NovelToon NovelToon
TEGA!

TEGA!

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami
Popularitas:33.4k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

Tujuh tahun pernikahan, tak pernah terbayangkan dirinya akan menjumpai hal yang paling menyakitkan dalam perjalanan hidupnya.

Arimbi, ia menemukan jejak wanita lain dalam biduk rumah tangganya. Bahkan wanita tersebut telah memiliki anak yang usianya sudah lebih dari setahun.

"Kita masih merintis usaha, jadi kita jangan punya anak dulu ya."

Ucapan sang suami terngiang begitu jelas di telinganya. Arimbi yang naif menyetujui. Namun itu jadi bumerang bagi dirinya karena oleh keluarga suami Arimbi di cap mandul.

Dan yang lebih mengejutkannya lagi, nama perusahaan yang didirikan suaminya ternyata ada unsur dari nama wanita itu.

Apakah Arimbi akan terpuruk? Atau dia akan bangkit dan membalas rasa sakit hatinya dan menemukan cinta lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tuduhan 14

"Lho Nu, kenapa Bhumi?"

Setelah mengantarkan Arimbi dan juga Surya kembali ke FAE, Ibnu membawa sang tuan pulang ke rumah. Tiba-tiba tubuh Bhumi sangat lemas. Usut punya usut, tadi Bhumi sempat menggigil kedinginan. Bahkan AC yang mengarah padanya di dalam mobil harus dimatikan. Bhumi juga langsung mengenakan jaket.

Saat Ibnu menyentuh tubuh Bhumi, terasa begitu panas bak bongkahan api.

"Kayaknya Pak Bos demam, Bu Chiara,"jawab Ibnu.

Chiara Kamila Prasojo, wanita paruh baya itu merupakan ibu dari Bhumi. Wajah wanita berjilbab panjang tersebut langsung cemas ketika merasakan tubuh putranya yang sangat panas.

Dengan bantuan Ibnu, Chiara membawa Bhumi masuk ke rumah. Di sisi lain, pria paruh baya yang baru saja keluar dari kamar berjalan cepat untuk menghampiri anak dan istrinya.

"Bhumi kenapa sayang?" tanyanya dengan nada penuh kekhawatiran.

"Anu Pak Abra, kayaknya Pak Bos demam. Tadi tiba-tiba menggigil di dalam mobil dan nggak biasanya minta jaket,"jawab Ibnu. Dia tidak berani menceritakan tentang apa yang tadi terjadi karena merasa bahwa itu bukan ranahnya.

Setelah membantu membawa Bhumi ke kamar, Ibnu pamit untuk pulang. Sedangkan Abra dan Chiara segera mengurusi Bhumi. Dari mengganti pakaian hingga meminta putra mereka untuk makan meski hanya sedikit lalu meminum obat.

"Ini anak juarang banget sakit, jadi aneh kalau tiba-tiba sakit gini,"celetuk Abra.

"Abang, jangan ngomong kayak gitu. Abang sana balik kamar, aku mau tidur di sini nemenin Bhumi," sahut Chiara cepat.

"Laaah kenapa aku jadi diusir sih. Kalau kamu tidur di sini, aku juga tidur di sini lah. Ya kali aku tidur sendirian di kamar, ogah."

Chiara menggelengkan kepalanya pelan. Dari masih muda hingga sekarang usia mereka lebih dari setengah abad, Abra selalu seperti ini dan sama sekali tidak berubah. Tapi Chiara bersyukur, ditengah gempuran kabar perselingkuhan yang banyak beredar di media sosial, ia tak pernah dan tak ingin mengalaminya.

Alhasil Chiara pasrah saja jika suaminya terus-terusan mengikutinya. Bahkan terkesan bucin padanya, sehingga kadang sang anak pun dicemburui.

Bhumi yang meskipun memejamkan mata, masih bisa mendengar percakapan kedua orang tuanya yang lebih terkesan sebagai bercandaan. Ada rasa nyeri yang langsung menyerang hatinya.

Cita-cita Bhumi adalah pernikahannya harmonis seperti kedua orang tuanya. Tak hanya mereka, namun para paman dan bibinya lalu para saudara sepupunya juga, semuanya hidup dengan sangat bahagia bersama pasangan mereka.

Namun semua impiannya tersebut harus kandas di tengah jalan ketika melihat bahwa wanita yang begitu dicintainya tega membohongi dan berkhianat kepadanya.

Rasanya sangat sakit sekali pagi Bhumi yang baru merasakan cinta.

Ia adalah pria yang dingin dan kaku. Namun Senia yang ditemuinya secara tidak sengaja ketika tengah ada gathering di kantornya itu membuat pria dingin itu mencair. Dimulai dari perkenalan tidak sengaja, hubungan keduanya berlanjut.

Sudah enam bulan, Bhumi yang tak ingin berlama-lama menjalin hubungan pacaran, memilih untuk serius dan berniat meminang Senia.

Senia pun setuju, wanita tersebut juga terlihat sangat bahagia. Lamaran pribadi telah Bhumi lakukan. Dan rencananya minggu depan dia akan membawa kedua orang tuanya dan juga para keluarganya mengunjungi kediaman Senia secara resmi.

Akan tetapi ternyata semua rencana itu harus digagalkan karena wanita yang akan dia lamar telah dilamar oleh pria lain.

Bhumi menangis lama diam. Rasa sakit itu sungguh sangat dalam. Tanpa berpikir panjang, dia menghapus dan bahkan memblokir kontrak Senia. Ia juga menghapus seluruh kenangan dengan Senia yang berupa foto dan video. Baik dari galeri handphonenya maupun dari galeri media sosialnya.

"Selamat menjalani kehidupan yang kamu pilih. Aku akan menyimpan sakit hatiku dan akan menganggap bahwa kita tak pernah bertemu," ucapnya lirih.

Bhumi tak ingin larut. Percuma juga meratapi seseorang yang telah membuatnya sakit hati seperti ini. Meski memang benar hatinya sakit, namun dia tidak ingin berada dalam situasi seperti ini untuk waktu yang lama.

Di waktu yang sama namun tempat yang berbeda, Arimbi masih berada di kantor FAE meskipun hari sudah malam. Karena dirinya tadi pergi bersama Bhumi ke luar kota, alhasil masih ada beberapa pekerjaan yang seharusnya sudah selesai menjadi tertunda.

"Bu Arimbi, apa Ibu tidak mau pulang?" tanya Surya yang sengaja datang dari gudang ke kantor untuk memeriksa Arimbi. Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam, terus terang Surya menjadi khawatir dengan majikannya tersebut. Apalagi dia sama sekali tidak melihat sosok Amar.

Biasanya jika Arimbi lembur, Amar akan menemani atau ikut mengerjakan pekerjaannya. Akan tetapi ini tidak atau tepatnya selama dua minggu terakhir ini ia tidak melihat Arimbi bersama dengan Amar.

Bahkan kemarin pun saat melapor pekerjaan di rumah, Arimbi meminta dirinya bersama Dina dan Tasya datang ke kediaman Aliya dan Arga yang mereka ketahui sebagai kedua orang tua Arimbi.

Surya bersama kedua rekannya itu sangat bertanya-tanya dan pastinya penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi pada kedua atasannya tersebut.

"Nggak, kamu pulang duluan aja Sur. Aku masih ada yang mau dikerjain. Lagian di sini rame. Gudang kan selalu on juga, ada satpam juga. Jadi nggak usah worry,"jawab Arimbi tanpa sekalipun melepaskan matanya dari tulisan-tulisan yang ada di kertas dan juga laptop.

"Baik Bu kalau begitu. Maaf saya pulang dulu. Oh iya ada Braja juga yang akan mengawasi gudang. Kalau ada apa-apa, Ibu bisa menghubungi dia,"ucap Surya.

Arimbi mengangkat ibu jarinya ke udara, dia tentu tahu bahwa Surya dan Braja memang selalu bergantian dimana Arimbi cukup mengenal baik keduanya.

Selepas Surya pergi, Arimbi benar-benar larut dengan pekerjaannya. Tak terasa waktu menunjukkan pukul 00.00 WIB. Pinggang Arimbi terasa sedikit pegal. Enggan untuk pulang dan lagi pula sudah menghubungi sang ibu, Arimbi memutuskan untuk tidur di kantornya. Ia mengambil selimut dan bantal, menggelar kasur lantai dan merebahkan tubuhnya di sana.

"Eughhhh rasanya badanku remuk ini," ucapnya lirih.

"Aaah enak banget bisa rebahan gini,"imbuhnya.

Arimbi bersiap untuk tidur karena juga sudah mematikan lampu utama dan menyisakan lampu meja agar tetap menyala. Ketika matanya mulai terpejam, tiba-tiba ada suara ketukan. Ya pintu ruangannya tiba-tiba diketuk.

Awalnya Arimbi tidak mengindahkan ketukan tersebut karena ia pikir dirinya salah dengar. Akan tetapi ketukan tersebut sama tak kunjung berhenti, dan sekarang malah ada suara orang yang memanggil namanya.

"Arimbi, aku tahu kamu di dalam. Aku mau bicara,"ucap orang tersebut.

Huuft

Arimbi membuang nafasnya kasar. Hanya dengan mendengar suara tersebut, dia sudah tahu siapa orang yang berada tepat di depan ruangan miliknya.

Dengan enggan Arimbi beranjak dari tempat ia membaringkan tubuh dan membuka pintu.

"Mau apa kamu malam-malam nemuin aku hmmm? emang nggak ada hari esok apa? Urusan penting apa yang buat kamu sampai nyamperin aku tengah malam gini hah?"

"Kamu, kamu kan yang nyuruh orang-orang buat ngatain Farrah."

Jeeeeeng

APA???

TBC

1
Shee_👚
mungkin ini harusnya Farhan bertemu dengan dina ini ya kak??
Mardiana
aku mah setuju dengan sikap Arimbi....dia lebih berfikir positif dan elegan menghadapi mantan dan pelakor
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
rata2 pelakor ya begitu apa lagi ini pelakor syar'i berlagak maha benar 🤣🤣....padahal kasian bener sama hidup nya 🤣
nunik rahyuni
huh....selalu merasa paling benar mak pelakor...
mbak mbi yg sabar ....mak lakor tu anggap j angin kentut ...bau..jd lebih baik menjauh..
dewi rofiqoh
Arimbi 👍 👍
Dew666
🍭🍭
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
heyyy km itu playing victim bgt sih yg JD korban sebenarnya siapa sih?
I Love you,
😤😤😤😤 onono warek kalakuanya..plakorrrrrr😭😭😡😡😡
I Love you,
anah emang yg pegg nyawa anak loh Arimby?😤😡
Lee Mba Young
Arimbi diam mlh kelihatan sok iyes, hrse mlh gk usah datang lbih bagus.
datang tp di maki diam saja buat apa, ya maki balik lah. sekalian viral nya kl mbales jng setengh setengh.
Eni Istiarsi
mungkin maksudnya pemakaman bukan pernikahan
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
hey,lu tuh ya JD orang g terima takdir padahal tanpa Arimbi ikut campur KLO anak lu dah azalnya y ada yg nolak
Nurminah
jalang menunjukkan kedok busuknya haha
mampus si amar nyesel ternyata bukan ibu peri yg didapat mak Lampir 🤭🤭🤭
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
ka lelayu apa afira sih
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒: baru paham lelayu itu meninggal
innailaihi wainnailaihi rojiun
total 1 replies
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
mending g usah dari pada km mlh ditolak dan merasa bahwa km menyindir
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
sebenarnya karma tapi NNT dia blng itu kutukan sumpah berasal dari Arimbi
Lela Angraini
haahhh sungguh picik sx kamu farrah,,sungguh farrah pikiranmu
Lela Angraini
khaaaannn bner dugaanku msti di kaitkan sma arimbi.
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
innailaihi wainnailaihi rojiun
kasian JD korban dari orang tua tapi hati hati Arimbi mnt km mlh disalahkan m orang picik
Lee Mba Young
lagian ngapain datang, trus di maki maki pelakor berani nglawan balik gk. coba kita lihat arimbi berani nglawan gk 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!