WARNING!!
MENGANDUNG UNSUR DEWASA DAN PELAJARAN HIDUP LAINNYA. HARAP BIJAK DALAM MEMBACA.. 🙏🙏
Hai Pencinta Pelangi Setelah Hujan (PSH) season 1.. Allhamdulillah akhirnya di awal Ramadhan Tahun ini release..
*
Aku adalah Rizkiya.. mereka menyapaku Kiya, sedari kecil aku sudah harus berjuang untuk kehidupanku, orang tua dan keluarga juga ikut memberi dukungan hingga support yang luar biasa untukku..
Aku Menjalani hari-hariku penuh perjuangan, hingga akhirnya aku memutuskan untuk 'Berubah' .. Namun ternyata perubahan pada diriku mengarahkan diri ini Kalam kemelut cinta yang begitu membuat hatiku hancur...
🌷🌷
Aku Adalah Rizky, Kehidupanku sangat sempurna, tak ada yang tidak bisa aku raih di dunia ini.. Orang tuaku dan keluargaku selalu bangga padaku meski di belakang mereka aku banyak melakukan hal bodoh.. Hingga ketika jalan hidupku membawaku dalam sebuah pelajaran hidup yang kemudian merubahku..
⭐⭐⭐⭐
Apakah Cobaan yang akan kami hadapi?
Mari Beri dukungan kalian yaa 🙏😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mynamei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps. 10
Tiba dimana Rizky dan Rizkya masuk ke perguruan tinggi..
Malam itu Fely dan Reyhan harus merenung saat Kiya memutuskan untuk tinggal jauh dari kedua orang tuanya.. Kiya memilih kuliah di Bandung seorang diiri. Sementara Rizkya memilih untuk tetap dijakarta untuk menempuh dunia pendidikan di universitas terbaik di Jakarta.
"Kiya itu berbeda bang, dia memendam lukanya sendiri" kata Fely dengan air mata berlinangnya
"Kita harus apa? dia mengancam untuk tidak melanjutkan pendidikan, bagiku pendidikan itu penting" kata Reyhan tak ingin isterinya terlalu meratapi kepergian Kiya esok hari..
"Sayang, udah.. jangan kamu seperti ini.. lihat Kiya, dia sangat manis dan dewasa. dia bisa memecahkan Maslaah nya sendiri, aku yakin" kata Reyhan membuat Fely tenang.
Malam itu Fely berusaha keras untuk mengikhlaskan jarak yang akan memisahkan dirinya juga Rizkya. Hingga pagi tiba pun Kiya sudah sangat siap dengan dua satu kopernya.
Reyhan sudah sangat matang menyiapkan segala sesuatu keperluan kiya di Bandung, mulai dari rumah tinggal beserta isinya serta sebuah kendaraan berupa satu mobil sederhana sesuai permintaan Kiya.
Fely terus memegangi tangan kiya , semntara Kiya yang sudah dua tahun belakangan selalu bersikap dingin kepada banyak orang hanya memilih diam..
Perjalanan Jakarta Bandung memakan waktu 5 jam lama nya, merekapun akhirnya tiba di sebuah apartemen mewah dimana Kiya akan tinggal.
Sebuah kamar yang cukup luas dengan fasilitas yang lebih dari kata cukup.
Setelah cukup beristirahat dan berbincangz, Rizki dan kedua orang tuanya pergi meninggalkan kiya.. dua hari mendatang Kiya akan menempuh pendidikan perdana nya di kota Bandung..
*
Hari itu tiba..
Kiya memakai blouse putih dan celana coklatnya, tubuh gemuknya membuat Kiya menghela nafasnya secara kasar.
"Aku siap!!! siap dengan perkataan mereka" kata Kiya bermonolog..
Kiya meraih ponselny membalas pesan singkat ibundanya.
Kiya juga mengirimkan pesan pada sahabatnya, Zhiva.. Mereka satu kampus meskipun harus berbeda jurusan tapi untuk semester pertama ini jadwal kelas mereka hampir semuanya sama.
Selama kuliah Zhiva memilih kost dekat kampus, kost satu kamar hanya dengan fasilitas Ac dan kamar mandi sudah cukup baginya. Selama ini Zhiva hanya tau bahwa Kiya adalah anak orang berada yang berada di atasnya, namun tidak membuat Zhiva banyak mencari tahu soal kehidupan asli Kiya secara mendalam..
Kiya mengendarai mobilnya sendiri dengan sangat hati-hati, baru tiga bulan Kiya mulai belajar menyetir mobil hingga akhirnya ia berani untuk memegang kendali dalam kemudi nya.
Perkenalan di kelas membuat Kiya dapat bernafas lega, sepertinya tidak banyak yang mencibirnya.
Kiya memiliki satu teman yang sedikit aneh, yaa aneh.. ia terlihat sangat kemyu meski ia laki-laki.
"Kiy kiy" panggilan unik itu terucap dari mulut Faisal yang ingin di sapa dengan panggilan Ical.
"Ada apa?" jawab Kiya sambil tersenyum
"Kantin yuk, kemarin aku makan soto Bandung di kantin.. enakk pwol" kata Ical dengan gaya kemayunya.
"Boleh, aku telfon temenku dulu ya" kata Kiya menghubungi Zhiva.
Setelah sepakat akan bertemu di kantin, Kiya dan Ical bergegas ke kantin. Kiya dengan hasrat nya memesan makanan yang hendak ia pesan..
Tidak hanya satu, melainkan 5 jenis makanan tersaji di atas meja.
"Kiykiy Lo makan sebanyak ini? ENGAP ya Buu lihatnya" kata Icha melihat muak piring berjejer di hadapannya.
"Aku laper, baru sarapan roti aja" kata Kiya memelas.
"Owh okey, makan deh makan" kata Ichal sambil mengurut keningnya.
Zhiva pun datang, mereka berkenalan dan langsung membuat keduanya akrab.
"Ada yang cash, aku lupa ambil uang" kata Kiya membuat Zhiva mengerutkan keningnya..
"Lo kebiasaan yaa.. transfer ke gue" kata Zhiva sambil mengeluarkan uang dari dompetnya memberikan lima lembar uang merah.
"Oke langsung gue transfer"
"Kiya. Lo jangan bilang males terus dong.. semangat, kalo kebanyakan males Lo bisa jadi PSK" kata Zhiva membuat mata Zhiva membulat tajam.
"Ehehhhh juteknya, PSK itu Perempuan Seratus Kilo" kata Ical sambil merapihkan poni depan nya..
"Hahahahah anjir dia kurang ajar kiiii" kata Zhiva tertawa terbahak-bahak.
"Tapi nyatanya gue udah 100kg" jujur Kiya membuat Ichal memasang wajah kagetnya.
"Serem ya Bu, bisa setahun gue makan badan Lo kalo sampe 100 kilo" kata Ical.
"Hahaha serem loh dia" tawa Zhiva kala itu.
"Set udah nikmatin aja" kata Kiya tak ingin ambil pusing, kiya memang tidak pernah banyak menimpali ucapan orang lain sejak dirinya mendapat bullying di sekolahnya.
"Kak Agam" tegur Zhiva pada seorang pria yang lewat di hadapan meja mereka.
"Oh hai" singkat Agam menjawab dengan senyumnya.
Astaga... Agam kuliah disini???
Agam adalah kakak kelas Kiya sewaktu ia duduk di bangku SMA, Saat Kiya berada di bangku kelas satu , Agam duduk di bangku eklas tiga..
"Sayang come on" suara itu terdengar dari belakang tubuh Kiya, sosok wanita cantik, tubuh semampai sexy kulit putih, rambut blonde menambah kecantikannya.
"Beeyy" ucap Agam sedikit cuek .
"Kalian kenal?" tanya Ical.
"Kasep pisan yah, ihh bikin getar hati ini" kata Ical membuat Zhiva dan Kiya terkekeh kecil.
"Dia kakak kelas Kita chal, Aku si tau dia kuliah disini tapi ga nyangka aja kalo bakalan ketemu secepat ini" ucap Zhiva sambil meminum orange juice di mejanya.
"owhh.. ganteng si tapi pacarnya kaya penyanyi dangdut" kata Ical dengan tatapan sinisnya.
"hhhuuss sembarangan kamu ini chal..." kata Zhiva..
Sementara itu Kiya hanya diam saja sejak pembahasan mengarah kepada Agam.
Zhiva.." tegur ichal sambil melirik matanya ke arah kiyya .
"iya aku tau" jawabnya.
"Kiii... kiyaaaaaa" tegur Zhiva pada kiyya membuat kiyya terkejut seketika.
"Hemm iya iyaa" kiyya terperanjat kaget.
"Kiya.. Lo melamun? kenapa? terpesona sama gue yaaaaaa" ledek Ichal sambil bergaya centil.
"Idih gak lah" kata Kiya santai..
"Zhiv, mau menginap di tempatku?" tanya Kiyya yang merasa sangat bosan di apartemen seorang diri.
"Hemm boleh tapi aku ambil baju dulu ya?" kata Zhiva
"Kamu duluan aja, nanti aku nyusul..." Tambah Zhiva membuat kiyya mengerutkan keningnya.
"Memang kamu tau di lantai berapa aku tinggal, di kamar berapa aku berada" kata Kiyya kala itu.
"Astaga... aku kan bisa telfon kamu kiyaaaaa" kata Zhiva menaikan intonasi suaranya.
"Hemm iya sih" kata Kiyya singkat.
"Ngomong-ngomong kamu kost dimana Kiyya?"
tanya Ichal penasaran.
"Dia tinggal di The Massion"
"Apartemen??? waahhh kamu pasti anak bos ya" kata Ichal dengan kemayunya.
"Tidak juga... itu hanya di pinjami oleh atasan orang tuaku " kata Kiyya dengan sangat meyakinkan.
"Wih enak banget yaaa kamu, bosnya baik banget" kata Ichal menggelengkan kepalanya.
*
Sore itu.. Kiyya hendak masuk ke kamar miliknya, langkahnya tertahan saat ia mendengar suara sedikit menggelitik telinganya.
Ahhhhh sayang.... oowwwhhhh hmmm..
Suara itu terdengar dari pintu yang tidak sempurna tertutup, Kiyya melihat bawah pintu yang terganjal sebuah sepatu kets pria.
"Astaga suara apa itu... ihhhh" Kiyya berlari cepat menuju kamarnya yang berbatas dua pintu.
*
Haii maaf sangat late up, karena suasana lebaran, keluargaku dan suami keluarga besar jadi lumayan menyita waktu untuk keliling 🤧 🙏
malas baca lebih suka dengan in
buntu ya kehabisan