NovelToon NovelToon
Percayalah, Aku Masih Suci

Percayalah, Aku Masih Suci

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:917.6k
Nilai: 5
Nama Author: Irma Kirana

(Sekuel novel Cinta Suci Amayra)
Foto Zahwa bersama seorang pria yang tersebar di hari pernikahannya, membuat Rayhan membatalkan pernikahannya dengan Zahwa saat akan melangsungkan akad pernikahan mereka, wanita yang sangat ia cintai. Hancur hati Zahwa saat itu.

"Percayalah Mas, aku masih suci! Foto itu hanya salah paham."

"Maaf Zahwa, Abi-ku tidak setuju aku menikah denganmu."

Zahwa terluka mendengar pengakuan Rayhan, ia pun jatuh dalam jurang bernama patah hati. Disaat itulah Reyndra sang kakak, selalu ada disampingnya.

Hingga pada suatu hari Reyndra mengatakan cinta pada Zahwa. Cinta mereka disebut cinta terlarang, lantaran Reyndra adalah kakak sepupu Zahwa.

Kepada siapakah Zahwa menjatuhkan pilihannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma Kirana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10. Berujung Ricuh

...🍀🍀🍀...

Rey dan Zahwa terkejut, manakala Selina beritahu mereka bahwa Raihan dan keluarganya ada di rumah Calabria.

"Eum...Zahwa, kalau kamu gak mau ketemu sama mereka. Kamu diam aja disini, biar kakak yang--"

"Nggak kak, aku tidak mau menghindar." Kata Zahwa sambil tersenyum tipis.

"Zahwa..."

"Kakak tenang aja," ucap Zahwa, lalu dia beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri Selina. "Ayo Sel, kita ke bawah!"

"Iya kakak...tapi kak Zahwa gak apa-apa kan?" Selina memperhatikan raut wajah Zahwa dengan cemas.

Zahwa menepuk pelan bahu Selina seraya menenangkan gadis remaja itu. "Kakak gak apa-apa kok, sayang." ucapnya lembut.

Ya, mungkin Zahwa memang bilang baik-baik saja diluar. Tapi hatinya? Tidak ada yang tau bagaimana. Selina dan Zahwa turun ke lantai bawah, dari kejauhan mereka melihat ustad Arifin, Iqbal, Salima dan Raihan tengah duduk di sofa bersama dengan Bram, Nilam, Amayra, Bima, Zayn dan Diana.

Mereka semua terlihat seperti sedang berbincang-bincang. Zahwa, Selina dan Rey sampai di lantai bawah. Hatinya masih berdebar ketika melihat Raihan menatap dirinya.

"Zahwa, sini duduk!" ucap Bram sambil menepuk-nepuk kursi kosong di sebelah Amayra.

"Iya, om." Zahwa patuh, dia duduk disamping mamanya.

Terlihat atensi yang tajam dari keluarganya pada keluarga Raihan. Jelas mereka masih marah karena insiden yang menjatuhkan harga diri dan nama baik keluarga Calabria.

"Ya, sekarang Zahwa sudah ada disini..silahkan katakan apa yang ingin pak ustad katakan!" Bram masih bisa menahan emosinya, dia mempersilahkan pria tua itu untuk bicara. Karena sebelumnya dia ingin bicara di depan Zahwa.

"Pertama-tama, saya minta maaf yang sebesarnya kepada kalian semua. Atas sikap cucu saya, Salima yang sudah membuat keluarga Calabria malu. Saya minta maaf juga, terutama kepada Zahwa." entah tulus atau tidak permintaan maaf itu, rasanya suara ustaz Arifin terdengar datar untuk orang yang meminta maaf. Tidak terdengar ada ketulusan di dalam nada bicaranya.

"Iya, saya juga ingin memohon maaf atas sikap saya yang tidak sopan kemarin. Zahwa, ustad minta maaf ya? Ustad sudah menyakiti perasaan kamu, pak Bram dan semuanya.... saya mohon maaf."

Berbeda dengan ustad Arifin, Iqbal terdengar lebih tulus dalam hal meminta maaf. Bahkan ia sampai mengatupkan kedua tangannya seraya memohon maaf pada keluarga Calabria.

"Oke, permintaan maaf sudah dilakukan oleh bapak ustad Arifin dan Bapak ustad Iqbal...nah sekarang, giliran Salimah yang meminta maaf." Kata Bram, dengan tatapan yang beralih kepada Salimah dengan tajam.

Salimah terdekat dengan ucapan dan tatapan Bram kepadanya. Mau tidak mau, dia harus meminta maaf atas kesalahannya. Sesekali dia melirik kepada Rey yang berdiri tepat di belakang Zahwa. "I-iya, Zahwa aku minta maaf ya!"

Cih, kenapa aku harus meminta maaf? Ini semua kan rencananya kak Reyndra. Kenapa aku harus meminta maaf atas kesalahan yang tidak aku perbuat?

Semua orang terperangah dengan permintaan maaf yang jelas tidak tulus itu. Kemudian satu tatapan mata dari Rey berhasil membuat Salimah tertunduk. Dia gemetar ketakutan dengan tatapan pria itu yang begitu tajam.

Salima mengepalkan tangan kuat-kuat, dia kesal sekali. Tapi dia harus menahan diri, sebab Rey juga menyimpan rahasianya. Hubungan mereka sudah menjadi simbiosis mutualisme secara tak sengaja.

"Zahwa, aku minta maaf ya...aku salah, aku sudah mempermalukan kamu. Niatku baik, Aku hanya ingin menunjukkan kepada Kak Raihan bahwa kamu itu bukan wanita baik-baik." Salimah mengatakan itu sambil mengelus dada dengan wajah memelas.

Astagfirullah!

Bukannya meminta maaf, wanita itu semakin menghina Zahwa. Tidak tahan lagi dengan ucapan Salimah, Amayra pun langsung beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri Salimah. Tangannya terangkat, lalu 1 tamparan keras mendarat di pipi Salimah.

Plakk!!

"Kamu bilang apa soal putriku?!"

Semua orang yang berada di sana terkejut, lantaran Amayra yang emosi. Zahwa dan Diana menghampiri Amayra guna menenangkannya.

"Abi...Abah, kakak...lihat...aku di pukul?" Salimah mengadu kepada keluarganya, sambil memegang pipinya.

Niat meminta maaf itu malah berakhir dengan kericuhan. Akhirnya Bram kembali menengahi semuanya. "Kalau kalian tidak tulus meminta maaf dengan keluarga kami, kenapa repot-repot datang kemari?"

Raihan yang dari tadi diam saja, akhirnya angkat bicara untuk menjelaskan situasi. "Maafkan kami om Bram, kami benar-benar tulus datang kemari untuk meminta maaf...kami tidak bermaksud untuk--"

"Alah! Minta maaf apanya? Kalian malah menghina anggota keluarga kami!" Bima kali ini yang bicara.

"Iya pak Bram, pak Bima, kami benar-benar tulus meminta maaf." ucap Iqbal yang terlihat merasa bersalah karena telah melukai hati keluarga Calabria.

"Abah...Abah tolong katakan sesuatu!" Pinta Raihan kepada ustadz Arifin agar menengahi semuanya.

"Abah pikir semuanya sudah impas, Bu Amayra menampar Salimah. Jadi anggap saja ini beres, sudahlah tak usah diperpanjang lagi." Kata ustad Arifin sambil beranjak dari tempat duduknya dengan arogan.

"Apa?!" Bram, Diana, Nilam, Amayra dan juga anggota keluarga Calabria yang lain terbelalak dengan ucapan seorang ustadz yang paham ilmu agama tapi sikapnya sama sekali tidak mencerminkan seorang pemuka agama

Ya Allah, bagaimana ini? Niatku datang kemari untuk memperbaiki hubunganku dengan Zahwa. Tapi kenapa semua malah begini? Abah dan Salimah keterlaluan!

"Jadi begini ya caranya meminta maaf keluarga ustad Arifin?" Kata Bram sarkas.

Arifin tidak banyak bicara, namun sekali bicara, bicaranya sangat pedas. Dia mengajak semua anggota keluarganya untuk pergi dari rumah itu. Akhirnya Raihan tidak tahan lagi, dia pun memberontak kepada Abah dan abinya. "Abah! Abi! Kita kesini untuk memperbaiki hubungan keluarga kita dengan keluarga Zahwa. Kenapa Abi dan Abah..."

"Raihan, tidak ada yang perlu di bicarakan lagi. Kamu tidak usah mengharapkan lagi si Zahwa, Abah sudah punya calon untuk kamu!"

"Bagus, Zahwa juga tidak mau bersama Raihan kok! Zahwa akan mempunyai calon suami yang lebih baik dari Raihan!" Kata Bima sambil tersenyum sarkas.

Zahwa dan Raihan seketika panik, mendengar perdebatan antara anggota keluarga mereka. Apalagi mereka menyinggung soal calon yang lain.

"Abah! Raihan cuma mau nikah sama Zahwa!" Tegas Raihan pada abahnya.

"Raihan, kamu mau jadi anak durhaka?!"

Keadaan mereka sudah sangat panas. Akhirnya dengan berat hati, Raihan dan keluarganya pergi dari sana. Namun sebelum naik mobil dan meninggalkan rumah itu, Raihan kembali mendekat ke arah Zahwa, dihadapan semua orang. Raihan mengecup kening Zahwa.

Cup!

Sontak saja semua orang yang melihatnya tercengang. Rey kesal melihat Raihan begitu pada Zahwa.

"Mas..." lirih Zahwa terkejut, manakala keningnya dikecup oleh Raihan.

"Kita pasti akan menikah Zahwa dan aku hanya akan menikahimu..." ucapnya tulus, lalu berlalu pergi dari sana.

Zahwa menahan Raihan dengan mata berkaca-kaca, dia memang masih memiliki perasaan cinta yang besar untuk Raihan. Keduanya masih saling mencintai, akan tetapi bagaimana dengan keluarga mereka? Akankah hubungan dua keluarga yang telah hancur ini bisa kembali menyatu?

"Tidak! Zahwa tidak akan pernah menikah dengan kamu, Raihan!" Seru Amayra yang hatinya sudah begitu terluka, karena mendapatkan hinaan dari keluarga Raihan.

Raihan masuk ke dalam mobil, dia berpura-pura tidak mendengar ucapan Amayra. Pria itu menangis, mengapa hubungannya dan Zahwa jadi seperti ini?

...****...

Hai Readers! Author mau up lagi, berhubung ini hari Senin... boleh dong author minta vote, atau gift nya 😘😘😁🙏

1
Khairul Azam
wah manusia seperti salimah ini gak bagus berada dilingkungan manusia, dia sejenis iblis ini 🤭🤭
Khairul Azam
aduh aduh ustad kq begini, ada cerita tetangga ku dia jg kluarga yg ngerti agama malah dia guru ngajiku dulu, tp juelek banget pikiranya mukanya itu jutek banget dan klo sama kluarga ku tu kaya gak suka, tp gak tau gak suka nya kenapa jg gak tau, trs klo buang sampah itu pasti di pembatas antara rumah ku garis besarnya samapah itu dibuang ditempat kluargaku. ada ya orang yg kek begitu
Uba Muhammad Al-varo
terima kasih kakak Author 🙏🙏
ceritanya selalu bagus, keren dan banyak ilmu yang bermanfaat 🙏💪💪💪
Irma Kirana: sama-sama kakak /Smile/ terima kasih sudah membaca cerita author ya kak
total 1 replies
Uba Muhammad Al-varo
Salima..... kelakuan mu salah,kamu menyukai Zayn tapi saudara kembar nya kamu musuh,dasar Salima.....😡😠😠
Uba Muhammad Al-varo
Satria meninggal disaat anak2 masih butuh seorang ayah 😭🤧😭🤧😭🤧😭🤧😭🤧😭🤧😭🤧
Sella Darwin
Lumayan
Susi Susilawati
Luar biasa
Zaiziluu
Alhamdulillah akhirnya beres juga baca novel ini dalam 2 harii...seruu topp suksess yaa..aku ga pernah bosen baca setiap bab nyaa karena ini ceritanya keluarga bahagiann
Zaiziluu
Salimah dzolim banget sih..segitunya ga suka sama Zahwa banyak tau salahnya
Zaiziluu
dah Dig dug setiap baca novel malam pertama
untuk udah gede jadi engga terlalu syokk hehe
Zaiziluu
si salimahh tega banget tuhh
Zaiziluu
waaahhh Rey sekongkol sama salima
Zaiziluu
lahh kok paham agama tapi kenapa kayak gitu yah
Safira Najib
bagus,,, suka ceritanya
Irma Kirana: makasih kak 😘😘
total 1 replies
yani suko
kalo sudah sah, baru mempelai wanita duduk di sebelah suaminya
wow...hmmm
wow.hhmnn
manisa
zayn
manisa
patah hati
manisa
rayhan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!