NovelToon NovelToon
Rahim Satu Miliar : Bukan Sekedar Pengganti

Rahim Satu Miliar : Bukan Sekedar Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Ibu Pengganti / Pengganti / Cinta Paksa / Cinta Seiring Waktu / Angst
Popularitas:57.9k
Nilai: 5
Nama Author: Kinamira

Di negara barat, menyewa rahim sudah menjadi hal lumrah dan sering didapatkan.
Yuliana adalah sosok ibu tunggal satu anak. Demi pengobatan sang anak, ia mendaftarkan diri sebagai ibu yang menyewa rahimnya, hingga ia dipilih oleh satu pasangan.
Dengan bantuan alat medis canggih, tanpa hubungan badan ia berhasil hamil.
Bagaimana, Yuliana menjalani kehamilan tersebut? Akankah pihak pasangan itu menyenangkan hatinya agar anak tumbuh baik, atau justru ia tertekan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kinamira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Awal

"Butuh tiga ratus juta untuk biaya operasi putra anda. Saya harap biayanya segera terkumpul. Karena jika terus ditunda mungkin dia tidak akan selamat lagi," ucap dokter Oliv memberitahu kondisi Garen.

"Saya pasti akan segera kumpulkan uangnya. Dokter tolong lakukan apapun untuk putra saya," pinta Yuliana menggenggam tangan sang dokter dengan penuh harap.

"Kami akan usahakan. Setelah biaya operasi diberikan, pasien akan segera kami tangani." jawab dokter Oliv.

"Saya permisi," ucap dokter Oliv meninggalkan Yuliana seorang di sana.

Tubuh Yuliana lemas. Kakinya bergetar tak mampu menopang tubuhnya. Air matanya jatuh berlinang dan ia hanya bisa menangis dalam diam.

"Ke mana? Ke mana aku harus dapat uang sebanyak itu?" batin Yuliana bertanya pada dirinya sendiri.

Suara langkah kaki mendekat, hingga berhenti tepat di hadapan Yuliana.

Perlahan Yuliana mendongak, menatap sosok sahabat baiknya di sana. "Yuliana, bagaimana? Apa kamu akan terima tawaranku?" tanya Rosa dengan lembut.

Bibir Yuliana semakin bergetar, tangannya bergerak menyentuh perutnya yang datar. Air matanya jatuh berlinang dengan derasnya.

"Yuli, hanya ini cara satu-satunya agar kamu dapat uang lebih cepat. Setidaknya ini lebih mulia dari jual tubuhmu," ucap Rosa menepuk pundak Yuliana.

"Tapi, aku takut. Aku takut nantinya malah mencintai anak itu, Rosa," ucap Yuliana sembari terisak dan terus menangis hebat.

"Apa hanya ini jalan satu-satunya, mengorbankan anak lain demi anak satunya?" lanjutnya dengan suara bergetar.

Yuliana menyembunyikan wajahnya di balik lipatan tangannya.

"Tidak ada cara lain Yuli. Aku bisa bantu tapi hanya seratus juta, dan itu semua sudah uang tabunganku."

Rosa menyentuh bahu Yuliana mencoba menyakinkan. "Yuli, anak itu akan lahir dari rahim yang sama dengan Garen, mereka akan bersaudara meski tidak bersama. Meski adik Garen berkorban, setidaknya dia akan hidup baik-baik saja."

Yuliana terdiam, apa dia akan sanggup melakukan itu? Membayangkannya saja membuat hatinya menjadi sangat nyeri.

"Aku akan memikirkannya lagi Rosa, tolong tinggalkan aku sendiri dulu," ucap Yuliana sembari menatap Rosa dengan sendu.

Rosa mengangguk, sembari mengusap bahu Yuliana. "Aku tidak akan menyerah membujukmu demi Garen. Tapi, kalau kamu punya uangnya aku tidak akan memaksa lagi. Ya."

Yuliana hanya bisa mengangguk, memalingkan wajah menatap, menatap kosong ke arah lorong rumah sakit yang terasa semakin sempit.

Dunianya yang sempit seolah akan hancur sebentar lagi. Mantan suaminya tidak peduli dengan anak mereka. Ia tidak memiliki orang tua lagi untuk tempatnya mengadu, dan meminta tolong. Ia hanya memiliki sosok adik yang masih harus kuliah.

"Apa aku terima saja?" batinnya sembari mengusap perutnya, membayangkan bagaimana ia hamil, namun anak yang ia kandung akan ia serahkan nantinya.

Yuliana memejamkan mata erat. Mencoba untuk berpikir, namun masalah lain malah muncul dalam benaknya.

"Mbak, aku berhenti kuliah saya ya."

"Kenapa lagi Hanum?"

"Kita tabung UKT ku saja untuk biaya pengobatan Garen."

"Jangan Hanum."

"Aku juga malu Mbak, nggak punya laptop, dan pakaian itu itu saja untuk kuliah. Jadi, lebih baik aku berhenti saja. Dan bantu Mbak kerja."

Pembicaraan singkat dengan adiknya kembali terulang, membuat hati Yuliana terasa nyeri. Bukan hanya itu, ia juga teringat akan kata-kata dan keinginan sederhana putranya.

"Mama, kalau Garen sudah sembuh, Garen mau naik bianglala ya."

Ucapan Garen kala itu membuat bola mata Yuliana terbuka lebar. Matanya berkaca-kaca mengingat kenangan itu.

Yuliana mengerjapkan mata, hingga air yang tertampung dalam kelopak matanya, berjatuhan. Saat itulah ia melihat Rosa berjalan menjauh darinya.

Yuliana segera berdiri. "Rosa, aku terima tawaran itu!" serunya membuat Rosa menghentikan langkahnya.

Rosa pemilik wajah blasteran itu, membalikkan tubuhnya. Memberikan senyum penyemangat untuk Yuliana.

"Aku akan segera mencari keluarga baik untukmu," ucap Rosa membuat Yuliana mengangguk pasrah akan pilihannya.

"Garen sayang, bertahan ya nak. Mama pasti akan segera bawa uang untuk pengobatan Garen. Garen akan segera sembuh," batinnya menggerakkan kepala menatap putranya yang terbaring dengan alat bantu pernapasan dalam ruangan khusus anak usia 12 tahun ke bawah itu.

**

Orang pertama yang harus diberitahu, tentang keputusannya tentunya adalah Hanum, adiknya. Yang juga ia harapkan bisa menjaga Garen saat ia pergi nantinya.

Ia tau, resiko menerima pekerjaan itu adalah berjauhan dengan keluarganya sendiri.

"Mbak yakin mau terima itu? Mbak juga akan tinggal di luar negeri? Bagaimana kalau Garen sadar dan cari Mbak?"

Setelah mendengar curhatan Yuliana. Hanum segera memberikan deretan pertanyaan itu.

Yuliana tersenyum kecil, menarik tangan Hanum ke pangkuannya. "Hanum, jaga Garen ya dek. Mbak janji akan sering hubungi kalian. Hanya satu tahun, Mbak janji hanya satu tahun Mbak pergi, kamu mau kan?" Pintanya dengan penuh harap.

Hanum menghela nafas pelan. "Soal Garen, aku pasti menjaganya Mbak. Tapi, Mbak yakin mau lakukan itu?"

"Tidak ada pilihan lain, Num." Yuliana jelas merasa berat. Namun, kondisi sangatlah tidak memungkinkan untuk ia tolak.

"Baiklah jika itu pilihan Mbak, Hanum harap Mbak baik-baik saja di sana nanti."

Yuliana mengangguk, ia meraih adiknya dan memeluknya dengan erat. Seolah ingin menumpahkan sesaat saja beban berat yang ia pikul di pundaknya.

Hanum pun ikut menangis, merasakan pelukan yang penuh luka dan kesedihan itu. "Hanum harap, mbak ketemu keluarga yang baik ya," bisik Hanum mengusap punggung bergetar kakaknya.

"Mbak harap, kamu juga tetap lanjut kuliah, jadi orang yang bener. Jangan seperti kakak, yang malah menikah muda," ucap Yuliana memberikan petuah untuk adiknya itu.

"Hm, setelah aku lulus, aku tidak akan merepotkan mbak lagi," angguk Hanum.

*

Sementara itu Rosa segera menyerahkan data-data yang dimiliki Yuliana.

Rosa yang memang bekerja di satu perusahaan yang berhubungan antar negara. Sehingga tau apa saja yang sering dicari di negara luar sana.

Setelah mendapatkan persetujuan dari Yuliana, ia segera mendaftarkan sahabatnya itu sebagai calon ibu pengganti. Memasukkan data diri Yuliana, dan menunggu seseorang ingin melakukan uji coba.

Ia bekerja dengan begitu semangat mencari sosok pasangan yang membutuhkan ibu pengganti, bukan hanya karena keuntungannya juga. Tapi, ia merasa bersalah, tidak mampu membantu sahabat yang pernah membantu di masa krisisnya.

Beberapa hari menunggu dan terus melakukan usaha yang panjang, Rosa akhirnya mendengarkan kabar tentang pasangan pertama yang menginginkan ibu pengganti.

"Rosa, sudah ada pasangan yang menginginkan Yuliana. Kamu bisa berangkat besok Ke Amerika," ucap sang atasan memberitahu kabar baik itu.

"Baik, Pak," jawab Rosa tersenyum semangat.

"Yuliana, kamu tenang saja. Jika kamu berhasil diterima keluarga itu. Garen dan Hanum, aku akan merawatnya dengan baik, hingga kamu kembali," batin Rosa dengan penuh tekad.

1
Sunaryati
Istri seperti itu tidak menghormati dan menghargai suami kok dipertahankan, apalagi anak yang dikandungnya kemungkinan anak selingkuhannya. Suami bodoh tak punya harga sedikitpun, yang dibutakan nama cinta, istri berbuat kriminal pada istri lain kok dibiarin ndak takut anak yang dilahirkan nanti cacat.
𝑆𝑡𝑟𝑎𝑤𝑏𝑒𝑟𝑟𝑦𝑆𝑤𝑒𝑒𝑡
Clara ini kenapa sih? seharusnya bersyukur katanya mau yuliana tidak tinggal di rumah nya lagi,terus kenapa harus melibatkan Yuliana di dalam rumah tangga nya lagi padahal yuliana tinggal di kota yg berbeda.Greget banget sama Clara mau nya apa coba seharusnya bersyukur malah menjadi-jadi terus ngancam mau bunuh yuliana,Hei Clara gak pantas kamu mau nge bunuh yuliana soalnya yuliana udah di kota berbeda ngapain marah ke yuliana? Sampai-sampai berniatan membunuh nya? yaampun tega banget.Awas ya Clara bayi di kandungan kamu itu kenapa-kenapa karna hanya sikap kamu yg jahat Clara semoga Clara yang selingkuh cepat terungkap segera biar sean dan Clara berpisah.Semoga yuliana dan anak-anak nya Baik-baik saja dari Clara yg punya niatan buruk kepadanya.

Semangat kak bikin ceritanya! aku tunggu episode selanjutnya.🔥
Lauren Florin Lesusien
𝚔𝚛𝚎𝚊𝚔𝚝𝚎𝚛 𝚌𝚘𝚠𝚘𝚔𝚗𝚢𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚕𝚊𝚕𝚞 𝚕𝚎𝚕𝚎𝚝 𝚜𝚎𝚓𝚎𝚕𝚊𝚜 𝚌𝚎𝚘 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚜𝚊 𝚝𝚑𝚞𝚛 𝚜𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒 𝚕𝚊𝚖𝚊 𝚔𝚢𝚔 𝚐𝚒𝚝𝚞 𝚍𝚒𝚔𝚒𝚋𝚞𝚕𝚒𝚗 𝚌𝚕𝚊𝚛𝚊 𝚐𝚎𝚛𝚎𝚐𝚎𝚝 𝚋𝚊𝚌𝚊𝚗𝚢𝚊
𝚖𝚊𝚊𝚏 𝚓𝚗𝚐𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚒𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚐 thur
Dlaaa FM
Lanjutannnnn
Sunaryati
Kapan sih perselingkuhan Clara terkuak? Ini peran antagonisnya kok dibiarkan menikmati kemenangan llama, yang dikandungnya anak siapa, Ya
Sunaryati
Nah bagaimana ya jika Sean tidak lagi kaya raya, karena semua harta sudah dialihkan ke putra Yulianna, apakah masih mau bertahan dengan Sea
𝑆𝑡𝑟𝑎𝑤𝑏𝑒𝑟𝑟𝑦𝑆𝑤𝑒𝑒𝑡
Semoga ending dari cerita ini Yulia dan anak-anak nya bisa merasakan hidup bahagia🤍

Semangat bikin kelanjutan ceritanya kak🔥💪
𝑆𝑡𝑟𝑎𝑤𝑏𝑒𝑟𝑟𝑦𝑆𝑤𝑒𝑒𝑡: maaf typo maksudnya *yuliana*
total 1 replies
Dlaaa FM
Lanjutannnnn
𝑆𝑡𝑟𝑎𝑤𝑏𝑒𝑟𝑟𝑦𝑆𝑤𝑒𝑒𝑡
Aku berharap Clara yang selingkuh dari Sean cepat terungkap biar kebusukan Clara itu terbongkar.
Lauren Florin Lesusien
𝚔𝚙𝚗 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚞𝚊𝚊𝚗𝚗𝚗𝚢𝚊 𝚝𝚑𝚞𝚛 𝚒𝚝𝚞 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚐 𝚌𝚕𝚊𝚛𝚊 𝚜𝚎𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚑 𝚝𝚛𝚜 𝚒𝚗𝚒 𝚌𝚛𝚎𝚊𝚔𝚝𝚎𝚛 𝚌𝚘𝚠𝚘𝚔𝚗𝚢𝚊 𝚌𝚎𝚘 𝚔𝚊𝚢𝚊 𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚕𝚊𝚖𝚋𝚊𝚝 𝚊𝚖𝚊 𝚘𝚘𝚗 𝚖𝚊𝚊𝚏 𝚝𝚑𝚞𝚛 𝚓𝚐𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚒𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚐
lanjut
Lauren Florin Lesusien
𝚖𝚞𝚍𝚊𝚑 𝚖𝚞𝚍𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚙𝚠𝚛𝚜𝚎𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚑𝚊𝚗 𝚌𝚕𝚊𝚛𝚊 𝚌𝚎𝚙𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚛𝚋𝚘𝚗𝚐𝚔𝚊𝚛 𝚋𝚒𝚊𝚛 𝚜𝚎𝚗 𝚢𝚊𝚑𝚘 𝚝𝚑𝚞𝚛🤣🤣🤣𝚙𝚒𝚗𝚝𝚊𝚛 𝚖𝚎𝚛𝚝𝚞𝚊 𝚢𝚞𝚕𝚞𝚊𝚗𝚊 𝚜𝚞𝚔𝚊 😍😍😍😍
Dlaaa FM
Lanjutannnnn
Ririn Danayanti
lanjut thor mkin penasaran saja
Rech
selamat menunggu hari penyesalan sean/Chuckle/
𝑆𝑡𝑟𝑎𝑤𝑏𝑒𝑟𝑟𝑦𝑆𝑤𝑒𝑒𝑡
Semoga Perselingkuhan Clara itu cepat terungkap agar sean tahu bahwa Clara selingkuh di belakang nya,Aku yakin anak yang di kandung Clara bukan anak sean tapi anak hasil perselingkuhan si Clara sama si selingkuhan nya wah parah Clara.semoga cepat terungkap kejahatan si Clara sama perselingkuhan nya yang dia lakukan,Dan aku berharap Yuliana dan bayinya yang baru lahir sehat-sehat dan baik-baik saja dan juga Semoga aman dari Kejahatan Clara,Soalnya Clara makin lama makin menjadi-jadi sepertinya.

Semangat kak Bikin ceritanya! 💪🏻🔥
𝑆𝑡𝑟𝑎𝑤𝑏𝑒𝑟𝑟𝑦𝑆𝑤𝑒𝑒𝑡
Greget banget sama Si clara,semoga yuliana dan bayinya lahir dengan selamat.Clara keterlaluan banget greget banget sama Clara apa dia gak takut? nanti semua hal buruk yg dia lakukan ke yuliana nanti malah terjadi ke diri nya sendiri? Aku berharap kejahatan si clara ini cepat terbongkar.
Ririn Danayanti
dikit bnget thor punya ,punya yg panjang kenapa thor
khadizah thea
lebih greget lagi
Rech
sean betol² bodoh dan bisa dikalabui sama si clara/Panic/
kapan ya part sean tau clara berkhianat sama anak yg di kandung clara bukan anak sean, biar menyesal seumur hidup sean,
Jepiani
lnjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!