Rahasia Kamar 13
Setahun lalu, langkahku memasuki gerbang kos untuk pertama kalinya. Bukan hanya sekadar mencari kemandirian dan ketenangan, tapi juga melarikan diri dari bayang-bayang masa lalu. Aplikasi pencari kos
0
0
Trauma Mendalam
Bagaikan semut yang terinjak gajah Duniaku serasa tak bergairah Kaca yang terpajang indah Kini hanya tersisa serpihan Indahnya khayalan yang aku ciptakan Hingga aku lupa hidup dalam ketidakpastian
1
1
cinta yang hilang
haiii.... kenalkan aku Tiara savitri aku tinggal di kota surabaya bersama ayah,ibu dan adikku yang masih duduk kelas 3 SMP..AYahku bekerja sebagai karyawan kantor pos,sedangkan ibuku ,hanya ibu r
0
1
Brondong di Antara Deadline (5) - End
14 Teguran dari HRD membuat Dewi pun mengambil keputusan drastis. Ia harus menjaga jarak dari Arjun. Bukan hanya di depan umum, tapi juga secara pribadi. Ini demi kariernya, demi citranya, dan demi k
1
4
Kejahatan yang berakhir menjadi kesialan
Suatu hari, Aleena sedang pergi makan di cafe, Suasananya sangat tenang, Namun tiba-tiba,ada seseorang yang mendekatinya, Aleena terkejut dan heran, mengapa orang itu mendekatinya, Setelah selesai mak
0
0
Cinta Yang Retak
Sejak hari itu aku tidak pernah berkomunikasi lagi dengan dia, pasalnya dia memilih orang lain di banding aku yang telah lama menemani nya selama ini, hujan turun membasahi jalanan, aku menelusuri jal
0
3
Petaka honeymoon pengantin baru
Setelah menikah dengan Ilham kami berdua memutuskan untuk berbulan madu ke sebuah Villa yang jarak dari villa ke rumah sekitar 5 jam perjalanan, kulihat di Google Villa tersebut memiliki rating yang c
2
4
Seruling Malam Jumat
Di kampung kami, setiap malam Jumat selalu terdengar suara seruling yang tak pernah terlihat siapa pemainnya. Nadanya lembut juga terkesan lirih seperti rintihan. Suara itu datang dari arah kebun bamb
0
1
Sepotong Langit di Balik Jendela
Di sebuah desa yang tenang bernama Lembah Senyum, hiduplah seorang anak bernama Rafi. Sejak kecil, ia tak pernah keluar rumah karena penyakit yang membuat tubuhnya lemah. Setiap hari, Rafi hanya bisa
0
1
Payung di l Hari Hujan
Pagi itu hujan turun deras. Langit tampak muram, seperti ikut merasakan kesedihan Dira yang berdiri di depan sekolah tanpa membawa payung. Ia menatap jalan yang mulai tergenang air sambil berharap h
0
1
Kanvas Emosi Di Sudut Kafe
Dinding kafe "Paruh Waktu" yang kusam selalu memeluk Alika dengan kehangatan yang sunyi. Bau kopi hitam dan kelembapan buku-buku tua adalah napasnya. Di sudut favoritnya, dekat jendela yang berembun,
0
2
Parafrasa : backlight
Naya refleks menghapus air mata yang menyeruak dari kelopak matanya. "Aku lanjutin di kamar ya, nanti ku kirim di grup yang bagian ku". Naya langsung membenahi laptop, dan langsung pergi tanpa menungg
0
2
Bertambahnya anggota keluarga di akhir bulan kemerdekaan RI.
aku adalah seorang perempuan sederhana yang tinggal di desa kecil,aku masih seorang anak dari pasangan yang harmonis.Ibu ku adalah seorang wanita yang cantik,kuat,dan juga sangat bawel(menurut ku), se
0
1
💡Pocong Pinky yang Aneh. # Horor_Komedi.
Malam itu aku dan tiga teman ku sedang berada di sebuah arena Pemakaman.Kami berniat untuk membuktikan cerita dari warga yang mengatakan jika di Pemakaman itu sering muncul penampakan yang menyeram
3
19
Mencari Kucing Yang Hilang
Namaku Airin. Kami baru beberapa hari pindah ke kota ini karena ayahku dipindahkan tugasnya. Keluarga kami menempati sebuah rumah di Komplek Permata Indah. Aku anak tunggal sehingga di rumah ini hanya
0
0
Kosong yang Diam-Diam Datang
*** Rena duduk sendiri di halte yang mulai sunyi, lampu jalan memantulkan bayangan tubuhnya yang lelah. Hatinya seperti bangunan kosong—pernah penuh, tapi sekarang hampa, bergema oleh janji-janji ya
0
1
Ujung Jalan Sunyi
Dedaunan melambai-lambai gemulai di atas ranting-ranting pohon yang demikian kecil. Seirama dengan desiran angin lirih di tengah kesunyian malam. Kutulis kalimat dengan hati-hati, mencoba untuk merang
0
0
Engkau, Bunga hatiku.
Aku selalu percaya, bahwa rasa suka tidak harus diumbar dengan janji manis atau status yang mengikat. Kadang, cukup dengan perhatian kecil, tatapan yang saling mengerti, dan obrolan-obrolan sederhana
2
4
Kancil Penipu
Dahulu kala, di hutan yang sangat rindang, hiduplah beberapa binatang. Di dalam hutan itu juga terdapat hewan buas, tapi hanya harimau dan buaya saja. Pada suatu hari, harimau sedang mengincar mangsan
0
0
Malam Membara
Reksa menarik nafas dalam-dalam, udara malam terasa menusuk paru-parunya. Cahaya remang dari lampu jalan menerangi wajahnya yang tegang. Malam ini, takdir telah memanggilnya ke medan perang yang tak p
0
2