Alena keponakan dari Rangga mencari pekerjaan dan mendapatkan nya di kota,dia menjadi pembantu di rumah SEO ,, SEO anak dari David. David dan Rangga adalah sahabat dari kecil.. akankah David menemukan Alena?? akan kah Alena memaafkan SEO.. karena telah melakukan kesalah pahaman??
penasaran?? yuu simak ceritanya
happy Reading📖
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cillomillo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perasaan
Wah aku seneng deh akhirnya novel aku ini ada yang mampir dan baca huhu terimakasih❤. Aku lanjut yah reader, semoga kalian makin penasaran terus sama ceritanya, oh iya kalian bole komen apa aja kok terserah minta saran atau komentarin gimana ceritanya bikin kalian suka atau malah bosen. :)
semangat thor.
Di sesampainya Alena di ruang TV untuk memastikan bahwa siapa yang sedang menonton TV itu. Alena melihat ada Seseorang yang sedang tidur di sofa dengan TV yang masih menyala itu,, sepertinya cowok itu kelelahan ya reader,sampai sampai tidur dalam keadaan TV yang nonton dia nya hehehe..
"Eh ternyata Tuan SEO, apakah dia sangat lelah sampai-sampai tidur seperti ini, ya sudahlah aku matikan saja TV nya." Berbicara pelan sambil mematikan TV.
Sesudah TV itu mati suasana semakin sepi karena tidak ada lagi suara dari TV itu.
"Aduh ya ampun Alena harus gimana ini bangunin Tuan atau tidak yah,, hem Alena jadi takut gini sih, perasaan Alena jadi ga enak huh." menghembuskan nafas dengan pelan dan mencoba membangun tuan SEO.
Dengan perasaan Alena membangunkan SEO dengan secara perlahan sambil suara yang begitu lembut, khawatir bikin Tuan yang dingin itu mengamuk hehe.
"Tuan ini sudah sore, Tuan bangun dan harus makan karena Tuan tertidur sudah cukup lama, apakah tuan tidak lapar??." Tanya alena sangat menghawatirkan SEO.
"Tuan bangunlah, tidur Tuan juga tidak enak seperti ini, Tuan kalau Nyonya tau saya pasti akan ditegur karena tidak memperhatikan Tuan dan Nyonya, tuan tolonglah bangun Alena bingung." Jawab Alena sambil panik karena takut Nyonya datang.
Bergerak tubuh SEO yang merasa tidurnya terusik. posisi SEO pada saat tertidur itu, SEO yang duduk di sofa dengan memejamkan mata dan alena yang duduk di bawah dekat dengan kakinya SEO. Apabila Alena duduk di atas ia merasa tidak sopan, karena ia merasa hanyalah pembantu.
"Ya ampun saya tertidur ya" membuka mata sambil melihat di sekeliling nya itu.
"Perasaan tadi seperti ada orang yang membangunkan saya ?." Ucap SEO datar
"Saya Tuan, saya yang membangun tuan maaf tuan maafkan saya." Ucap sambil gugup dan mengangkat tangan ✋ muka panik dong tentunya.
"Sejak kapan kamu berada disini, kenapa kamu ada dibawah seperti itu?." Jawab SEO dengan mengkerut kan jidatnya.
"Tuan tadi Tuan tidur dalam keadaan TV menyala, tidakkah menjadi sayang kalau tidak di tonton? membuang buang listrik, Tuan kita kan harus selalu hemat dengan cara mematikan TV saat akan tidur." jawab Alena dengan wajah ketakutan.
Alena saat itu bangun sambil menjauh dari tuannya.
"Saya tau soal itu, lagian saya itu ketiduran bukan tidur, jadi..mana sempet saya matikan TV. Oh iya untuk soal hemat saya tidak pernah mengenal kata itu karena harta saya banyak jadi untuk apa saya susah susah.. ngerti??. " Jawab SEO dengan nada dingin dan sambil mendekatkan tubuhnya ke alena dengan berjalan pergi ke atas.
"Baik.. baik.. baik Tuan saya faham, maafkan saya Tuan."dengan menunduk gugup.
Akhirnya tuan dingin itu pergi dari hadapan Alena tapi Alena sedikit kecewa atas sikap Tuan yang sombongnya itu.. Alena merasa dia tidak pernah seperti itu tapi kenapa dia begitu sangat marah.
" Apakah Tuan marah banget sama Alena ya, mukanya serem banget Alena takut. tapi kenapa yah kok Alena jadi deg degan pas di tatap tuan SEO, ya ampun Alena kenapa jadi ga karuan gini hem."hembusan Alena perlahan sambil membereskan tempat ruangan itu
Malam hari
SEO yang sudah selesai membersihkan diri nya itu,SEO pergi ke ruang makan untuk makan malam.
tapi nyonya Alexa belum pulang padahal ini sudah malam.
Makanan di meja makan sudah siap tinggal di santap. SEO yang sudah berada di meja makan itu sudah duduk dan tidak melihat adiknya itu.
"Bibi Gita Cantika dimana?, dia belum turun?." Tanya SEO dengan melihat sekeliling rumahnya.
"Sepertinya Nona Cantika sedang dikamar Tuan, nanti saya panggil." Jawab Bibi Gita dengan menaruh buah buahnya di meja.
"Tidak usah Bibi, saya saja yang panggil Cantika. " bantah SEO kepada Bibi dengan langsung berdiri menuju kamar santika.
Sejalan nya SEO oke lantai 2 melihat sekilas perempuan duduk di kursi yang berada di dapur sambil memandang kearah kolam renang.
lagi lagi Alena seperti itu menatap luar dengan keadaan bengong tidak tau apa yang dipikirkan SEO terhadap dianya tapi... SEO cukup lama melihat perempuan itu.
"Eh eh tunggu itu bukannya Alena ya?. ko dia ga nyiapin makanan malah bengong? kerjanya seperti ini?? apabila tidak ada Mamah??." Pikir SEO yang bukan bukan.
Karena males melihat kelakuan pembantunya itu SEO langsung bergegas ke lantai 2 itu untuk menjemput adiknya.
Sesampainya di kamar SEO mengetuk pintu.
"tok tok tok,... Cantika ini saya SEO kamu tidak kebawah??, kamu tidak makan?, Cantika tolong bukain pintunya ini sudah waktunya makan malam. " Ucap SEO dengan nada yang sedikit berteriak.
Di dalam kamar Cantika terdengar suara pintu diketuk dengan tak sadar Cantika bangun dan masih memejamkan matanya itu yang setengah masih mengantuk.
" Suara apa itu,, hehehehe . " suara serak Cantika itu sambil berjalan ke arah pintu.
"Ah ka SEO ada apa??, Cantika ngantuk Cantika ga makan malam dulu yah. " Jawab Cantika sambil mengucek kan matanya.
"Cantika kalau kamu tidak makan, nanti tengah malam kamu lapar gimana?. " jawab SEO
"Gapapa deh Cantika lapar juga, Cantika tahan abisnya cantika ngantuk berat ka. " jawab cantika dengan merapihkan rambutnya.
"Btw Mamah udah pulang Kak?." Ucap Cantika dengan penasaran.
"Belum cantika mamah belum pulang mungkin masih di jalan. " Jawab SEO dengan memasukan tangannya ke kantong celana
"Tuh kan, makan tanpa mamah tuh sepi, Cantika ga suka ah makan sepi sepi ga asik ka." Jawab Cantika dengan cemberut.
"Ya ampun kamu ini cantika makan aja harus rame, kita tuh mau makan bukan mau tawuran hehe. " suara ketawa miring dari ka SEO
"Kakak ini malah ketawa udah tau adiknya sedih ah males jadinya." cemberut dan mengalihkan pandangan ke belakang.
"Ya ampun manja nya". tiba tiba tubuh cantika sudah tidak ada di lantai malahan melayang.. tapi bukan terbang yahh. tapi...,Cantika digendong ka SEO agar mau makan.
" Ih ka SEO lepasin cantika, cantika tidak mau makan. cantik ga lapar. "sambil merengek seperti anak kecil
SEO yang tidak memperdulikan adiknya itu terus membawa cantika ke lantai bawa.
mendengar suara tangisan seperti anak kecil yang diganggu kakaknya Alena pun melihat SEO yang membawa adiknya dengan cara di gendong.
" Ya ampun, Nona Cantika diapain kok digendong gitu apa ngga malu hemm. "wajah Alena yang memerah padahal yang digendong kan cantika bukan Alena.
"Kakak lepasin Cantika, Cantika bisa jalan sendiri, Cantika udah besar kakak. " sambil mencubit pipi kakaknya.
"Iya iya bawel jangan mencubit seperti ini ya ampun kamu ini bener bener seperti anak kecil yah." Jawab sambil ketawa kecil menurut kan tubuh Cantika.
sesampainya mereka di tempat makan Bibi Gita yang melihat mereka yang sudah biasa seperti itu merasa biasa saja. Berbeda dengan Alena yang mengintip dari kaca dapur.
"Aduh kan Nona cantik sudah besar apa dia ga geli, kenapa perasaan aku yang semakin malu yah. Ya sudah lah itu kan mereka bukan Alena. " Sambil membereskan beberapa barang yang berantakan di dapur.
"Bibi kok Bibi Gita yang siapin masakan ini,?? mana Mba Len. " Tanya Cantika ke Bibi Gita.
"Iya Nona, tadi masakan ini dibuatkan oleh Mba Len,saya hanya menyiapkan saja dan menata nya di disini,, mungkin Mba len sedangkan rapih rapih di dapur. " Jawab Bibi Gita dengan menarik bangku untuk cantika duduk.
"Ya sudah lah, biarkan dia bekerja agar ga malas malas bengong di dapur. " Jawab dingin SEO sambil mengambil makanan.
"Ya ampun kak SEO kenapa Mba Len tuh baik tau Mba Len tuh orang hebat. ka SEO nya aja kulkas terus tidak tau sifat orang kak gimana." sambil matanya memutar malas.
Wah gimana reader nanti author lanjut yah.
Oh iya ada yang ngira ga sih episode ini itu paling panjang dari pada episode sebelum sebelumnya.. ??
kalau kalian suka jalan ceritanya boleh dong like komen nya dan jangan lupa untuk dukung aku terus ya,.untuk yang baru mampir aku ucapin welcome yang sudah mampir dan pantau terus aku, aku banyak banyak terimakasih bye see you orang baik 👌🥰.
buat penulis kalau lagi dalam cerita jangan ada tulisan seperti kita berkomentar di dalam nya....lanjut aja cerita nya komentar atau masukan yg lain di bawah nya boleh...jadi pembaca nggak tergganggu...
salam kenal