NovelToon NovelToon
Anak Kembar Alya

Anak Kembar Alya

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:916.2k
Nilai: 5
Nama Author: israningsa 08.

Malam itu, Alya mendapat pesan dari pacarnya yang memberitahukan jika ayahnya mabuk.
Sebagai Seorang anak, Alya berniat untuk pergi menjemput Ayahnya, tapi siapa sangka di balik itu semua, pacar yang begitu ia percaya dan sangat dia cintai ternyata membohonginya.
Dia di jebak sampai tak sadarkan diri, rupanya Alya di bawa ke sebuah hotel, disana dia kehilangan sesuatu yang paling berharga dalam hidupnya.
Dan yang lebih sialnya lagi, sadar ia sudah sadar, laki-laki yang bersamanya semalam sudah menghilang entah kemana.
Beberapa bulan kemudian Alya di nyatakan positif hamil, ada dua janin di dalam perutnya, hal itu membuat Alya harus menanggung gunjingan dari orang-orang Sekitar karena kehamilannya.
Bagaimana kisah selanjutnya? akankah Alya bahagia dengan anak kembarnya? lalu siapa ayah dari kedua anaknya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon israningsa 08., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nasi Goreng

"Sepertinya mereka lapar! Tuan, bisakah tuan keluar sebentar saya ingin memberi mereka ASI!" ucap Alya.

"Aku tau mereka lapar, kamu tidak perlu memberitahuku, aku juga akan keluar sekarang! Ingat tugas-tugasmu!" Daniel membalasnya dengan sok tau, dia hanya tidak ingin terlihat bodoh di depan Alya.

Dia berjalan keluar, sesekali menoleh kebelakang di sela langkahnya, saat didepan pintu, Daniel mendesah wajahnya berubah datar seolah sedang memikirkan sesuatu.

Dia berjalan keruang kerjanya yang berada di lantai dua tepat di samping kamarnya.

Tak lama kemudian ia bergelud dengan beberapa berkas yang bertumpuk di atas meja.

Sementara itu, Alya mulai menyusui kedua buah hatinya secara bergantian, membelai keduanya sambil tersenyum hangat penuh cinta. "Anak mama kenapa nangis terus? Jangan cengeng yah... Anak mama kan pintar semua, jadi jangan rewel yah.... "

"Ahh mama belum memberi kalian nama! Hm... Nama apa yang bagus ya? Sebentar... Mama fikir-fikir dulu, bagaimana kalau NINO dan NINA! Bagaimana sayang? Bagus tidak?" ujar Alya mengajak kedua anaknya berdiskusi, seakan-akan ia menganggap anaknya itu sudah mengerti bahasanya.

"Ehh Nino Senyum? Apa namanya bagus nak? Umm... Namanya bagus ya? Uuu.... " bayi laki-lakinya sekilas terlihat tersenyum, Alya gemas merasa nama itu sudah di anggap cocok bagi putra-putrinya.

"Ya sudah, karena Nino sama Nina sudah kenyang, jadi sekarang waktunya bo... Bobok! Pinterr.... "

Suatu kebahagiaan tersendiri baginya berbicara seperti itu dengan kedua anaknya, dia merasa tak akan kesepian lagi walaupun Alya sebenarnya masih takut membayangkan hari esok yang ia akan lewati bersama putra-putrinya.

Tapi dia yakin, dia pasti akan bahagia.

Melihat kedua bayinya terlelap, perlahan Alya pergi keluar dari kamar, dia menatap seisi rumah yang benar-benar terasa sunyi tanpa siapapun.

"Baiklah Al... Kita mulai sekarang! Mungkin aku harus menyiapkan sesuatu untuk di makan! Baru membersihkan!"

Alya mengatakan itu untuk dirinya, melangkah kedapur mencari sesuatu didalam kulkas yang ternyata semua bahan segar sudah ada di sana.

Alya mulai memikirkan apa yang harus ia masak, setelah mendapat ide dia mulai mengeluarkan bahan yang di perlukan.

"Semoga tuan suka!"

Alya mengambil pisau, mulai berkutat dengan alat dan bahan dapur, tak sampai sejam ia melakukannya dan akhirnya sentuhan terakhir yaitu penyajian.

"Alya! Apa yang kau masak?" Daniel datang entah kapan pria itu berdiri tak jauh dibelakang Alya.

"Ehh tuan, saya sedang memasak nasi goreng untuk tuan!" jawabnya mulai membaws piring berisi nasi goreng ke atas meja makan.

"Silahkan di cicipi tuan!"

Daniel malah mengernyit memandang nasi goreng itu, "Kau hanya membuat ini?"

Alya mengangguk, "Aku sudah biasa memakan nasi goreng! Semua rasanya biasa saja, jadi lain kali kau harus membuat sesuatu yang baru!"

"Saya tau tuan sudah sering makan nasi goreng! tapi tidak ada salahnya kan tuan mencoba buatan saya dulu! Saya jamin rasanya beda dari yang lain!" imbuhnya

Ia mengerutkan alis, "Tidak perlu, semua rasa nasi goreng itu sama! Dan juga, aku tidak terlalu suka makan makanan berminyak di pagi hari seperti ini, tidak baik untuk kesehatan!" angkuhnya.

Alya menghela nafas, ia menyendok nasi goreng itu, tanpa di duga ia memasukkannya kedalam mulut Daniel.

"Mmb Kau.... "

"Silahkan di kunyah dulu baru bicara tuan! Nanti keselek!"

Daniel yang awalnya kaget dengan perbuatan Alya tiba-tiba merasa nasi goreng itu memang sedikit berbeda saat ia mulai mengunyahnya.

"Nyam... Nyam... humk.... Rasanya lumayan juga!" Barulah dia mengangguk-anggukan kepala menikmati nasi goreng yang memenuhi mulutnya.

"Terimakasih tuan, silahkan habiskan kalau begitu!"

"Oke!" sambil mengunyah dia kembali menyendok nasi goreng itu dengan rakus ia melahapnya, hingga nasi goreng di piring ludes dalam hitungan menit.

"Astaga tadi dia masih banyak mengoceh dan sekarang dia sendiri yang menghabiskan sepiring nasi goreng itu!"

"Aku masih mau!" Pintanya memberikan piring bekasnya pada Alya.

"Ahh iya, tunggu sebentar tuan!" dengan senang hati Alya menurutinya mengambil sepiring nasi goreng lagi di wajan atas kompor.

Kali ini berbeda tidak seperti yang tadi, saat sepiring nasi goreng itu kini berada di hadapannya, Daniel bertingkah seperti juri dalam lomba masak.

Dia mengibas-ngibaskan tangannya agar bau nasi goreng tercium sampai keindra penciumannya, menyendok lalu memasukkan kemulutnya dengan perlahan-lahan mengunyah seolah ingin menikmati teksturnya sambil Memejamkan mata.

"Apa itu sangat enak tuan?" tanya Alya.

"Tentu saja!" jawabnya cepat.

"Ehh tidak, maksudku biasa saja!" lanjutnya membenarkan ucapan sebab tak ingin memuji masakan Alya.

Oekkk... oek....

"Maaf tuan, sepertinya bayi saya menangis, jadi saya harus kesana sekarang!"

Alya hendak pergi, tapi kemudian Daniel berdiri menghalanginya, "Kau harus buatkan aku sepiring lagi, baru bisa pergi!!"

"Tapi bayi saya menangis!"

"Kau buatkan aku dulu, nanti bayimu akan berhenti sendiri!"

"Tapi...."

"Tidak boleh tapi-tapian, jadi cepat buatkan aku, baru kamu bisa pergi!"

"Maaf tuan, tapi saya harus melihat bayi saya dulu!"

Alya menolaknya walaupun berat, dia tak mau mengabaikan suara tangis bayinya yang semakin keras demi membuatkan nasi goreng untuk Daniel.

"Alya!! Kau sudah berani menolak perintahku?" teriak Daniel tapi Alya tak perduli, dia berlari cepat menuju kamarnya.

Nafasnya sesekali tersenggal saat sampai di sana, "Hufh... Sayangnya mama Kenapa menangis? Kenapa sayang?" tanya Alya pada bayi laki-lakinya yang tadi menangis keras.

"Ohh ternyata Nino pup ya? Mama akan ganti kainnya sekarang! Maaf ya sayang, mama masih kurang telaten merawat kalian!" lirihnya.

"Dia kenapa menangis?" dari arah belakang, ternyata ada Daniel yang membawa nasi gorengnya.

"Dia baru saja pup tuan!"

Mulut Daniel terhenti mengunyah mendengar jawaban Alya, "Ahh Sial!"

"Ehh kenapa...."

Daniel pergi begitu saja membuat Alya terheran-heran melihatnya, dia sungguh tak paham kenapa Daniel pergi begitu saja.

"Apa karena ucapanku tadi? Ya ampun! Padahal pup bayi kan tidak bau! Hahah.... " Alya tertawa kecil setelah memikirkannya, dia menggeleng-gelengkan kepala karena merasa tingkah Daniel sedikit kekanak-kanakan.

1
X Y Z
dinding rumah CEO pakai gedeg bambu ya? sampai kedengaran suara di luar kamar...
nggak sanggup beli peredam suara 🤣🤣🤣🤣
X Y Z
bukan pacar itu
tapi Lo*** atau Pe**c**
pemuas dahaga situan besar..
kayak sprite.. ilangin dahaga tapi bikin candu 🤣🤣🤣
X Y Z
serius nanya buk
emang perempuan yang tidak memakai cincin emas itu pasti belum nikah ya?🤣🤣🤣
X Y Z
wkwkwk... ini poll isi bodoh atau apa?
ada korban, pelaku nggak langsung di tangkap dan beri pertolongan pertama kepada korban.. malah dialog panjang n pergi tanpa berikan pertolongan 🤣🤣🤣
TongTji Tea
bodoh
Ruzita Ismail
Luar biasa
Widia nurasih
padahal lgi seru kk...
Iluhwid Ajha
mungkin daniel ayahnya
Ryan Jacob
bagus Thor
sarah shen
rio laknat
sarah shen
ayah laknat
Masripah
Daniel hilang ingatan kali
calliga: Permisi kak, boleh bantu mampir dan beri masukan untuk novel baruku "Entomonarch", terima kasih kak dan mohon maaf mengganggu 🙏🏻
total 1 replies
🌹💐ꋪ꒤ꇙꂵ꒐ꋊ꒐ ꋪꄲꇙꏂ 🌼🌹
🎩
😁
👕👍Great!
👖
vianzty hasym
menarik jalan ceritanya
Desii Bune Arka
musuhnya daniel kan si ken itu.. dulu mencuri flasdisk itu xyak
Desii Bune Arka
sungguh aku bingung.. siapa kenn.. apa detektif yg di sewa daniel
Desii Bune Arka
baru pacaran 5 bulan aja udah percaya bangett..
Teguh wira admaja
alya juga bodo... kenapa tidak gesit
melapor dulu dgn kirim pesan ini malah bantu maling
Aqiyu
Rio diajak jalan kepantai BUI😀
Aqiyu
ahaaayyyy...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!