NovelToon NovelToon
Maira And The Bad Boy

Maira And The Bad Boy

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:703.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Merpati_Manis

"Turun!" titah seorang pemuda pada pengendara mobil yang baru saja dia tabrak. "Kamu bisa mengendarai mobil enggak, sih?"

"Maaf ya, Mas. Masnya yang salah, tetapi kenapa Mas yang nyolot?" Gadis berhijab tersebut menatap sang pemuda, tanpa rasa takut.

Pertemuan tidak sengaja antara Maira dan Yudhistira di jalan raya yang sepi karena pemuda tersebut menabrak mobil Maira ketika gadis berhijab itu hendak pulang ke rumah, akankah membawa perubahan positif bagi pemuda yang saat ini tengah mengalami broken home setelah ditinggal mati oleh sang mama?

Simak kisah mereka dalam novel; Maira and The Bad Boy

🌹🌹🌹

Best ... jangan lupa dukung kisah bungsu dari keluarga Rehan Alamsyah ini, ya 🥰🙏🙏

Yang baru saja mampir di lapakku, simak kisah emak dan bapak dari Maira, dalam novel; Ketulusan Cinta Nabila 😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Merpati_Manis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Saya Bukan Gadis Kecil

Assalamu'alaikum, Bestie 🤗 Ketemu lagi dengan salah satu keluarga Alamsyah 🥰

Bosan gak?

Kalau kalian syuka, jangan lupa subscribe, kasih ulasan bintang lima, dan tinggalkan jejak jempol, ya ... serta hadiah yang banyak 😅🙏😘

🌹🌹🌹🌹🌹

Waktu menunjukkan pukul sembilan malam, ketika seorang gadis berhijab mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang untuk pulang ke rumah, setelah menjenguk temannya yang sakit.

Biasanya, gadis berkulit putih bersih tersebut selalu pergi bersama saudari kembarnya, Maida. Akan tetapi karena sesuatu hal, saudari perempuan yang lahirnya hanya selisih menit saja dengan dirinya itu sedang ada keperluan lain, terpaksa Maira pergi seorang diri tanpa pengawalan.

Maira menolak, ketika sore tadi sopir keluarga menawarkan untuk mengantarkan dirinya ke rumah teman.

"Tumben, baru jam segini kok sepi," gumam Maira yang tiba-tiba merasa tidak nyaman.

Gadis itu mengedarkan pandangan ke arah kanan dan kiri jalan yang menuju komplek perumahan elit di mana dia tinggal dan sepanjang jalan tersebut, terlihat lengang. Hanya ada satu dua mobil saja yang lewat dan berpapasan dengan mobilnya.

Maira menambah sedikit laju mobilnya, agar dia bisa segera sampai ke rumah yang jaraknya tidak lebih dari lima ratus meter dari tempatnya saat ini berada.

Baru saja beberapa meter mobilnya melaju, tiba-tiba mobil mewah Maira diseruduk oleh mobil lain dari arah belakang hingga menimbulkan suara dentuman yang cukup keras.

Mobil mewah Maira sempat oleng, tetapi beruntung gadis yang memiliki bulu mata lentik menghiasi mata indahnya itu sigap dan berhasil menguasai keadaan. Dia kemudian memelankan laju mobilnya.

Gadis berhijab pasmina dengan motif bunga-bunga kecil tersebut segera menghentikan laju mobil, bertepatan dengan mobil yang barusan menabrak, menyalip dan kemudian menghadang jalannya.

Maira terdiam, menunggu apa yang akan terjadi sambil tangannya bersiaga memegang ponsel dan siap menghubungi sang daddy jika sesuatu hal buruk terjadi.

Gadis berhidung mancung tersebut melihat seorang pemuda turun dari mobil sport yang melintang di depan mobilnya dan melangkah ke arah pintu di sisi kiri, pemuda itu kemudian mengetuk pintu mobil Maira dengan kasar.

Maira membuka sedikit kaca jendela mobil dan melihat pemuda tersebut yang terlihat sangat marah, menatap dirinya.

"Turun!" titahnya, tidak sabar.

Maira tanpa ragu sedikitpun kemudian turun dari mobil.

"Kamu bisa mengendarai mobil enggak, sih?" cecar pemuda tersebut seraya menuding ke arah wajah Maira dengan tatapan penuh amarah karena jalannya untuk menuju tempat balap liar jadi terhambat, akibat mobilnya menabrak mobil gadis di hadapannya.

"Maaf ya, Mas. Masnya yang salah, tetapi kenapa Mas yang nyolot?" Maira menatap sang pemuda, tanpa rasa takut.

"Jangan senang melempar batu sembunyi tangan deh, Mas, seperti orang-orang yang berdasi dan duduk manis di senayan sana. Melakukan kesalahan tapi melemparkan kesalahan tersebut pada orang lain," sindirnya, jengkel.

"Saya sudah jalan di sisi kiri, Mas, dan di sisi kanan juga masih luas, kan? Kenapa bisa-bisanya Mas menabrak mobil saya?" lanjut Maira, dengan melembutkan suara.

Gadis cantik itu tak habis pikir, dengan apa yang dilakukan oleh pemuda di hadapannya. Dia yang melakukan kesalahan, tapi malah menuduh orang lain yang bersalah. Persis seperti sebagian besar pejabat dan para wakil rakyat di negeri antah berantah.

Pemuda itu terdiam dan tatapannya tak lagi tajam.

"Atau jangan-jangan, Mas yang enggak bisa nyetir mobil?" tuduh Maira kemudian seraya tersenyum, mencibir.

"Apa kamu bilang? Hahaha ...." Pemuda tersebut tertawa sinis.

"Kalau aku enggak bisa nyetir, enggak mungkinlah aku selalu menang di setiap event balapan mobil atau motor!" lanjutnya, bangga.

"Oh, ya?" Maira memiringkan wajah seraya menatap sang pemuda, dengan tatapan remeh.

"Paling balapannya sama pembalap-pembalap kacangan, makanya Mas yang menang," lanjut Maira masih meremehkan pemuda di hadapannya.

Pemuda tersebut mengepalkan tangan, terpancing kembali amarahnya karena Maira meremehkan kemampuannya menaklukkan jalanan beraspal.

"Hai, gadis kecil! Kalau kamu ingin bukti, ayo ikut denganku dan kamu lihat sendiri bagaimana aku beraksi menaklukkan semua lawan-lawanku di jalan raya!" ajaknya.

"Maaf, Mas. Ini sudah sangat malam, saya harus segera pulang. Lagipula, saya tidak butuh bukti apapun karena bagi saya, apa yang Mas lakukan tidaklah penting!" tolak Maira, tegas.

'Siapa dia berani menolakku!' geram pemuda tersebut dalam hati. 'Diluar sana, banyak gadis berebut ingin kuajak ke tempat balapan agar bisa mendampingiku. Mendampingi sang raja jalanan, tapi dia malah menolakku!'

Kata-kata Maira barusan, membuat sang pemuda semakin geram karena dirinya yang seorang primadona di genk-nya, dianggap tidak penting oleh gadis belia di hadapannya.

"Hahaha ... iya, benar. Ini sudah larut malam dan bagi gadis kecil seperti kamu, harusnya sudah berada di atas kasur yang empuk sambil minum susu sebelum bobok dan mendengarkan dongeng pengantar tidur," ejek sang pemuda seraya tergelak, meluapkan kejengkelannya pada Maira.

Ucapan pemuda yang masih tergelak di hadapan, membuat wajah Maira memerah menahan malu sekaligus amarah karena diledek disamakan dengan bocah.

"Saya bukan gadis kecil, ya, Mas! Saya sudah delapan belas tahun dan sudah lulus sekolah!" sangkal Maira, tidak terima dikatakan gadis kecil yang masih harus nyusu sebelum tidur.

Gadis berhijab tersebut nampak masih ingin melancarkan protes, ketika sebuah mobil berhenti tepat di samping mobil Maira dan seorang wanita berusia sekitar tujuh puluh tahun kemudian turun dari mobil mewah yang sama jenisnya dengan mobil milik Maira.

"Oma?"

🌹🌹🌹 bersambung 🌹🌹🌹

1
Rini Anggraini
Luar biasa
falea sezi
meski kesel ttep panggil mas sopan bgt maira
Merpati_Manis (Hind Hastry): 😁😁 didikan keluarga, sangat besar pengaruhnya terhadap sikap seseorang, Kak ...
total 1 replies
Irni Yusnita
bagus karyanya Thor
Merpati_Manis (Hind Hastry): mksh apresiasinya, Kak 🥰🙏
total 1 replies
💗vanilla💗🎶
masukkk thor 😁👍
Merpati_Manis (Hind Hastry): hehehe... makasih, Kak 🥰🙏
total 1 replies
Wina Ningsih
novelnya bagus thor
Merpati_Manis (Hind Hastry): mksh hadir dan apresiasinya, Kak 🥰🙏
total 1 replies
zian al abasy
crtnya sllu bestt..crta malik judlny ap y mom blum ktmu ap blum ad y
Merpati_Manis (Hind Hastry): Malik nongol dikit di kisah anaknya Opa Alvian, Mak.. jufut, Aqidah Cinta
total 1 replies
zian al abasy
ko yudhis tau klo sudh ad tnda"yudhis junior hehe..
zian al abasy
iqbal gntiin om ilham perusuh ska iseng bkin greget tp kocak🤣🤣🤣
Merpati_Manis (Hind Hastry): iseng banget emang dia, selalu bikin ulah 😄
total 1 replies
zian al abasy
iqbal siap"d kunci d kmar biar gk gnggu pngntin baru🤣🤣
zian al abasy
emng pling best kluarga alamsyah
bhineka tunggal ika bnget .rukun antar besan sepupu abang klop lh brstu padu sling mndukung stu sm lain. klo ad mslh smua trselesaiakn dngan damai
zian al abasy
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣anak om ilham 🤣🤣🤣🤣
zian al abasy
krya yng trbaik 💪n sehat sllu trus brkarya
Merpati_Manis (Hind Hastry): mksih apresiasi dan do'anya, Mam 🤗🙏
total 1 replies
zian al abasy
ouh di sni maida blum mnikah y.mlah bru dr acra prnikahan ailea sm gilang tho..maida sm erlang
zian al abasy
kangen kbrsamaan kevin sm salma .romantisnya ngalahin daddy Reyhan .crta yng pling best ini author merpati.smbung mnymbung sprti bhineka tunggal ika..klaurga alamsyah ptut jd panutan tp syang hnya ad d dunia novel hehe.kluarga taat agama smua gk neko"adem dngernya.konglomerat tp jauh dr tinta hitam hehe .rielny ad gk y
Merpati_Manis (Hind Hastry): InsyaAllah keluarga seperti itu masih ada, Mam, meski seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami 😌
total 1 replies
zian al abasy
enak bnget hidup pandu gk mkir ank mlah senng"sndri sm istri mudanya..yah bgtulh lki"klo udh otakny ngegumpal jd ky kerbau .kasian yudhis
zian al abasy
akan ad pelangi setelah badai hujan ait mata hehe sabarrr
zian al abasy
blum tahu nie pra brandal siapa kluarga mela..psti nyesel sudh brurusn dngan kluarga alamsyah.huhh ayam kampus murhan .tnggu kjutan klian😠😠
zian al abasy
oma psti denger obrolan 2 jalang td..
zian al abasy
ktulusan hti alea udh slse ak bca sbulan lalu..smua crta author ini bgus"ak ska .bab ny gk pnjang tp jelas padat dn sat set sat set mudh d cerna dn komplit ad kocakny ad sedhny pkokny best dec smua
zian al abasy
yah bru d omong udh nongol ajh iqbal si biang ngakak hehe tp bkin seru mlah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!