NovelToon NovelToon
Satu Jiwa Jutaan Bayangan: Penaklukan Rahasia Sang Ahli Taktik

Satu Jiwa Jutaan Bayangan: Penaklukan Rahasia Sang Ahli Taktik

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Sistem / Mengubah Takdir / Kelahiran kembali menjadi kuat
Popularitas:627
Nilai: 5
Nama Author: Omni Tales

"Di dunia kultivasi, kamu menjadi pecatur, atau berakhir sebagai bidak."

Mati akibat overwork di perusahaan gelap, Lian terlahir kembali sebagai pemetik batu spiritual kelas bawah. Di dunia baru yang dikuasai sekte-sekte pemeras, Lian bersumpah tidak akan pernah lagi diperalat.

Sumpah itu membangkitkan Sistem Sovereign Duplication—kekuatan menciptakan pasukan klon tak terbatas! Uniknya, setiap klon memiliki identitas dan bakat dewa yang berbeda. Lebih gila lagi, Lian mampu menyerap seluruh kekuatan klonnya sekaligus.

Di saat benua bergolak, faksi-faksi raksasa tak menyadari satu hal:

Jenius nomor satu Sekte Api Ilahi...

Komandan perang Kekaisaran Jiulong...

Raja informasi dari Paviliun Bayangan...

Semuanya adalah klon milik Lian!

Tanpa pernah tampil di garis depan, Lian memanipulasi para pahlawan dan menjatuhkan sekte tirani dari kegelapan. Satu jiwa mengendalikan jutaan bayangan—menaklukkan benua dari balik layar!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Omni Tales, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eksploitasi "Sang Protagonis Naif"

Aura dingin yang merayap dari balik tanah tambang perlahan menyusut saat pasir dan kepulan debu eksekusi Mandor Wang mulai mereda.

Lian memiringkan kepalanya sedikit, menoleh ke arah sudut gang sempit di luar gerbang tambang yang mendadak bising.

Di sana, seorang pemuda berpakaian lusuh sedang berdiri dengan kedua kaki terentang lebar, menunjuk-nunjuk wajah para pengawal luar sekte.

"Hentikan perbuatan zalim kalian terhadap rakyat kecil!" teriak pemuda itu dengan vokal lantang yang menggelegar.

Pemuda itu adalah Ye Chen, sosok yang baru saja memenangkan artefak cincin batu tua dari pasar gelap beberapa jam lalu.

"Aa... apa-apaan bocah gila ini? Berani sekali dia membuat keributan di gerbang Sekte Tambang?!" bentak seorang pengawal luar seraya mencabut pedangnya.

"Ta-tapi lihat cincin di jarinya, energi Qi pemuda itu mendadak melonjak tajam sekali!" seru pengawal lain dengan mata terbeliak heran.

Ye Chen menyeringai penuh percaya diri, mengepalkan tinjunya yang kini dilapisi pendar cahaya kebiruan yang memancar terang.

"Aku tidak akan membiarkan sekte jahat seperti kalian terus memeras batu spiritual dari penambang miskin!" teriak Ye Chen dengan nada heroik yang membara.

'Cilik, sok pahlawan, impulsif, dan sangat mudah terprovokasi oleh rasa bangga diri.'

Lian mengamati adegan kekacauan tersebut dari balik pilar batu tambang dengan pandangan mata yang sangat dingin.

'Sikap naif seperti itu di dunia kultivasi yang penuh siklus eksploitasi ini sama saja seperti menyerahkan nyawa secara cuma-cuma.'

[Sovereign Duplication: Analisis Simulasi Takdir Aktif!]

[Target: Ye Chen - Nilai Keberuntungan: Sangat Tinggi (Tipe Umpan Bernyawa)!]

Lian tersenyum tipis seraya menyandarkan bahunya ke dinding batu yang kotor.

'Sangat menarik, tingkat keberuntungan orang ini sangat tinggi berkat keberadaan jiwa tua di dalam cincinnya.'

'Membunuhnya sekarang sama sekali tidak memberi keuntungan materiil, justru akan memicu pembalasan dari jiwa tua di artefaknya.'

'Lebih baik menjadikannya sebagai umpan bernyawa di barisan paling depan untuk menyerap seluruh perhatian musuh-musuhku.'

Melalui saluran batin Sovereign Duplication, Lian langsung memanggil Klon #03 yang masih bersiap di area pasar kota.

'Lian: Baihu, bagaimana posisi pasukan pembunuh rahasia Putri Feng Qingxue saat ini?'

'Baihu: Hamba melapor, Tuan Utama. Pasukan itu sedang mengepung lorong #09 untuk merekrut atau mengeksekusi pembawa artefak terlarang.'

'Lian: Tepat sekali. Baihu, masuklah ke dalam pikiran Ye Chen menggunakan teknik bisikan bayangan tanpa menampakkan wujudmu.'

'Baihu: Kehendak Anda adalah perintah mutlak, Tuan. Apa informasi yang harus hamba tiupkan ke telinga sang protagonis naif ini?'

'Lian: Beritahu dia bahwa di dalam lorong #09 terdapat peninggalan purba yang sedang diincar oleh pasukan jahat Kekaisaran Jiulong.'

'Baihu: Ha... hahah, sungguh muslihat yang sangat tajam, Tuan! Pemuda emosional ini pasti langsung berlari seperti anjing lapar demi menjadi pahlawan.'

'Lian: Setelah dia bergerak, sebarkan juga informasi keberadaan harta itu kepada para tetua Sekte Api Ilahi agar pertempuran makin berdarah.'

'Baihu: Hamba mengerti, Tuan. Kerajaan informasi Paviliun Bayangan akan memutarbalikkan situasi ini dalam hitungan detik.'

Di gerbang luar, Ye Chen baru saja menjatuhkan dua pengawal sekte menggunakan satu hantaman gelombang energi dari cincin kunonya.

Napas pemuda itu terengah-engah, wajahnya memancarkan rasa puas yang luar biasa setelah berhasil meluapkan emosinya.

"Hehe, orang-orang lemah ini ternyata sama sekali bukan tandinganku!" gumam Ye Chen seraya mengusap hidungnya penuh keangkuhan.

'Pintu keadilan baru saja kubuka, sekarang saatnya membuktikan pada dunia bahwa aku adalah seorang jenius tiada tanding!'

Tiba-tiba, sebuah bisikan gaib bergetar samar di dalam saluran pendengaran Ye Chen, terdengar amat jernih namun misterius.

"Anak muda yang bernyali besar... apakah kau mencari takdir sejatimu di tempat kotor ini?"

Ye Chen tersentak kaget, celingukan menatap sekeliling gerbang yang kini dipenuhi pengawal terkapar.

"Si-siapa itu?! Tunjukkan wujudmu jika kau memang ksatria sejati!" seru Ye Chen dengan nada waspada namun meninggi.

"Jangan buang waktumu di sini," jawab bisikan bayangan itu dengan nada yang sangat memikat ego sang pemuda.

"Di kedalaman lorong #09, pasukan pembunuh jahat dari Kekaisaran Jiulong sedang berusaha mencuri rahasia purba milik rakyat."

"Hanya seorang praktisi sejati berjiwa ksatria seperti dirimu yang sanggup menggagalkan rencana jahat mereka dan merebut artefak tersebut."

Mendengar kata-kata pengakuan atas kehebatannya itu, dada Ye Chen mendadak membusung penuh kebanggaan yang membumbung tinggi.

'Jiwa tua di dalam cincinku belum bangkit sepenuhnya, ini pasti petunjuk takdir yang diturunkan oleh langit untukku!'

"Terima kasih atas petunjukmu, senior misterius! Keadilan akan kitegakkan malam ini juga!" seru Ye Chen penuh semangat membara.

Tanpa berpikir panjang atau melakukan kalkulasi risiko sedikit pun, pemuda naif itu melompat cepat menembus barikade menuju lorong #09.

Di sudut lorong yang gelap, Lian menyaksikan kepergian Ye Chen dengan tawa samar yang menatap kebodohan pemuda tersebut.

'Benar-benar umpan bernyawa yang sangat sempurna dan penurut.'

'Hanya diberi sedikit sanjungan palsu, dia langsung bersedia mempertaruhkan nyawanya di garis depan tanpa bayaran.'

Lian melangkah pelan membuntutinya dari jarak aman, menyatu sempurna dengan kegelapan dinding gua menggunakan teknik penyusupan Klon #03.

Sementara itu, di kedalaman lorong #09 yang pekat oleh jelutung Qi, lima pembunuh berzirah perak dari Kekaisaran Jiulong sedang berdiri mengelilingi sebuah segel batu purba.

Seorang wanita bergaun merah mewah dengan tatapan mata angkuh sedang berdiri di belakang mereka, memegang sebuah gulungan mantra kuno.

Wanita itu adalah salah satu komandan kepercayaan Putri Feng Qingxue yang dikirim khusus untuk mengamankan artefak bawah tanah.

"Cepat patahkan segel batu ini sebelum para tetua Sekte Tambang menyadari pergerakan kita!" perintah wanita bergaun merah itu dengan nada dingin dan penuh tekanan.

"Baik, Komandan!" jawab para pembunuh rahasia seraya menusukkan pedang mereka ke dalam retakan segel batu.

BOOM!

Seketika, ledakan energi spiritual berwarna ungu meledak kencang, menghancurkan pintu batu purba hingga berkeping-keping.

Sebuah piala perunggu bertuliskan huruf-huruf rahasia melayang keluar dari balik reruntuhan, memancarkan aura murni yang memikat.

Namun, sebelum tangan sang komandan sempat menyentuh piala perunggu itu, sebuah jeritan nyaring memotong udara malam.

"Hentikan tangan kotor kalian, bajingan-bajingan Kekaisaran!" Ye Chen mendadak mendarat kencang di tengah-tengah ruangan gua.

Wanita bergaun merah itu menoleh lambat, menatap Ye Chen dengan pandangan penuh jijik dan hinaan.

"Tikus dari mana yang berani mengganggu urusan pribadi Kekaisaran Jiulong?" bisik wanita itu seraya mengibaskan lengan bajunya kasar.

"Aku adalah Ye Chen! Penegak keadilan yang akan menghancurkan keangkuhan kalian malam ini!" teriak Ye Chen seraya mengayunkan tinjunya yang membara.

Para pembunuh rahasia langsung melompat menyerang Ye Chen dengan pedang terhunus, memicu bentrokan sengit yang memancarkan percikan api di dalam gua.

Di atas lubang ventilasi atap gua yang gelap, Lian duduk santai menyaksikan pertarungan berdarah tersebut dari balik bayangan.

'Bagus, bertarunglah sampai kalian semua kehabisan energi dan terluka parah.'

Lian menarik napas pelan seraya menyiapkan sinyal inisialisasi bayangan untuk menciptakan klon spesialis berikutnya.

[Sovereign Duplication: Persyaratan Pembuatan Klon #01 "Zhuque" Telah Terpenuhi!]

[Siap Melakukan Inisialisasi Klon Spesialis Api Kuno!]

Lian menyunggingkan senyum dingin seraya menatap piala perunggu yang tergeletak tanpa pengawasan di bawah sana.

'Papan catur dimensi ini makin menarik, dan panggung pertunjukan utama untuk Klon Zhuque akan segera dimulai.'

Namun, sebelum Lian sempat menekan perintah sistem, suara ledakan lain yang jauh lebih dahsyat mendadak meruntuhkan atap lorong gua.

Aura api menyala-nyala yang sangat panas menerobos masuk, membakar seluruh udara di sekitar lokasi pertarungan.

Seorang pemuda tampan berambut merah membara melayang turun dari udara dengan keangkuhan tanpa tanding di wajahnya.

'Apakah itu Klon #01 Zhuque yang baru saja dibangkitkan oleh sistem, atau ada pihak ketiga yang mencoba memotong rencanaku?'

1
penggemar_Uangkecil?!
👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!