NovelToon NovelToon
My Sexy Wife

My Sexy Wife

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:47.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: DiAgaa

Baru kali ini Devan terpesona oleh tubuh seksi seorang wanita, dan wanita itu adalah istrinya.

Ini juga pertama kalinya Devan bisa kalah dihadapan seorang wanita.

Devan yang terkenal dingin dan cuek entah mengapa bisa benar-benar terpukau saat melihat badan seksi Prima. Dia ingin memiliki Prima, namun ia juga tetap ingin setia pada gadis yang disukainya sejak 5 tahun yang lalu. Devan ingin memiliki 2 wanita itu, tidakkah Devan terlalu serakah?

Pernikahan paksa ini benar-benar menyiksa Prima!
...
Setelah terjebak oleh temannya sendiri, kini Reyhan harus mencari siapa wanita malam itu. Dia juga harus menyingkirkan wanita yang hendak memanfaatkannya, ia juga harus waspada karena temannya akan membalas dendam kepada Reyhan akibat kematian seorang wanita.

#My Second Novel#

Ig: @diagaa11

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DiAgaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memilih Baju

"nanti urusan aku. Gak papa kok, santai aja" ucap Prima

"ya yaudah" ucap Rina

Prima menata barang-barangnya. Kamar luas yang semula kosong, langsung penuh dengan alat-alat gym. Tapi tetap saja ada bagian yang kosong, dindingnya ditempeli kaca besar.

"kenapa yang sebelah sini dikosongin mak?" tanya Joo

"ini? Buat lihat perkembangan aku lah" ucap Prima

"perkembangan apanya?" tanya Joo

"udahlah, jangan kepo-kepo sama urusan orang" ujar Prima

"yaelah" ucap Joo

"lagi ngapain?" tanya Devan yang tiba-tiba datang

"astaga... Kaget aku" kaget Prima

"astaga, kirain apaan" ucap Joo

"kamu temennya Prima kan?" tanya Devan

"iya" jawab Joo

"ngapain disini?" tanya Devan

"oh bantuin Prima tadi, yaudah Prim gue balik dulu" ucap Joo

"oke hati-hati dijalan" ucap Prima sambil senyum

Sebenernya bisa senyum ni orang, tapi kenapa nggak pernah senyum ke gue? - Batin Devan

Prima hendak keluar, tadi tangannya ditarik Devan dan mereka berdua berdiri ditengah pintu.

"kenapa dia disini?" tanya Devan

"siapa?" tanya Prima

"temen kamu" ucap Devan

"oh, dia bantu aku" ucap Prima

"kenapa nggak minta tolong ke aku? Suami kamu siapa?" tanya Devan

"kamu kan sibuk" ujar Prima

"ya kalo kamu mau minta tolong, pasti aku bantuin lah" ucap Devan

"oh, yaudah karena semua udah beres aku mu ke kamar" ucap Prima

"eits, tunggu dulu. Jadi tadi kamu beli barang sebanyak ini?" tanya Devan

"iya kenapa, oh iya lupa. Nih aku balikin kartu kamu. Makasih" ucap Prima sambil menyerahkan kartu tadi

"kenapa dibalikin? Ini udah jadi milik kamu" ucap Devan

"nggak usah, anggep aja hari ini cukup" ucap Prima

"sebanyak ini kamu tadi beli dimana?" tanya Devan

"mall" jawab Prima

"ya tau, tapi dimana" ucap Devan

"tempat kamu ngedate tadi sama cewek cantik" ucap Prima

Prima beranjak pergi, tapi Devan terus mengikutinya dan bertanya-tanya.

"kamu lihat aku?" tanya Devan

"iya lihat" ucap Prima

"kok nggak nyapa?" tanya Devan

"gak mau ganggu, lagian kalo dilihat-lihat kamu serasi banget sama cewek tadi" ucap Prima

"kamu juga lihat wajah Katlyn?" tanya Devan

"oh namanya Katlyn, cantik ya kayak orang nya" ucap Prima

"kamu nggak cemburu?" tanya Devan

"nggak" jawab Prima santai

"kok nggak cemburu? Kamu iri?" tanya Devan

"aku terlalu sadar diri buat iri sama cewek kayak dia" ucap Prima

"kamu itu normal nggak sih, liat suami jalan sama cewek lain malah santai" ujar Devan

"normal lah, lagian kalo kamu selingkuh yang dosa kan kamu. Jadi ya semua resiko kamu yang tanggung, kalo ada apa-apa aku nggak ngikut" ucap Prima

Dia nggak cemburu liat aku jalan sama Katlyn? Unik banget pola pikir ni cewek - Batin Devan

"oh ya satu lagi, kamu terserah mau akses apapun dirumah ini. Tapi jangan main nyelonong waktu masuk keruangan tadi" ucap Prima

"kenapa? Ini kan rumah aku, ya terserah aku lah" ucap Devan

"ya kan aku istri kamu, jadi sama-sama punya hak dong" ucap Prima

"istri diomongan doang" ucap Devan sinis

"trus maunya gimana?" tanya Prima

"ya layanin akulah, kamu kan istri dan aku suami kamu" ucap Devan kesal

"yaudah, sana tunggu dikamar. Aku siapin dulu semuanya" jawab Prima santai

Kenapa gue rada curiga ya sama ni anak - Batin Devan

Devan menunggu dikamar sambil membaca beberapa dokumen, memang hari ini Devan pulang lebih awal karena merasa tidak enak badan. Setelah cukup lama Prima datang.

"udah siap, sana makan di bawah" ucap Prima

Devan turun kebawah untuk melihat apa benar, iya saja. Saat turun Devan melihat sebuah meja yang penuh dengan makanan.

"ini kamu semua yang masak?" tanya Devan

"iyalah, siapa lagi? Katanya suruh layanin" ucap Prima

Devan mengambil beberapa makanan, sedangkan Prima hanya meminum soda dan duduk didepan Devan.

"kamu nggak makan?" tanya Devan

"nggak, tadi udah makan" ucap Prima

"kapan? Dimana?" tanya Devan

"di mall tadi sama Joo" ucap Prima

Devan merasa sedikit aneh saat mendengar Prima makan siang bersama Joo.

"makanannya gak enak, garamnya kurang, terlalu manis dan bumbunya gak kerasa" kesal Devan

Perasaan waktu masak udah gue incipin dan enak-enak aja. Halah anggep aja pemilih makanan - Batin Prima

"yaudah makan aja" ucap Prima

"aku bilang kan nggak enak" kesal Devan

"adanya juga itu, kalo mau ya makan. Kalo nggak nikmatin aja kelaperan" ucap Prima datar lalu berdiri dan pergi kekamar

"dasar istri nggak berperasaan" kesal Devan

Itu orang apa robot sih, nggak peka banget jadi cewek. Gak liat apa kalo aku kesel - Batin Devan

Walau mulut Devan berkata tidak enak, tapi sebenarnya masakan Prima sangat lezat dan memiliki ciri khas tersendiri. Setelah makan Devan masuk ke kamar.

///***///

Di Kamar

"ngapain disini?" tanya Devan pada Prima yang duduk disofa

"lagi menikmati indahnya bernafas" ucap Prima yang memejamkan mata

"dasar cewek aneh" ujar Devan

"biar, mandi sana. Airnya udah aku siapin" ucap Prima

"yaudah, siapin sekalian ganti bajuku" ucap Devan lalu masuk ke kamar mandi

"hei hei hei... Enak banget tinggal nyuruh-nyuruh. Emang aku ini pembantu?" tanya Prima

Prima bingung memilih pakaian apa yang harus dipakai Devan saat ini. Ia masih sibuk dari tadi dikamar ganti sampai tak sadar kalau Devan sudah berada dibelakangnya sejak tadi.

1
Deistya Nur
keren, semangat terus ka 👍💪
Iis Istiqomah
betul
Iis Istiqomah
lu jg gk bisa jaga perasaan adikmu bang ,
Iis Istiqomah
pinter tp kok bodoh ya, nanya seakan nuduh , udah nuduh baru cari tau gmna sih rey
Iis Istiqomah
dih dasar aurel tukang nguping
Iis Istiqomah
🤣🤣🤣sabar tio
Iis Istiqomah
tunggu aja penyesalan devan
Ayu Wulansari
Luar biasa
Seger rianto Seger
terima,kasih thor ,cerita novelnya , bagus sy pribadi seneng banget klo baca tu makasih ya
Fauzia Citonggababeleang
cibinong dkat rmah aku thor,,jngan2 d pakan sari ya tanding prima..
Fauzia Citonggababeleang
Kecewa
Rosita Hendriyani
kok sempet²nya tidur ya Thor? pdhal di cerita lain kalo org tersayang diculik bakal gak bisa tidur, dan cari terus.
Rosita Hendriyani
Dilraba emang cantikkk
Rosita Hendriyani
kok segampang itu dibodohin???
Embunhan
eh, jaehyun ngpain disinii pulaaang ngga lo 😭
Noor Laila Khairul Isma
Baik
Musniwati Elikibasmahulette
karyamu ini ,bikin penasaran ,tiap mau tidur ,ga bisa selalu mikir kelanjutannya ,dan akhirnya tunda kerjaan dan tunda tidur 😂😍😍❤️❤️
Musniwati Elikibasmahulette
Galang lagi Galang lagi ,si Galang sering ikutin devina
Musniwati Elikibasmahulette
kamu tu yang patut di salahkan karna sering ngajak Devina keluar
Musniwati Elikibasmahulette
Galang yg salah di sini
udah tau pacar adiknya Mala dekat dekat dang ngajak nonton
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!