Saya siap menjadi teman curhat nyonya," tutur mbok Tini tulus.

Delima tersenyum. Dia memang butuh teman, namun ia masih ragu untuk mengatakannya pada mbok Tini.

"Makan dulu mas," kata Delima kala melihat Erwin hendak melewati meja makan.

Erwin menatap datar kearah makanan yang telah disaji dengan rapih oleh mbok Tini diatas meja makan tersebut.

"Yang masak semua itu mbok Tini kok mas," ujar Delima hati-hati.

Erwin lalu mengalihkan tatapannya pada mbok Tini yang menunduk disamping Delima.

"Iya betul tuan, itu semuanya saya yang masak," jujur mbok Tini.

Erwin lalu berjalan menuju meja makan dan duduk diujung tempat dimana kepala keluarga duduk.

"Biar mbok Tini yang melakukannya!" cegah Erwin saat Delima hendak menuangkan nasi kepiringnya.

Delima tersenyum kaku, lalu menatap mbok Tini dan mengangguk sebagai tanda agar mbok Tini melayani suaminya itu.

Mbok Tini dengan telatennya pun mulai mengisi piring Andra dengan nasi dan lauk pauk.

"Saya mau makan, sebaiknya kamu pergilah!" titah Erwin pada Delima yang masih setia berdiri disampingnya bersama mbok Tini.

"Baiklah," balas Delima lalu meninggalkan meja makan.

Mbok Tini hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kelakuan majikan laki-lakinya yang tidak menghargai istrinya sama sekali.

Mbok Tini hanya bisa diam karena ini adalah urusan kedua pasangan suami istri itu dan disini ia hanyalah sebagai pembantu tidak lebih.

***

Delima berjalan menuju taman belakang. Tempat dimana ia selalu menangis mengungkapkan semua isi hatinya.

Delima duduk dibangku taman, ia memandang kedepan yang ditumbuhi banyaknya jenis bunga yang tumbuh subur.

Dalam diam ia menangis tanpa suara. Air mata yang sedari tadi sekuat tenaga ia tahan kini mengalir derah membasahi pipinya.

"Mah, Delima gak kuat. Delima gak sekuat mama yang bisa menghadapi papa. Mah Delima capek selalu seperti ini. Selalu Delima yang tersakiti," keluh Delima mengadahkan kepalanya keatas seolah-olah dilangit dia melihat wajah sang ibunda tercintanya.

"Mah, apa mama mendengarkanku? Delima tidak sanggup seperti ini. Dia tidak mencintai Delima. Sekuat apapun Delima berusaha tidak bisa meluluhkan hatinya," ucap Delima menangis sejadi-jadinya.

Setelah kepergian ayahnya karena lebih memilih wanita selingkuhannya, Delima hanya hidup berdua dengan sang ibunda yang selalu sayang kepadanya.

Dan sekarang ibunya pun telah meninggalkannya berpulang ke hadapan sang pencipta alam semesta.

Delima buru-buru menghapus air matanya saat mendengar suara langkah kaki mendekat kearahnya.

"Mama, sejak kapan datang mah?" tanya Delima lalu menyalimi tangan mama mertuanya.

"Kamu kenapa disini sayang?" tanya balik mama Isnah.

"Gak-papa mah cuma mau menghirup udara segar saja," jawab Delima tersenyum.

Inilah keunikan seorang Delima. Walaupun habis menangis dia masih bisa tersenyum setelahnya. Dia memang tersenyum, namun tidak mudah melupakan.

"Suamimu baru saja berangkat, apa kalian bertengkar lagi?" tanya mama Isnah lembut lalu menuntun Delima untuk duduk kembali di bangku taman.

"Tidak mah," jawab Delima terpaksa berbohong.

"Mama tahu meluluhkan hati anak mama itu tidaklah muda. Jadi mama mohon tolong bersabarlah sayang," pinta mama Isnah menggenggam tangan Delima.

Delima tersenyum kaku lalu menganggukkan kepalanya. Kalau saja ia tidak memikirkan tuhan dan kasih sayang yang telah diberikan kedua orangtua suaminya kepadanya, mungkin sudah lama Delima meminta talak pada Erwin.

***

SLOW UP YAH😊

JANGAN LUPA LIKE, KOMEN DAN VOTENYA🤗

1
SRI HANDAYANI
aku kasih bunga se keranjang 🤩🤩🌹🌹🌹
SRI HANDAYANI
semoga endyng nya happy ❤❤
SRI HANDAYANI
kok kayak lagu kehilangan yaa...🤣🤣🤣
SRI HANDAYANI
lanjut thor 💪💪🌹🌹
SRI HANDAYANI
luar binasa sadisnya 😡😡😭😭
melting_harmony
Luar biasa
Yunerty Blessa
Makasih banyak kak thor buat cerita nya.. sungguh mantap sekali 👍👍
teruslah berkarya dan sehat selalu 😘😘
Cen Li
Luar biasa
Lutfi f
aku udh nyari tp gag ada
Tari Sirait: BOHONG INI JUDUL CERITANYA KAGAK ADA!?
total 1 replies
Jam'ah Sublie
kebaikan Erwin cuma ada kedua orang tua nya
Jam'ah Sublie
selalu saja wanita yg tersakiti
Fatih Qolbi
Top bgt pokoknya
stva 14
lanjutannya mana ya
May
keren
Lela Lela
sehatlah delima .
Lela Lela
semoga sembuh delimany thor
Lela Lela
sembuhkan author delimany
Lela Lela
semoga bahagia terus
Lela Lela
bagus akur erwin
Lela Lela
Awas kamu erwin jgn hanya di depan mama papamu baik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!