NovelToon NovelToon
Mas Oon Is My Husband

Mas Oon Is My Husband

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Diam-Diam Cinta / Angst / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:25.2k
Nilai: 5
Nama Author: Tya Calysta

Pernikahan mendadak antara Shania dan Oon sangat menggemparkan dunia hiburan media masa, televisi, dan media online.

"Keterbelakangan mental ..."

Hanya kalimat itu yang dibaca serta di dengar Oon pada penayangan headline news, membuat dirinya berada di tepian jurang.

Bagaimana mungkin Shania Junianatha merupakan artis terkenal, harus menikah dengan Oon Syahputra yang memiliki wajah jauh dari kata tampan.

"Mengapa mereka sampai menikah, sehingga Shania menutupi pernikahan mereka dari media?

Bagaimana Oon menjalani kehidupan setelah menikah, ketika mendapatkan perlakuan kasar bahkan pengkhianatan dari seorang istri ...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tya Calysta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Enggak mungkin

Shania terdiam. Wajahnya menekuk malu. Kali ini ia tidak sanggup untuk berkata-kata karena perasaan malu yang teramat sangat. Akan tetapi, sesungguhnya Shania sendiri tidak mengetahui apa yang telah ia lakukan dengan Rizal kala itu.

Shania kembali teringat kejadian siang itu ...

BRAAAK ...!

Pintu kamar hotel terbuka lebar, tentu dengan bantuan pihak manajemen hotel yang bekerja sama dengan pihak Tante Lala, yang sengaja menggerebek suaminya dan Shania.

Entah itu disengaja atau tidak, namun saat itu mereka hampir saja melakukan hal yang tidak sepantasnya mereka lakukan.

"Aaaagh!" teriak Shania menutup bagian atas tubuhnya yang terbuka lebar ...

Sementara Rizal terjerembab ke lantai kamar, karena keterkejutan nya saat melihat pihak luar, menerobos masuk kedalam kamar mereka.

Security mendekati Rizal, membantu pria itu untuk berdiri ... "Bisa tunjukkan identitas Anda, Tuan?"

Rizal terdiam seketika, dengan wajah ketakutan, kepala berdenyut-denyut, karena digrebek dalam kondisi hampir menikmati keindahan surga dunia yang hampir ia dapatkan dari artis kondang tersebut.

Rizal mengambil dompetnya yang ia letakkan diatas nakas dan ternyata telah memberikan identitas asli dengan tangan bergetar.

Shania justru tengah bersusah payah mencari perlindungan, menutupi wajahnya, dari beberapa pasang mata yang mendokumentasikan kejadian tersebut.

Security melihat identitas Rizal, menatap bolak balik kartu berwarna biru tersebut, "Apakah wanita itu istri Anda, Tuan?"

Rizal menggeleng lalu mengangguk, kemudian menggeleng lagi ...

"Hmm ... Tapi kenapa status Anda disini menikah?"

Shania yang mendengar penuturan security membelalakkan kedua bola matanya ... "Menikah!?"

Sementara Lala langsung menerobos masuk kedalam kamar, dan menggapai rambut Shania yang panjang langsung menariknya dengan sangat keras.

"Dasar artis murahan! Suami orang kau tiduri jallang! Kenapa hah? Kenapa kau malah tidur dengan suami ku? Apakah suami mu yang bodoh itu tidak bisa memberikan kepuasan batin padamu hmm!?" seretnya pada tubuh Shania yang sudah terjerembab dilantai kamar hotel.

Beberapa petugas hotel, langsung melerai dua wanita tersebut, dan langsung mengamankan Shania masuk kedalam kamar mandi, dengan membawa pakaian milik wanita itu. Sementara Lala ditarik oleh Rizal, untuk segera meninggalkan kamar hotel tersebut, karena tidak ingin membuat keributan di sana.

Lala memberontak, dia berteriak keras dan lantang, "Lepaskan aku! Aku akan memberi pelajaran pada wanita jallang itu! Kau sudah tidur dengannya, nanti kau pulang, dan membawa penyakit ke rumah kita! Aku minta cerai!!!"

Namun Rizal tidak mengindahkan semua ucapan Lala, ia langsung membawa wanita itu meninggalkan kamar, dan langsung di cegat oleh pihak berwajib, karena Lala telah melaporkan kejadian itu terlebih dahulu.

Sungguh tragis hidup Shania. Karma terbayar kontan, karena sikapnya terhadap sang suami.

Namun, sampai saat ini ... Shania masih belum sadar dan bisa menerima bahwa Oon lah suami terbaiknya.

Shania menghentikan makan malamnya, karena tidak ingin berdebat ataupun mendapatkan pertanyaan-pertanyaan yang sangat menyakitkan baginya ...

Saat Shania akan beranjak dari meja makan, Oon menyela sikap sang istri yang akan meninggalkannya ...

"Kenapa? Apakah ada yang salah dari ucapan ku? Bukankah kamu telah melakukan hal itu dengan pria yang jelas-jelas bukan suami mu? Apa kamu tidak berpikir panjang, bahwa aib ini akan dibawa sampai kamu mati? Kenapa kamu tidak memikirkan perasaan keluarga mu, perasaan manajemen mu, serta perasaan Oon suami mu!?"

Shania mendelik tajam, menatap nanar kearah Oon, menyunggingkan senyumannya, dengan berkata ...

"Bukan urusan mu, pria bodoh!"

Shania beranjak dari ruang makan, meninggalkan Oon yang tersenyum dan mengusap keningnya yang masih terasa sangat sakit ...

"Ooogh ... Apakah aku harus melepaskan wanita itu? Kenapa dia tidak pernah sadar ...? Oogh Tuhan, lebih baik Oon menikah dengan patung Monalisa daripada menikah dengan wanita angkuh sepertinya ..." geramnya, meremas kuat tisu yang terletak diatas meja makan.

Pelayan yang mendengar kejadian tersebut menghampiri Oon karena merasa kasihan pada majikannya.

"Mas ... Apa Mas Oon enggak apa-apa? Apa perlu saya mengatakan siapa diri Mas sebenarnya? Saya enggak tega melihat dan mendengar ucapan Mba Shania. Itu sangat menyakitkan bagi seorang suami, Mas ..." bisiknya pelan.

Oon menggelengkan kepalanya, hanya bisa menunduk malu karena telah diperlakukan kasar oleh seorang istri dihadapan pelayan.

"Tidak usah Bi. Biarkan saja Shania tenang dulu, yang penting rawat dia untuk Oon. Oon percaya, bahwa Shania baik-baik saja. Dia masih belum bisa menerima kenyataan, bahwa telah menikah dengan saya," ucapnya lembut.

Pelayan yang biasa disapa Darmi itu menautkan kedua alisnya, hanya bisa mendengus dingin sambil bertanya ...

"Memangnya kenapa dengan Mas Oon? Enggak tampan, begitu? Bukankah wanita cantik itu sangat menyukai pria hitam manis? Karena memiliki kekuatan yang sangat luar biasa. Contohnya saja Mba Krisda dan Raul ... Apakah mereka putih? Mba Shania itu hanya terpesona pada pria bertubuh sispack, perut kotak-kotak, dan tampan seperti Mas Beny yang sangat aneh menurut saya," celoteh wanita paruh baya itu.

Oon tersenyum tipis, "Kalau Beny enggak usah dibahas Bi, dia memang tidak menyukai wanita cantik. Beny lebih menyukai gadis desa, dan tanpa make-up. Natural, lebih menarik katanya jika foto shoot. Sangat berbeda dengan saya," tawanya terbahak-bahak.

Darmi yang mendengar penuturan Oon juga ikut tertawa, karena merasa senang bisa menghibur sang majikan yang ternyata benar-benar tidak tersinggung dengan caci maki Shania.

Sangat berbeda dengan Shania, ia justru semakin membenci Oon, yang menurutnya hanya menjadi seorang pelayan di apartemen tersebut ...

Berkali-kali Shania mendongkol dalam hati, "Semoga saja ... Pemilik apartemen ini kembali ke sini, dan memecat pria buncit, jelek dan bodoh itu! Besok pagi aku akan menanyakan pada pelayan, apa pekerjaan pria bodoh itu disini. Buat malu saja!" sesalnya.

Setelah lama dengan pemikiran masing-masing, di ruangan yang berbeda, walau didalam apartemen yang sama, mereka terlelap masuk kedalam mimpi yang indah ...

.

Pagi menjelang, matahari bersinar terang, menyinari apartemen yang sejak pagi sudah tampak aktivitas pagi seperti biasa.

Oon sudah mulai melakukan olahraga kecil, untuk mengecilkan perutnya, dengan memulai kegiatan awal treadmill sesuai arahan pelatih tempat Beny melakukan fitness jika waktu senggang.

Akan tetapi, saat semua penghuni tengah sibuk dengan pekerjaannya masing-masing, lift apartemen terbuka lebar ...

Mata Oon tertuju pada sosok Mala yang berdiri berkacak pinggang, bak model yang akan berjalan menghampiri putra kesayangannya ...

Mala melangkah dengan sangat santai, sambil berkata dengan suara lantang, tanpa menghiraukan Shania yang akan keluar kamar, namun menutup pintu kamar, agar tidak terlihat oleh wanita paruh baya tersebut, yang merupakan mertuanya ...

"Hmm disini rupanya kamu, Nak? Pantas saja Ibu tidak menemukan keberadaan kamu dikediaman Keluarga besan laknat itu! Bagaimana, apa kamu sudah menceraikannya hmm!?"

Oon menghela nafas berat, seketika ia meraih handuk kecil, dan mengalungkan dilehernya, melirik kearah kamar yang tampak terbuka sedikit, dan membawa Mala agak menjauh dari ruang keluarga apartemennya.

"Bisa kita bicara baik-baik, Bu ..."

Mala justru menolak rangkulan tangan putra kesayangannya, kembali mengeluarkan suara keras ...

"Tidak bisa! Kamu harus menceraikan istri yang tidak tahu berterima kasih itu, Oon! Apa dia tidak tahu, ginjal siapa yang selalu ia bawa! Itu ginjal kamu, dan sekarang dia sudah tidak mengharapkan mu sebagai suami! Dia berselingkuh Oon, dia tidur dengan laki-laki lain! Apa kamu mau memiliki istri seorang pelakor!? Ibu tidak sudi, Ibu harap kamu segera menceraikan wanita jallang itu!!!" teriak Mala berapi-api.

Shania yang mendengar pernyataan Mala, menyentuh bagian sayatan yang masih membekas dibagian pinggul sebelah kiri, langsung terduduk dilantai kamar dengan tubuh bergetar hebat ...

"Enggak ... Enggak mungkin! Ini enggak mungkin terjadi ... TIDAK!!!"

1
then_must_nanang
best of the best
then_must_nanang
kok onok uwong koyok Mala....
Karma.....Karma... semoga segera tiba...

tq buat author yg bikin cerita hebat ini
Chm1327
aku gemes sama oon, sesuai nama 🤧😤

Mala dan Soraya sama-sama sekongkol itu 😤😤
G-Dragon
eeeh amang, aku remaaas lah bibir mu nanti Soraya ...😌😌
Chay-in27
saabr Shania, sabar juga buat othornya ... teruskan berkarya. jangan berhenti Thor ...
Dwi Kustanti
yang sabar Shan, emang mereka tidak suka melihat kamu bahagia.. kalau sudah lelah lepaskan saja dari pada jadi beban buat kamu dan calon anak mu...
Tari Gan
diam diam suka di bawa ke mana kakk??ko' gak ada yah di beranda
Tari Gan: hooh aku blm nyampe ke sana bacanya
total 2 replies
Tari Gan
up yg banyak kakkk
Tari Gan
heran deh Sama si Mala dan si Soraya seneng nya ngerecok8n si Shania sama oon mulu deh.lu tuh Soraya yg bekas orang,, pelakor
Tari Gan
oon kamu tuh harus teguh dalam berprinsip jgn oon kek nama mu😏😏
Dwi Kustanti
oon masih kayak ABG labil udah mau punya anak aja kayak gitu Mandang si Soraya... ingat istri Oon.. jangan dibikin stres
Chm1327
laki-laki labil yah begini 😤😤🙃🙃
G-Dragon
oon kalau udah ketemu sama Soraya, emang tidak bisa menentukan sikap 😤🤧
Chay-in27
dah, mulai lagi oon, nyebelin. plin plan banget jadi suami 😤😤🤧
Tari Gan
wkwkwk oon kamu tuh yah bikin gemes,, selamat yah Shania hilang satu tumbuh lima
Dwi Kustanti
wih keren sekali hamil langsung ada lima calon anak... buah kesabaran untuk si Shania... keren Thor, beli satu dapat empat 🤭😅
Pemenang YAWW 9 😴🤕: ha-ha-ha 🤣🤣
total 1 replies
Chm1327
amazing 🤭🤭🤭😬😬

sekali emang on, tapi beniihmu jelong-jelong🤣🤣🤣
G-Dragon
woowh ... senangnya bakal dapat anak kembar Lima, gaaas Thor 🤭🤭
Chay-in27
sekali tapi lima rejeki on 🤕🤭😂😂

selamat Shania dan Oon 😘😍
Tari Gan
kapan itu Mak lampir Mala insyaf nya thooor,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!