NovelToon NovelToon
Jodoh Yang Ditentukan Oleh Tuhan

Jodoh Yang Ditentukan Oleh Tuhan

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:36.8k
Nilai: 5
Nama Author: Tabir Senja

Tania seorang gadis manis dan ceria adalah anak seorang Profesor yang bernama Zakaria. Dia gagal menikah karena rombongan calon pengantin laki - laki mengalami kecelakaan dalam perjalanan.

Kejadian tersebut membuat ayah Tania terkena serangan jantung dan dirawat di rumah sakit. Takut Tania akan sendirian, sang ayah meminta mantan muridnya Galih untuk menikah dengan putri semata wayangnya. Galih adalah seorang pegawai kantoran yang introvert, culun dan pemalu.

Bagaimana kisah cinta Tania dan Galih selanjutnya? Ikuti kisah cinta mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tabir Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 10

Rendi sudah sampai di salon Bobby dan mengganti pakaian Bobby dengan pakaian kerjanya.

"Ini Bobby aku kembalikan baju, celana dan sepatumu. Kisah Rendi berakhir," tukas Rendi seraya menyerahkannya kepada Bobby.

"Galih, tolong pikirkan kembali sandiwaramu itu." kata Bobby yang merasa heran dengan Galih karena sudah menyerah sebelum berakhir kisah cintanya.

"Oh tidak Bobby, aku sudah cukup memikirkannya. Aku tak sanggup melihat Tania kecewa." ucap Galih memasang bajunya di depan cermin.

"Kamu tahu, Tania begitu kecewa ketika mendengar tentang kompetisi itu dan melihatku bahwa aku pasangan menari yang buruk. Lagipula, sampai berapa lama sandiwara ini bisa bertahan? Jadi lebih baik kita akhiri saja sekarang." tukas Galih menceritakannya kepada Bobby.

"Lagipula saya sudah cukup bahagia dengan semua ini. Lebih menyakitkan lagi, Rendi sialan ini pakai celana sangat ketat dan sakitnya itu di depan dan belakang sungguh menyesakkan." ungkap Galih yang memakai baju sewaan Bobby.

"Oh ya, aku harus membawa Tania nonton film di bioskop dan aku sudah terlambat. Oke Bobby, aku pergi sekarang. Sampai ketemu lagi kawan." pamit Galih seraya melihat jam di tangannya.

"Baiklah Rendi, peranmu berakhir sampai disini saja. Aku tidak jadi milikmu dalam kehidupan ini." ucap Bobby sambil menenteng pakaian dan sepatunya di depan cermin.

Galih pun akhirnya sampai dirumah dan melihat Tania telah duduk manis di sofa seraya menunggunya pulang kerja.

Kemudian mereka berdua segera naik ke mobil dan Galih melajukan kendaraannya dengan sedang.

Beberapa saat kemudian, Galih dan Tania telah sampai di bioskop. Mereka menonton film romantis untuk saling mengenal lebih dekat terutama Galih. Akan tetapi, bagi Tania itu adalah suatu hal yang membosankan dan membuat Tania mengantuk.

Namun, beberapa saat tertidur Tania merasa bahwa ada yang memanggilnya. Tania langsung bangun dan ternyata Rendi datang dan mengajaknya menari bersama. Tania pun terpesona akan Rendi dan ikut berjalan keluar lalu meninggalkan Galih yang sedang menonton film.

" Hai Tania. Merasa bosan ya? Nonton bioskop hanya melihat film romantis saja. Ayo ikut aku pergi dari sini. Kini, akan aku tunjukkan bagaimana cara menari yang benar." kata Rendi dengan gayanya yang nyentrik.

Tania menari bersama Rendi dan begitu bahagianya di luar. Tania tertawa dan sesekali terpana dengan Rendi yang begitu mahir dalam menari.

Tania berdiri dan bertepuk tangan dengan semangat, lalu tepukan dibahu menyadarkan Tania.

"Tania apa yang kamu lakukan? Duduklah, kamu menghalangi pandangan orang yang dibelakang!" jelas Galih.

Tania seketika tersadar dan malu bahwa dirinya telah bermimpi menari bersama Rendi.

"Apa yang aku pikirkan? Kenapa aku jadi teringat Rendi!" ucap Tania dalam hati seraya menutup wajahnya dengan tangan.

Dua jam telah berlalu. Galih dan Tania pulang kerumah. Perasaan Tania campur aduk, dirinya gelisah dan memikirkan perkataan Rendi bila benar adanya bahwa Rendi tidak akan datang hari Senin nanti.

*

*

*

Hari Senin telah tiba, Tania datang ke tempat kelas menari. Beberapa menit berlalu Tania menunggu Rendi, namun Rendi tak kunjung datang dan itu membuat Tania gelisah. Lalu, Tania mendatangi salah satu pelatih dan menanyakan alamat rumah Rendi.

"Permisi,"

"Ya."

"Begini, sebenarnya pasangan menariku Rendi tidak datang hari ini. Apakah anda punya nomer telepon atau alamatnya?" tanya Tania yang kebingungan.

"Rendi ya? Oke sebentar." ucap pelatih tersebut.

Pelatih mencari nama Rendi dan setelah menemukannya hanya alamat yang ada.

"Tidak ada nomer telepon hanya alamat saja disini." kata pelatih tersebut.

"Rendi motor, Jalan Panglima Kusuma no. 45." kata pelatih itu.

" Bengkel Rendi mobil?"

"Terimakasih."

"Sama - sama."

Tania pun bergegas ke alamat tersebut dan menemui Rendi disana.

Di sisi lain, Bobby sedang berada di bengkel Rendi sebab motornya berkali - kali keluar masuk bengkel karena ulah Galih.

"Berapa lama lagi Rendi?" tanya Bobby.

"Hampir selesai kawan, tapi tolong jelaskan mengapa Galih selalu meminjam motormu?" tanya Rendi balik.

"Padahal aku baru saja menjual mobil terbaru Hyundai L 10 pada Galih." sahut Rendi lagi.

"Oh, itu ada ceritanya. Lain kali akan kuceritakan, sekarang tolong cepat selesaikan motorku." tukas Bobby yang bermain barbel.

"Tenang ini hampir selesai." jawab Rendi lagi.

Dan bersamaan dengan hal itu Tania datang ke bengkel Rendi.

Turun dari taksi, Tania langsung masuk ke dalam dan menanyakan Rendi.

"Apakah Rendi ada di dalam?" tanya Tania kepada karyawan tersebut.

"Sebentar, aku akan memanggilnya. Duduklah dulu disini." pinta karyawan itu dan meninggalkan Tania sendiri.

"Boss, ada yang mau bertemu dengan Rendi." kata karyawan Rendi.

"Matilah aku. Gawat! Bagaimana ini!" ucap Bobby yang langsung berdiri terkejut saat mendengar Tania datang dan melihat dari jauh bahwa Tania benar - benar datang.

"Hei dengar! Suruh dia duduk dan bilang bahwa Tuan Rendi sebentar lagi akan datang." pinta Bobby kepada karyawan itu.

"Baiklah, aku permisi dulu."

"Oke kawan, aku akan menemui gadis itu." ucap Rendi yang sebenarnya adalah pemilik bengkel motor.

"Tidak kawan, jangan kesana! Yang mau ditemui gadis itu adalah Rendi si macho dan bukan gendut sepertimu. Oya tolong sembunyikan motornya dulu kawan. ucap Bobby memohon kepada temannya itu yang sedang kebingungan.

"Maksudku Galih sedang menyamar menjadi Rendi." jelas Bobby kepada kawannya itu.

"Aku tidak mengerti kenapa Galih harus menyamar dan menjadi namaku? Bagaimana bisa?" tanya Rendi yang menatap Bobby dengan heran.

"Ceritanya panjang sekali, maka dari itu lain kali akan aku ceritakan. Sekarang waktunya mendesak dan aku mau menghubungi Galih dulu. Temani gadis itu dulu sampai nanti Galih datang." ujar Galih mengeluarkan ponselnya.

Bobby segera menghubungi Galih dan memberitahu Tania bahwa istrinya datang ke bengkel untuk mencari Rendi.

Ditempat berbeda ponsel Galih berdering dan mendial tombol hijau.

"Halo Galih, aku Bobby sekarang ada di bengkel Rendi. Istrimu ada disini mencari Rendi" ucap Bobby dengan tegang.

"Tania ada disitu!" ucap Galih terkejut.

"Sekarang apa yang harus aku lakukan. Aku sudah bilang kalau Rendi telah pergi dan supaya Tania bisa jadi juara kompetisi menari." kata Galih dengan lantang tanpa menyadari ucapannya lalu berdiri menghindar dari teman kerjanya.

"Aku tahu, tapi sepertinya kamu lupa. Bahwa kisah cintamu ditulis oleh Tuhan bukan dirimu. Bagaimana dan kapan kisah Rendi selesai tergantung pada Nya dan ingat Dia bukan kamu" kata Bobby mengingatkan Galih.

"Yang terpenting kamu cepat kesini, Tania sudah menunggu lama." tukas Bobby memintanya datang ke bengkel Rendi.

"Oke Bobby, aku segera kesana sekarang. Tapi, pakaianku dimana?" tanya Galih yang kepikiran baju Rendi.

"Ada di lemariku," ucap Bobby.

"Baiklah, aku akan datang dalam waktu sepuluh menit lagi. Hei Bobby, I Love You kawan." kata Galih seraya mencium ponselnya.

"I Love You juga Galih kawanku."

Jangan lupa like, komen dan tonton iklan ya. Terimakasih sudah mampir ke karyaku.

Selamat Membaca 😘

1
Senajudifa
bahagiax kini Tania dan galih😍😍
Dina⏤͟͟͞R: alhamdulillah
total 1 replies
Senajudifa
yeee akhirnya galih bs diterima jg
Dina⏤͟͟͞R: cintanya terwujud
total 1 replies
Senajudifa
boleh banget 😁😁
Senajudifa
syukurlah sdh akur😍😍
Dina⏤͟͟͞R: 😂😂😂wkwk
total 1 replies
Senajudifa
ye...ye...bulan madu😊😊
Senajudifa
sdh mau pergi ya
Senajudifa
jauh ya homeymoonnya
Dina⏤͟͟͞R: iya hadiah dr menang gulat dengan sumo🤭
total 1 replies
Senajudifa
galih jgn kelewat polos deh
Dina⏤͟͟͞R: 🤭🤭🤭pura2 dia mah
total 1 replies
Senajudifa
makax galih dr awal sdh salah pake nyamar segala
Dina⏤͟͟͞R: demi sen🤭🤭
total 1 replies
Adama Askara
asyeeek ikutan bahagia🤩
Dina⏤͟͟͞R: 😂😂😂😂akhirnya bahagia ya
total 1 replies
Adama Askara
cepet amat lih respon elu🤣
Dina⏤͟͟͞R: 😂😂😂harus dong
total 1 replies
Adama Askara
heleeeh bener2 daah cowok banget🤣
Dina⏤͟͟͞R: malu malu kucing
total 1 replies
Adama Askara
asyeeek makan2 yaaa gw ditraktir 😂
Dina⏤͟͟͞R: ikut ya kak adam😂
total 1 replies
Adama Askara
asyeeek senyum lagi 🤭
Dina⏤͟͟͞R: 😂😂😂semangat
total 1 replies
Adama Askara
akhirnya senyum juga, walopun canggung 🤣
Dina⏤͟͟͞R: masih malu2 kuciang
total 1 replies
Adama Askara
Goo Galih Gooo.... tapi hati2 awas pulang jadi rempeyek 🤣
Dina⏤͟͟͞R: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Adama Askara
Tania ama gw ya author🤭🤣
Dina⏤͟͟͞R: 😂😂😂iya kak adam. nnti di plerokin ama galih loh🤣
total 1 replies
Adama Askara
hikshikshiks 🥺
Dina⏤͟͟͞R: tisu siapin kak 🤭🤭😂
total 1 replies
Adama Askara
hahahaaha ngakak uuy🤣
Dina⏤͟͟͞R: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Adama Askara
hahahahhaa syusah yaa kalo narsis tingkat dewa🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!