NovelToon NovelToon
Pelabuhan Cinta Zalina

Pelabuhan Cinta Zalina

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Contest / Patahhati / Romansa Modern / Romansa-Tata susila / Tamat
Popularitas:69.8k
Nilai: 5
Nama Author: Fitria Susanti Harahap

Zalina dan Riki sama-sama saling mencintai, mereka menyembunyikan dalam diam hingga waktu yang tepat. Ketika akan meminta izin untuk menikah, tiba-tiba Zalina mengetahui sebuah rahasia bahwa ia dan Riki adalah saudara sepersusuan sehingga haram untuk menikah. Dengan berat hati ia melepas cinta pertamanya.

Sementara Riki tak mudah menerima kenyataan itu, ia terus menteror Zalina. Menuduh hanya mempermainkan perasaannya hingga diminta membuktikan dengan kawin lari.

Zalina tetap teguh. Tak ingin menentang Sang Pemilik kehidupan ini. Berbagai cara ia lakukan agar bisa lepas dari Riki, termasuk membuka hati untuk lelaki lain.

Memang tak mudah menemukan pelabuhan hati meski Zalina punya banyak pengagum. Berbagai hambatan ia temui. Lalu pada siapakah hatinya akhirnya berlabuh?

(Dear pembaca, semoga ada hikmah dari cerita ini yang bisa diambil. Jangan lupa like dan komen yaa :)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria Susanti Harahap, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9. Uda Riki Minta Maaf

Ujian sepertinya belum juga berhenti. Pagi ini aku dikabari kalau Abi masuk rumah sakit. Kena serangan jantung. Tanpa banyak berpikir, aku segera kembali pulang ditemani Ayu. Ia tak melepasku sendiri sebab khawatir terjadi sesuatu padaku yang sudah kalut atas masalahku dengan Uda Riki. Semalam saja aku tak bisa memejamkan mata. Sekarang tambah lagi masalah baru.

Kami berdua kembali ke Solok naik travel. Sepanjang jalan, aku tak berhenti menangis. Aku tak peduli meski penumpang lain menatap penuh tanya, bahkan ada yang bertanya. Mungkin mereka khawatir, aku kenapa-napa.

"Aku beruntung punya sahabat seperti kamu, Yu. Terimakasih banyak ya." kataku. Saat kami berjalan di koridor rumah sakit menuju ruangan tempat Abi dirawat.

"Jangan begitu Na. Kamu dan keluargamu juga sudah banyak berjasa dalam hidupku. Kamu adalah sahabat yang sudah seperti saudara untukku. Orang tuamu yang membantu biaya sekolahku dari SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Entah bagaimana jadinya aku tanpa Abi dan Umimu." ucap Ayu. "Lagi pula, apa yang aku lakukan tak seberapa kok."

Memasuki kamar inap Abi, aku mendapatkan tubuh lelaki yang menjadi cinta pertamaku itu terbaring dengan banyak selang di dadanya. Di sisi kanan Abi ada Umi, sementara tak jauh dari sana ada Uni Puti, Bibi Hana dan Uda Riki.

Sebenarnya aku sangat tidak nyaman mendapati Uda Riki di sana. Apalagi ia menatapku tajam sejak masuk ke ruangan Abi.

"Mi, Abi kenapa?" Tanyaku, sembari mendekat. Menatap Abi yang masih terpejam.

"Na, datang nak?" tanya Abi dengan suara pelan..matanya yang senula terpejam langsung terbuka.

"Bi, Na sudah datang. Abi kenapa?" tanyaku.

"Abimu kena serangan jantung, Na. Udamu ...." perkataan Umi terhenti.

"Uda Rizal kenapa? Dimana dia? Kenapa juga tidak ada di sini padahal kondisi Abi seperti ini?" tanyaku.

"Udamu di penjara, Na." kata Umi dengan suara lemah.

"Astagfirullah." Aku terduduk lemas. "Bagaimana itu semua bisa terjadi, Mi?"

"Ia menipu orang, Na. Sudah menumpuk hutangnya. Mungkin ada satu milliar lebih." ujar Umi. "Abimu kaget mengetahui semua itu. Lalu jatuh pingsan. Kata dokter Abi kena serangan jantung."

"Innalilah ... lalu bagaimana dengan Uda, Mi?" aku memijit pelan kepala.

"Sudah diurus sama pak Faisal. Sudah dibawakan pengacara juga." tambah Umi.

"Untuk apa uang sebanyak itu, mi?" Tanyaku, heran saja. Yang aku tahu, Uda Rizal bukan tipe orang yang suka berfoya-foya. Ia termasuk bergaya hidup sederhana. Baru punya mobil saja setelah menikah, itupun karena permintaan kak Tasya.

"Untuk siapa lagi kalau bukan untuk istrinya yang matre itu." cetus Umi.

"Mi ...." Sergah Abi. "Jangan bicara buruk sebelum kita tahu kebenarannya. Lagi pula, Tasya itu menantu kita. Sudah tidak ubah seperti Zalina juga."

"Jangan sama-samakan putri Umi dengannya, Bi. Umi nggak rela!" seru Umi. "Sudahlah Na. Umi nggak mau banyak bicara lagi tentang perempuan itu. Rizal sudah tertutup hatinya. Umi tak ingin berurusan lagi dengan anak itu. Ia tega menyakiti hati orang tuanya. Melempar kotoran ke wajah kami!"

"Ya Allah, Mi." aku memeluk erat Umi. Tangis Umi seketika pecah. Kubiarkan ia mengeluarkan semua sesak di dadanya. Umi punya riwayat darah tinggi, kalau kemarahannya di pendam, akan membuat darah tingginya kumat.

***

Tiga jam sudah berlalu. Uda Rizal sudah berada di ruangan tempat Abi di rawat. Dari langkahnya masuk, tampak sekali ia ragu-ragu. Sementara itu, bibi Hana, Uda Riki, Uni Puti dan Ayu memutuskan keluar ruangan. Entah siapa yang mengomando terlebih dahulu. Sepertinya mereka menyadari akan ada pembicaraan keluarga, makanya mereka keluar.

"Untuk apa lagi kamu ke sini?" tanya Umi, begitu melihat Uda datang. "Mau minta uang lagi? Atau mau menyampaikan bahwa kamu punya hutang lebih banyak lagi di tempat lain. Begitu Zal?" sentak Umi. "Kamu itu kenapa sih, Zal. Selama enam tahun ini, Umi seperti tidak mengenalmu. Kamu bukan Rizal anak sulung Umi yang dulu santun dan sederhana. Tidak suka membuat masalah. Umi benar-benar kecewa, Zal!" teriak Umi. "Kamu tahu, Abimu di ambang kebangkrutan, Zal. Sudah tak ada lagi dana yang kita miliki. Semua habis untuk membayar hutang kamu!"

"Mi," Abi menggenggam tangan Umi, memberi isyarat agar Umi tenang. "Zal, duduklah di sini." panggil Abi. Uda Rizal mendekat, masih dengan kepala tertunduk.

"Maafkan Rizal Bi, Mi. Maaf ...." Uda Rizal berlutut di hadapan tempat tidur Abu, menghadap pada kedua orang tua kami. Ia menitikkan air matanya. "Benar kata Umi, Rizal berubah. Rizal jadi buruk kelakuannya. Sekarang Rizal menyadarinya Mi. Rizal juga sangat menyesal. Rizal sudah menyusahkan Abi dan Umi." sesal Uda Rizal.

"Zal, sudahlah. Abi sudah memaafkan kamu. Jadikan ini pelajaran hidup, ya." kata Abi.

"Mi," Uda Rizal beralih pada Umi.

"Umi sakit hati, Zal. Kamu lebih mendengarkan dia ketimbang ibu yang melahirkan kamu!" kata Umi.

"Rizal minta maaf, Mi. Rizal akan berusaha nggak akan menyakiti Umi lagi." kata Uda Rizal, membujuk Umi agar mau memaafkannya.

Sekeras apapun, sesakit apapun hari seorang Ibu, tetap saja tak sanggup bila anaknya sudah minta maaf. Akhirnya Umi luluh juga. Aku bisa melihat Umi dab Uda Rizal berpelukan. Kelihatan betul Umi senang sebab akhirnya ia mendapatkan putranya kembali.

"Lalu bagaimana rencana kamu selanjutnya, Zal?" Tanya Abi.

"Rizal ingin berpisah, Bi." kata Uda Rizal.

"Astagfirullah, bukan begitu maksudnya Umi, Zal. Umi memang tidak terlalu suka dengan Tasya, tapi jika ia berubah, Umi pun siap menerimanya. Umi hanya mengkhawatirkan akhirat kamu, Zal." ucap Umi.

"Iya Mi. Rizal sudah berpikir panjang. Rizal sudah snagat yakin akan berpisah saja. Sepertinya Tasya memang tak bisa dididik jadi lebih baik. Ini saja ia pergi ke Jakarta bersama lelaki lain. Rizal tahu dari seseorang yang bisa dipercaya." kata Uda Rizal.

"Astagfirullah." Umi dan Abi geleng-geleng kepala. Sementara aku hanya jadi pendengar setia. Menyimak cerita rumah tangga Uda Rizal dan kak Tasya yang akhirnya akan berakhir pada perceraian.

Untuk keputusan ini aku sangat setuju sebab perempuan jika tidak mau dididik menjadi lebih baik, apalagi berani pergi dengan lelaki yang bukan mahramnya tanpa izin suami.

"Alhamdulillah, akhirnya masalah keluarga kita selesai juga. Semua keputusan Abi serahkan sama kamu, Zal. Semoga kedepannya kita bisa lebih baik lagi." kata Abi. "Oh ya Na, tolong panggilkan Puti, Riki dan Uni Hana..ada yang ingin Abi katakan." kata Abi.

Aku melangkah keluar kamar, memanggil tiga orang yang ingin dijumpai Abi dengan hati penuh tanda tanya. Untuk apakah gerangan Abi mendatangkan mereka? Apa rencana yang ingin disampaikan Abi?

1
Baiti Rahmatika
ok
YAN'ER
widih satu malam aku habis membaca nya keren novelnya g berbelit trs alur nya cepat gk bosan .
tetap semangat dan jaga kesehatan Thor .
semoga yang semua baca ini di jauhkan dari namanya iri dengki Aamiin .
hiks terharu aku semoga calon imam masa depan ku seperti sharim yah Thor hehehheheh .
Narsiyah Arsy
bagus ceritanya
puas saya bacanya
🌹Dina Yomaliana🌹
semoga Zalina, Puti dan Ayu bahagia selalu🥰🥰🥰🥰 semangat terus kak👍👍👍👍 salam dari negeri Minang🙏
🌹Dina Yomaliana🌹
minta dicolok tuh mata Puti🙄🙄🙄
🌹Dina Yomaliana🌹
ihh semakin gila aja tuh si Puti😤😤😤
Lia Harahap
yah, udh tamat aja.

padahal masih banyak yg belum selesau dari cerita2 sebelumnya.
Suri Hadassa: Permisi...
Mau promo karyaku "Buka Hati"
Kalau berkenan mampir ya 😊🙏
total 1 replies
Dewi Tjahjadi
kok pendek episodenya thor ..
StrawCakes🍰
wah sudah tamat 💖💖💖 selamat thor ditunggu karya terbarunya
Eny Suriyani Lestari
alhamdulillah,keputusa yang tepat salim👍
Yun Winarti
gemes liat sikap uni puti ...mengapa uni puti g bisa menerima takdirx
Anissa Magfirah
yg salah ibu uni puti koq , kenapa juga uni puti koq mau berniat jadi pelakor ,hheeddeehh ,balas dendam itu tak akan pernah selesai,
selalu samawa utk za dan sahrim ya thor, urusan umi dan abi biar athor saja yg urus
hhee
🌹Dina Yomaliana🌹
oh Puti... apakah kamu akan tetap benci sama Umi setelah tau semuanya? Umi dan kamu sama2 korban atas aib masa lalu Abi😭😭😭😭 lalu kenapa kamu terlihat sekali berusaha mengambil hati ibunya Sharim? apa dengan begitu kamu bisa mengambil hatinya dan merebut Sharim dari Zalina?😩😩😩 melihat sikap mu, aku ngak bisa berpikiran baik lagi sama kamu Put💔
🌹Dina Yomaliana🌹
sungguh ngak tau aku harus berkata apa😭😭😭😭 semua kesalahan seakan mengarah ke Abi, tapi disisi lain ternyata dia dijebak, apakah itu bisa dijadikan alasan? atau hanya sekedar menenangkan hati Umi?😭😭 ah, tak bisa dipungkiri kalau aku juga kecewa sama Abi😭😭😭 semangat terus up nya kak❤️
Josefien Howan
seru
Anita Jenius
Salam kenal ya kak..
10 like mendarat buat kk.
Lanjut up ya.
Nur Rohma
kata kata nya banyak yang salah
Astirai
nyimak dulu ya thor...
msmpir jg di bukalah hatimu untukku
emmm bagus
🌹Dina Yomaliana🌹
ya Allah 😭😭😭😭😭😭 ngak habis pikir aku sama Abi, ternyata semua yg dialami Zalina dan semua penderitaannya itu karena ulah Abi di masa lalu dan itu berbalik pada Zalina😭😭 baru saja Zalina merasa bahagia, kenapa kesedihan datang lagi😭😭😭😭 lalu Sharim dan keluarganya? setelah tau tentang semua ini apakah Sharim akan tetap bersama Zalina🥺🥺 aku berharap Sharim akan tetap menjadi jodoh dunia dan akhirat Zalina ya thor😭😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!