NovelToon NovelToon
Mu Chen Pendatang Dari Dunia Lain

Mu Chen Pendatang Dari Dunia Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Epik Petualangan / Mengubah Takdir
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: premier MT

Di Kota Chang’an zaman modern, hiduplah seorang pemuda bernama Mu Chen. Ia berusia 22 tahun, bertubuh tegap dan gagah, tapi dikenal sebagai kutu buku yang haus akan pengetahuan sejarah dan filsafat Tiongkok kuno. Suatu sore di pasar loak, ia menemukan sebuah batu giok berwarna hijau pucat yang diukir pola Yin-Yang. Tanpa sadar, ia membawanya pulang. sebuah perjalanan yang merubah hidupnya dari jaman modern ke jaman kuno hidupnya para dewa Dewi dan iblis

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon premier MT, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1 LANGIT YANG BERUBAH

kisah itu dimulai

Di Kota Chang’an zaman modern, hiduplah seorang pemuda bernama Mu Chen. Usianya baru genap 16 tahun, bertubuh tegap meski masih remaja, wajahnya tampan dan gagah — tapi di sekolah ia lebih dikenal sebagai "kutu buku aneh". Ia hafal seluruh sejarah Dinasti Zhou, Qin, Han, hingga Tang, bisa menghafal isi Kitab Seni Perang karangan Sun Wu, dan selalu bertanya hal-hal yang membuat guru-gurunya pusing.

Suatu sore, saat berjalan pulang sekolah melewati pasar barang antik, matanya tertuju pada sebuah batu giok kecil berwarna hijau zamrud. Di permukaannya terukir simbol Yin-Yang yang samar-samar. Harganya murah, dan penjual tua berkata, "Ini peninggalan kuno, konon bisa menenangkan hati."

Mu Chen membelinya hanya sebagai kenang-kenangan. Malam itu, di kamarnya yang penuh buku, ia memegang batu giok itu sambil membaca buku tentang legenda dewa-dewa kuno. Tanpa ia sadari, permukaan batu itu mulai memanas perlahan.

"Eh? Kok hangat ya? Apakah bereaksi dengan keringat tanganku?" gumamnya penasaran.

Tiba-tiba! Batu giok itu memancarkan cahaya keemasan yang teramat terang — menutupi seluruh ruangan. Tubuh Mu Chen terasa ditarik oleh kekuatan tak terlihat, kepalanya berputar hebat, dan sebelum sempat berteriak, kesadarannya hilang.

 

Saat matanya perlahan terbuka, ia langsung bersin berkali-kali. Udara di sini terasa sangat segar, bahkan terasa agak "tebal" dan berbeda dari udara kota yang biasa ia hirup.

Ia duduk tegak, lalu memandang sekeliling — dan matanya membulat sempurna.

Di depannya bukan lagi tembok kamarnya. Yang terlihat adalah Gunung Taiyue yang menjulang setinggi awan, puncaknya tertutup kabut putih. Di kejauhan mengalir sungai Huanghe yang airnya jernih dan berkilau bagai permata. Pepohonan di sini tumbuh lebat dan besar, jauh lebih besar dari apa yang pernah ia lihat di dunia modern.

"Ini... ini film? Atau aku sedang bermimpi yang sangat nyata?" gumamnya sambil mencubit pipinya sendiri. "Aduh! Sakit! Berarti ini nyata?!"

Belum sempat ia memahami situasinya, sebuah bayangan melintas di langit dengan kecepatan tinggi. Sosok itu adalah seorang tetua berjubah panjang berwarna biru muda, yang berdiri tegak di atas sebuah pedang panjang, melayang bebas di udara seolah-olah gravitasi tidak berlaku padanya!

Mu Chen berdiri terkejut, lalu berteriak lantang tanpa sadar:

"Wah! Itu melanggar hukum fisika! Bagaimana bisa berdiri di atas pedang setipis itu? Tidak jatuh? Pedangnya tidak patah? Kalau di duniaku, ini sudah masuk penemuan paling ajaib!"

Suara teriakannya membuat tetua berjubah biru itu menoleh sebentar. Ia memandang Mu Chen dari atas ke bawah, melihat pakaiannya yang aneh — kaos oblong bergambar karakter kuno dan celana pendek kain katun — lalu mengerutkan kening.

"Anak muda, dari mana asalmu? Pakaianmu aneh sekali, dan bicaramu tidak masuk akal. Ini wilayah kaki Gunung Taiyue, bagian dari Benua Xuanhuang. Hati-hati, jalan di sini tidak aman bagi orang biasa," ujar tetua itu pelan, lalu melayang pergi meninggalkan awan tipis.

Mu Chen tetap terpaku di tempatnya.

Benua Xuanhuang? Gunung Taiyue yang nyata? Orang terbang naik pedang?

Barulah ia mengerti sesuatu yang membuat hatinya berdebar kencang sekaligus campur aduk:

Ia, Mu Chen yang baru berusia 16 tahun, pelajar biasa dari zaman modern — telah terlempar masuk ke dunia kuno yang hanya ada di buku sejarah dan legenda! Dunia di mana energi Qi Langit dan Bumi mengalir bebas, tempat para kultivator berlatih mencapai keabadian, tempat dewa-dewa tinggal di Istana Awan Sembilan Tingkat, dan pasukan iblis berkeliaran di Dataran Kelam.

Ia memegang saku bajunya — masih ada batu giok Yin-Yang itu, sekarang terasa dingin dan tenang di genggamannya.

"Baiklah... kalau ini memang bukan mimpi, berarti aku harus bertahan hidup. Sejarah yang aku hafal, ilmu pengetahuan yang aku pelajari — semoga bisa berguna di sini!" gumamnya dengan semangat remaja, meski di dalam hatinya masih ada sedikit kegelisahan.

Ia mengibaskan debu di bajunya, lalu melangkah berjalan menuju arah yang terlihat ada asap dapur dari kejauhan. Perjalanan seorang pemuda 16 tahun di dunia kuno yang penuh keajaiban, bahaya, dan hal-hal tak terduga pun baru saja dimulai.

Semoga menarik. Mohon dukungannya teman teman

1
premier MT
mantap
Riekcy Rachmat
lanjut trus🙏
Riekcy Rachmat
menarik sekali, semoga updatenya banyak nnti
Riekcy Rachmat
😄😄😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!